Thursday, October 24, 2019
Home Blog Page 89

Ahok Enggan Membeberkan Strategi Kampanye Untuk Pemilihan Gubernur DKI 2017

Ahok Enggan Membeberkan Strategi Kampanye Untuk Pemilihan Gubernur DKI 2017

Ahok Enggan Membeberkan Strategi Kampanye Untuk Pemilihan Gubernur DKI 2017

Akan mencalonkan diri lagi Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih akrap di sebut sebagai Ahok enggan memberitahukan Strategi yang akan di jalankan dalam Pilgub DKI 2016.

Baca Juga : Hasil Gol yang Diciptakan Ronaldo Lebih Tinggi Dibandingkan 4 Tim Liga Champions Lainnya

Ahok mengtakakan bahwa semua strategi telah di susun oleh tim sukses mereka dan di bantu oleh Relawan dari teman Ahok, dna dirinya juga mengatakan tidak ada tugas kuhsus yang ia jalani untuk kampanye selain bekerja untuk rakyat.

“Saya ga tau menau soal strategi apa yang akan mereka lakukan (partai atau relawan) mereka semua yang atur”kata ahok di balai kota, jalan medan Merdeka Selatan, jakarta pusat hari rabu tanggal 19/10/2016.

Saat kampanye yang akan berlangusng pada tanggal 28 Oktober 2016 sampai tanggal 11 Februari 2017 nanti, ahok akan memberikan sinyal dan membagi dua kampanye bersama dengan pasangannya Djarot Saiful Hidayat.

Baca Juga : Prediksi Skor Chelsea Fc Vs Manchester United Fc 23 Oktober 2016

“Iya kemungkinan akan terbagi menjadi Dua tim” jawab singkat Ahok singkat

Seperti apa yang telah di usup oleh oleh PDIP, Golkar, Nasdem, dan juga Hanura mereka siap untuk menjalani cuti selama masa kampanye, keduanya sudah mengirim surat izin untuk cuti di luar tanggungan dari mendagri, Pihak KPU juga sudah berhasil menerima surat Izin untuk Cuti tersebut.

Dan nantinya posisi Ahok dan juga Djarot sebagai gubernur dan juag wakil gubernur akan diisi oleh petugas PLT yang di pilih oleh mendragi.

Ahok Menganggap Ruhut Sudah Layaknya Seperti Keluarga Sendiri

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Pasangan cagub dan cawagub yaitu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Djarot Saiful Hidayat mendapatkan dukungan dari seseorang politisi Demokrat yaitu Ruhut Sitompul. Ahok mengatakan kalau sikap Ruhut tersebut sangat berani mengambil risiko dikeluarkan dari partai karena sudah menganggapnya sebagai keluarga.
Ahok Menganggap Ruhut Sudah Layaknya Seperti Keluarga Sendiri
“Ya sangat dekat, sudah saya anggap seperti keluarga saya sendiri, saya dengan dia sudah kenal sangat baik juga. Dan kami juga sama-sama berasal dari Sumatera Utara (Sumut),” kata Ahok pada saat sedang menjelaskan di Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu tanggal19 oktober 2016 yang lalu.

Dia juga tidak tanggung-tanggung dalam mendukung ahok, dia juga tetap fokus untuk menjadi juru bicara untuk Ahok-Djarot pada saat Pilgub DKI 2017, Ruhut sudah dengan mantapnya mengatakan untuk mundur dari kursi DPR. Ahok pun mengapresiasikan pilihannya Ruhut tersebut.

“Ya itukan sebuah pilihan untuk saya. Kita sangat berterima kasih kepada Bang Ruhut, kalau dia juga berpikir seperti itu,” kata Ahok selaku mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

Terkait dukungan yang telah diberikan Ruhut kepada Ahok tersebut sudah sangat jelas akan membuat suasana menjadi panas untuk partai yang membelanya, Partai Demokrat. Karena seharusnya Ruhut mendukung pasangan Agus Yudhoyono yang berpasangan dengan Sylvia Murni bukannya malah mendukung ke pasangan bakal cagub-cawagub petahana tersebut.


“Komisi Pengawas Partai Demokrat sudah memberikan sanksi yang berat kepada Ruhut sebagai Dewan Kehormatan partai. Akan tetapi, Komwas masih mempertimbangkan bagaimana akan ‘nasib’ Ruhut,” kata Syarief Hasan selaku Ketua PD di Kompleks DPR, pada hari Selasa,18 Oktober 2016.

“Akan ebih baik kalau dia mundur dari partai Demokrat jadi masalahnya sudah selesai kan, tidak ada lagi sesuatu yang harus dipertanyakan kembali,” lanjutnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Agus Hermanto selaku Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai. Agus sudah menyarankan agar sanksi tersebut sudah disampaikan kepada Dewan Kehormatan PD. Dewan Kehormatan pun mengatakan akan sesegera mungkin menerbitkan sanksi yang ditujukan untuk Ruhut.

