Latin Brides for Marriage

Friday, September 15, 2017

Larangan Sepeda Motor, Sandiaga : Untuk Keputusan Harus Mengikuti Data Yang Ada

Larangan Sepeda Motor, Sandiaga : Untuk Keputusan Harus Mengikuti Data Yang Ada

Larangan Sepeda Motor, Sandiaga : Untuk Keputusan Harus Mengikuti Data Yang Ada

 

Agen Judi Online - Seperti apa yang sudah kita ketahui wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan ia akan mengambil sebuah keputusan berdasarkan data yang ada, termasuk larangan sepeda motor di jalan raya.

"Kami akan bekerja dengan sekuat tenaga, dan kami juga harus memastikan bahwa apapun keputusan yang ada itu harus berdasrkan data yang kami terima, jadi misalnya untuk larangan sepeda motor, jadi kami harus tau larangan sepeda motor masuk ke daerah kuningan itu, jadi kita harus tau Matris-matris dan juga perhitungan dari satu point ke point lain itu berapa lama" kata Sandiaga saat di temui di British School Jakarta.

Sandiaga juga ingin setiap keputusan yang di buat harus berdasarkan Sosialisasi karena itu menyangkut kebutuhan dan kepentingan rakyat juga.

"Yah kita ambil saja contoh jika dari menara karya ke menara Palma Jl HR Rasuna Said adalah 10 menit tanpa sepeda motor, jika dengan sepeda motor adalah 7 menit dan jika ingin di ambil kepututsan maka ini harus keputusan yang di sosialisasikan, dan kami ingin mengambil sikap yang benar-benar berpihak dengan rakyat"

Agen Judi Poker Indonesia


Dia juga menambahkan, kepututsan yang di mabil sesuai dengan data itu harus di ambil sebelum adanya alternatif, ia juga mengatakan bahwa hingga saat ini masih banyak warga Jakarta yang mengendarai sepeda motor sebagai sebuah alat transportasi terbaik.

"Yah seperti yang kita lihat, masih banyak warga Jakarta yang menggunakan motor sebagai alat transportasi terbaik untuk saat ini, dan kami harus berfikir sebelum adanya alternatif, kami akan mengambil sebuah keputusan berbasis data, dan untuk saat ini kami akan ke Jakarta City untuk mengambil data-data tersebut, dan membantu Dinas Perhun untuk keputusannya"

Post Comment