Latin Brides for Marriage

Klik To Full Movie

Nonton Film Kesayangan Anda di www.nontondong.com

BERITA TERKINI

MENGULAS TENTANG BERITA TERBARU DAN TERHANGAT

BERITA OLAHRAGA

MENGULAS TENTANG DUNIA OLAHRAGA DAN KESEHATAN

BERITA OTOMOTIF

MENGULAS TENTANG BERITA OTOMOTIF TERBARU

INFO TRAVEL DAN KULINER

MENYAJIKAN BERBAGAI INFO MENARIK TRAVEL DAN ANEKA KULINER

Sunday, November 18, 2018

Kala Hasto Puji Hasil Kerja Bupati Bojonegoro

HastoSekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang berangkat bersama DPP PDIP dalam agenda safari kebangsaan, menyempatkan diri hadir dalam Festival Pusaka Nusantara 2018. Acara itu diadakan di Pendapa Malowopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Dia yang juga menjabat sebagai Sekjen Senapati Nusantara itu, menutup acara tersebut.

Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan Indonesia memiliki kekayaan dan keberagaman budaya yang tidak ternilai. Salah satunya keris sebagai mahakarya yang luar biasa. Bahkan, UNESCO pun sudah mengakui keris sebagai warisan budaya dunia yang memiliki nilai fisolofis tinggi.

UNESCO sudah mengakui keris sebagai mahakarya luar biasa. Nenek moyang kita punya kemampuan, berbagai logam dicampur membentuk pola yang ada nilai filasafat dalam kehidupan. Mahakarya kebudayaan nusantara harus dihargai, kata Hasto di lokasi, Minggu (18/11/2018).

Dia pun mengingatkan, Proklamator RI Bung Karno selalu menyatakan Indonesia berkepribadian dalam kebudayaan. Dalam perspektif sejarah kekayaan kebudayaan agar betul-betul bangga dengan budaya, martabat dan jati diti bangsa.

Hal yang mengembangkan jati diri terus dapat dilakukan, ungkap Hasto.

Tak lupa, dia juga mengucapkan terimakasih kepada Bojonegoro karena memberikan dukungan yang paling besar dan paling meriah. Bahkan ada kayangan api abadi yang tak kunjung padam di kawasan hutan lindung di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem.

Sehingga Bojonegoro menjadi daerah yang paling maju di Jatim, bahkan di seluruh Nusantara, tutur Hasto.

Keliling Kantor Bupati

Usai menutup acara, Hasto dan Bupati Bojonegoro Anna Muawwanah, bersama rombongan, sempat berkeliling ke kantor Bupati. Hasto pun sempat menengok ruangan kerja Anna.

Di sana, Bupati Anna sempat memamerkan bendera Nadhatul Ulama yang bersanding dengan bendera Bojonegoro.

Tak hanya itu, Hasto bersama rombongannya diajak ke lantai paling atas dari Gedung Bupati tersebut. Di sana ada hamparan luas rumput sintetis. Di atas sana bisa terlihat Kota Bojonegoro.

Bupati Anna memamerkan hasil kerja kerasnya selama menangani Bojonegoro. Apa yang sudah dibangun dan dikerjakannya. Hal ini pun menuai pujian dari Hasto.

Saturday, November 17, 2018

PDIP Ragukan Klaim Pembuat Poster Jokowi Raja Sebagai Relawan

Petugas mencopot APK yang melanggar aturan pemasangan. Di antaranya, poster Jokowi bermahkota alias Jokowi raja. (Liputan6.com/Panwas Banyumas/Muhamad Ridlo)Jakarta, Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira meragukan klaim pemasang poster Jokowi Raja, Kaukus Anak Muda Indonesia (KAMI) yang mengaku sebagai relawan pendukung pasangan calon presiden Jokowi-Ma’ruf Amin.

Menurut Andreas, pengakuan tersebut sangat aneh. Jika memang oknum itu adalah relawan Jokowi, seharusnya mereka tidak menggunakan simbol salah satu partai pendukung.

Pada poster itu ada tanda gambar Banteng Moncong putih (lambang PDIP). Kalau relawan biasanya tidak menggunakan lambang partai. Mereka pendukung Jokowi tapi nonpartisan, ujar Andreas saat dihubungi Merdeka.com, Minggu (18/11/2018).

