Monday, June 17, 2019
Home Blog Page 3

Misbakhun Usul PKB Gabung dalam Paket Ketua MPR dari Golkar

Misbakhun Usul PKB Gabung dalam Paket Ketua MPR dari Golkar
Misbakhun Usul PKB Gabung dalam Paket Ketua MPR dari Golkar

Misbakhun Usul PKB Gabung dalam Paket Ketua MPR dari Golkar

Jakarta – Politikus Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menilai wajar jika partainya meminta jatah kursi Ketua MPR. Dia pun menawarkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin untuk bergabung saja dalam paket pimpinan MPR yang diketuai Golkar.

Beberapa hari lalu, memang Cak Imin berharap bisa menduduki posisi Ketua MPR. Sebab, posisi Ketua DPR sudah diisi oleh PDIP.

Partai Golkar nomor dua tentunya sangat pantas Partai Golkar untuk mendapatkan jabatan Ketua MPR. Tentunya dengan sistem paket, dan sebagainya Cak Imin bisa ikut paketnya Partai Golkar,” kata Misbakhun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/5).

Misbakhun berharap dengan bergabungnya PKB dalam paket Ketua MPR Golkar bisa bisa didukung mayoritas fraksi. “Kita berharap nanti paket yang ditawarkan itu ditentukan secara musyawarah mufakat karena ini MPR,” ungkapnya.

Karena itu, Misbakhun berharap komposisi seperti itu bisa diterima PKB.

Mudah-mudahan dengan posisi seperti itu bisa diterima oleh Cak Imin. Karena kemarin pada saat pidato ketua umum kami Pak Airlangga Hartarto menyampaikan, juga permisi sama Cak Imin karena selama ini fatsun politiknya memang sudah seperti itu, ucap Misbakhun.

Jatah Ketua DPR

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengakui jatah kursi Ketua DPR untuk Partai Demokrasi Perjuangan ( PDIP) sebagai pemenang Pemilu Legislatif 2019. Namun Airlangga berharap, posisi Ketua MPR bisa diisi oleh kader dari partainya.

Dalam UU MD3 pemenang pemilu akan menjadi Ketua DPR dalam hal ini partai dan wakilnya secara berurutan, kata Airlangga dalam acara buka puasa bersama Partai Golkar dengan Presiden Joko Widodo di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (19/5).

Mengenal Luthesa, Lawan Main Laudya Cynthia Bella Di Film Ambu

Mengenal Luthesa, Lawan Main Laudya Cynthia Bella Di Film Ambu
Mengenal Luthesa, Lawan Main Laudya Cynthia Bella Di Film Ambu

Mengenal Luthesa, Lawan Main Laudya Cynthia Bella Di Film Ambu

Jakarta – Namanya Luthesa Sadhewa. Di industry layar lebar Indonesia, ia di panggil Luthesa. Bakat aktingnya yang ditemukan oleh Upi. Di bawah arahan Upi, Luthesa membintangi film My Generation.

Pekan ini, Luthesa membintangi film Ambu. Dalam film Ambu, Luthesa beradu akting dengan Laudya Cynthia Bella dan Widyawati.

Setelah Ambu, Luthesa akan merilis film Bebas karya Riri Riza yang diadaptasi dari film laris buatan Korea Selatan, Sunny.

Banyak yang menyebut, bahwa sebagai pendatang baru Luthesa beruntung lantaran terlibat dalam film Indonesia yang berkualitas.

Merasa Terhormat

Dulu saya di temukan Mbak Upi untuk membintangi My Generation, setelah itu membintangi Ambu bersama Baim Wong dan Laudya Cynthia Bella. Saya juga sudah lolos audisi untuk tampil di film Bebas karya Mira Lesmana dan Mas Riri Riza, ungkap Luthesa kepada Showbiz  di Jakarta, belum lama ini.

Mendapat kepercayaan dari sineas-sineas andal, Luthesa merasa terhormat. Saat syuting film Bebas misalnya, Riri Riza meminta Luthesa untuk melepaskan diri dari bayang-bayang Sunny.

Alasannya adalah Sunny dan Bebas tidak 100% sama. Karakter-karakter  nya di film Sunny, kata Luthesa, memang di jadikan patokan tetapi menyesuaikan latar belakang Jakarta pada tahun 1995-1996.

Belajar Sejarah

Luthesa menambahkan syuting film yang sama seperti belajar sejarah budaya khususnya, di Indonesia. Bebas akan menampilkan Jakarta pada era tahun 1990-an.

