Wednesday, April 24, 2019
Home Blog Page 3

Cerita Jokowi Pakai Sepeda Ontel Tanpa Rem di Bandung

Presiden Jokowi mengenakan kostum ala pejuang di peringatan Hari Pahlawan Nasional di Bandung.Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengikuti kegiatan Gowes Bandung Lautan Sepeda. Jokowi mengenakan seragam tentara rakyat dan sepeda ontel berwarna hitam.

Seusai acara, Jokowi menceritakan sepeda ontel yang digunakannya tidak memiliki rem. Akibatnya, mantan Gubernur DKI Jakarta ini sempat grogi dan khawatir.
Sepedanya memang dipilihkan beberapa dan saya pilih itu yang paling enteng. Tetapi memang sepeda lama. Enggak ada rem. Itu yang tadi saya agak mikir, agak groginya di situ, kata Jokowi di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/11/2018).
Jokowi mengatakan, rute yang dilaluinya di kawasan Gedung Sate cukup menantang. Ada jalanan yang sedikit menanjak dan menurun.
Di saat melewati jalan turunan, Jokowi terpaksa menabrakkan sepeda ontel ke trotoar agar bisa berhenti atau turun lalu menuntun sepeda tersebut.
Remnya, enggak ada remnya. Kalau turunnya tajam waduh saya milih turun saya tuntun, ujar Jokowi.
Untuk Peringati Hari Pahlawan
Jokowi melepas sekaligus mengikuti kegiatan Gowes Bandung Lautan Sepeda di Gedung Sate. Acara tersebut diadakan oleh Kodam III/Siliwangi dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2018.
Saat keluar dari Gedung Sate, Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sosial Agus Gumiwang, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Kemudian Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Jokowi lalu bersepeda dari Gedung Sate menuju Jalan Merdeka, kemudian ke Jalan Lembong. Selanjutnya menuju Jalan Asia Afrika, Jalan Sudirman, Jalan Pasir Kaliki, Jalan Pasteur, Jalan Wastu Kencana, Jalan Purnawarman, Jalan Cikapayang, Jalan Surapati kemudian kembali ke kawasan depan Gedung Sate.

Gun N’ Roses Konser, Sandiaga: Pengen Nonton Tapi Takut Ngerepotin

Cawapres Sandiaga Uno melakukan kunjungan ke Kantor Pimpinan Pusat MTA untuk silaturahmi dan minta doa restu,Sabtu (22/9).(Liputan6.com/Fajar Abrori)Jakarta, Band rock asal Amerika Serikat Gun N’ Roses tampil di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis 8 November 2018 malam. Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno memilih tak ikut menonton konser tersebut.

Sandiaga mengaku ditawari tiket Gun N’ Roses oleh Ustaz Yusuf Mansur. Namun, dia memutuskan tidak hadir karena khawatir menganggu kenyamanan penonton dengan protokol yang melekat kepadanya sebagai cawapres.
GNR tadinya mau nonton. Terus Ustaz Yusuf Mansur bilang dia mau nyediain tiket beberapa. Terus saya bilang, saya kalau sekarang pergi nonton sudah enggak bisa kayak dulu cuma berdua sama Mbak Nur (istri Sandiaga Uno), kata Sandiaga di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis.
Harus macam-macam yang ikut, terus nanti jadi ngerepotin, terus nanti orang lain jadi keganggu kenyamanannya. Ya sudah lah saya enggak jadi nonton, sambung dia.
Indonesia menjadi pembuka pertama tur konser Guns N’ Roses bertema ‘Not In This Lifetime Tour’ di Asia. Pertunjukan tersebut juga merupakan kali pertama setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno direnovasi.
Jokowi Pun Tak Menonton
Presiden Jokowi juga tidak menonton konser Guns N’ Roses yang menggebrak Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis malam ini.
Tidak (tidak hadir), ucap Jokowi sambil melambaikan tangannya usai menemui para relawan di restoran Kopi Bang Prend, Jakarta, Kamis (8/11/2018).
Dia pun lantas menegaskan tak bisa hadir lantaran ada acara lain.
“Ada acara lain,” tambah Jokowi kemudian masuk ke dalam mobilnya.