“Jadi untuk saat ini, keputusan masih belum dikeluarkan oleh pihak Dewan Kehormatan. Yang untuk kepastiannya kapan Dewan Kehormatan akan bersidang untuk mengklarifikasi dengan Bang Ruhut dan atau sebagainya. Nanti sesudah itu baru ada keputusam dari Dewan Kehormatan yang telah disampaikan kepada ketua umum dan sekjen bahwa sudah umumkan,” ungkapnya.

Kalau Ruhut telah resmi dikeluarkan maka selaku mantan Koordinator Polhukam PD tersebut diharuskan angkat kaki dari partai demokrat tersebut. Ruhut pun mau tidak mau harus mengembalikan baju kebesaran Partai Demokrat kalau sanksi sudah diputuskan.



“Dulu saya pernah diberikan sanksi ringan, sanksinya merupakan penonaktifan dari  jabatan koordinator juru bicara PD. Itu sanksi yang ringan. Kalau sanksinya yang diberikan berat tentu saja ini lebih akan dari pada daripadayang diberikan  itu. Misalnya penarikan dari anggota DPR, atau dalam tanda kutip pemecatan,” kata Agus.

Dedi selaku Bupati Purwakarta Membawa Bocah Karawang yang Mengalami Lumpuh Otak ke RS Swasta

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Dedi Mulyadi selaku Bupati Purwakarta membawa seorang anak yang mengalami lumpuh otak yang dibiarkan oleh RSUD Karawang ke rumah sakit swasta agar dapat langsung mendapatkan perawatan medis.
Dedi selaku Bupati Purwakarta Membawa Bocah Karawang yang Mengalami Lumpuh Otak ke RS Swasta
Dedi selaku Bupati Purwakarta Membawa Bocah Karawang yang Mengalami Lumpuh Otak ke RS Swasta
Kejadian tersebut dimulai pada saat Dedi yang akan datang ke sebuah acara kebudayaan di Kabupaten Bekasi. Kemudian dia pun lebih memilih untuk menggunakan jalan umum supaya tidak terkena macet di jalan tol yang bersamaan dengan jam pulang kerja.

Pada saat berada di perjalanan Dedi menerima pesan melalui SMS Center yang berisikan meminta bantuan SMS tersebut dari seorang bapak yang mengatakan bahwa anaknya sedang sakit tapi malah dibiarkan saja di RSUD Karawang. Setelah menerima pesan tersebut, Dedi yang sedang berada tidak jauh dari lokasi langsung mendatangi lokasi tersebut.

Sesudahnya berada di lokasi yang didatanginya sekitar pukul 20.00 WIB, dia pun langsung berjalan menuju IGD RSUD Karawang untuk bertemu secara langsung dengan sang pengirim pesan tersebut. “Purwakartanya di mana? Kenapa jauh-jauh datang ke Karawang. Kata Dedi pada saat bertemu langsung dengan orang tua sang anak Pada hari Rabu,19 Oktober 2016 malam hari.

“Bukan Pak, Saya warga Karawang),” jawab Iwan selaku bapak sang anak.

Walaupun keluarga itu bukan termasuk warganya, namun Dedi akhirya masih tetap melayani keluhan keluarga tersebut seperti yang sudah disampaikannya di dalam pesan yang diterima olehnya itu. Sesudah berbicang sebentar, akhirnya diketahui kalau mereka dibiarkan karena dari pihak rumah sakit tersebut beralasan tidak terdapat dokter ahli hari itu dan diminta untuk datang kembali keesokan harinya.

Di dalam perbincangan tersebut akhirnya terungkap kalau Iwan sempat membawa kedua anaknya yaitu Indriani umur 9 tahun dan Yahya Ridwansyah umur 2 tahun yang sama-sama menderita penyakit yang sama. Pada awalnya kedua anak tersebut mengalami panas yang sangat tinggi sampai kejang-kejang. Kemudian tidak lama keduanya langsung terserang kelumpuhan otak.

“Adiknya, yahya pernah dirawat di sini juga (RSUD), tetapi karena kami memakai Jamkesmas jadi pelayanan yang diberikan juga seadanya. Ketika diperiksa katanya dokternya terdapat benjolan, belum apa-apa sudah dimintai uang sebesar Rp 2 juta untuk melakukan operasi,” kata Iwan.


Karena tidak mampu untuk membayarnya, Iwan pun akhirnya membawa kembali sang anak pulang ke rumah. Akan tetapi setelah beberapa hari berlalu, sang anak akhirnya kehilangan pandangan dan tubuhnya langsung kaku layaknya gejala Cerebral Palsy atau dengan kata lain kelumpuhan otak yang dimulai dengan panas yang tinggi. Sampai akhirnya pihak keluarga pun membawa Yahya kembali menuju ke rumah sakit.

