Tanpa Kehadiran dari Tim Pemengan  Ahok-Djarot, Timses Tetap Akan Menggelar Kampanye di Rumah Lembang

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Rumah Rakyat atau yang biasa disebut Rumah Lembang yang berada di jalan Lembang, Menteng,di Jakarta Pusat ini telah menjadi salah satu tempat kampanye dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau (Ahok) dengan Djarot Saiful Hidayat. Setiap pagi Ahok yang datang selalu menerima keluhan dari para pendukungnya di Rumah Lembang sebelum akan melakukan blusukan ke sejumlah tempat di wilayah Jakarta. 
Tanpa Kehadiran dari Tim Pemengan  Ahok-Djarot, Timses Tetap Akan Menggelar Kampanye di Rumah Lembang
Tanpa Kehadiran dari Tim Pemengan  Ahok-Djarot, Timses Tetap Akan Menggelar Kampanye di Rumah Lembang
Hari ini merupakan hari yang bertepatan dengan acara digelarnya Aksi Bela Islam III sebagai mana adalah respons atas dugaan penistaan agama yang ditujukan kepada Ahok, Rumah Lembang tetap akan mengadakan kegiatan seperti biasa. Hanya saja hari ini baik Ahok maupun Djarot tidak hadir ke Rumah Lembang. Jumlah peserta yang datang pun tidak sebanyak seperti hari-hari biasanya. 

Baca Juga : Salah Satu Para Pemain Chapecoense Ini Dikabari Akan Dapat Momongan

Clara Tampubolon selaku Media Relations Tim Pemenangan Ahok-Djarot yang juga menjadi MC dalam pertemuan warga dengan pasangan nomor dua ini menjelaskan apa alasan dengan ketidakhadirannya sang Cagub. “Pak Basuki kan tinggal di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, sehingga beliau harus melintasi kawasan sekitar Monas dan juga Menteng. Untuk dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan nantinya, maka Pak Basuki pada hari ini tidak hadir ke Rumah Lembang,” kata Clara di Rumah Lembang pada Jumat, 2 Desember 2016.



Sejumlah warga yang menjadi pendukung Ahok-Djarot yang pada hari ini mendatangi Rumah Lembang masih tetap dengan antusias mengikuti acara yang sedang digelar oleh tim kampanye. Pada hari ini kampanye di Rumah Lembang diisi oleh acara tausiyah dan doa yang dilaksanakan oleh pengurus Baitul Muslimin Indonesia, yaitu KH M. Nukman Basori atau yang biasa dipanggil Gus Nukman.



Baca Juga : Cawagub Djarot Menghadiri Acara Nikahan Warga Jakarta Pada Kampanye Akhir Pekan

Di dalam tausiyahnya yang disampaikan oleh Gus Nukman ini menjelaskan tentang pemimpin daerah dan negara. “Kita semua sebagai masyarakat harus dapat membedakan yang kita angkat tersebut adalah pemimpin eksekutif, bukanlah seorang pemimpin umat. Hal ini harusnya tidak dipertentangkan lagi dengan pendapat kita yang berbeda. Kita kembalikan saja semua itu kepada Allah SWT,” kata Gus Nukman di Rumah Lembang, Jumat,2 Desember 2016. 



Selain doa dan tausiah dalam acara tersebut, hari ini terdapat warga muslim yang berasal dari Cibubur dan Mampang yang akan memberikan testimoni di dalam Rumah Lembang. Linda, warga muslim yang tinggal di Cibubur, Jakarta Timur berharap Ahok terpilih kembali menjadi gubernur di Jakarta. 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here