Gara-gara film ini Bahasa yang tren di era tahun 1990-an. Saya juga tahu mall paling hits pada decade itu, took kaset dan CD yang terkenal di zaman itu, Luthesa menukas.

Proses reading scenario bergulir selama hamper 2 bulan. Saya berkenalan dengan lawan main, nongkrong bareng untuk membangun ikatan yang emosi. Jadi saat syuting kami sudah terikat 1 sama lain. Di lokasi syuting, baca juga scenario sedikit, bisa mengeksekusi adegan, imbah Luthesa.

 

Muhammadiyah: Pemilu Jangan Membuat Retak Bangsa

Muhammadiyah: Pemilu Jangan Membuat Retak Bangsa
Muhammadiyah: Pemilu Jangan Membuat Retak Bangsa

Muhammadiyah: Pemilu Jangan Membuat Retak Bangsa

Jakarta – Ketua umum pimpinan pusat (PP) Muhannadiyah Haedar Nashir mengingatkan pada segenap rakyat Indonesia agar pemilu jangan sampai membuat retak bangsa, karena selama ini persatuan menjadi kekuatan negeri ini.

Sumbangan umat islam untuk bangsa ini sangat lah besar, yakni menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang Bhineka Tunggal Ika. Tidak ada negeri Muslim yang memberi toleransi yang begitu baik. Artinya, umat islam itu menjadi penyangga persatuaan Indonesia. Oleh karena itu, jangan di rusak, kata headaer Nashir di sela kajian Rahmadhan DPW Muhammadiyah Jatim dan buka bersama di UMM Dome, seperti dikutip dari antara, Sabtu (18/05/2019).

Sejak Indonesia mengamandemen Undang-undang Dasar tahun 1945, kata Haedar Nashir, ada 1 ayat yang di tambahkan, yang dulu tidak ada di UUD 1945 asli, yakni Indonesia negara hukum.

Kepada mereka yang dulu terlibat dalam amandemen, Haedar Nashir meminta untuk membaca kembali amandemen tersebut. Bahwa Indonesia pun adalah negara hukum, artinya menyelesaikan segala masalah lewat hukum. Penegak hukum juga harus adil dan menegakkan hukum dengan sebaik-baiknya.

Ketika kita menjunjung tinggi politik nilai, kita akan berhadapan dengan politik yang pragmatis oportunistik. Dalam Bahasa lain, yakni politik jahiliyah atau politik ketertinggalan dan keterbelakangan secara nilai. Kita ingin mengajak seluruh bangsa Indonesia dan umat islam untuk memanfaatkan momentum Ramadan ini untuk membangun umat terbaik dan menjadi bangsa unggulan, paparnya.

Haedar Nashir mengatakan di usia kemerdekaan ke-73 Indonesia, perlu ada progress yang terus menerus. Selain itu, di tengah polarisasi kehidupan bangsa Indonesia usai pelaksanaan pemilu, Muhammadiyah mendesak komisi pemilihan umum (KPU), Bawaslu dan semua pihak untuk mengedepankan asas langsung, umum, bebas dan rahasia (Luber) dalam proses penghitungan, sampai pada tahap pengumuman.

Semua proses itu juga harus berdiri tegak di atas konsitusi dan hukum yang berlaku, ucapnya.

Berpijak Di atas Hukum Dan Konstitusi

Sudah menjadi sikap resmi pada 18 April lalu, Muhammadiyah mengajak seluruh warga negara dan bangsa untuk berpijak di atas hukum dan konstitusi.

Harus menerima apa yang di putuskan KPU. Bagi yang tidak puas, bahkan jika ada kesalahan dan kecurangan, bawalah ke ranah hukum agar semuanya transpara. Tentu saja kita harus kawal juga, tuturnya.

Sementara itu, ketua umum pimpinan wilayah Muhammadiyah Jawa Timur KH. Saad Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan di tengah dinamika kehidupan kebangsaan ini, pimpinan wilayah Jawa Timur menangkap momentum dengan mengangkat tema kajian Ramadan tahun ini, mewujudkan Khairu Ummah. Agenda tahunan ini dihadiri pimpinan daerah Muhammadiyah se-Jawa Timur.

Rector UMM Dr Fauzan menyebut kajian Ramadan ini di jadikan sebagai ajang konsolidasi peryarikatan Muhammadiyah. Diselenggarakannya pengajian ini dalam rangka memperkuat Muhammadiyah menjadi actor yang lebih mencerahkan di daerah masing-masing, tuturnya.

