Ahok Membeberkan Kinerja Untuk Mengatasi Limbah Sampai Sampah di Kawasan Jakarta

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selaku Calon gubernur DKI Jakarta, mengatakan sejumlah program mengenai lingkungan hidup yang ada di Jakarta. Program yang sudah disampaikan tersebut membahas tentang bagaimana cara pengelolaan sampah, pengelolaan air bersih dan juga limbah, serta penegakan hukum pada lingkungan.
Ahok Membeberkan Kinerja Untuk Mengatasi Limbah Sampai Sampah di Kawasan Jakarta
Ahok Membeberkan Kinerja Untuk Mengatasi Limbah Sampai Sampah di Kawasan Jakarta
Ahok yang tiba di Rumah Lembang sekitar pukul 08.40 WIB pagi tadi. Tidak lama sesudah kedatangannya tersebut, Ahok langsung membeberkan berbagai macam program – programnya terkait lingkungan hidup.

“Pada hari libur nasional sampah tidak diangkut, padahal bisa busuk, kita juga sudah mengeluarkan peraturan untuk menangani sampah kita akan urus sampai ke perumahan. Sayangnya, terkadang terdapat RT atau RW yang keberatan dengan hal ini. Ini akan ada persoalan. Sama seperti nanti, sampah akan kita hargai dengan uang,” kata Ahok di Rumah Lembang, Jakarta Pusat pada hari Rabu,30 November 2016.

Baca Juga : Ini Saatnya Tim City Tancap Gas Menjelang Pertandingan di Bulan Desember sampai Januari


Mengenai masalah soal sampah, Ahok bersama Djarot Saiful Hidayat yang akan membangun insinerator pada keempat lokasi yaitu sebagai berikut yaitu di kawasan Sunter, Semanan, Cakung dan juga kawasan Marunda. Insinerator ini mempunyai kapasitas yang tinggi dalam pengolahan sampah sebanyak 1.000 ton per jamnya.

Ahok juga mengatakan bahwa 13 sungai utama di Jakarta kotor karena limbah minyak, shampoo, ataupun sabun masuk ke selokan tanpa ada pengolahan. Ahok-Djarot sendiri pun telah membuat sebuah layanan satu pintu dengan menggabungkan PAM serta PAL.

“Semua air mandi, shampoo, sabun, minyak goreng, semua masuk selokan nggak ada pengolahan. Makanya 13 sungai kita kotor. Kita siapkan PAM dengan PAL digabung. PAL sudah manajemen profesional. Kita nantinya akan membuat lebih banyak lagi waduk, per cluster untuk mengelola air limbah,” jelas Ahok.

Baca Juga : Brigjen Teddy Berkata ‘Saya Pikir-pikir’ Usai Divonis Penjara Seumur Hidup Karena Telah Melakukan Korupsi

Soal transportasi umum, Ahok mengatakan saat ini Transjakarta sudah menggunakan bahan bakar gas (BBG) dan mengatakan public service obligation (PSO) tahun 2016 mencapai Rp 1,7 triliun. “Tahun depan, Januari, naik bus yang lansia tidak bayar. Kita sudah pesan bus yang lebih besar dari Metromini, itu hanya Rp 3500 saja,” sambung Ahok.

Soal penegakan lingkungan hidup, Ahok menyampaikan sudah perketat pengujian KIR. Kemudian, Ahok mengimbau untuk melaporkan melalui aplikasi Qlue jika menemukan oknum yang nakal.

“Kita perketat uji KIR, saya juga harus stop beberapa pabrik, mereka nakal tuh. Buang sampah, sampai akhirnya terbuang ke sungai. Kalau menemukan hal yang tidak mengenakan, silakan laporkan di Qlue karena ada beberapa oknum yang tutup mata,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here