Kapolri Tito Mengatakan Kalau Besok Habib Rizieq akan ke Bareskrim Untuk Menjadi Saksi Ahli Kasus Ahok

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Tito Karnavian selaku Kapolri Jenderal mengatakan kalau Habib Rizieq Shihab yang akan menjadi saksi ahli dalam kasus terkait akan dugaan penistaan agama yang telah dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Imam besar Front Pembela Islam (FPI) yang akan memberikan keterangan di Bareskrim besok pada hari Kamis,3 oktober yang lalu.

Kapolri Tito Mengatakan Kalau Besok Habib Rizieq akan ke Bareskrim Untuk Menjadi Saksi Ahli Kasus Ahok
“Untuk sekarang ini masih terdapat saksi-saksi ahli yang lainnya yang dimana saat ini sedang berjalan. Salah satu saksi ahli yang akan datang adalah saudara Habib Rizieq yang bersedia menjadi saksi ahli yasudah silahkan saja.” katanya

“Informasinya akan diumumkan pada hari Kamis,3 Oktober yang akan datang. Silakan saja, kita yang akan mengakomodir di Bareskrim,” ujar Jenderal Tito kepada semua wartawan setelah mempersiapkan apel kesiapan personel Polri dan TNI untuk menghadapi pilkada serentak yang akan dilaksanakan di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Rabu,2 Oktober 2016.

Tito pun juga sudah menegaskan kepada seluruh tim Bareskrim Polri mempunyai prosedurnya tersendiri dalam memproses laporan kepada Ahok. Pemanggilan kepada beberapa saksi termasuk juga ahli akan terus dilakukan untuk dapat menyusun konstruksi terkait dugaan pidana. 


“Kemudian kepolisian melakukan sejumlah langkah-langkah, nah proses ini pun ada tata caranya sendiri, dimulai dari langkah dalam penyelidikan yang kita sudah lakukan. Bahkan kita juga akan memanggil calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang bersangkutan untuk datang sendiri tersebut kami juga tidak melarangnya. Bahkan kita akan meminta kepada semua pelapor-pelapor yang lainnya, kalau ingin cepat selesai datang saja, tidak perlu untuk menunggu panggilan,” terangnya.

Irjen Boy Rafli Amar  yang sebagai Kadiv Humas Mabes Polri, sebelumnya juga sudah menegaskan kepada tim Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri juga telah meminta beberapa keterangan dari sekitar 20 orang.

Saksi-saksi yang akan diperiksa nantinya itu seperti pelapor, warga Kepulauan Seribu, sejumlah pegawai pemerintah provinsi DKI Jakarta, dan juga termasuk ahli pidana, bahasa serta agama yaitu Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca Juga : Media Asing Mengatakan Demo Ahok Nanti Akan Dapat Mempengaruhi Pergerakan Militan Ekstremis

Sambil menunggu proses ini berjalan, pihak kepolisian meminta untuk semua masyarakat agar bersabar menunggu untuk sementara ini. Karena semua permasalahan dapat diselesaikan dengan cara sebaik mungkin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here