Tuesday, April 23, 2019
Home Blog Page 2

Takut Disadap, Megawati Kerap Pinjam HP Pembantunya

Megawati Lepas Bantuan PDIP untuk Korban Gempa PaluJakarta, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, menceritakan kisahnya yang sering meminjam handphone (HP) milik pembantu rumah tangganya. Itu dilakukan karena Presiden ke-5 Indonesia itu takut disadap.
Megawati sengaja meminjam handphone milik pembantunya karena ia berpikiran tidak mungkin ponsel pembantunya disadap.
Mana HP punya mu, saya mau telepon. Tidak mungkin juga kan handphone pembantu disadap, ujar Megawati saat menceritakan kisahnya saat pembekalan caleg PDIP di DPP PDIP, Jakarta, Kamis 15 November 2018.
Megawati mengaku sempat kaget karena pembantunya memiliki handphone lima buah. Bahkan Megawati berseloroh lebih kaya si pembantu karena memiliki banyak handphone.
Saya ditertawakan pembantu saya, pembantu saya sampai punya lima. Saya waktu itu bilang kayaan kamu dari saya, katanya.
Megawati pun bertanya kepada pembantunya tersebut, kenapa memiliki hape yang bayak. Si pembantu menjawab, hape banyak karena hanya ingin mencari gratisan telepon lewat provider kartu telepon.
Dia menjawab ini buat gratis di jam segini, yang satu lagi buat gratisan paket, pungkas Megawati.
Pembekalan Caleg
Hal itu dia ceritakan saat memberikan wejangan kepada para caleg PDIP. Tujuan kegiatan ini dilakukan agar partai dapat melahirkan kader yang berkualitas.
Ini menunjukkan sebagai partai ideologi memiliki kekuatan dari sisi manajemen partai, tetapi juga kualitas kader partai yang handal, ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Nantinya, para caleg ini juga akan dipersiapkan memenangkan Joko Widodo atau Jokowi dalam Pilpres 2019.
Merekalah yang akan bertugas di lapangan nantinya, jadi pasukan terdepan bersama dengan struktur partai dan para kepala daerah untuk memenangkan PDI Perjuangan dan Pak Jokowi sebagai satu tarikan napas perjuangan, pungkas Hasto.

4 Kritik Keluarga Soeharto pada Pemerintahan Jokowi

Bina UMKM, Tommy Soeharto Buka Goro di CibuburJakarta, Jelang Pilpres 2019, keluarga Presiden Kedua Indonesia Soeharto kerap melancarkan kritik kepada pemerintahan Presiden Jokowi. Mereka yang kerap bersuara adalah Titiek Soeharto dan Tommy Soeharto.

Berikut ini kritik-kritik tajam Titiek dan Tommy Soeharto yang kini menjadi politikus Partai Berkarya kepada pemerintahan Jokowi:
1. Pengangguran
Titiek Soeharto bersuara lantang terkait masih banyaknya pengangguran dan penyelundupan narkoba. Pemerintah dinilai belum mampu menangani kedua masalah tersebut. Ia menyebut, masih ada 7 juta orang menganggur dan membutuhkan pekerjaan.
Di samping itu, kondisi ekonomi juga dinilai mencekik dan Indonesia malah dibanjiri tenaga kerja asing. Sungguh menyedihkan pemerintah tidak berkomentar, katanya.
2. Impor Pangan
Tak hanya masalah pengangguran dan penyelundupan narkoba, Titiek juga mengkritik pemerintahan Jokowi terkait dengan masalah sumber daya alam Indonesia. Padahal, tanah Indonesia sangat subur.
Tanah yang subur adalah karunia Tuhan. Namun, mengapa Indonesia tidak mampu mengolahnya. Sehingga apa-apa masih impor, katanya.
3. Utang
Tommy Soeharto juga mengkritik pemerintahan Jokowi. Ia prihatin dengan kondisi utang yang membengkak.
Kita sangat prihatin sekali 20 tahun kita telah melakukan reformasi bukan kemajuan tapi keprihatinan. Kita punya utang sampai Rp 5 ribu triliun menurut laporan BI. Utang wajar tapi kita harus tahu kapan utang bisa dilunasi, ujar Tommy.
4. Investasi Asing
Tommy juga mengkritik kebijakan pemerintah yang saat ini banyak memberikan kelonggaran terhadap investasi asing. Tak hanya itu, kebijakan impor yang dijalankan pemerintahan Jokowi tak luput dari kritikan putra bungsu Soeharto ini.
Sekarang investasi asing bukan hanya membawa modal. Tapi juga membawa orangnya. Ini memprihatinkan sementara pengangguran di Indonesia semakin meningkat yang tidak mendapatkan penyaluran yang baik, katanya.