“Kakaknya, Indriani juga sudah mengalami gejala seperti ini empat tahun yang lalu. ada awalnya juga begini step, dan akhirnya malah seperti ini,” ucapnya.

Tak lama kemudian setelah selesai berbincang, Dedi langsung membawa anak-anak tersebut dengan menggendongnya masuk ke dalam mobil pribadinya menuju ke RS Cito Mandaya. Setelah sampai ke rumah sakit tersebut Dedi langsung membawa kedua sang anak tersebut ke ruang IGD untuk penanganan darurat.

Setelah diperiksa, anak-anak tersebut kemudian dipindahkan ke ruang perawatan kelas satu. “Tidak perlu memakai kartu jaminan kesehatan agar penanganannya lebih cepat. Bayar biasa saja. Semua biaya saya yang menanggungnya,” kata Dedi denga tegas kepada petugas rumah sakit tersebut.

Tidak cuma sampai situ saja, Dedi yang juga sebagai Ketua DPD I Golkar Jabar langsung menelpon Ketua DPD II Golkar di Kabupaten Karawang untuk melanjutkan mengawasi dan juga membantu keluarga pasien. Karena semua biaya telah dia tanggung dan tinggal diawasi saja perawatannya.

“Saya sudah menghubungi pihak Bupati Karawang, dan nanti katanya dia yang akan membantu bapak juga,” jelas Dedi.


Selain kedua adik-kakak tersebut, Dedi juga membawa seorang anak bayi yang baru berusia 1,5 tahun yang adalah anak seorang pemulung yang tadinya sedang menunggu perawatan di IGD RSUD Karawang ke RS Cito Mandaya untuk segera mendapatkan perawatan secepatnya.

Dedi pun juga memberikan sejumlah uang kepada kedua keluarga tersebut yang anaknya sedang dirawat dirumah sakit tersebut sebagai biaya sehari-hari selama menunggu proses penanganan medis yang akan dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Inilah Astronout dari China yang Sudah Berangkat Sebanyak 3 kali

Inilah Astronout dari China yang Sudah Berangkat Sebanyak 3 kali

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Orang China yang pertama kali berhasil berangkat ke luar angkasa sebanyak tiga kali yaitu Jing Haipen. Dia juga telah terpilih menjadi komandan Shenzhou-11. Jing lahir di dalam sebuah desa di provinsi utara Shanxi. Semua orang yang mengenalnya sebagai pribadi yang rajin serta pantang menyerah.
Inilah Astronout dari China yang Sudah Berangkat Sebanyak 3 kali
Inilah Astronout dari China yang Sudah Berangkat Sebanyak 3 kali
Sebelum mencapai keberhasilannya saat ini, Jing juga pernah mengalami kegagalan yang menyesakkannya. Pada tahun 1984 Jing pernah mendaftar untuk ujian penerbangan namun gagal dalam proses perekrutan karena “alasan fisik”. 

“Saya cuma sangat bersemangat sama seperti yang sebelumnya, tetapi setelah menjalankan dua misi dan juga 18 tahun pelatihan, saya jadi merasa lebih tenang untuk sekarang ini,” kata Jing Haipeng seperti yang diberitakan dari media china pada hari Minggu,16 Oktober 2016 lalu.

Pada saat untuk pertama kalinya Jing berangkat ke luar angkasa ketika itu dia sedang terikat dalam misi Shenzhou-7 di tahun 2008 silam. Lalu pada tahun 2012 silam, dia kembali lagi pergi untuk menjelajah ke luar angkasa ketika dia menjadi komandan Shenzhou-9.


Di dalam misinya tersebut, Jing juga ditemani oleh astronaut yang lainnya seperti Chen Dong. Ia sudah berkoordinasi dengan seluruh para antariksawan yang terus menerus memonitornya dari China yang berada di Tiangong 2

Pada saat berada di luar angkasa mereka telah berhasil menyelesaikan beberapa misi yang diberikan. Di antaranya adalah mereka diharuskan melakukan percobaan di orbit agar dapat melakukan perbaikan peralatan diluar angkasa, kemudian melakukan percobaan aerospace, serta penelitian mengenai fisika ruang dan juga biologi.

“Saya mempunyai mimpi yang berbeda-beda dalam sejumlah tahap di kehidupan saya. Pada saat salah satu dari mimpi tersebut sudah terpenuhi, maka saya akan datang dengan mimpi yang lainnya. Sudah seharusnya seseorang tidak pernah berhenti untuk bermimpi,” katanya.

Selain menjadi astronaut Cina yang pertama yang berhasil pergi ke luar angkasa sebanyak tiga kali, Jing Heipeng pun berhasil menciptakan rekor yang lainnya. Selama lebih dari 30hari, Astronaut China yang telah berusia 50 tahun tersebut berada di luar angkasa.

