Diperlukan Pidato yang Menyejukkan Bangsa atas Apapun Hasil Gelar Perkara Ahok

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Rochmat Wahab selaku Ketua Forum Rektor berpendapat bahwa sangat penting untuk digelar dialog yang bertujuan untuk dapat mencari solusi supaya persatuan dan juga kesatuan bangsa Indonesia tetap terjaga dengan menyusulnya gelar perkara atas kontroversi pidato yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan dilakukan oleh Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri pada hari Selasa,15 November 2016 besok. 
Diperlukan Pidato yang Menyejukkan Bangsa atas Apapun Hasil Gelar Perkara Ahok
Diperlukan Pidato yang Menyejukkan Bangsa atas Apapun Hasil Gelar Perkara Ahok

Apapun hasil dari dibukanya perkara secara terbuka nantinya, suasana sejuk yang ada di bangsa ini diharapkan harus tetap terjaga. “Minimal terdapat dialog yang nantinya dapat meredakan suasana yang berujung ricuh dan membuat keadaan menjadi sejuk,” kata Rochmat.


Menurut Rochmat dalam menilai langkah positif yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dengan menggalang dialog itu dengan cara dengan mengundang beberapa ulama yang berasal dari berbagai organisasi masyarakat ke Istana dan mendatangi markas-markas ormas Islam seperti PBNU dan Muhammadiyah. “Yang dilakukan sudah sangat positif ya, beliau (Jokowi) dengan menunjukkan rasa tawadhu-nya dengan undang para ulama ke Istana,” ujarnya.
Rochmat memberi saran kepada Jokowi untuk bertemu dengan seluruh para ulama dan juga habib yang ikut serta dalam demo 4 November lalu. Ketika demoyang terjadi pada 4 November lalu,  seluruh para ulama dan juga habib yang ikut serta dalam berunjuk rasa hanya ditemui oleh Wakil Presiden yaitu Jusuf Kalla. Sementara seluruh para pendemo sangat mengharapkan dapat bertemu secara langsung dengan Presiden Jokowi. 

Jokowi mengatakan bahwa sesungguhnya dia sangat ingin menemui langsung para pendemo akan tetapi terjadi masalah teknis. “Jikalau hal tersebut dapat lebih disempurnakan lagi, hal tersebut akan menjadi lebih lengkap lagi jika mengumpulkan para ulama dan habib yang ikut serta dalam demo 4 November tersebut juga diundang kedalam Istana, atau didatangi saja markasnya,” katanya.

Menanggapi akan proses hukum yang sekarang ini sedang berlangsung di Kepolisian Bareskrim, Rochmat mengharapkan bahwa pihak kepolisian benar-benar menjalankan tugasnya dalam menegakkan hukum sesuai dengan sebagaimana tugas kepolisian. “Tanpa adanya agenda-agenda dalam kasus tersebut dan dimulai dari atas sampai ke bawah,” tegasnya.
“Dan sekarang, yang kita mau mendapatkan jaminan dalam proses kasus tersebut harus melandaskan atas keadilan dan tidak terdapat intervensi dari berbagai pihak mana pun. Tidak diperbolehkan juga adanya tekanan dari para pendemo yang membuat keputusan itu menjadi bias, enggak boleh juga,” urainya. Sebelumnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin juga berharap tidak ada gejolak apapun hasil gelar perkara kasus Ahok. 

KH Ma’ruf yang juga sebagai Rais Aam NU tersebut menilai bagus jika seluruh para ulama menggelar kembali pertemuan yang bertujuan untuk mencari solusi yang paling baik agar bangsa ini dapat tetap damai. Ia juga mengatakan kepada Jokowi supaya mengundang juga seluruh para ulama serta habib yang ikut serta dalam aksi 4 November di depan Istana tersebut. “Ya bagus saja, ulama-ulama bertemu ya bagus saja. Insya Allah, mudah-mudahan damai tentram,” kata Ma’ruf.       

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here