Soetrisno Bachir: Konsep Ekonomi Arus Baru Ma’ruf Amin Senapas Nawacita Jokowi

KH Ma'ruf Amin di MalangJakarta, Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Soetrisno Bachir mengatakan, corak pemikiran ekonomi Ma’ruf Amin yang disebut Arus Baru Ekonomi Indonesia, memperlihatkan perjuangannya dari era era 90-an. Yaitu tentang gagasan dan implementasi sistem ekonomi syariah, demi terwujudnya lembaga keuangan berbasis syariah.

Hal itu disampaikannya dalam kata pengantar dalam buku Arus Baru Ekonomi Indonesia. Buku tersebut hasil garapan dari M Azrul Tanjung, Mukhaer Pakkana, Arditho Bhinadi, Lukmanul Hakim, Sholahudin Al-Aiyub, dan Sutia Budi, yang mengupas pikiran Ma’ruf Amin tentang ekonomi.
Sebagai seorang ulama dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Ma’ruf Amin tidak hanya peduli terhadap urusan keagamaan namun juga pemberdayaan ekonomi umat. Saya melihat, sejatinya, dalam pandangan KH Ma’ruf Amin, kebijakan pembangunan ekonomi di masa lalu yang lebih mengutamakan pemodal besar, justru menjadi perhatian pemikirannya dengan mengangkat ekonomi umat atau ekonomi kerakyatan agar bangkit sebagai pilar utama perekonomian negara. Karenanya tidak menjadi mainstream ekonomi umumnya yang klasikal, maka diistilahkan sebagai Arus Baru Ekonomi Indonesia, tulis Soetrisno.
Selain konteks ekonomi syariah, Ma’ruf Amin juga melakukan pembaruan hukum Islam, sebagai konsep dasar yang mengkonstruksi pemikiran Arus Baru Ekonomi lndonesia, dengan mengikuti perubahan zaman yang dinamis.
Ketua Majelis Penasihat Partai Amanat Nasional (PAN) ini, menyebut, ada empat faktor. Pertama, perubahan sosial, meliputi perubahan budaya, ekonomi dan politik. Kedua, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berpengaruh terhadap upaya mencari pendapat yang lebih kuat (rajih) di antara pendapat-pendapat yang berkembang dalam fikih klasik.
Ketiga, tuntutan perkembangan zaman mengharuskan para ahli hukum Islam (fuqaha) kontemporer untuk mampu melihat kompleksitas masalah kontemporer dan memilih pandangan-pandangan dan fatwa hukum yang lebih memudahkan (taysif) dan menghindari kesulitan (haraj) dalam hukum-hukum cabang (furu), baik dalam masalah ibadah maupun muamalat.
Keempat, munculnya kasus-kasus baru dan yang terbarukan, mengharuskan adanya ijtihad baru karena masalah-masalah tersebut belum pernah dijawab oIeh para fuqaha klasik.
Dengan landasan pembaruan hukum Islam itulah, maka dalam melihat dinamika perubahan ekonomi global, KH Ma’ruf Amin memandang bahwa sistem ekonomi kapitalis dan sosialis memiliki kelemahan yang dapat ditutupi dengan sistem ekonomi syariah, kata dia.
Soetrisno mengatakan, Ma’ruf Amin memiliki keyakinan bahwa lambat laun ekonomi syariah akan menjadi ekonomi alternatif. Landasan itulah yang sesungguhnya mengarahkan konsep khas pemikiran Arus Baru Ekonomi Indonesia.
Senapas dengan Nawacita
Dia juga menyebut, Ma’ruf Amin menyoroti bahwa konsep ekonomi itu harus diarahkan menciptakan sistem ekonomi yang berkeadilan, mampu menekan ketimpangan dan kesenjangan. Menurutnya, ini senapas dengan Nawacita yang digagas Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Konsep ini kompatibel dengan kebijakan pemerintah tentang program pemerataan ekonomi sebagai proyek strategis nasional dan senafas dengan program Nawacita Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, ungkap Soetrisno.
Dia memandang, Arus Baru Ekonomi Indonesia mengandung inisiatif untuk menguatkan kemitraan antara pesantren, UMKM, organisasi-organisasi kemasyarakatan dengan menggandeng pihak swasta nasional, BUMN dan Kementerian serta lembaga.
Di sinilah terlihat semangat gotong royong dan kekeluargaan yang dianut KH Ma’ruf Amin, yang tentu sejalan dengan Spirit ekonomi Pancasila. Dengan konsep tersebut, akan terjadi kerja sama yang saling menguntungkan. Meningkatkan skala ekonomi yang meningkatkan daya beli masyarakat, serta mengatasi kesenjangan, ucap Soetrisno.
Menurut dia, Indonesia sebagai negara yang berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia tentunya memiliki potensi. “Untuk membangun peradaban ekonomi yang lebih baik, memiliki nilai dan berpihak pada rakyat,” pungkasnya.