PDIP Berbagi Pengalaman dengan Delegasi Calon Pemimpin Singapura

PDIPJakarta, Belasan calon pemimpin negeri Singapura yang berasal dari Leaders in Administration Programme (LAP) Singapura menyambagi kantor DPP PDIP.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto yang menerima delegasi tersebut. Ia didampingi jajarannya, diantaranya Juliari Batubara, Heri Akhmadi, Evita Nursanty, Kiki Taher, Emmy Lumban Raja, Budi Sulistyono, Hanjaya Setiawan, Putra Nababan, dan Sudiman Tarigan.
Duta Besar Singapura untuk Indonesia Amil Kumar Nayar, yang mewakili para delegasi, mengucapkan terima kasih karena telah diterima dengan baik. Dia pun sempat menyinggung dan memahami makna kata ‘perjuangan’ dalam partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.
Jadi saya paham benar apa yang terjadi saat itu. Kami paham benar arti kata ‘Perjuangan’ dari nama PDI Perjuangan saat ini. Bahwa PDIP akan selalu berjuang untuk memperbaiki diri, ucap Amil di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (7/11/2018).
Dia menuturkan, delegasi yang berkunjung ini memang dipersiapkan menjadi pemimpin publik di Singapura. Mereka telah melakukan proses pelatihan dengan mengunjungi semua institusi di negeri itu untuk memahami soal pelayanan publik dan politik.
Dan Indonesia tak boleh dilupakan. Kami memilih PDI Perjuangan, untuk belajar dan mengetahui bagaimana manajemen partai dan pandangan soal isu regional dan Indonesia sendiri. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Megawati Soekarnoputri yang memberi kesempatan ini, ungkap Amil.
Di tempat yang sama, Hasto menjelaskan sejarah PDIP, dimana partai ini adalah partai kerakyatan, dengan basis pemilih di akar rumput, dan berpegang teguh pada ideologi Pancasila. Dia pun mengungkapkan bagaimana, dirinya melakukan upaya modernisasi partai. Untuk melaksanakannya, Hasto mengambil strategi dari buku manajemen ‘Good to Great’ karya James C. Collins.
Kami menempatkan partai kami sebagai penjaga keberagaman bangsa berdasarkan Pancasila, kata Hasto.
Kaderisasi kader Partai
Bukan hanya itu saja, partainya terus melakukan kaderisasi untuk menghasilkan kader yang militan serta progresif revolusioner, dan memperbaiki pelatihan kader dan sekolah partai. Hasto pun, menuturkan, memperbaiki sistem pendidikan kadernya.
Menurutnya, sekolah partai didirikan dan dikomandoi langsung oleh pimpinan pusat partai. PDIP juga memperbaiki mekanisme perekrutan kader dari bawah. Ada berbagai mekanisme yang dilaksanakan dalam proses perekrutan yang melibatkan cara modern dan digital seperti psikotes online.
Hasil kaderisasi ini tampak dari munculnya pemimpin daerah dan nasional yang menonjol. Dari orang seperti Gubernur Ganjar Pranowo, Walikota Tri Rismaharini dan Hasto Wardoyo, hingga Jokowi yang kini menjadi presiden.
Pak Jokowi sendiri mengalami proses kaderisasi dari bawah, kata Hasto.
Selain itu, PDIP juga melakukan ekspansi dengan membangun jaringan kantor di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dari Aceh hingga Papua, dari Miangas sampai Pulau Rote.
Kami terus memperbaiki manajemen partai hingga diakui dengan mendapat sertifikasi ISO 9001, ujar Hasto.
Hasto juga secara khusus menekankan bahwa PDIP kini sedang melakukan proses mengatraksi pemilih muda dan baru, yakni pemilih milenial. “Di sini kami mentransformasikan partai sehingga menjadi digital party di Indonesia,” pungkasnya.