Dia pun terbang lebih tinggi dibandingkan astronaut China yang lainnya. Ia berhasil terbang mencapai ketinggian sekitar 393 kilometer dari atas permukaan tanah. Begitu banyak orang-orang yang bertanya kepada Jing apa yang menjadi motivasinya, dan dia selalu pertanyaan tersebut, “Aku sangat mencintai apa yang saya akan lakukan,” ujarnya.

Sophia Latjuba Dampingi Ahok Bekerja ?

 Sophia Latjuba Dampingi Ahok Bekerja ?

 

Sophia Latjuba Dampingi Ahok Bekerja ?
Sophia Latjuba Dampingi Ahok Bekerja ?

Pagiasia388.com, Berita terhangat kini datang dari Gubernur DKI Jakarta yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih akrap di panggil dengan sebutan Ahok, Dari kabar yang di terima oleh beberapa media sosial Ahok yang bekerja pada tanggal 18 Oktober 2016 sebagai gubernur DKI jakarta ada yang beda, terlihat salah satu artis yang juga saat ini sering di bicarakan yaitu Sophia Latjuba di beritakan menemani Ahok untuk menjalani tugasnya sebagau Gubernur.

Baca Juga : Aguero Mengharapkan Messi Mengalami Hari yang Buruk di Camp Nou

Ahok yang mengakui kehadiran sang Artis ibukota Spohia sebenarnya tidak di izikan karena belum masa kampanye, namun karena ada alsan lain yang Sophia ajukan untuk melihat cara bekerja Ahok sebagai gubernur maka hal itu di izinkan, dan menurut dia pun hal itu wajar-wajar saja.

“Saya biacara saat ini secara dinas, seharusnya dia tidak bisa mengikuti saya bekerja, namun apa bila ia ingin melihat aktifitas apa saja yang ingin saya lakukan, ya silahkan saja, toh tidak ada masalah, lagian apa yang di lakukan sama saja kayak karyawan yang tiap hari meliputi, seorang jubir yang harus tau produk apa yang harus di jual dan juga di omongin” kata sang gubernur pada hari selasa tanggal 18/10

Selai itu juga ahok mengakui, Sophi yang mengukuti ahok dalam pekerjaan yang di lakukan pada hari sasa kemarin sekaligus meresmikan RPTRA atau ruang publik terpadu ramah anak di marunda jakarta utara selain itu juga istri Gubernur Ahok juga sudah memberikan izin untuk Sophia agar dapat menemaninya dalam bekerja sehari penuh.

Baca Juga :  Inter Memprediksikan Bahwa Laga Tersulitnya Melawan Cagliari

Sementara itu , Sophia sendiri yang menjadi juru bicara pada Pilkada pada tahun 2017 mendatang mengakui butuh tau lebih banyak lagi tentang pasangan Ahok dan Djarot tentang apa yang di lakukan dan visi misi apa yang akan mereka jalani nanti.

“Karena itu saya berfikir untuk terus mengikuti kegiatan pah Ahok hingga sore ini, saya sih igninnya terus mengikuti kegiatan pak Ahok, jadi saya juga tau apa saja yang di lakukan oleh kedua Gubernur kita, seperti tadi kami meresmikan RPTRA, dan kemungkinan besar saya akan terus mengikuti kegiatan pak ahok hingga waktu yang akan di tetapkan nanti”

Benarkah Ruang Tahanan Jessica begitu Mewah Seperti yang Ditunjukkan oleh Jaksa

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Dalam pledoi Jessica Kumolo Wongso isinya menceritakan akan kisah pilunya pada saat berada di dalam sel tahanan Polda Metro Jaya. Menjawab pledoi yang dibaca oleh Jessica, kemudian jaksa menampilkan beberapa foto didalam ruangan di Polda Metro yang disebut ruang tahanan oleh Jessica. 

Benarkah Ruang Tahanan Jessica begitu Mewah Seperti yang Ditunjukkan oleh Jaksa 
Di dalam foto tersebut, yang ditampilkan pada saat persidangan di PN Jakpus, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat pada hari Senin, 17 Oktober 2016 kemarin, terlihat Jessica yang sedang duduk di sebuah bangku sofa mewah dengan meja dan juga TV di dekatnya. Di dalam foto yang lainnya, Jessica terlihat sedang duduk di sebuah kursi dan sedang diperiksa oleh penyidik. 

“Kesaksian terdakwa terkait ruang tahanan yang kecil, bau, serta banyak kecoa, itu adalah terdakwa sendiri yang memilih agar tidak digabungkan dengan tahanan yang lainnya. Terlebih lagi, ruangan tahanan di Mapolda Metro Jaya yang terdakwa tempati tersebut termasuk ruang tahanan yang paling mewah,” kata Melanie selaku jaksa di dalam persidangan.