PKS-Gerindra Tunda Pertemuan Bahas Tim Seleksi Cawagub DKI

Ady Anugrahadi/Liputan6.comJakarta, Pertemuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra untuk membahas panita tim uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon wakil gubernur DKI ditunda.

Tadinya hari ini mau berbincang dengan Gerindra, tapi ada musibah jadi ditunda. Cari waktu lain, ujar Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaemi di Jakarta, Senin (12/11/2018).
Suhaemi menjelaskan, dari PKS telah didapatkan dua nama untuk panitia tim seleksi cawagub, yaitu dirinya dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta, Syakir Purnomo.
Sementara itu, Gerindra belum memberikan dua nama untuk masuk ke tim seleksi.
Sesuai peraturan, nantinya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tidak diikutsertakan dalam tim fit and proper test akan menerima hasil dari proses internal tesebut. Kemudian Anies menyerahkannya ke DPRD DKI sebagai hasil akhir dari dua nama cawagub DKI.
Hingga saat ini, Suhaemi masih menerima dua nama untuk disandingkan bersama Anies Baswedan nantinya, yaitu Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.
Kita perlu ketemu Gerindra dulu untuk membicarakan langkah-langkahnya, baru dilaksanakan secepatnya, tambah Suhaemi seperti dikutip Antara.
Pihaknya berharap agar pemilihan wagub dapat dilaksanakan sesegera mungkin.
Gerindra DKI dan PKS DKI telah sepakat bahwa kursi wagub pengganti Sandiaga Uno menjadi hak PKS. Dua kandidatnya ditentukan lewat fit and proper test yang diselenggarakan tim bentukan kedua partai.
Tolak Uji Kelayakan
Sebelumnya, anggota Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Triwisaksana menilai, proses uji kelayakan dan uji kepatutan calon wakil gubernur DKI Jakarta tak perlu dilakukan.
Dia menyebut tidak ada anggapan cawagub tidak mampu bila tidak ada uji kelayakan dan kepatutan. Kecuali adanya penunjukan untuk direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Jadi partai ini tidak berhak melakukan fit and proper test. kecuali Anda pilih direktur BUMD, kepala dinas. Ini kan wakil gubernur mana ada wakil gubernur, kepala daerah di tempat lain ditest dulu, kata Triwisaksana di kantor DPRD DKI Jakarta, Rabu (7/11/2018).
Dia menjelaskan, saat penunjukan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menjadi gubernur dan wakil gubernur tidak ada namanya proses itu. Bahkan untuk penunjukan Sandiaga sebagai pendamping Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019.
Menurut Triwisaksana, proses tersebut menandakan adanya keraguan dari Partai Gerindra.

