Latin Brides for Marriage

Monday, July 3, 2017

Kasus e-KTP, KPK Periksa Anggota DPR Termasuk Setya Novanto

Kasus e-KTP, KPK Periksa Anggota DPR Termasuk Setya Novanto



Bertia Politik - Minggu Ini KPK akan Fokuskan pemriksaan terhadap Seluruh Anggtoa DPR termasuk DPR dalam kasus Dugaan Korupsi mega proyek e-KTP, pemeriuksaan yang di lakukan hanya untuk mengklarifikasi dugaan aliran dana yang sudah masuk dalam lapran perkara e-KTP.

"Kasus e-KTP yang di lakukan pada minggu ini akan memanggil sejumlah Saksi untuk di mintai keterangan, seperti clusterpolitik, karena di sidang sebelumnya kita sudah memanggil banyak sekali saksi yaitu sebanyak 120 saksi dan ternyata masih banyak lagi dan makin membesar, dan di kementrian swasta ada beberapa Advokad juga, dan untuk kali ini giriran kami mendalami setiap anggota DPR yang kemungkinan terkait dengan dana korupsi e-KTP"kata Kubiro Humas KPKFebri Diansyah kepada para wartawan di JL.kuningan Persada di daerah jakarta selatan pada hari senin tanggal 03 Juli 2017.

Saat di tanya tentang siapa saja anggota DPR yang bakal di periksa, nama Setya Novianto termasuk dalam pemeriksaan kali ini, Meski demikian Febri tidak ingin menjawab dengan lugas, setelah itu ia kembali untuk menegaskan pemeriksaan yang akan KPK lakukan kali ini berfokus kepada anggota DPR saat proyek pengadan e-KTP berjalan pada tahun 2011 lalu.

Baca Juga : Ini Dia Jumlah Kerugian Negara Hasil Korupsi e-KTP

"Jika memang di butuhkan maka akan kita panggil, kapan tepatnya nanti akan di beritahukan kepada pihak kami, dalam minggu ini kami berencana untuk memulai panggilan dari Cluster Politik terlebih dahulu, maka sejumlah anggota DPR yang di duga mengetahu dan terlibat akan kami panggil, dan juga kita butuhkan klarifikasi Jika memmang ada aliran dana maka akan kita periksa"kata Febri dalam menjawab pertanyaan menegenai pemeriksaan terhadap Setya Novanto.

Berita Terkini - Untuk hari ini KPK sudah mulai memeriksa anggota DPR komisi II DPR yang saat ini menjabat sebagai Menkum HAM Yasonna Laoly, pemeriksaan yang kami lakukan tentu saja bersangkutan dengan kasus e-KTP yang kita tangani saat ini.

"Saat ini tentu akan kami lakukan pendalaman dulu, materi yang terkait adalah adanya proses awal anggaran yang di keluarkan untuk e-KTP dan juga ada beberapa indikasi adanya aliran dana ke semua pihak yang di akan di konfrimasi lebih lanjut, beberapa dari sebagian informasi tersebut sudah oernah kita bahas di persidangan sebelumnya dan tuntutan sudah di sampaikan rinciannya baik untuk terdakwa yang saat ini dua orang sudah kami tetapkan sebagai terdakwa  maupun pihak lain yang di duga sudah di kaitkan dengan kasus mega korupsi e-KTP"kara Febri.

Post Comment