Pada saat jeda persidangan, Otto Hasibuan yang selaku pengacara terdakwa mempertanyakan terkait foto yang ditampilkan oleh jaksa tersebut. 

“Anda percaya akan foto tersebut?, nanti Jessica yang akan jawab itu pertanyaan itu semua, heboh nanti jika dijawab ruangan apakah itu, nanti Jessica yang akan menceritakannya,” kata Otto, di PN Jakpus, pada hari Senin,17 Oktober 2016 kemarin.

Otto juga mengatakan, ruangan dalam foto tersebut yang terlihat mempunyai AC, TV serta tempat tidur tersebut bukanlah ruang tahanan yang seperti dikatakan oleh jaksa seperti ruang tahanan milik Jessica yang ‘spesial’ jika dibandingkan ruangan tahanan yang lainnya.

“Bukan, bukan, bukan, akan heboh lah, lihat saja nanti Jessica yang akan menjawab foto tersebut, heboh pasti nanti,” kata Otto.

Otto akan memastikan kalau Jessica lah yang akan berbicara pada saat persidangan dan akan mengklarifikasi terkait pernyataan dari jaksa atas kamar tahanan yanga da di Polda Metro Jaya tersebut. Otto pun menambahkan kalau penjelasan Jessica yang akan membuka suatu rahasia yang sudah ditutup-tutupi oleh jaksa penuntut umum.

“Semua itu akan dijelaskan nanti, semua akan semakin terbuka lagi nanti, kalian tunggu saja nanti, semuanya akan dibuka oleh Jessica,” jawab Otto sambil tertawa. 

Seorang Pensiunan PNS Menderita Tuna Netra Tewas Terbakar di Ruang Tamu Rumahnya

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Dedi Harianto yang berumur 62tahun itu merupakan seorang penderita tuna netra telah tewas di ruang tamu dalam rumahnya dengan keadaan hangus terbakar. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Perumahan Sinar Waluyo, Jalan Sinar Pelangi 488 RT 6 RW 1, Kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Semarang akibat kejadian tersebut, warga sekitar menjadi sangat panik.

Seorang Pensiunan PNS Menderita Tuna Netra Tewas Terbakar di Ruang Tamu Rumahnya
Seorang Pensiunan PNS Menderita Tuna Netra Tewas Terbakar di Ruang Tamu Rumahnya
Rini adalah salah satu saksi yang mengatakan kebetulan pada saat kejadian tersebut ketika dia melewati di depan rumah korban kemudian melihat api dari dalam ruang tamu di dalam rumah tersebut terlihat seperti sedang membakar sampah. Lalu dia bertanya kepada para warga sekitar terkait kobaran api yang berasal dari dalam ruangan tersebut.

“Apinya itu terlihat seperti tungku atau seperti bakar sampah tetapi di dalam rumah. Kemudian saya bertanya kepada ibu-ibu yang sedang menyapu apakah rumah tersebut ada tinggali atau rumah kosong, ternyata ada,” kata Rini.

Para warga langsung beramai-ramai datang kerumah tersebut dan berusaha untuk mendobrak pintu dari luar untuk memadamkan api tersebut dengan menggunakan alat seadanya. Pemadam kebakaran juga sudah dihubungi dan datang empat mobil pemadam kebakaran.

“Pada saat menjelang Maghrib saya lewat sana, ikut membantu memadamkanapinya dengan diguyur air seadanya. Lalu datang empat pemadam, tetapi api telah berhasil dipadamkan oleh warga sekitar,” kata Rohmat selaku ketua RW setempat.

Rohmat memang sempat mencari penghuni rumah tersebut dan langsung terkejut saat diberitahu oleh warga serta melihat sendiri jenazah korban yang berada di antara dipan yang sudah hangus di ruang tamu rumah tersebut.


“Yang terbakar hanya yang ada di ruang tamunya saja. Saat saya diberitahu warga ternyata pak Dedi dalam keadaan sudah terbakar,” ujarnya.

Kemudian Tim Inafis Polrestabes Kota Semarang langsung datang ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Jenazah tersebut kemudian dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk melakukan visum sesudah mendapat persetujuan dari kerabat korban yang juga datang ke lokasi kebakaran.

Kompol Subagyo selaku Kapolsek Tembalang, mengatakan bahwa korban yang adalah pensiunan PNS tersebut tinggal di dalam rumah tersebut sendirian. Korban tersebut menjadi tuna netra akibat menderita diabetes karena itulah beliau harus berhenti dari pekerjaannya sebagai PNS.

“Dia menderita diabetes selama bertahun-tahun dan tidak bisa melihat,” kata Subagyo.

Terkait penyebab dari kebakaran tersebut, lanjut Subagyo, untuk sementara diduga api berasal dari obat nyamuk bakar yang ditemukan berada di sekitar korban. Berdasarkan keterangan dari para warga, korban memang sering sekali membakar obat nyamuk itu sendirian di dalam rumah tersebut.

