Derita Kakek Suwarno di Rawajati Yang Mengalami Stroke, Rumahnya telah Digusur Ahok dan Ditelantarkan Keluarga
Derita Kakek Suwarno di Rawajati Yang Mengalami Stroke, Rumahnya telah Digusur Ahok dan Ditelantarkan Keluarga 
Berita Terpanas dan Terpercaya – Dengan hanya mengandalkan atap sebuah tenda, Suwarno yang berumur 88 tahun ini adalah korban penggusuran rumah di Rawajati, Jakarta Selatan. Berbaring hanya menggunakan alas tikar, Kakek yang sudah lama mengalami stroke ini telah ditelantarkan oleh keluarganya dan kini beliau hidup dalam belas kasihan dari para tetangganya.

Dengan cara bicaranya yang kurang lancar beliau menceritakan kisah hidupnya, Suwarno mengaku sudah tinggal di Rawajati (RT 09/RW 04) sejak tahun 1989. Suwarno menderita stroke sejak tahun 1980, Beliau mempunyai istri dan empat orang anak.

Dan sekarang rumah Suwarno sa disapa Ahok, dikarenakan Rawajati termasuk dalam lahan hijau. Suwarno tidak ingitelah di gusur oleh Gubernur DKI Jakarta yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau yang bian pindah ke Rusun Marunda karena lokasinya yang jauh.

“Anak saya empat, dua perempuan dan dua laki-laki, tapi mereka semua tidak ada disini, mereka sudah tidak perduli lagi dengan saya.” kata Suwarno sedih. Beliau sudah berusaha untuk menghunungi anak-anaknya menggunakan telepon milik tetangganya, “Iya, saya mau pindah tapi anak saya belum jemput, saya sudah melepon anak saya tapi saya tidak tahu kapan mereka akan menjemput saya.”lanjutnya.

Baca juga berita kami yang lainnya : ‘Beri Kepercayaan untuk Para Pemain Muda Italia

Selama berada di tenda penampunga, untuk mandi dan mencuci pakaian saja saya menumpang di masjid. “Repot, saya makan saja diberikan oleh tetangga.”ujar Suwarno. Saat ditanya apakah beliau kecewa pada pemerintah atau tidak, Suwarno hanya menganggukan kepaladengan tatapan kosong di matanya.

Para tetangga Suwarno mengatakan bahwa anak-anaknya seakan-akan tidak mau pedulikan Suwarno, “Iya anaknya seperti tidak ngurusin, tidak mau tahu. Anaknya yang tinggal bersama nya nganggur dan tidak jelas sekarang ada dimana. Dia makan hanya dari solidaritas warga disini saja. 

Kita disini tetap peduli terhadap Lek Suwarno”. kata Madi. “Dia sakit lalu ditinggal oleh istrinya.” lanjut Madi. Menurut Madi, Suwarno sudah lama ditinggal oleh istrinya karena menderita penyakit stroke.

Tetangga Suwarno yang bernama Nur berusia 30 tahun ini juga menambahkan “Dimana pemerintah, kelurahan ? ada warga sakit disini tidak dibantu, atau dibawa kepuskesmas.” katanya nur protes. 

Sama hal nya dengan Agus warga di Rawajati ini merasa kasihan akan nasib Suwarno. “Seharusnya Dinas sosial melihat ini, tidak ada yang mengurusnya.”ucap Agus berharap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here