Fadel Islami Di Tuding Incar Harta, Muzdalifah Minta Doa Ini

Fadel Islami Di Tuding Incar Harta, Muzdalifah Minta Doa Ini
Fadel Islami Di Tuding Incar Harta, Muzdalifah Minta Doa Ini

Fadel Islami Di Tuding Incar Harta, Muzdalifah Minta Doa Ini

Jakarta – Pernikahan Muzdalifah dan Fadel Islami menuai tanda tanya sebagian besar orang. Perbedaannya usia terpaut cukup jauh membuat warganet berspekulasi kemabli. Tidak sedikit yang menduga Fadel hanya menikahi Muzdalifah karena mengincar harta. Apalagi dengan mantan istri Nassar ini sejak lama di kenal sebagai janda kaya raya. Sedangkan Fadel, hamper tidak di ketahui latar belakang pekerjaannya.

Muzdalifah pun sudah beberapa kali menjawab semua pertanyaan tersebut. Tetapi ibu 5 anak ini bahkan begitu berapi-api membela Fadel Ismlami. Hal itu juga yang diungkap Muzdalifah di aku isntagram pribadinya.

Apa pun orang bilang di luar sana bilang suami ku mencintaiku karena tahtaa ku itu. semua itu bohong, ucap kata Muzdalifah di postingan Instagram Pribadinya.

Muzdalifah juga mengisyaratkan bahwa pernikahannya dengan Fadel benar-benar dilandasi dengan cinta. Ia pun meminta doa dari semua orang agar rumah tangganya bersama Fadel Islami bisa berjalan langgeng hingga tua.

Minta Doanya

karena kita saling mencintai bukan karena harta itu titipan dari alloh. Aku minta doanya ya insyaa alloh jodoh kami ber 2 langgeng sampai akhir hayat dan suami selalu sayang dan mencintai ku dan anak-anak dengan ikhlas, sabar karena mempunyai anak itu berat menjalankannya yaa, tuturnya.

insyaa alloh suami ku menjadi iman yang selalu mencontoh kan istri dan anak-anak yang baik dan rejeki suami ku lancer barokah selalu amin YRB, ia menandaskannya.

 

 

Alissa Wahid: 92% Rakyat Terima Hasil Dari Pemilu

Alissa Wahid: 92% Rakyat Terima Hasil Dari Pemilu
Alissa Wahid: 92% Rakyat Terima Hasil Dari Pemilu

Alissa Wahid: 92% Rakyat Terima Hasil Dari Pemilu

Jakarta – Putri Presiden  keempat RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid menanggapi ajakan dari  wakil ketua umum partai Gerindra, Arief Pouyono agar rakyat tidak bayar pajak sebagai bentuk atas hasil pemilu tahun 2019.

Menurutnya, ajakan itu sulit sekali di realisasikan, sebab, sebagian besar rakyat Indonesia menerima hasil pemilu. Sementara yang menolak hanya segelintir orang.

Menurutnya pun saya itu ajakan yang tidak bisa di realisasikan juga, kalau tidak bayar pajak terus mau apa? Modalnya apa? Wong 92% masyarakat menerima kok hasil pemilu, ucap kata Alissa di rumah Megawati Soekarno Putri, pada Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/05/2019).

Menurut Alissa, penolakam hasil dari pemilu hanya terjadi di kalangan elite politik saja, itu pun yang di permasalahkan adalah hasil pilpres. Sementara hasil pileg, sampai saat ini pun tidak ada di persoalkan.

Apapun pilihan mereka pada saat pilpres kemarin, 92% riset menyatakan mereka menerima hasil pemilu. Jadi ini persoalannya di elite politik. Tapi parpol ternyata tidak begitu terpolarisasi. Jadi siapa nih? Ucap dia.

Oleh sebab itu, Alissa mengajak masyarakat agar mempercayai mekanisme pemilu yang telah di atur dalam undang-undang. Apabila ada pihak yang menolak, di persilakan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Jadi warga masyarakat tentu lebih baik kita percaya saja kepada saluran dan mekanisme yang resmi dari pemerintah, sudah ada jalannya kok. Masyarakat tidak perlu untuk ikut terganggu dengan sentimen-sentimen yang ada. Ini sekadar perjalanan kita saja. Setelahnya ini kita punya pemimpin yang secara definitive terpilih, sudah tidak bingung lagi siapa presidennya, pengkasnya.