“Kondisi di dalam ruangan sangat banyak kertas yang menumpuk dan juga  sisa makanan. Menurut info dari saksi pertama terdapat kemungkinan kalau obat nyamuk tersebut terjatuh atau salah menaruhnya,” ujarnya.

Baca Juga : Benarkah Ruang Tahanan Jessica begitu Mewah Seperti yang Ditunjukkan oleh Jaksa 

Tito Mengaku Tidak Pernah Menginstruksikan Bareskrim Untuk Memeriksa Amien Rais

Tito Mengaku Tidak Pernah Menginstruksikan Bareskrim Untuk Memeriksa Amien Rais

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Tito Karnavian selaku KAPOLRI Jenderal menyangkal sudah memberi perintah kepada Badan Reserse Kriminal untuk memeriksa Amien Rais mengenai kehadirannya pada saat unjuk rasa di beberapa organisasi massa Islam kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada hari Jumat,14 Oktober 2016.

Tito Mengaku Tidak Pernah Menginstruksikan Bareskrim Untuk Memeriksa Amien Rais
Tito Bantah Instruksikan Bareskrim Periksa Amien Rais
“Hoax tersebut sama sekali tidak benar yang berbicara bahwa adanya arahan dari saya menyuruh untuk memeriksa Pak Amien,” kata Tito pada saat memverifikasi akan kasus tersebut via WhatsApp yang kami terima pada hari Minggu,16 Oktober. 

Amien yang tiba-tiba keluar di tengah-tengah para unjuk rasa tersebut, pada saat berada di depan Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta. Beliau merupakan salah satu tokoh pahlawan reformasi pada tahun 1998 tersebut bahkan berbicara dihadapan banyak orang dengan menyatakan akan penyesalannya kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang telah mendukung Ahok untuk menjadi Gubernur DKI di Pilgub 2017 nanti. 


“Kenapa harus Ahok..hok..hok…hok,” kata mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional tersebut yang juga disambut oleh semua takbir para pengunjuk rasa disana.

Amien juga berkata untuk meminta kepada pihak Bareskrim yang berada dikantor untuk sementara berada di Gedung KKP untuk menangani terkait kasus Ahok yang mengatakan tentang penistaan agama. Amien pun bahkan sampai meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk turun langsung menangani kasus Ahok tersebut.

Pascaaksi pengunjuk rasa damai tersebut tiba-tiba muncul kabar yang mengatakan Kapolri perintahkan Badan Reserse Kriminal untuk memeriksa Amien. Hal tersebut lah yang akhirnya mengundang akan reaksi Tito. Ia pun menyangkal akan beredarnya berita-berita bohong (hoax) tersebut yang beredar  di media sosial (medsos) terkait kabar tersebut.

Baginya, berita yang dikabarkan melalui medsos tersebut tidak memiliki kejelasan akan sumber yang di dapatnya bisa untuk percaya. Tito bahkan sampai mengatakan kalau berita-berita hoax tersebut dengan sengaja dimanfaatkan oleh banyak orang hanya untuk kepentingan pribadi atau kelompok nya menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang diadakan secara serentak pada tahun 2017, termasuk juga Pemilihan Gubernur DKI nanti.

Gedung Kosong Milik Bank Panin di Bintaro Akan Dirobohkan Kemarin Malam

Gedung Kosong Milik Bank Panin di Bintaro Akan Dirobohkan Kemarin Malam

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Dalam proses perobohan gedung yang dilakukan kemarin malam pukul 22.00 WIB. Kemarin malam pihak Bank Panin telah menghancurkan gedung kosong dengan 17 lantai punya mereka yang berada di Jalan Bintaro Raya Sektor 7, Tangerang Selatan

Gedung Kosong Milik Bank Panin di Bintaro Akan Dirobohkan Kemarin Malam
Gedung Kosong Milik Bank Panin di Bintaro Akan Dirobohkan Kemarin Malam
Berdasarkan pantauan dari lokasi tersebut pada hari Jumat,14 Oktober 2016, puluhan petugas di kerahkan dari PT Wahana Infonusa selaku pihak yang akan menghancurkan gedung yang berada di lokasi tersebut. Sejumlah petugas polisi yang dikirm dari Polsek Pondok Aren dan pemadam kebakaran pun disiagakan di lokasi tersebut.

“Menurut rencana, pembongkaran gedung akan dimulai pukul 22.00 WIB, proses perobohan gedung akan dilakukan,” ujar Zaim Susilo selaku Engineering Manager PT Wahana Infonusa.

Sebelum melangsungkan pembongkaran gedung tersebut, warga yang tinggal disekitar tempat pembongkaran gedung yang sedang menonton di sekitar jembatan layang diminta untuk menjauh dari tempat pembongkaran dengan jarak radius 200 meter dari lokasi.