RS Polri Terima Total 185 Kantong Jenazah Korban Lion Air

Dua Kantong Jenazah Korban Lion Air Jatuh Tiba di RS PolriJakarta, Kantong jenazah korban Lion Air PK-LQP yang diterima Rumah Sakit Polri terus bertambah. Terakhir, sebanyak 22 kantong jenazah berisikan part of body atau bagian tubuh manusia tiba di RS Polri.

Semalam kita sudah terima 22 kantong jenazah, sehingga total sudah diterima 185 kantong jenazah, kata Wakil Kepala Operasi Tim DVI Polri Kombes Triawan Marsudi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/11/2018).
Selain itu, Triawan mengatakan, pihaknya menerima 256 data antemortem. Sebanyak 189 data telah terverifkasi.
Rumah Sakit Rumah Sakit Polri Jakarta 213 menerima antemortem. Kemudian, dari Biddokkes Polda Babel 43 antemortem, ucap dia.
Sebelumnya, Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri Kramatjati, Jakarta Timur, merilis hasil identifikasi korban pesawat Lion Air yang jatuh di Perairan Karawang, Senin 29 Oktober 2018 lalu.
Sebanyak 17 penumpang yang berhasil diidentifikasi melalui sidik jari dan pencocokan sampel DNA. Sehingga total penumpang yang telah teridentifikasi sebanyak 44 orang. Dengan rincian laki-laki 33 orang, perempuan 11 orang.
Data Korban
Data para korban yang sudah teridentifikasi adalah sebagai berikut:
1. Wahyu Alldillah berjenis kelamin laki-laki dengan usia 32 tahun. Tim DVI berhasil mengidentifikasi korban melalui sidik jari.
2. Ubaidillah Salabi, laki-laki berusia 55 tahun. Teridentifikasi melalui sidik jari.
3. Imam Riyanto, laki-laki berusia 44 tahun. Teridentifikasi melalui sidik jari.
4. Mawar Sariati, perempuan berusia 39 tahun. Teridentifkasi melalui sidik jari.
5. Tesa Kausar, laki-laki berusia 37 tahun. Teridentifikasi melalui sidik jari.
6. Cosa Rianda Sahab, laki-laki berusia 39 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
7. Dony, laki-laki berusia 45 tahun. Teridentifkasi melalui DNA.
8. Daniel Suharja Wijaya, laki-laki berusia 30 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
9. Herjuna Darpito, laki-laki berusia 47 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
10. Nurul Dyah Ayu Sitharesmi, perempuan berusia 54 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
11. Paul Ferdinand Ayorbaba, laki-laki berusia 43 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
12. Rabagus Noerwito Desi Putra, laki-laki berusia 26 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
13. Martono, laki-laki berusia 35 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
14. Ariawan Komardy, laki-laki berusia 37 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
15. Ibnu Fajar Riyadi Hantoro, laki-laki yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam berusia 33 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
16. Mathew Bongkal, laki-laki berusia 13 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
17. Mack Stanley, laki-laki berusia 31 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.

Sambangi Kantor MUI, Ma’ruf Amin: Saya Mau Ikut Rapat Rutin

KH Ma'ruf Amin di MalangJakarta – Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin menyambangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa pagi. Dia mengaku menghadiri rapat rutin selaku Ketua nonaktif MUI.

“Saya ikut rapat rutin di MUI, kan saya masih Ketua MUI,” kata Ma’ruf setibanya di lokasi, Selasa (6/11/2018).
Pantauan di lokasi, Ma’ruf mengenakan pakaian khasnya dengan jas hitam dibalut dengan sorban putih, peci hitam, dan sarung berwarna hijau.
Adapun agenda rapat tersebut, Ma’ruf mengaku belum mengetahui apa saja yang bakal dibahas. Yang jelas, rapat rutin tersebut digelar setiap hari Selasa.
“Agendanya agenda rutin biasa saja, kan organisasi dan macam-macam, persisnya saya belum lihat,” kata mantan Rais Aam Nahdlatul Ulama itu.
Ma’ruf sendiri sampai saat ini masih berstatus sebagai Ketua MUI. Posisinya itu tak wajib ditinggalkan meski menjadi cawapres. Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) MUI, Ma’ruf harus turun jika terpilih menjadi wakil presiden.
Mundur Jika Terpilih
Menurut Ma’ruf, aturan MUI tidak mewajibkan Ketua Umum untuk mengundurkan diri saat masih berstatus sebagai calon wakil presiden.
“(Mundur kalau) sudah terpilih. Aturannya begitu,” ucapnya di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018).