Bertemu Megawati

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud Md bersama sejumlah tokoh lain yang tergabung dalam gerakan suluh kebangsaan menemui presiden kelima RI Megawati Soekarno Putri.

Sebelumnya, gerakan Suluh kebangsaan bertemu Presiden ketiga RI BJ Habibie dan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Mahfud Md menyampaikan, paa tokoh dalam gerakan ini tidak hanya bertemu dengan mantan presiden, tapi juga para ulama di sejumlah daerah. Puncaknya, para tokoh berencana untuk menemui presiden RI terpilih.

Ini adalah dari gerakan Suluh kebangsaan. Kita sudah berkeliling ke semua presiden. SBY sudah, Habibie sudah. Sekarang ke bu Megawati. Tentu saja nantinya dalam rangka pemilu ini juga puncaknya ke presiden, jelas Mahfud di kediaman Megawati, jalan Teuku Umar, Menteng, pada Jakarta Pusat, Jumat (17/05/2019).

Tujuan menyambangi mantan pimpinan negara ini adalah untuk mengajak para tokoh yang terlibat dalam rangka upaya rekonsilasi pasca pemilu tahun 2019. Dalam kunjungan kali ini, hadir juga Franz Magnis Suseono, Alissa Wahid, dan sejumlah tokoh lainnya.

Cerita Mistis Di Kamar Bayi Raditya Dika Dan Anissa Aziza

Cerita Mistis Di Kamar Bayi Raditya Dika Dan Anissa Aziza
Cerita Mistis Di Kamar Bayi Raditya Dika Dan Anissa Aziza

Cerita Mistis Di Kamar Bayi Raditya Dika Dan Anissa Aziza

Jakarta – Tempat tinggal Raditya Dika dan istrinya, Anissa Aziza menyimpan banyak sekali mistis. Dirinya dan semua penghuni di rumahnya mengaku sering sekali diganggu oleh makhluk tidak kasat mata.

Seorang comedian dan youtuber satu ini, dalam konten barunya di saluran you tube nya Radidtya Dika mengungkap bahwa kejadian mistis kembali terjadi di kamar sang anak,  yang bernama Alinea Ava Nasution. Tetapi hal menyeramkan itu terjadi sebelum anaknya lahir.

Itu sebenarnya sempat sekali ada kejadian di kamar itu, jadi Anissa lagi sendirian di kamar. Tiba-tiba ada kaca yang di ketok dari arah luar yang membuat kaget, ungkap Raditya Dika dalam video yang di unggahnya, pada hari jumat (17/05/2019) itu.

Padahal di luar itu tuh 3 lantai dan tidaj mungkin ada yang mengetok, lalu langsung kea rah taman. Tinggi sekali jadi tidak mungkin ada yang ngetok. Nah pas Anissa sedang di depan kaca itu, ada juga yang ngetok, sambaing senias dan si penulis buku ini.

Merasa Takut

Kejadian itu membuat Anissa Aziza ketakutan, sebagai sang suami, Raditya Dika mencoba menenangkan istrinya dan berdoa bersama. Dia kaget banget, dia sampai stress dan ngasih tahu gue. Tapi hanya itu lah kejadiannya sebelum bayinya lahir, jelas Raditya Dika.

Sudah Aman

Beruntung sekali setelah banyinya lahir, kejadian mistis itu seolah sudah hilang. Bahkan setelah kehadiran sang anak, rumah Raditya Dika pun kini jauh lebih tenang. Ternyata pas anaknya lahir, di kamar itu sudah tidak ada gangguan sama sekali. Anissa juga tidak ngalamin apa-apa lagi, bayinya juga, gua juga, yang tinggal di rumah juga sudah tidak ada apa-apa, ia menandaskannya.

Sebelumnya di rumah seorang comedian dan youtuber Raditya Dika sebelum menikahi Anissa Azizza, sudah banyak sekali kejadian aneh yang di alami oleh Raditya Dika dan orang yang tinggal di rumahnya. Seperti yang sdah di beritahukan oleh bang Raditya Dika di vlog youtubernya kejadian-kejadian aneh dan mistis yang di alaminya dan orang yang tinggal di rumah. Sampai saat sudah menikahi sang istri Anissa Aziza, ia juga mengalami kejadian aneh dan mistis di rumah bang Raditya Dika, yang membuatnya agak takut di rumah itu.

Tetapi sekarang setelah buah hati Raditya Dika dan Anissa Aziza sudah lahir. Alhamdullilah tidak ada kejadian aneh dan mistis lagi yang terjadi di rumah itu. Yang membuat mereka sekeluarga sudah merasa tenang dan aman.