Andreas kembali menegaskan PDI Perjuangan tidak terlibat sama sekali dalam pemasangan poster itu. Dia justru berkeyakinan poster itu,  akan merusak citra Jokowi sebagai pemimpin negara ataupun untuk memenangkan Pilpres 2019.

Karena kalau PDI Perjuangan tidak mungkin merusak citra Jokowi, menjadi 'Jokowi Raja', ungkap dia.

Usut Sampai Tuntas

Di partainya, kata Andreas, tidak ada kader yang terafiliasi dengan KAMI. Karena itu, anggota Komisi I DPR ini menganggap dengan adanya pengakuan dari KAMI akan menjadi celah bagi pengurus PDI Perjungan menelisik lebih lanjut siapa dalang dari munculnya poster 'Jokowi Raja'.

KAMI itu siapa? Kenapa memuat tanda gambar PDI Perjuangan? Tidak ada organ partai yg berinisial KAMI. Kenapa menggunakan tanda gambar PDI Perjuangan. Pengakuan ini malah jalan masuk yang bagus untuk ditelusuri siapa mereka, ucap dia.

Friday, November 16, 2018

Sekjen: Tidak Mungkin PSI Menistakan Agama

Dua mantan jurnalis Muhammad Rizky dan Yurgen Alifia maju menjadi calon anggota legislatif melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Istimewa)Jakarta, Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni membantah Ketum Grace Natalie telah melakukan penistaan agama. Hal itu terkait pelaporan Eggi Sudjana terhadap Grace tentang sikap politik menolak Perda Syariah dan Perda Injil.

Tidak mungkin PSI melakukan penistaan agama karena aktivis PSI banyak yang berlatar santri NU, Muhammadiyah, dan aktivis gereja, kata Antoni ketika dikonfirmasi, Sabtu (17/11/2018).

Antoni menjelaskan, maksud penolakan terhadap Perda Syariah dan Perda Injil adalah agar Indonesia menjalankan hukum berdasarkan meritokrasi.

Yang justru kami lakukan adalah bagaimana negara kita menjadi negara maju berdasarkan meritokrasi dimana orang pemimpin bangsa ini karena kualifikasi bukan berlatar belakang primordial, jelasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa PSI sebagai partai berlandaskan toleransi menolak peraturan yang tidak mendiskriminasi sebagian kelompok. "Partai ingin menjaga Pancasila dengan sendi kebhinekaan tunggal ika di dalamnya dan dalam aspek lain. Justru kami ingin permurnian agama di mana agama menjadi basis moral bagi bangsa ini justru agama tidak menjadi kepentingan legal formal politik praktis tapi menjadi lebih subtantif menjadi guidance moral sebagai sebuah bangsa," jelasnya.

Antoni sendiri mempersilahkan Eggi Sudjana membuat laporan polisi. Namun, Antoni berkata hal itu adalah penistaan terhadap akal sehat.

Bagi saya pelaporan itu tidak masuk akal dan penistaan terhadap akal sehat, ucapnya.

Dilaporkan ke Polisi

Diberitakan, Sekretaris Jenderal Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Zulkhair melaporkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat. Grace dilaporkan terkait dugaan tindak pidana penistaan agama.

Eggi Sudjana selaku kuasa hukum Zulkhair menilai, pernyataan Grace lebih parah dibandingkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat terjerat penistaan agama. Sedangkan, dugaan tindak pidana penistaan agama dari pernyataan Grace terdapat pada tiga poin yakni menyatakan bahwa peraturan daerah (perda) menimbulkan ketidakadilan, diskriminasi, serta intoleransi.

Menurut hemat saya, secara ilmu hukum ini lebih parah dari Ahok, kata Eggi.

Thursday, November 15, 2018

Takut Disadap, Megawati Kerap Pinjam HP Pembantunya

Megawati Lepas Bantuan PDIP untuk Korban Gempa PaluJakarta, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, menceritakan kisahnya yang sering meminjam handphone (HP) milik pembantu rumah tangganya. Itu dilakukan karena Presiden ke-5 Indonesia itu takut disadap.

Megawati sengaja meminjam handphone milik pembantunya karena ia berpikiran tidak mungkin ponsel pembantunya disadap.