“Kami menyuruh mereka pindah ke area khusus dengan jarak yang agak jauh dari lokasi pembongkaran,” ucap Zaim. Jalan besar di Bintaro Raya Sektor 7 pun sudah ditutup oleh petugas untuk sementara dengan alasan keamanan.
Sedangkan, dalam proses pembongkaran gedung itu sendiri akan dilaksanakan dengan cara menaruh beban yang berlebihan dengan menggunakan 150 ton lebih pasir yang akan dibagi ke dalam 150 buah kantong. Kantong yang berisi pasir tersebut akan ditempatkan di puncak gedung yang akan dirobohkan.

“Kami membongkar gedung bahan peledak, tapi kami menggunakan semacam zat untuk pelemah beton. Jadi sedikit demi sedikit gedung tersebut akan hancur dari atas ke bawah, sehingga tak akan mengakibatkan debu yang sangat berlebih,” kata Zaim.

Gedung yang sudah dibangun sejak tahun 1994 tersebut berlokasi di daerah kompleks perkantoran, tidak jauh dari Flyover Bintaro Jaya. Pada bulan Juni yang lalu, pemerintah Kota Tangsel sudah memberi peringatan kepada pihak Bank Panin selaku pemilik gedung tersebut agar dapat sesegera mungkin merobohkan gedung tersebut hal ini dikarenakan kondisinya yang sangat rawan dan pada beberapa bagian gedung sudah banyak yang dicuri oleh orang iseng.

Jusuf Kalla Menyuruh Tim Pencari Fakta Untuk Mengusut Kembali Kasus Pembunuhan Munir

0
Jusuf Kalla Menyuruh Tim Pencari Fakta Untuk Mengusut Kembali Kasus Pembunuhan Munir

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Dokumen asli yang dimiliki oleh Tim pencari Fakta (TPF) Terkait kasus pembunuhan yang dialami Munir Said Thalib selaku aktivis HAM sampai sekarang ini masih belum diketahui akan keberadaannya. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan dokumen yang tersebar di masyarakat dapat digunakan tapi harus dibuktikan dulu akan kebenarannya terlebih dulu.
Jusuf Kalla Menyuruh Tim Pencari Fakta Untuk Mengusut Kembali Kasus Pembunuhan Munir
Jusuf Kalla Menyuruh Tim Pencari Fakta Untuk Mengusut Kembali Kasus Pembunuhan Munir

“Saya juga tidak mengetahunya. Tetapi selama terdapat dokumen yang ada ya sudah pakai bukti itu saja,”  JK pada saat kunjungan kerja ke Semarang, Jawa Tengah, pada hari Sabtu,15 Oktober 2016. Akan tetapi JK menegaskan terkait dokumen yang tersebar di masyarakat tersebut harus diverifikasi akan kebenaran dalam bukti-bukti yang tersebar tersebut. 

“Ya sudah pasti itu diharuskan,” jelasnya dengan tegas JK. Pihak dari Kejaksaan Agung (Kejagung) pun telah melakukan Komunikasi dengan mantan anggota TPF Munir untuk dapat mencari tahu asal usul dari dokumen tersebut berasal.

“Saya sudah melakukan komunikasi dan tentunya sudah memberikan penjelasan. Ini kan sedang dipersoalkan (dokumen) TPF Munir yang tidak ditemukan, saya pikir kewajiban kita untuk menelusuri itu,” kata Prasetyo.

Menurut Prasetyo untuk dapat menindak lanjuti pencarian dokumen tersebut harus atas instruksi dari Presiden Joko Widodo. Jokowi memang memiliki perhatian untuk menyelesaikan kasus pembunuhan yang dialami oleh Munir.

Berikut merupakan kronologi yang panjang terkait kasus Munir

Pada tanggal 7 September 2004, Munir meninggal diusia 39 tahun, pada saat berada diatas pesawat Garuda dengan nomor GA-974 saat sedang menuju Amsterdam untuk melanjutkan kuliah pascasarjana. Jenazah Munir akhirnya dimakamkan di kota Batu, Malang, Jawa Timur Pada tanggal 12 September 2004.

Pada tanggal 11 November 2004, Tim Institut Forensik Belanda (NFI) memberikan bukti kalau Munir meninggal karena diracuni racun arsenik dengan jumlah dosis yang terbilang fatal. Kemudian tanggal 18 Maret 2005, Pollycarpus resmi didakwa sebagai tersangka lalu ditahan di penjara Mabes Polri..