Suami Menangis Saat Temani Tasya Kamila Melahirkan

Suami Menangis Saat Temani Tasya Kamila Melahirkan
Suami Menangis Saat Temani Tasya Kamila Melahirkan

Suami Menangis Saat Temani Tasya Kamila Melahirkan

Jakarta – Tasya Kamila, baru saja melahirkan buah cintanya yang pertama dengan Randi Bachtiar, pada Senin (13/05/2019), di Brawijaya Woman and Children Hospital. Berjenis kelamin laki-laki, Tasya Kamila dan Tandy Bachtiar sepakat memberi nama anaknya, Arrasya Wardhana Bachtiar.

Sebagai sang suami, Randy Bachtiar menemani Tasya Kamila sejak Prosesi persalinan secara operasi Caesar. Campur aduk begitu yang dirasakan Randi Bachtiar saat di ruang operasi.

Alhamdulilah nemenin, pastinya sedih juga dan takut juga. Takut kenapa-kenapa di operasi tapi katanya itu normal operasinya, ujar Randi Bachtiar, saat jumpa pers kelahiran Tasya Kamila, di Brawijaya Woman dan Children Hospital, Jakarta Selatan, pada Kamis (16/05/2019).

Lihat Tasya Kesakitan

Bahkan saking takut dan sedihnya melihat Tasya Kamila menjalani operasi Caesar, Randi Bachtiar sampai meneteskan air mata. Terlebih ia harus melihat Tasya Kamila merasakan kesakitan. Iya sempat nagis saat Tasya di infus, soalnya Tasya kesakitan, lanjut Randi Bachtiar.

Tenang

Tetapi Randi Bachtiar mulai tenang saat melihat istrinya tenang jelang melahirkan, sampai anaknya terlahir di dunia. Terus kasihan aja, dia di infus tapi habis itu ya udah dan Tasya tenang banget, ucap kata Randi Bachtiar.

 

Review Novel Hujan Hasil Karya Tere Liye Tentang Cinta

0
Review Novel Hujan Hasil Karya Tere Liye
Review Novel Hujan Hasil Karya Tere Liye

Review Novel Hujan Hasil Karya Tere Liye Tentang Cinta

Tentang Persahabatan, Tentang Cinta, Tentang Perpisahan, Tentang Melupakan, Tentang Hujan.

Lail adalah perempuan yang berusia 21 tahun mengunjungi dokter syaraf untuk menghapus ingatan yang menyakitkannya. Sebelum proses ini dilakukan, dokter memerlukan peta syaraf darinya. Dengan teknologi mutakhir, peta syaraf pun mulai di bentuk saat Lail menceritakan kejadian-kejadian yang ia alami. Peta syaraf itu sudah memiliki warna tersendiri yang menggambarkan keadaan bahagia atau menyedihkan.

Cerita ini berawal ketika Lail bertemu dengan Esok 8 tahun silam kala usianya 13 tahun. Esok seorang anak laki-laki berusia 15 tahun yang membantu Lail menyelamatkan diri dari reruntuhan tangga kereta bawah tanah saat terjadinya bencana gunung purba meletus yang di susul gempa bumi.

Lail melewati masa-masa sulit bersama esok di pengungsian setelah kehilangan kedua orang tuanya akibat bencana tersebut. Esok yang cerdas tidak segan menjadi sukarelawan selama mengungsi. Ia bahkan memberikan sumbangan sih pikirnya. Ketika petugas kesulitan dalam pengorbanan demi menyediakan air bersih untuk pengungsi.

Perlahan Lail mulai menerima keadaannya dan turut mengikuti jejak esok untuk membantu petugas di pengungsian. Setelah seharian berjibaku menjadi sukarelawan, malam harinya mereka berbagi cerita tentang kejadian-kejadian yang mereka lalui.

Keadaannya pun mulai membaik, para pengungsi  dipindahkan ke panti social yang sudah di siapkan pemerintah, termasuk Lail. Sebagain orang dari kalangan berada memilih memperbaiki dan kembali ke rumahnya. Sedangkan esok berserta ibunya ikut bersama keluarga angkatnya. Ini menjadi pilihan esok mengingat ibu kandungan masih membutuhkan perawatan dan keluarga barunya akan membiayai sekolahnya.