Mana HP punya mu, saya mau telepon. Tidak mungkin juga kan handphone pembantu disadap, ujar Megawati saat menceritakan kisahnya saat pembekalan caleg PDIP di DPP PDIP, Jakarta, Kamis 15 November 2018.

Megawati mengaku sempat kaget karena pembantunya memiliki handphone lima buah. Bahkan Megawati berseloroh lebih kaya si pembantu karena memiliki banyak handphone.

Saya ditertawakan pembantu saya, pembantu saya sampai punya lima. Saya waktu itu bilang kayaan kamu dari saya, katanya.

Megawati pun bertanya kepada pembantunya tersebut, kenapa memiliki hape yang bayak. Si pembantu menjawab, hape banyak karena hanya ingin mencari gratisan telepon lewat provider kartu telepon.

Dia menjawab ini buat gratis di jam segini, yang satu lagi buat gratisan paket, pungkas Megawati.

Pembekalan Caleg

Hal itu dia ceritakan saat memberikan wejangan kepada para caleg PDIP. Tujuan kegiatan ini dilakukan agar partai dapat melahirkan kader yang berkualitas.

Ini menunjukkan sebagai partai ideologi memiliki kekuatan dari sisi manajemen partai, tetapi juga kualitas kader partai yang handal, ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Nantinya, para caleg ini juga akan dipersiapkan memenangkan Joko Widodo atau Jokowi dalam Pilpres 2019.

Merekalah yang akan bertugas di lapangan nantinya, jadi pasukan terdepan bersama dengan struktur partai dan para kepala daerah untuk memenangkan PDI Perjuangan dan Pak Jokowi sebagai satu tarikan napas perjuangan, pungkas Hasto.


Wednesday, November 14, 2018

4 Kritik Keluarga Soeharto pada Pemerintahan Jokowi

Bina UMKM, Tommy Soeharto Buka Goro di CibuburJakarta, Jelang Pilpres 2019, keluarga Presiden Kedua Indonesia Soeharto kerap melancarkan kritik kepada pemerintahan Presiden Jokowi. Mereka yang kerap bersuara adalah Titiek Soeharto dan Tommy Soeharto.

Berikut ini kritik-kritik tajam Titiek dan Tommy Soeharto yang kini menjadi politikus Partai Berkarya kepada pemerintahan Jokowi:

1. Pengangguran

Titiek Soeharto bersuara lantang terkait masih banyaknya pengangguran dan penyelundupan narkoba. Pemerintah dinilai belum mampu menangani kedua masalah tersebut. Ia menyebut, masih ada 7 juta orang menganggur dan membutuhkan pekerjaan.

Di samping itu, kondisi ekonomi juga dinilai mencekik dan Indonesia malah dibanjiri tenaga kerja asing. Sungguh menyedihkan pemerintah tidak berkomentar, katanya.

2. Impor Pangan

Tak hanya masalah pengangguran dan penyelundupan narkoba, Titiek juga mengkritik pemerintahan Jokowi terkait dengan masalah sumber daya alam Indonesia. Padahal, tanah Indonesia sangat subur.

Tanah yang subur adalah karunia Tuhan. Namun, mengapa Indonesia tidak mampu mengolahnya. Sehingga apa-apa masih impor, katanya.

3. Utang

Tommy Soeharto juga mengkritik pemerintahan Jokowi. Ia prihatin dengan kondisi utang yang membengkak.

Kita sangat prihatin sekali 20 tahun kita telah melakukan reformasi bukan kemajuan tapi keprihatinan. Kita punya utang sampai Rp 5 ribu triliun menurut laporan BI. Utang wajar tapi kita harus tahu kapan utang bisa dilunasi, ujar Tommy.

4. Investasi Asing

Tommy juga mengkritik kebijakan pemerintah yang saat ini banyak memberikan kelonggaran terhadap investasi asing. Tak hanya itu, kebijakan impor yang dijalankan pemerintahan Jokowi tak luput dari kritikan putra bungsu Soeharto ini.

Sekarang investasi asing bukan hanya membawa modal. Tapi juga membawa orangnya. Ini memprihatinkan sementara pengangguran di Indonesia semakin meningkat yang tidak mendapatkan penyaluran yang baik, katanya.