Jokowi: Saya Pengagum Buya Syafii Maarif

Jokowi Bertemu Masyarakat Kreatif BandungJakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku kagum terhadap mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii. Menurut Jokowi, meski umur Buya Syafii sudah lebih dari 80-an, tetapi dia masih terlihat seperti milenial.

Saya adalah pengagum Buya Syafii Maarif, kata Jokowi saat menerima peserta Kongres Indonesia Millenial Movement Tahun 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/11/2018).
Karena semangatnya, saya pikir Buya ini sudah 83 (tahun), tapi kaya milenial. Apalagi kalau Beliau ini berbicara masalah persatuan, masalah kerukunan, masalah persaudaraan, masalah ukhuwah, dan bicara mengenai kemajuan Indonesia, ucap dia.
Buya Syafii, kata Jokowi, tidak pernah lelah berkontribusi untuk bangsa. Terbukti selama ini Buya Syafii terus memberikan masukan kepada pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.
Ada apa-apa langsung datang ke Istana sampaikan langsung ke saya, kalau enggak lewat telepon, ucap Jokowi.
Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu juga kerap mengingatkan Jokowi jika diperhadapkan persoalan kebangsaan.
Presiden ini hati-hati. Karena ini, ini, ini’, kata Jokowi meniru ucapan Buya Syafii.
Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2018, Maarif Institute for Culture and Humanity menyelenggarakan Kongres Pemuda bertajuk “Indonesia Millennial Movement 2018”. Maarif Institute for Culture and Humanity ini berada di bawah naungan Yayasan Ahmad Syafii Maarif.
Investasi Perdamaian
Pagelaran Kongres Pemuda bertajuk “Indonesia Milenial Movement” bertujuan menyiapkan generasi muda sebagai investasi perdamaian Indonesia di masa depan. Forum ini mempertemukan 100 pemuda terpilih yang berpandangan terbuka, visioner, dan cinta damai. Mereka juga berasal dari beragam suku, agama, ras, serta berbagai komunitas tingkat lokal.
Dalam Kongres Indonesia Millenial Movement, peserta membincangkan bersama usaha-usaha perdamaian dalam rangka pencegahan ekstremisme kekerasan di Indonesia. Kongres Indonesia Millenial Movement mengangkat tema “Percaya Indonesia” dengan hastag #meyakinimenghargai yang menyiratkan pesan bahwa kemajemukan merupakan modal sosial utama bangsa Indonesia yang mesti dipercayai dan yakini.

Ketika Megawati Bingung Selalu Dipilih Menjadi Ketua Umum Parpol

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menerima penghargaan Bhakti Teratai Putra Indonesia.Jakarta, Nama Megawati Soekarnoputri hingga kini masih tercatat sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Megawati pun bingung masih mengemban jabatan tersebut di usianya yang sudah tidak muda lagi.