Lail dan Esok terpisah, mereka tidak bisa lagi rutin mengunjungi tempat-tempat kenangan yang biasa mereka lakukan dengan bersepeda. Lokasi rumah Lail, taman kota, serta lubang kereta bawah tanah di mana mereka pertama bertemu. Dan di sana jugalah Lail kehilangan ibunya, sedangkan esok melepas kematian keempat kakanya. Satu hal yang bisa terjadi adalah setiap kejadian suka atau duka yang Lail lewati, hujan selalu turun. Itulah kenapa ia menyukai hujan.

Lail selalu suka hujan. Dalam hidupnya, seluruh kejadian sedih, seluruh kejadian bahagia, dan seluruh kejadian penting terjadi saat hujan (hal 47).

Sesekali Esok masih menemui Lail untuk melakukan kunjungan rutin ke beberapa tempat tersebut. Intensitas pertemuan mereka semakin jarang apalagi saat esok masuk ke perguruan tinggi di ibu kota. Tapi, kala mereka berjumpa dan menghabiskan waktu sejam berbincang tentang hal-hal yang mereka lalui selama ini. Sudah cukup membuat Lail bersabar menunggu pertemuan berikutnya dengan esok.

Seiring berjalannya waktu, Lail mulai berpikir, apakah esok hanya menganggapnya adik seorang gadis kecil yang pernah ia tolong atau lebih dari itu? Esok semakin sibuk di ibu kota. Ia hanya pulang setahun sekali. Lail mengalihkan pikirannya dan melewati hari-hari tanpa Esok dengan kesibukan, sebagai relawan dan pelajar di sekolah keperawatan.

Pasca benacana dasyat gunung meletus dan gempa bumi itu, suhu dunia tidak terkendali. Negara subtropics mengalami masa musim dingin berkepanjangan. Tanpa mengindahkan ketidaksetujuan negara-negara lain, pemerintah subtropics mengintervensi lapisan stratosfer untuk membuat wilayahnya kembali di sinari matahari, keadaan berbalik, salju dan musim dingin kini harus di hadapai negara tropis.

Begitu musim dingin sudah lama, ketersediaan pangan berkurang akibat lahan yang tidak bisa dikelola karena di selimuti salju. Maka negara tropis pun melakukan hal serupa yakni menerbangkan pesawat ulang-alik untuk melepaskan gas sulfur dioksida di lapisan stratosfer.

Menurut pengamat, ini hnaya solusi jangka pendek yang akan berakibat fatal. Benar saja, akibat saling intervensi itu, suhu dunia semakin buruk. Awan tidak lagi terlihat, musim panas berkepanjangan menimpa sebagian besar wilayah bumi. Tidak ada lagi hujan, esok pernah cerita mengenai ini pada Lail di pertemuan mereka. Ia tidak setuju dengan solusi pendek yang di ambil oleh pemerintah beberapa negara.

Waktu pun berlalu, Esok lulus begitu  pun Lail. Meski begitu, Esok masih menetap di ibu kota untuk melanjutkan penelitiannya, suatu hari nanti Esok datang menemui Lail untuk menceritakan tentang apa yang sedang ia teliti bersama para ilmuan. Mereka sedang membuat pesawat antariksa yang berbentuk kapal yang akan mengakut manusia ke luar angkasa.

Ketika intervensi pertama di lakukan, para pemerintah dan ilmuan yang tidak setuju sudah memprediksi keadaan buruk ini. Suhu ekstrem bumi yang akan berangkat punahnya manusia. Untuk menghindari itu, maka mereka akan di angkut menggunakan kapal tersebut ke angkasa dan menetap di sana sampai keadaan bumi membaik.

Kapasitas yang akan bisa di angkut terbatas. maka dari itu, hanya orang-orang yang dipilih secara acaklah yang akan menaikinya. Sedangkan sisanya, harus mehadapi suhu ekstrem yang akan memusnahkan mereka.

Esok memiliki 2 tiket untuk menaiki kapal tersebut. Tiket pertama ia akan peroleh sebagai ilmuan soke bahtera yang turut terlibat dalam proyek. Pastinya, tenaga dan pikirannya sangat dibutuhkan.

Tiket kedua, ia akan peroleh dari sistem acak. Orang tua angkat Esok yang merupakan wali kota menemui Lail. Jika Esok memberikan satu tiket untuknya, wali kota memohon kerelaan Lail untuk memberikannya pada putri semata wayangnya.

Waktu keberangkatan semakin dekat, tepatnya hari ini kapal tersebut akan meninggalkan bumi bersama orang-orangnya yang telah terpilih. 1 tiket Esok diberikan pada anak wali kota. Hal itu bukan karena kebaikan Lail, Esok tidak lagi menghubunginya semenjak hari terakhir ia memberi tahu Lail mengenai proyek kapal tersebut.

