Kapolresta Cirebon Ditunjuk Ustaz Arifin Ilham Menjadi Muazin saat Salat Jumat Aksi 2 Desember


Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Di antara para tokoh yang bersorban putih yang berada dalam panggung pada aksi 2 Desember kemarin terdapat seorang polisi yang memakai kopiah dan berkalung sorban. Dalam tugas utamanya sudah pasti untuk mengamankan aksi tersebut, Walaupun begitu, dia juga memiliki tugas istimewa yang lainnya, yaitu sebagai seorang muazin salat Jumat saat itu.

Kapolresta Cirebon Ditunjuk Ustaz Arifin Ilham Menjadi Muazin saat Salat Jumat Aksi 2 Desember
Kapolresta Cirebon Ditunjuk Ustaz Arifin Ilham Menjadi Muazin saat Salat Jumat Aksi 2 Desember

“Ceritanya ini memang rekomendasi dari Ustaz Arifin Ilham. Saya kan kenal dekat dengan beliau,” kata Kapolresta Cirebon AKBP Indra yaitu Jafar saat berbincang mengenai tugasnya yang sebagai muazin salat Jumat di Monas pada hari Sabtu,2 Desember 2016. Sebagai seorang tokoh yang sentral pada saat aksi 2 Desember yang digelar kemarin, Ustaz Arifin Ilham merekomendasikan nama Indra untuk menjadi muazin. 


Rekomendasi tersebut keluar pada saat dua hari sebelum aksi diselenggarakan. “Telah kami rencanakan sejak 2 hari sebelumnya bersama dengan ustaz. Ustaz Arifin bilang saaya jadi muazin. Soalnya dia kan tokoh sentral dalam aksi kemarin,” kata dia. Sebagai Kapolresta Cirebon, Indra dikenal dengan program-programnya yang agamis. 

Dia mencetuskan program Jumat keliling yang digunakannya untuk menyelipkan sosialisasi program kepolisian melalui salat Jumat. “Itu program saya agar dekat dengan masyarakat dan menyosialisasikan program kepolisian. Pendekatan saya di Cirebon seperti itu kepada ulama-ulama dan mereka menyambut sekali. Jadi itu permintaan beliau menjadikan saya muazin saat salat Jumat kemarin,” jelas dia.

Dia mengaku senang karena ditunjuk sebagai muazin, karena biasanya muazin dipilih dari remaja masjid atau santri. Indra juga mengaku bangga bisa mengumandangkan azan di hadapan umat Islam yang begitu banyak. “Perasaannya haru luar biasa. Apalagi umatnya kan orang segitu banyak yang biasanya hanya ada di Makkah. Itu sebuah kebanggaan dengan menjadi muazin bagi umat sebanyak itu,” ujar Indra yang pernah haji di 2013.

Peristiwa bersejarah itu akan menjadi kenangan yang tak akan dilupakannya. Apalagi saat mengumandangkan azan tak terasa air mata menetes di pipinya karena haru.”Sampai-sampai kemarin khatibnya terharu dan demikian pula saya juga terharu sampai menangis saat kita azan. Bayangan kita kan ini hal yang enggak lazim,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here