Tuesday, November 13, 2018

Soetrisno Bachir: Konsep Ekonomi Arus Baru Ma'ruf Amin Senapas Nawacita Jokowi

KH Ma'ruf Amin di MalangJakarta, Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Soetrisno Bachir mengatakan, corak pemikiran ekonomi Ma'ruf Amin yang disebut Arus Baru Ekonomi Indonesia, memperlihatkan perjuangannya dari era era 90-an. Yaitu tentang gagasan dan implementasi sistem ekonomi syariah, demi terwujudnya lembaga keuangan berbasis syariah.

Hal itu disampaikannya dalam kata pengantar dalam buku Arus Baru Ekonomi Indonesia. Buku tersebut hasil garapan dari M Azrul Tanjung, Mukhaer Pakkana, Arditho Bhinadi, Lukmanul Hakim, Sholahudin Al-Aiyub, dan Sutia Budi, yang mengupas pikiran Ma'ruf Amin tentang ekonomi.

Sebagai seorang ulama dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Ma'ruf Amin tidak hanya peduli terhadap urusan keagamaan namun juga pemberdayaan ekonomi umat. Saya melihat, sejatinya, dalam pandangan KH Ma'ruf Amin, kebijakan pembangunan ekonomi di masa lalu yang lebih mengutamakan pemodal besar, justru menjadi perhatian pemikirannya dengan mengangkat ekonomi umat atau ekonomi kerakyatan agar bangkit sebagai pilar utama perekonomian negara. Karenanya tidak menjadi mainstream ekonomi umumnya yang klasikal, maka diistilahkan sebagai Arus Baru Ekonomi Indonesia, tulis Soetrisno.

Selain konteks ekonomi syariah, Ma'ruf Amin juga melakukan pembaruan hukum Islam, sebagai konsep dasar yang mengkonstruksi pemikiran Arus Baru Ekonomi lndonesia, dengan mengikuti perubahan zaman yang dinamis.

Ketua Majelis Penasihat Partai Amanat Nasional (PAN) ini, menyebut, ada empat faktor. Pertama, perubahan sosial, meliputi perubahan budaya, ekonomi dan politik. Kedua, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berpengaruh terhadap upaya mencari pendapat yang lebih kuat (rajih) di antara pendapat-pendapat yang berkembang dalam fikih klasik.

Ketiga, tuntutan perkembangan zaman mengharuskan para ahli hukum Islam (fuqaha) kontemporer untuk mampu melihat kompleksitas masalah kontemporer dan memilih pandangan-pandangan dan fatwa hukum yang lebih memudahkan (taysif) dan menghindari kesulitan (haraj) dalam hukum-hukum cabang (furu), baik dalam masalah ibadah maupun muamalat.

Keempat, munculnya kasus-kasus baru dan yang terbarukan, mengharuskan adanya ijtihad baru karena masalah-masalah tersebut belum pernah dijawab oIeh para fuqaha klasik.

Dengan landasan pembaruan hukum Islam itulah, maka dalam melihat dinamika perubahan ekonomi global, KH Ma'ruf Amin memandang bahwa sistem ekonomi kapitalis dan sosialis memiliki kelemahan yang dapat ditutupi dengan sistem ekonomi syariah, kata dia.

Soetrisno mengatakan, Ma'ruf Amin memiliki keyakinan bahwa lambat laun ekonomi syariah akan menjadi ekonomi alternatif. Landasan itulah yang sesungguhnya mengarahkan konsep khas pemikiran Arus Baru Ekonomi Indonesia.

Senapas dengan Nawacita

Dia juga menyebut, Ma'ruf Amin menyoroti bahwa konsep ekonomi itu harus diarahkan menciptakan sistem ekonomi yang berkeadilan, mampu menekan ketimpangan dan kesenjangan. Menurutnya, ini senapas dengan Nawacita yang digagas Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Konsep ini kompatibel dengan kebijakan pemerintah tentang program pemerataan ekonomi sebagai proyek strategis nasional dan senafas dengan program Nawacita Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, ungkap Soetrisno.

Dia memandang, Arus Baru Ekonomi Indonesia mengandung inisiatif untuk menguatkan kemitraan antara pesantren, UMKM, organisasi-organisasi kemasyarakatan dengan menggandeng pihak swasta nasional, BUMN dan Kementerian serta lembaga.