Deklarasi Pemilu Damai, Polri Ajak Masyarakat Gowes Bareng

Pemilu damaiJakarta, Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto mengibarkan bendera tanda dilepasnya ratusan pesepeda gowes bareng di Monas, Jakarta. Acara bersepeda bersama ini dibalut deklarasi untuk mendukung Pemilu damai.

Ini salah satu dalam rangka menyejukkan menjelang pileg dan pilpres ke depan, ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di lokasi, Minggu (4/10/2018).
Acara ini dimeriahkan jajaran Polri, TNI, KPU, Bawaslu, komunitas sepeda, serta atlet sepeda nasional juga masyarakat umum. Setyo menjelaskan, tujuan gowes bersama ini untuk menyampaikan kepada masyarakat agar menjalankan Pemilu Damai.
Bahwa kontestasi politik ini amanat undang-undang sikapi dengan aman damai sejuk dan kita hadapi dengan gembira, ucapnya.
Deklarasi Pemilu damai ini tak hanya berhenti di sini. Polri bakal mengadakan acara yang serupa sampai penyelenggaraan pencoblosan pada April 2019. Setyo mengatakan acara deklarasi bakal bervariasi tak hanya bersepeda, tergantung komunitas yang diajak.
Ini akan berkelanjutan sampai menjelang pilpres 2019, ucap Setyo.

Suap Pemulusan Perkara, Istri Eks Sekretaris MA Mangkir Pemeriksaan KPK

Ilustrasi KPKJakarta, Pegawai Negeri Sipil Mahkamah Agung (MA) Tin Zuraida mangkir dari pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Istri dari mantan Sekretaris MA Nurhadi itu sejatinya akan diperiksa sebagai saksi, dalam kasus dugaan suap pemulusan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Saksi Tin Zuraida tak menghadiri pemeriksaan KPK tanpa keterangan, ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (2/11/2018).
Tin juga sebelumnya sempat mangkir pemeriksaan penyidik KPK pada 29 Oktober 2018. Tin saat itu akan diperiksa lembaga antirasuah bersamaan dengan pemeriksaan suaminya.
Tin yang merupakan mantan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Badan Litbang Diklat Hukum Peradilan MA, sebelumnya sudah pernah diperiksa pada 1 Juni 2018.
Pemanggilan Tin Zuraida kali ini diduga berkaitan dengan dugaan penemuan aliran uang yang mencurigakan. Sepanjang 2004-2009, aliran uang yang masuk di rekening Tin mencapai Rp 1 miliar sampai 2 miliar. Sedangkan periode 2010-2011, ada belasan kali uang masuk ke rekening Tin dengan nilai Rp 500 juta.
Penetapan Tersangka
Nurhadi juga terdeteksi pernah memindahkan uang Rp 1 miliar ke rekening Tin. Tin juga pernah menerima Rp 6 miliar melaui setoran tunai pada 2010-2013.
Dalam kasus suap pemulusan perkara di PN Jakarta Pusat, KPK menetapkan Eddy Sindoro sebagai tersangka. Eddy jadi tersangka pada 21 November 2016.
Penetapan tersangka terhadap Eddy Sindoro merupakan pengembangan kasus sebelumnya, yang telah menjerat mantan Panitera Pengganti PN Jakpus Edy Nasution dan karyawan PT Artha Pratama Anugerah Doddy Aryanto Supeno.
Mereka diringkus dalam sebuah operasi tangkap tangan di areal parkir sebuah hotel di Jakarta Pusat pada April 2016. Penangkapan dilakukan sesaat setelah Doddy menyerahkan uang kepada Edy Nasution.