Saya ini ketua umum partai sampai hari ini. Ndak bosen-bosen orang milih saya, kata Megawati saat berpidato di hadapan Pengurus Pusat Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Sabtu (10/11/2018) malam.
Kadang kalau kumpul dengan ketua umum saya malu sendiri karena umur saya plus 17, lanjut dia.
Tak hanya dirinya, beberapa orang terdekatnya bahkan ada yang penasaran terkait dengan jabatan ketua umum partai yang diembannya. Megawati mengaku pernah dicecar sejumlah pertanyaan.
Saya sampai ditanya. Ibu jadi ketua umum pakai uang atau tidak ya, ucap Megawati menirukan orang yang bertanya tersebut
Pakai uang? Untuk apa? Megawati kembali bertanya.
Megawati mengatakan, orang tersebut mengira jabatan ketua umum diraih dengan menyetor sejumlah uang.
Untuk bayar, supaya orang milih Ibu lagi, ucap penanya tersebut yang ditirukan lagi oleh Megawati.
Megawati lantas menjawab, “Enggak, saya nggak perlu uang. Ya mau jadikan saya sukur enggak ya sudah. Kok susah amat. Itu bukan omong kosong,” ucap Megawati membalas pertanyaan tersebut.
Cerita Undur-Undur
Pada kesempatan yang sama, Megawati bercerita saat dirinya ingin membuktikan bahwa serangga yang bisa berjalan mundur itu ada. Serangga yang dimaksud adalah undur undur. Namun, cucunya tak percaya ada serangga yang bisa berjalan mundur.
Tahu tidak kamu ada binatang yang jalannya mundur, cucu saya bilang eyang ini bohong mana ada jalan binatang ini mundur, kata Mega.
Tak mau dibilang pembohong, Ketua Umum PDIP tersebut bergegas menugaskan anak buahnya mencari serangga tersebut. Bahkan sampai dicari dari Jawa Tengah.
Itu sampai saya cari, saya impor dari Jawa Tengah, saya suruh anak buah saya cariin undur-undur sini bawa sini, untuk menyatakan omah eyangnya tidak pernah bohong, ucapnya.
Akhirnya sang cucu percaya bahwa serangga yang berwarna kecokelatan tersebut benar-benar ada.
Jadi ketika ditunjukkan nih kamu kan kalo undur-undur suruh begerak diputar gini kan, akhirnya betul dia jalan mundur, ya betul ya jalannya mundur, tandasnya disambut tawa peserta.

Cerita Jokowi Pakai Sepeda Ontel Tanpa Rem di Bandung

Presiden Jokowi mengenakan kostum ala pejuang di peringatan Hari Pahlawan Nasional di Bandung.Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengikuti kegiatan Gowes Bandung Lautan Sepeda. Jokowi mengenakan seragam tentara rakyat dan sepeda ontel berwarna hitam.

Seusai acara, Jokowi menceritakan sepeda ontel yang digunakannya tidak memiliki rem. Akibatnya, mantan Gubernur DKI Jakarta ini sempat grogi dan khawatir.
Sepedanya memang dipilihkan beberapa dan saya pilih itu yang paling enteng. Tetapi memang sepeda lama. Enggak ada rem. Itu yang tadi saya agak mikir, agak groginya di situ, kata Jokowi di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/11/2018).
Jokowi mengatakan, rute yang dilaluinya di kawasan Gedung Sate cukup menantang. Ada jalanan yang sedikit menanjak dan menurun.
Di saat melewati jalan turunan, Jokowi terpaksa menabrakkan sepeda ontel ke trotoar agar bisa berhenti atau turun lalu menuntun sepeda tersebut.
Remnya, enggak ada remnya. Kalau turunnya tajam waduh saya milih turun saya tuntun, ujar Jokowi.
Untuk Peringati Hari Pahlawan
Jokowi melepas sekaligus mengikuti kegiatan Gowes Bandung Lautan Sepeda di Gedung Sate. Acara tersebut diadakan oleh Kodam III/Siliwangi dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2018.
Saat keluar dari Gedung Sate, Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sosial Agus Gumiwang, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Kemudian Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Jokowi lalu bersepeda dari Gedung Sate menuju Jalan Merdeka, kemudian ke Jalan Lembong. Selanjutnya menuju Jalan Asia Afrika, Jalan Sudirman, Jalan Pasir Kaliki, Jalan Pasteur, Jalan Wastu Kencana, Jalan Purnawarman, Jalan Cikapayang, Jalan Surapati kemudian kembali ke kawasan depan Gedung Sate.

Gun N’ Roses Konser, Sandiaga: Pengen Nonton Tapi Takut Ngerepotin

Cawapres Sandiaga Uno melakukan kunjungan ke Kantor Pimpinan Pusat MTA untuk silaturahmi dan minta doa restu,Sabtu (22/9).(Liputan6.com/Fajar Abrori)Jakarta, Band rock asal Amerika Serikat Gun N’ Roses tampil di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis 8 November 2018 malam. Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno memilih tak ikut menonton konser tersebut.

