Latin Brides for Marriage

Saturday, January 20, 2018

Eks Anggota KPU: Keputusan MK Terkait Verifikasi Faktual Tak Adil

Image result for Eks Anggota KPU hadar

Mantan Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay angkat bicara soal keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan syarat dan ketentuan partai politik peserta pemilu. Dia telah menilai keputusan tersebut menjadi tidak ada mengandung azas keadilan. 

"Tidak adil, tidak akan mengeluarkan kualitas hasil yang seharusnya," yang di katakan dia di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, pada Sabtu (20 januari 2018).

Menurut Hadar, keputusan MK membuat KPU membatasi waktu untuk seluruh parpol peserta pemilu dan melakukan verifikasi faktual. Hadar pun takut dengan keputusan tersebut ia bisa menurunkan kualitas pelaksanaan pemilu.

"Khawatir dengan kualitasnya, kualitasnya menjadi bermasalah, kita akan dapatkan peserta pemilu yang tidak sesuai dengan aturan yang ada saat ini, jadi jangan ada yang ketinggalan, jangan sampai ada yang bermasalah," yang katakan dia.

Waktu parpol melakukan verifikasi faktual dipangkas. Menurut Hadar, seharusnya KPU bisa mengambil sikap yang sebelum akhirnya menerima keputusan MK.

"Seharusnya KPU bisa berani berdiri tegak mengatakan 'tidak kami melakukan seperti ini' ini jadwalnya," yang dikatakan dia.


KPU Ubah Aturan

Image result for Eks Anggota KPU
KPU akan mengubah beberapa tahapan dan peraturan pemilu 2019, menyusul keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). "Iya revisi. Tahapannya harus direvisi, PKPU (Peraturan KPU) juga harus direvisi," yang dikatakan  Ketua KPU Arief Budiman di gedung MK, Jakarta, Kamis, ( 11 Januari 2018).

Sebelumnya, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Pasal 173 ayat (1) dan (3) menyatakan bahwa, verifikasi faktual hanya diterapkan pada partai politik yang tidak memiliki kursi di DPR.

Perlakuan ini berbeda dengan terkaitnya verifikasi faktual yang dinilai MK dan bertentangan dengan konstitusi. Arief pun menuturkan, akan melaporkan perkembangan terbaru pada DPR. KPU dan DPR akan menggelar rapat konsultasi. KPU juga akan melaksanakan rapat pleno internal.

"Kita ambil salinannya, kita rapat pleno, lalu melaukan acting," ungkap Arief.

Post Comment