Esok memilih anak wali kota tanpa memberitahu Lail. Berat bagi Lail untuk menerima kenyataan tersebut. Kenangan bersama Esok kini menjadi hal yang menyakitkannya. Demi menghapus kenangan itu, maka Lail datang menemui dokter  syaraf. Peta syaraf sempurna terbentuk kala Lail selesai menceritakan tentang hari-hari yang pernah dilaluinya selama 8 tahun. Begitu mesin modifikasi kenangan beroperasi, maka nama Esok akan terhapus dari kenanagan Lail.

(kamu tahu, Lail tidak ada kabar adalah kabar, yaitu kabar tidak ada. Tidak ada kepastian juga adalah kepastian, yaitu kepastian tidak ada kepastian) (hal 227-228).

(hidup ini juga memang tentang menunggu, Lail. Menunggu kita menyadari: kapan kita akan berhenti menunggu) (hal 228).

Bagaimana akhir kisah ini? Apakah Lail benar-benar akan menghapus semua kenangan tentang Esok? Apakah Esok benar-benar manaiki kapal itu tanpa berpamitan dengan Lail? Atau akhir seperti seperti apa yang kalian bisa tebak?

Ada orang-orang yang kemungkinan sebaiknya cukup menetap dalam hati kita saja, tapi tidak bisa tinggal dalam hidup kita. Maka, biarlah begitu adanya, biar menetap di hati, diterima dengan lapang. Toh dunia ini selalu ada misteri yang tidak bisa dijelaskan. Menerimanya dengan baik justru membawa kedamaian. (Hal 255)

Bukan berapa lama umat manusia bertahan hidup sebagai ukuran kebahagian, tetapi seberapa besar kemampuan mereka memeluk erat-erat semua hal yang menyakitkan yang mereka alami. (Epilog hal 317)

Bukan melupakan yang menjadi masalahnya. Tapi menerima. Barangsiapa yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan, hidup bahagia. Tapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan. (Epilog, hlm 318)

Ini adalah novel kedua Tere Liye yang aku baca (selain kumpulan cerpen). Alurnya sama, maju mundur, tetapi, dalam buku hujan ini aku lebih mudah mencerna perubahan cerita masa lalu dan sekarang.

Tere Liye menyajikan kisah remaja yang tidak biasa. Jika di luaran sana banyak anak muda mengantungkan cinta, hei lihatlah bagaimana Lail dan Esok memperlakukan perasaan itu. Kalau boleh kukatakan, buku hujan ini tidak hanya cocok di nikmati kalangan muda, tetapi orang dewasa pun akan turut larut di dalamnya. Momen kebersamaan Laik-Esok, Lail dengan sahabatnya Maryam atau bersama ibu Suri pengurus panti social tidak jarang membuatku senyam-senyum.

Di buku ini kita akan mendapatkan banyak seklai informasi mengenai bencana alam, keadaan bumi. Penanggulanan bencana oleh para relawan, serta teknologi mutakhir yang di sampaikan dengan Bahasa novel. Setting waktu yang diambil adalah 2041 ketika terjadinya bencana. Jadi, memang memungkinkan jika pada tahun itu (atau 8 tahunnya setelahnya). Teknologi yang diceritakan dalam novel ini akan terwujud.

Quote:

Jangan pernah jatuh cinta saat hujan, Lail. Karena ketika besok lusa kamu patah hati, setiap kali turun hujan, kamu akan terkenang dengan kejadian menyakitkan itu (hal 200).

Karena kenangan sama seperti hujan. Ketika ia datang, kita tidak akan bisa menghentikannya. Bagaimana kita akan menghentikan tetes air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu, hingga selesai dengan sendirinya. (hal 201)

Bagian terbaik dari jatuh cinta adalah perasaan itu sendiri. Kamu akan merasakan rasa sukanya, sesuatu yang sulit dilukiskan kuas sang pelukis, sulit disulam menjadi puisi oleh pujangga, tidak bisa dijelaskan oleh mesin paling canggih sekalipun. Bagian terbaik dari jatuh cinta bukan tentang memiliki. Jadi, kenapa kamu sakit hati setelahnya? Kecewa? Marah? Benci? Cemburu? Jangan-jangan karena kamu tidak pernah paham betapa indahnya jatuh cinta. (hal 256)

 