Disambut Emak-Emak, Sandiaga Uno Safari di Kabupaten Tangerang

Sandiaga Uno saat memberi sambutan di Komplek Islamic Village, Kelapa Dua Kabupaten TangerangCalon Wakil Presiden Sandiaga Uno, mengawali safari politiknya di Kabupaten Tangerang, dengan menyapa emak-emak dan warga di Kecamatan Kelapa Dua, Kamis (1/11/2018).

Saat datang, Sandiaga Uno yang didampingi Presiden PKS, Sohibul Iman, dia langsung diserbu emak-emak komplek dan warga sekitar. Maka tak ayal, ketampanan pendamping Prabowo ini, langsung menghipnotis emak-emak untuk sekedar berswa-foto.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta pun menyempatkan diri untuk memaparkan misi ekonomi kerakyatan kepada ratusan warga yang hadir.
Kita hari ini di Kabupaten Tangerang, Alhamdulillah antusiasme warga untuk menyampaikan keinginannya untuk membangkitkan industri saat ini, karena industri terbaik ada di kabupaten dan kota Tangerang, tutur Sandi.
Dia juga menginginkan adanta kebijakan untuk menghidupkan industri tersebut. Menurutnya. Kabupaten Tangerang memiliki banyak sekali potensi untuk bisa dikembangkan jauh lebih pesat dari saat ini.
Potensi Keragaman
Seperti yang dia lihat di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Dia dibuat terkesan dengan peci yang terbuat daru anyaman bambu.
Luar biasa bagus, saya beli Rp 150 ribu. Ini kayak buat dipasarkan ke mancanegara, katanya.
Belum lagi dia mencicipi dodol khas Panongan yang dinilainya legit. Tinggal didorong lagi saja oleh pemerintah, dia yakin pelaku UKM akan lebih laris manis dari saat ini.
Menurutnya, hari ini dia dan tim akan bersafari seharian di Kabupaten Tangerang. Bukan hanya melihat potensi ekonomi saja, tapi juga potensi keragaman pariwisata dan juga aspirasi dari warga Kabupaten Tangerang.

Paripurna DPR Setujui 55 RUU Masuk Prolegnas 2019

Hasil gambar untuk Paripurna DPR Setujui 55 RUU Masuk Prolegnas 2019Jakarta, Sidang paripurna DPR menyetujui Rancangan Undang-Undang (UU) Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2019. Ada 55 RUU yang setujui oleh DPR.

Kami selaku Pimpinan DPR akan menanyakan apakah penetapan hasil penyusunan Prolegnas prioritas 2019 dapat disetujui menjadi Prolegnas prioritas 2019? kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dalam Sidang Paripurna DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (31/10/2018).
“Setuju,” jawab peserta sidang.
Dari 55 RUU, 12 RUU merupakan usulan baru dan 43 RUU berasal dari Prolegnas 2018. Ketua Badan Legislasi Nasional (Baleg) Supratman Andi Agtas mengatakan dalam penyusunan Prolegnas prioritas 2019, DPR RI mengusulkan sebanyak 51 RUU yang berasal dari usulan komisi, fraksi, anggota DPR dan masyarakat.
51 RUU itu rinciannya, 29 RUU terdapat dalam Prolegnas 2018, 10 RUU baru yang sudah tercantum dalam Prolegnas 2015-2019, 11 RUU yang belum tercantum dalam prolegnas 2015-2019, dan 1 RUU menggantikan RUU dalam prolegnas 2015-2019, ujar Supratman.
Usul Pemerintah
Dia menambahan, pemerintah mengajukan usulan sebanyak 17 RUU. Enam RUU di antaranya dalam pembicaraan tingkat satu, enam RUU dalam proses penerbitan surpres, empat RUU usulan baru dan satu RUU diusulkan masuk dalam Prolegnas 2015-2019.
Politikus Partai Gerindra ini juga menjelaskan DPR, pemerintah dan DPD menyepakati perubahan prolegnas 2015-2019, yang semula 185 RUU menjadi 189 RUU. Antara lain RUU perubahan atas UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Lalu, RUU tentang Energi Baru dan Terbarukan, RUU tentang Perubahan Kedua atas UU nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), RUU tentang Perubahan atas UU nomor 37 tahun 2008 tentang Ombusman RI yang diusulkan Pemerintah. Kemudian adad RUU yang diganti dalam Prolegnas 2015-2019 yakni RUU Keamanan dan Ketahanan Siber menggantikan RUU tentang Persandian.