Sandiaga mengaku ditawari tiket Gun N’ Roses oleh Ustaz Yusuf Mansur. Namun, dia memutuskan tidak hadir karena khawatir menganggu kenyamanan penonton dengan protokol yang melekat kepadanya sebagai cawapres.
GNR tadinya mau nonton. Terus Ustaz Yusuf Mansur bilang dia mau nyediain tiket beberapa. Terus saya bilang, saya kalau sekarang pergi nonton sudah enggak bisa kayak dulu cuma berdua sama Mbak Nur (istri Sandiaga Uno), kata Sandiaga di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis.
Harus macam-macam yang ikut, terus nanti jadi ngerepotin, terus nanti orang lain jadi keganggu kenyamanannya. Ya sudah lah saya enggak jadi nonton, sambung dia.
Indonesia menjadi pembuka pertama tur konser Guns N’ Roses bertema ‘Not In This Lifetime Tour’ di Asia. Pertunjukan tersebut juga merupakan kali pertama setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno direnovasi.
Jokowi Pun Tak Menonton
Presiden Jokowi juga tidak menonton konser Guns N’ Roses yang menggebrak Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis malam ini.
Tidak (tidak hadir), ucap Jokowi sambil melambaikan tangannya usai menemui para relawan di restoran Kopi Bang Prend, Jakarta, Kamis (8/11/2018).
Dia pun lantas menegaskan tak bisa hadir lantaran ada acara lain.
“Ada acara lain,” tambah Jokowi kemudian masuk ke dalam mobilnya.

PDIP Berbagi Pengalaman dengan Delegasi Calon Pemimpin Singapura

PDIPJakarta, Belasan calon pemimpin negeri Singapura yang berasal dari Leaders in Administration Programme (LAP) Singapura menyambagi kantor DPP PDIP.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto yang menerima delegasi tersebut. Ia didampingi jajarannya, diantaranya Juliari Batubara, Heri Akhmadi, Evita Nursanty, Kiki Taher, Emmy Lumban Raja, Budi Sulistyono, Hanjaya Setiawan, Putra Nababan, dan Sudiman Tarigan.
Duta Besar Singapura untuk Indonesia Amil Kumar Nayar, yang mewakili para delegasi, mengucapkan terima kasih karena telah diterima dengan baik. Dia pun sempat menyinggung dan memahami makna kata ‘perjuangan’ dalam partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.
Jadi saya paham benar apa yang terjadi saat itu. Kami paham benar arti kata ‘Perjuangan’ dari nama PDI Perjuangan saat ini. Bahwa PDIP akan selalu berjuang untuk memperbaiki diri, ucap Amil di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (7/11/2018).
Dia menuturkan, delegasi yang berkunjung ini memang dipersiapkan menjadi pemimpin publik di Singapura. Mereka telah melakukan proses pelatihan dengan mengunjungi semua institusi di negeri itu untuk memahami soal pelayanan publik dan politik.
Dan Indonesia tak boleh dilupakan. Kami memilih PDI Perjuangan, untuk belajar dan mengetahui bagaimana manajemen partai dan pandangan soal isu regional dan Indonesia sendiri. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Megawati Soekarnoputri yang memberi kesempatan ini, ungkap Amil.
Di tempat yang sama, Hasto menjelaskan sejarah PDIP, dimana partai ini adalah partai kerakyatan, dengan basis pemilih di akar rumput, dan berpegang teguh pada ideologi Pancasila. Dia pun mengungkapkan bagaimana, dirinya melakukan upaya modernisasi partai. Untuk melaksanakannya, Hasto mengambil strategi dari buku manajemen ‘Good to Great’ karya James C. Collins.
Kami menempatkan partai kami sebagai penjaga keberagaman bangsa berdasarkan Pancasila, kata Hasto.
Kaderisasi kader Partai
Bukan hanya itu saja, partainya terus melakukan kaderisasi untuk menghasilkan kader yang militan serta progresif revolusioner, dan memperbaiki pelatihan kader dan sekolah partai. Hasto pun, menuturkan, memperbaiki sistem pendidikan kadernya.
Menurutnya, sekolah partai didirikan dan dikomandoi langsung oleh pimpinan pusat partai. PDIP juga memperbaiki mekanisme perekrutan kader dari bawah. Ada berbagai mekanisme yang dilaksanakan dalam proses perekrutan yang melibatkan cara modern dan digital seperti psikotes online.
Hasil kaderisasi ini tampak dari munculnya pemimpin daerah dan nasional yang menonjol. Dari orang seperti Gubernur Ganjar Pranowo, Walikota Tri Rismaharini dan Hasto Wardoyo, hingga Jokowi yang kini menjadi presiden.
Pak Jokowi sendiri mengalami proses kaderisasi dari bawah, kata Hasto.
Selain itu, PDIP juga melakukan ekspansi dengan membangun jaringan kantor di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dari Aceh hingga Papua, dari Miangas sampai Pulau Rote.
Kami terus memperbaiki manajemen partai hingga diakui dengan mendapat sertifikasi ISO 9001, ujar Hasto.
Hasto juga secara khusus menekankan bahwa PDIP kini sedang melakukan proses mengatraksi pemilih muda dan baru, yakni pemilih milenial. “Di sini kami mentransformasikan partai sehingga menjadi digital party di Indonesia,” pungkasnya.