AHY Sudah Ingatkan Prabowo Tunggu Hasil Penghitungan KPU

AHY Sudah Ingatkan Prabowo Tunggu Hasil Penghitungan KPU
AHY Sudah Ingatkan Prabowo Tunggu Hasil Penghitungan KPU

 

AHY Sudah Ingatkan Prabowo Tunggu Hasil Penghitungan KPU

Bogor – Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku, sudah sejak awal menyampaikan usulan kepada calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto untuk menunggu hasil penghitungan suara yang resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sudah kami sampaikan sejak awal, Partai Demokrat akan menggunakan cara-cara yang konstitusional. Termasuk dalam kompetisi politik, ujar AHY usai pertemuan bertajuk ‘Silaturahmi Bogor untuk Indonesia’ di Museum Kepresidenan Balai Kirti, Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu 15 Mei 2019.

AHY kembali menegaskan apabila menemukan kecurangan dalam Pemilu 2019 untuk menindaklanjutinya lewat jalur hukum.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara hukum. Oleh karena itu, berbagai sengketa dalam proses Pemilu 2019 harus diselesaikan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Ya kami konsisten sejak awal. Jika menemukan ada kecurangan, kejanggalan maka laporkan. Kita harus adukan itu semuanya menggunakan cara-cara yang konstitusional, kata AHY.

Sejatinya, semua pihak juga memberikan ruang kepada penyelenggara pemilu untuk melakukan proses rekapitulasi suara hingga tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

Mudah-mudahan proses rekapitulasi ini terbuka, akuntabel, transparan, jujur dan juga demokratis sehingga ketika nanti keluar hasilnya semuanya bisa menerima dengan baik, kata dia.

Gugat ke MK

Menurut AHY, apabila masih ada yang tidak sepakat dengan hasil penghitungan suara, maka bisa melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Gugatan tersebut tentunya didasari dengan bukti-bukti yang kuat.

Yang jelas kita juga menyerukan kebenaran, keadilan tetap tegak. Semuanya harus memperjuangkan ini, ucap AHY.

Namun AHY enggan berkomentar saat diminta tanggapannya terkait penolakan Badan Pemenangan Nasional (BPN) untuk melakukan gugatan ke MK.

Saya tidak mau mengomentari itu. Lebih baik ditanyakan langsung ke yang memberikan pernyataan, ucapnya.

Temani Cucu Jalani Presentasi, Ini Curhatan Ibunda Ayu Ting Ting

Temani Cucu Jalani Presentasi, Ini Curhatan Ibunda Ayu Ting Ting
Temani Cucu Jalani Presentasi, Ini Curhatan Ibunda Ayu Ting Ting

Temani Cucu Jalani Presentasi, Ini Curhatan Ibunda Ayu Ting Ting

Jakarta – Datangnya bulan Ramadan, menjadi berkah tersendiri bagi Ayu Ting Ting. Padatnya jadwal kerja tentu menambah pundi-pundi bagi pelantun (Goya ng Mujaer) ini.

Namun, semuanya itu harus dibayar dengan pengorbanan yang besar. Ayu Ting Ting tak bisa selalu bersama dengan buah hati, Bilqis Khumairah Razak.

Dan itu membuat ibunda Ayu Ting Ting bersedih. Melalui akun Instagram, Selasa (14/05/2019), Umi Kalsum curhat.

Presentasi, si keriting alhamdulilah lancar ada rasa sedih bangat liat cucu tanpa bundanya @ayutingting92 yg tidak bisa hadir temenin kamu nak ngertiin bunda y nak, tulis ibunda Ayu Ting Ting.

Ngambek

Rupanya, kesedihan bukan saja dirasakan ibunda Ayu Ting Ting saja tapi juga sang buah hati. Tak jarang, Bilqis ngambek lantaran ibunya sibuk bekerja.

Walaupun kamu suka curhat m ibu g mau bunda kerja suka ngambek sma bundanya video call g mau krn bt bundanya harus bekerja terus, sambungnya.

Untuk Masa Depan

Umi Kalsum berusaha memberi pengertian pada cucunya. Semua yang dilakukan Ayu Ting Ting untuk masa depan Bilqis.

Kan buat kamu iqis masa depan kamu biar jadi anak pinter sukses nak semoga kamu selalu ngertiin bunda kmu iqis walaupun bunda jarang sama kamu bunda sellu berusaha terus untuk bisa sellu ada waktu untuk kmu nak, pungkas Umi Kalsum.

Most popular

Recent posts