Ahok Tidak Menirukan Cara Blusukan Saat Bersama Jokowi 2012 lalu

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa dipanggil Ahok membenarkan kalau dirinya lagi menerapkan gaya kampanya yang dilakukan Presiden Joko Widodo ketika sedang mencalonkan diri sebagai gubernur di Pilkada DKI Jakarta pada 2012 lalu. Menurut Ahok, salah satu cara Jokowi yang dia tiru yaitu kampanye yang diatur secara acak. Artinya, kampanye tersebut yang dilakukan secara acak pada titik-titik yang sudah ditentukan oleh tim pemenangan.

“Sebenarnya pola yang saya pakai ini sama dengan pada saat berkampanye bersama dengan Pak Jokowi. Karena menurut kata Pak Jokowi ketika kami mencalonkan diri di tahun 2012, jika saya datang dengan mengikuti arahan dari partai karena partai dapat mengarahkan kepada tempat yang tidak ada masalah, yang juga telah banyak pemilih yang adalah konstituennya. Saya tidak ingin,” katanya pada saat berada di Kelurahan Petojo Utara, Jakarta, Selasa,8 November.

Ahok Tidak Menirukan Cara Blusukan Saat Bersama Jokowi 2012 lalu
Ahok Tidak Menirukan Cara Blusukan Saat Bersama Jokowi 2012 lalu

Ahok yang merupakan calon gubernur saat ini, dia berpasangan dengan wakil gubernur Djarot Saiful Hidayat didalam Pilkada DKI Jakarta tahun 2017. Pasangan ini mendapatkan dukungan dari beberapa macam partai antara lain Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), ada juga Partai NasDem, Partai Golkar, serta Partai Hanura.


Menurut keterangan dari mantan Bupati Belitung Timur tersebut, kampanye yang dilakukan secara acak berdasarkan atas keluhan yang dilaporkan oleh warga mengenai masalah yang ada di lingkungannya. Aduan dari warga tersebut masuk melalui layanan pesan singkat yang masuk ke nomor pribadinya. Dengan ditemani oleh seorang artis pada saat kampanye kali ini, Ahok didampingi oleh seorang aktor yaitu Gading Marten. 


Keduanya terlihat memakai kemeja kotak-kotak yang sudah menjadi ciri khas dari simbol pakaian kampanye dari pasangan Cagub nomor urut 2. Berdasarkan lipuatan dari CNNIndonesia.com dilokasi tersebut, masyarakat terlihat sangat senang dan juga sangat ramai dalam menyambut kedatangan Cagub Ahok dikawasan Petojo Utara. Gading yang berada dilapangan bersama dengan Ahok bertugas seperti seorang juru foto wartawan yang tidak ingin ketinggalan akan momen ketika Ahok yang bersalaman dengan para warga. 

Baca Juga : Liverpool Sangat Beruntung Akan Karakter Klopp yang Sangat Dekat dengan Para Pemain

Gading mengaku bahwa kedatangannya tersebut hanya sebagai bentuk dukungannya untuk pasangan nomor dua yaitu Ahok-Djarot. “Saya mendapatkan informasi kalau Pak Ahok datang ke sini, jadi saya juga ikut datang kesini. Saya sangat suka dengan program-program yang Pak Ahok jalani dan saya juga sudah merasakan kerja nyatanya Pak Ahok,” kata Gading.

Gading juga mengatakan sering kali mendengar semua hal yang sedang dibicarakan oleh Ahok dengan semua warga disana. Menurut Gading, salah satunya adalah beliau mengingatkan soal vaksin kepada warga. “Di tengah-tengah kerumunan para warga, ia pun masih ingatkan kepada ibu-ibu yang membawa bayi untuk selalu memberikan bayi vaksin, fasilitas untuk warga DKI yang didapat mereka terus-menerus diingatkannya untuk para warga yang tinggal di sini,” ujarnya.

Setelah selesai berkampanye di Jalan Balikpapan, kawasan Petojo Utara, Ahok langsung pergi melanjutkannya ke kawasan Petojo Selatan. Kedatangan Ahok tersebut sempat diteriakioleh warga yang melakukan aksi penolakan kepadanya, terdapat sekitar 10 warga yang melakukan aksi penolakan di lokasi itu. Para penolak tersebut berjalan menuju arah yang berlawanan dengan kedatangan Ahok sembari memanggul keranda jenazah. “Kami tidak menerima Ahok,” teriak salah satu warga dari warga itu.

Akan tetapi, aksi tersebut tidak mendapatkan perhatian dari Pak Ahok serta tim pemenangan Pak Ahok. Untuk dapat menjaga situasi tersebut, para petugas keamanan meminta supaya Ahok masuk ke dalam Toko Kue disana dan berdiam sejenak didalam. Ahok pun terlihat tenang dan merasa tidak terganggu. Beliau justru asyik membeli kue serta berbincang-bincang dengan pemilik toko tersebut.

Baca Juga : Ahok Mengatakan Lebih Baik Kalah Daripada Mengundurkan Diri Dalam Pilgub 2017

Selain itu, ada sejumlah pemuda yang datang dengan menggunakan motor sempat menancapkan gas kendaraan bermotornya ketika melihat Pak Ahok yang sedang diwawancarai oleh para awak media. Akan tetapi, Ahok cuma melihat sekilas saja kejadian tersebut tanpa mengeluarkan komentarnya. Beliau juga masih menanggapi semua pertanyaan yang diberikan kepadanya oleh para awak media dengan santainya.

Ida Ketut Gahanata Krisna Rendra Selaku Kapolsek Metro Gambir AKBP menjelaskan bahwa beberapa petugas kepolisian yang berjaga disana mencapai 60 personel yang tergabung dari Kepolisian Polda Metro Jaya, Polsek Gambir dan juga Polres Jakarta Pusat. “Kami bukan melakukan pengawalan tapi kami disini hanya sebagai bagian dari pengamanan saja,” katarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here