RS Polri Terima Total 185 Kantong Jenazah Korban Lion Air

Dua Kantong Jenazah Korban Lion Air Jatuh Tiba di RS PolriJakarta, Kantong jenazah korban Lion Air PK-LQP yang diterima Rumah Sakit Polri terus bertambah. Terakhir, sebanyak 22 kantong jenazah berisikan part of body atau bagian tubuh manusia tiba di RS Polri.

Semalam kita sudah terima 22 kantong jenazah, sehingga total sudah diterima 185 kantong jenazah, kata Wakil Kepala Operasi Tim DVI Polri Kombes Triawan Marsudi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/11/2018).
Selain itu, Triawan mengatakan, pihaknya menerima 256 data antemortem. Sebanyak 189 data telah terverifkasi.
Rumah Sakit Rumah Sakit Polri Jakarta 213 menerima antemortem. Kemudian, dari Biddokkes Polda Babel 43 antemortem, ucap dia.
Sebelumnya, Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri Kramatjati, Jakarta Timur, merilis hasil identifikasi korban pesawat Lion Air yang jatuh di Perairan Karawang, Senin 29 Oktober 2018 lalu.
Sebanyak 17 penumpang yang berhasil diidentifikasi melalui sidik jari dan pencocokan sampel DNA. Sehingga total penumpang yang telah teridentifikasi sebanyak 44 orang. Dengan rincian laki-laki 33 orang, perempuan 11 orang.
Data Korban
Data para korban yang sudah teridentifikasi adalah sebagai berikut:
1. Wahyu Alldillah berjenis kelamin laki-laki dengan usia 32 tahun. Tim DVI berhasil mengidentifikasi korban melalui sidik jari.
2. Ubaidillah Salabi, laki-laki berusia 55 tahun. Teridentifikasi melalui sidik jari.
3. Imam Riyanto, laki-laki berusia 44 tahun. Teridentifikasi melalui sidik jari.
4. Mawar Sariati, perempuan berusia 39 tahun. Teridentifkasi melalui sidik jari.
5. Tesa Kausar, laki-laki berusia 37 tahun. Teridentifikasi melalui sidik jari.
6. Cosa Rianda Sahab, laki-laki berusia 39 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
7. Dony, laki-laki berusia 45 tahun. Teridentifkasi melalui DNA.
8. Daniel Suharja Wijaya, laki-laki berusia 30 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
9. Herjuna Darpito, laki-laki berusia 47 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
10. Nurul Dyah Ayu Sitharesmi, perempuan berusia 54 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
11. Paul Ferdinand Ayorbaba, laki-laki berusia 43 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
12. Rabagus Noerwito Desi Putra, laki-laki berusia 26 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
13. Martono, laki-laki berusia 35 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
14. Ariawan Komardy, laki-laki berusia 37 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
15. Ibnu Fajar Riyadi Hantoro, laki-laki yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam berusia 33 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
16. Mathew Bongkal, laki-laki berusia 13 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.
17. Mack Stanley, laki-laki berusia 31 tahun. Teridentifikasi melalui DNA.

Most popular

Recent posts