Di sinilah terlihat semangat gotong royong dan kekeluargaan yang dianut KH Ma'ruf Amin, yang tentu sejalan dengan Spirit ekonomi Pancasila. Dengan konsep tersebut, akan terjadi kerja sama yang saling menguntungkan. Meningkatkan skala ekonomi yang meningkatkan daya beli masyarakat, serta mengatasi kesenjangan, ucap Soetrisno.

Menurut dia, Indonesia sebagai negara yang berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia tentunya memiliki potensi. "Untuk membangun peradaban ekonomi yang lebih baik, memiliki nilai dan berpihak pada rakyat," pungkasnya.


PKS-Gerindra Tunda Pertemuan Bahas Tim Seleksi Cawagub DKI

Ady Anugrahadi/Liputan6.comJakarta, Pertemuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra untuk membahas panita tim uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon wakil gubernur DKI ditunda.

Tadinya hari ini mau berbincang dengan Gerindra, tapi ada musibah jadi ditunda. Cari waktu lain, ujar Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaemi di Jakarta, Senin (12/11/2018).

Suhaemi menjelaskan, dari PKS telah didapatkan dua nama untuk panitia tim seleksi cawagub, yaitu dirinya dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta, Syakir Purnomo.

Sementara itu, Gerindra belum memberikan dua nama untuk masuk ke tim seleksi.

Sesuai peraturan, nantinya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tidak diikutsertakan dalam tim fit and proper test akan menerima hasil dari proses internal tesebut. Kemudian Anies menyerahkannya ke DPRD DKI sebagai hasil akhir dari dua nama cawagub DKI.

Hingga saat ini, Suhaemi masih menerima dua nama untuk disandingkan bersama Anies Baswedan nantinya, yaitu Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Kita perlu ketemu Gerindra dulu untuk membicarakan langkah-langkahnya, baru dilaksanakan secepatnya, tambah Suhaemi seperti dikutip Antara.

Pihaknya berharap agar pemilihan wagub dapat dilaksanakan sesegera mungkin.

Gerindra DKI dan PKS DKI telah sepakat bahwa kursi wagub pengganti Sandiaga Uno menjadi hak PKS. Dua kandidatnya ditentukan lewat fit and proper test yang diselenggarakan tim bentukan kedua partai.

Tolak Uji Kelayakan

Sebelumnya, anggota Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Triwisaksana menilai, proses uji kelayakan dan uji kepatutan calon wakil gubernur DKI Jakarta tak perlu dilakukan.

Dia menyebut tidak ada anggapan cawagub tidak mampu bila tidak ada uji kelayakan dan kepatutan. Kecuali adanya penunjukan untuk direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Jadi partai ini tidak berhak melakukan fit and proper test. kecuali Anda pilih direktur BUMD, kepala dinas. Ini kan wakil gubernur mana ada wakil gubernur, kepala daerah di tempat lain ditest dulu, kata Triwisaksana di kantor DPRD DKI Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Dia menjelaskan, saat penunjukan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menjadi gubernur dan wakil gubernur tidak ada namanya proses itu. Bahkan untuk penunjukan Sandiaga sebagai pendamping Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Menurut Triwisaksana, proses tersebut menandakan adanya keraguan dari Partai Gerindra.

Monday, November 12, 2018

Jokowi: Saya Pengagum Buya Syafii Maarif

Jokowi Bertemu Masyarakat Kreatif BandungJakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku kagum terhadap mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii. Menurut Jokowi, meski umur Buya Syafii sudah lebih dari 80-an, tetapi dia masih terlihat seperti milenial.

Saya adalah pengagum Buya Syafii Maarif, kata Jokowi saat menerima peserta Kongres Indonesia Millenial Movement Tahun 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (12/11/2018).

Karena semangatnya, saya pikir Buya ini sudah 83 (tahun), tapi kaya milenial. Apalagi kalau Beliau ini berbicara masalah persatuan, masalah kerukunan, masalah persaudaraan, masalah ukhuwah, dan bicara mengenai kemajuan Indonesia, ucap dia.

Buya Syafii, kata Jokowi, tidak pernah lelah berkontribusi untuk bangsa. Terbukti selama ini Buya Syafii terus memberikan masukan kepada pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Ada apa-apa langsung datang ke Istana sampaikan langsung ke saya, kalau enggak lewat telepon, ucap Jokowi.

Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu juga kerap mengingatkan Jokowi jika diperhadapkan persoalan kebangsaan.

Presiden ini hati-hati. Karena ini, ini, ini', kata Jokowi meniru ucapan Buya Syafii.

Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2018, Maarif Institute for Culture and Humanity menyelenggarakan Kongres Pemuda bertajuk "Indonesia Millennial Movement 2018". Maarif Institute for Culture and Humanity ini berada di bawah naungan Yayasan Ahmad Syafii Maarif.

Investasi Perdamaian

Pagelaran Kongres Pemuda bertajuk "Indonesia Milenial Movement" bertujuan menyiapkan generasi muda sebagai investasi perdamaian Indonesia di masa depan. Forum ini mempertemukan 100 pemuda terpilih yang berpandangan terbuka, visioner, dan cinta damai. Mereka juga berasal dari beragam suku, agama, ras, serta berbagai komunitas tingkat lokal.

Dalam Kongres Indonesia Millenial Movement, peserta membincangkan bersama usaha-usaha perdamaian dalam rangka pencegahan ekstremisme kekerasan di Indonesia. Kongres Indonesia Millenial Movement mengangkat tema "Percaya Indonesia" dengan hastag #meyakinimenghargai yang menyiratkan pesan bahwa kemajemukan merupakan modal sosial utama bangsa Indonesia yang mesti dipercayai dan yakini.


Saturday, November 10, 2018

Ketika Megawati Bingung Selalu Dipilih Menjadi Ketua Umum Parpol

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menerima penghargaan Bhakti Teratai Putra Indonesia.Jakarta, Nama Megawati Soekarnoputri hingga kini masih tercatat sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Megawati pun bingung masih mengemban jabatan tersebut di usianya yang sudah tidak muda lagi.

Saya ini ketua umum partai sampai hari ini. Ndak bosen-bosen orang milih saya, kata Megawati saat berpidato di hadapan Pengurus Pusat Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Sabtu (10/11/2018) malam.

Kadang kalau kumpul dengan ketua umum saya malu sendiri karena umur saya plus 17, lanjut dia.

Tak hanya dirinya, beberapa orang terdekatnya bahkan ada yang penasaran terkait dengan jabatan ketua umum partai yang diembannya. Megawati mengaku pernah dicecar sejumlah pertanyaan.

Saya sampai ditanya. Ibu jadi ketua umum pakai uang atau tidak ya, ucap Megawati menirukan orang yang bertanya tersebut

Pakai uang? Untuk apa? Megawati kembali bertanya.

Megawati mengatakan, orang tersebut mengira jabatan ketua umum diraih dengan menyetor sejumlah uang.

Untuk bayar, supaya orang milih Ibu lagi, ucap penanya tersebut yang ditirukan lagi oleh Megawati.

Megawati lantas menjawab, "Enggak, saya nggak perlu uang. Ya mau jadikan saya sukur enggak ya sudah. Kok susah amat. Itu bukan omong kosong," ucap Megawati membalas pertanyaan tersebut.

Cerita Undur-Undur

Pada kesempatan yang sama, Megawati bercerita saat dirinya ingin membuktikan bahwa serangga yang bisa berjalan mundur itu ada. Serangga yang dimaksud adalah undur undur. Namun, cucunya tak percaya ada serangga yang bisa berjalan mundur.

Tahu tidak kamu ada binatang yang jalannya mundur, cucu saya bilang eyang ini bohong mana ada jalan binatang ini mundur, kata Mega.

Tak mau dibilang pembohong, Ketua Umum PDIP tersebut bergegas menugaskan anak buahnya mencari serangga tersebut. Bahkan sampai dicari dari Jawa Tengah.

Itu sampai saya cari, saya impor dari Jawa Tengah, saya suruh anak buah saya cariin undur-undur sini bawa sini, untuk menyatakan omah eyangnya tidak pernah bohong, ucapnya.

Akhirnya sang cucu percaya bahwa serangga yang berwarna kecokelatan tersebut benar-benar ada.

Jadi ketika ditunjukkan nih kamu kan kalo undur-undur suruh begerak diputar gini kan, akhirnya betul dia jalan mundur, ya betul ya jalannya mundur, tandasnya disambut tawa peserta.