Wali Kota Depok Janji Perbaiki Jalan Tanah Baru yang 'Mengerikan'
Wali Kota Depok Janji Perbaiki Jalan Tanah Baru yang ‘Mengerikan’
Berita Terkini dan Terpercaya by PAGIASIA – Para warga menyebutkan Jalan Tanah baru di Depok, Jawa Barat merupakan jalanan yang sangat berbahaya karena tidak adanya pembatas sungai ditambah banyaknya jalanan yang retak dan sering terjadi longsor. Idris Abdul Shomad sebagai Ali Kota Depok berjanji akan segera memperbaiki Jalan Tanah Bru yang warga sebut ‘Mengerikan’. 

“Baik, akan saya kerahkan teman-teman dinas saya agar segera dievaluasi dan merencenakan perbaikan untuk di lokasi itu.” ujarnya. Jalan Tanah Baru tersebut berada di kecamatan Beji, Depok yang menghubungkan Jalan Moh Kahfi I dan II, Jakarta Selatan dengan Jalan Raya Sawangan, Depok. 

Lalu lintas pada kedua jalur ini memang tidak seramai dengan Jalan Margonda. Namun jalan ini bisa dikatakan sedikit ramai karena daerah ini merupakan daerah yang dekat dengan pemukiman warga.

Lajur pada Jalan Tanah Baru yang menuju ke Jakarta selatan ini memang dekat dengan rumah warga dibandingkan dengan lajur yang menuju ke Sawangan, pinggir jalan ini adalah sebuah sungai. 

Sayangnya ada begitu banyak titik yang tidak ada pembatas antara sungai dengan jalan tersebut sehingga mengakibatkan beberapa mobil atau angkot bisa terperosot ke dalam sungai terjatuh ke dalam sungai tersebut.


Kejadian terbaru yang terjadi pada Selasa 24 Mei lalu, terdapat angkot yang bernomor 105 terjatuh ke sungai tersebut pada saat hujan deras terjadi di Jalan Tanah Baru, beruntungnya angkot tersebut sedang tidak membawa penumpang, sopir angkot tersebut pun berhasil diselamatkan.

Kejadian ini memang sudah lama sekali diberitakan kira-kira pada Tahun 2008 tepatnya 8 November 2008, lalu terjadi kembali kejadian terjatuhmya trayek angkot dengan nomor yang sama yaitu 105 yang tidak jauh dari tempat kejadian semalam dekat Samara Residence.

Setelah 8 tahun, kejadian serupa juga masih terjadi, Anto adalah seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian terjatuhnya angkot semalam ini menyebutkan setidaknya dalam beberapa bulan terakhir ini sudah terjadi beberapa kecelakaan yang menimpa 5 mobil terperosok ke dalam sungai tersebut.

“Sudah tiga angkot dengan nomor 105, satu taksi dan satunya lagi angkot dengan nomor 03. sudah terlalu sering kecelakaan dijalan ini, karena jalan ini tidak ada pembatas jalannya.”kata Anto saat diwawancara semalam di lokasi terjatuhnya angkot ini pada Selasa 24 Mei 2016 lalu.

Warga Tanah Baru lainnya yang bernama Heri juga mengatakan bahwa Tanah Baru ini sangat berbahaya, “Jalan itu sangat berbahaya. Apalagi saat malam hari, penerangan yang minim membuat jalan itu seram, melamun sedikit saja bisa jatuh, ngeri deh.” ucap Heri, salah satu warga Jalan Tanah Baru yang bertempal tinggal di Jl M Ali, Depok pada hari Rabu, 25 Mei 2016.

Sudah terlihat begiru banyak retakan-retakan di sepanjang Jalan Tanah Baru. Bahkan juga pada bagian jalan yang longsor ke arah sungai itu hanya dibuat pengaman yang seadanya oleh warga setempat. Jika terus menerus didiamkan seperti itu, akana da kemungkinan terjadi kecelakaan dan mungkin akan menambah korban – korban yang bertambah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here