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu Gara-Gara Gratiskan Jembatan Suramadu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembebasan tarif Jembatan Tol Suramadu, yang menghubungkan wilayah Surabaya dan Madura, Sabtu (27/10/2018). (Titin/Merdeka.com)Jakarta, Forum Advokat Rantau melaporkan calon presiden 01 Joko Widodo ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Jokowi diduga melakukan kampanye terselubung dengan cara menggunakan jabatannya sebagai presiden untuk menggratiskan tarif tol Jembatan Surabaya Madura (Suramadu).

Maka diduga hal tersebut adalah merupakan pelanggaran kampanye, kampanye terselubung yang langsung di Suramadu dan pada masa kampanye serta diviralkan melalui media massa terlebih di saat kesempatan tersebut memberikan simbol salam satu jari yang merupakan citra diri Pak Jokowi sebagai salah satu calon Presiden Republik Indonesia, kata Rubi salah satu anggota forum advokat Rantau usai melaporkan ke Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa (30/10).
Beberapa bukti dibawa. Yaitu beberapa artikel berita dari media online. Menurutnya, Jokowi diduga melanggar pasal 282 jo 306 jo 547 uu 7 tahun 2017 tentang pemilu.
Dugaan kampanye terselubung yang diduga dilakukan Jokowi dikarenakan berpotensi merugikan peserta pemilu, ungkap Rubi.
Diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo sudah menepis kebijakan menggratiskan tol jembatan Suramadu adalah upaya mendulang suara dari warga Madura pada Pilpres 2019.
Ya kalau kita mau urusan politik nanti saya gratiskan bulan Maret saja, tahun depan. Gitu lho. Jangan apa-apa dikaitkan dengan politik. Ini urusan ekonomi, investasi, kesejahteraan, dan keadilan, tegas Jokowi di Tol Suramadu, Jawa Timur, Sabtu (27/10)
Jokowi menjelaskan, pembebasan tarif Jembatan Tol Suramadu bermula dari masukan dan desakan tokoh masyarakat, ulama, serta kiai Madura. Masukan tersebut bergulir sejak 2015.
Ini awal-awal 2015 ada masukan, keinginan dari para ulama, kiai, habaib yang ada di sini. Tokoh-tokoh di Ikama (Ikatan Keluarga Madura) juga menyampaikan dan sudah saya sampaikan ke Pak Gubernur (Jawa Timur) dan saya hitung. Khusus untuk sepeda motor saat itu masih masuk. Oke, sepeda motor digratiskan, terang Jokowi.
Kemudian pada 2016, Jokowi mengaku mendapat masukan lagi. Kali ini permintaan agar tarif Jembatan Tol Suramadu dipotong 50 persen.
Pada 2016 ada masukan lagi, ‘Pak ini membebani terutama untuk truk, bus, angkutan-angkutan barang. Mohon dipotong minimal 50 persen’, kita potong, kata Jokowi.
Respons JK
Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menanggapi pro dan kontra gratisnya tarif tol Jembatan Tol Surabaya Madura (Suramadu). Dia menjelaskan keputusan tersebut adalah upaya untuk memperbaiki ekonomi di Madura.
Ini salah satu cara untuk memudahkan mobilitas di Madura ya membebaskan itu. Sama dengan jalan raya biasa, kata JK di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Selasa (30/10/2018).
Dia mengatakan, walaupun terdapat jembatan yang menghubungkan Surabaya dan Madura, hingga saat ini belum ada pengusaha yang melirik.
Karena itu, menurut JK, wilayah Madura harus diberikan intensif agar maju. Tidak hanya jembatan yang digratiskan, masalah perizinan pun akan dipermudah.
Tol lain Madura kan dianggap ada keterlambatan dalam pembangunan. Harus dikasih intensif supaya dia maju, kata JK.

Most popular

Recent posts