Pihak Polri juga menangkap kedua kru Garuda yaitu kru pentry Oedi Irianto dan pramugari Yeti Susmiarti didakwa menjadi tersangka terkait dalam kasus pembunuhan Munir pada tanggal 5 April 2005. Kemudian rekonstruksi terkait kasus kematian yang menimpa Munir dilakukan pada taggal 23 Juni 2005.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberikan berkas perkara kepada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Lalu PN Jakpus menetapka lima anggota majelis hakim yaitu Cicut Sutiyarso sebagai ketua, Sugito, Liliek Mulyadi, Agus Subroto serta Ridwan MansyurUntuk menangani kasus terkait pembunuhan yang dialami oleh Munir dengan tersangka Pollycarpus pada tanggal 29 Juli 2005.

Pollycarpus ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana dengan motif demi menegakkan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang dikarenakan Munir sudah banyak mengkritik pemerintahan  pada tanggal 9 Agustus 2005. Kemudian pada tanggal 17 November Muchdi PR menjadi saksi dalam persidangan dan dia juga menyangkal kalau dia mempunyai hubungan dengan Pollycarpus.

Jusuf Kalla Menyuruh Tim Pencari Fakta Untuk Mengusut Kembali Kasus Pembunuhan Munir
Jusuf Kalla Menyuruh Tim Pencari Fakta Untuk Mengusut Kembali Kasus Pembunuhan Munir
Pihak JPU menuntut kepada Hakim untuk menetapkan hukuman penjara seumur hidup kepada Pollycarpus pada tanggal 1 Desember 2005. Lalu pada tanggal 12 Desember 2005, PN Jakpus menjatuhi hukuman 14 tahun penjara kepada Pollycarpus. dan dinyatakan sudah terbukti melakukan pembunuhan berencana kepada Munir dengan memasukkan racun arsenik ke dalam mie goreng yang pada saat itu dimakan oleh Munir saat penerbangannya menuju Singapura.

Tiga bulan kemudian, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pun menguatkan keputusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan hukuman 14 tahun Penjara tepatnya tanggal 27 Maret 2006. MA mengeluarkan keputusan kasasi yang menyatakan bahwa Pollycarpus tidak bersalah, dia hanya terbukti telah menggunakan dokumen palsu untuk perjalanan tersebut. Kemudian Polly hanya divonis penjara selama 2 tahun.

Polly dieksekusi dengan dimasukkan ke dalam penjara di LP Cipinang pada tanggal 3 November 2006. Kemudian Pollycarpus bebas dari LP Cipinang sesudah mendapatkan remisi susulan 2 bulan dan remisi khusus selama satu bulan tepatnya tanggal 25 Desember 2006

Pada tanggal 25 Januari 2007, MA menerima permohonan PK yang diajukan terkait pembunuhan Aktivis HAM Munir. Polly ditetapkan 20 tahun penjara. Ia menyatakan akan mengajukan PK atas. Mantan direktur setelah setahun kemudian tepatnya bulan Februari 2008 Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia itu ditetapkan satu tahun penjara dalam kasus tersebut.

Muchdi pun ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus pembunuhan berencana yang dilakukan terhadap aktivis HAM Munir, pada tanggal 9 Juni 2008. Deputi V BIN/ Penggalangan (2001-2005) tersebut diduga kuat juga terlibat dalam kasus pembunuhan berencana kepada aktivis HAM Munir. Dua bulan kemudian Muchdi diserahkan kepada pihak Kejaksaan Agung tepatnya pada tanggal 11 Agustus 2008.

Pada tanggal 31 Desember 2008, Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan Muchdi PR bebas bersih dari segala dakwaan. Setelah 6 bulan berlalu MA kembali menguatkan vonis yang diberikan kepada Muchdi PR bebas, dari ketua majelis kasasi Vallerine JL Krierkhof dengan anggota hakim agung Hakim Nyak Pha dan Muchsin.


MA menghukum PT. Garuda Indonesia dengan saksi harus memberikan ganti rugi kepada pihak Suciwati lebih dari Rp 3 miliar keputusan tersebut keluar pada tanggal 28 Januari 2010. 

Pada tanggal 2 Oktober 2013, Polly mengajukan keringanan kepada PK dan MA untuk mengabulkan mengurangi Pollycarpus dari 20 tahun penjara menjadi 14 tahun penjara. Sampai saat ini berita tersebut diturunkan, pihak berwenang MA masih belum membeberkan alasan terkait pengurangan hukuman tersebut. Setelah tiga tahun kemudian tepatnya 13 Oktober 2016 tiga hari lalu Presiden Joko Widodo meminta kepada Jaksa Agung HM Prasetyo untuk mengusut kembali kasus Munir.

“Seperti yang Presiden katakan pada saat pertemuan dengan pakar dan praktisi hukum beberapa waktu yang lalu, kondisi kerangka yang lebih besar pembaruan di bidang hukum, dan salah satu yang diinginkannya yaitu pemerintah sekarang merupakan persoalan – persoalan terkait masa lalu. waktu itu yang dimaksud kan adalah tentang kasus almarhum Munir,” ujar Johan Budi selaku Juru Bicara Presiden.

Most popular

Recent posts