Latin Brides for Marriage

Monday, June 26, 2017

Bisnis Sevel Meredup Karena Adanya Larangan Menjual Alkohol, 1605 Karyawan Terancam Nganggur!!

Bisnis Sevel Meredup Karena Adanya Larangan Menjual Alkohol, 1605 Karyawan Terancam Nganggur!!

 
Bisnis Sevel Meredup Karena Adanya Larangan Menjual Alkohol, 1605 Karyawan Terancam Nganggur!!

Bertia Terbaru - Seperti apa yang sudah kita ketahui seluruh gerai Sevel yang ada di jakarta sudah di konfrimasi akan di tutup pada tanggal 30 Juli 2017 mendatang, penutupan tersebut di lakukan karena adanya masalah dalam penjualan yang di alami oleh Sevel selama dua tahun belakangan ini yang pada akhirnya membuat PT Modern Sevel Indonesai tidak sanggup lagi menutupi biaya oprasional Sevel yang ada di tanah Air.

 Baca Juga : 1605 Karyawan Terancam Nganggur!!

Bisnis Sevel meredup karena sejak di keluarkannya UUD tentang penjualan alkohol pada tahun 2015 tentang penjualan minuman beralkohol.

"Konon katanya Minuman beralkohol merupakan suatu penjualan yang cukup penting bagi Sevel, karena konsepnya adalah tempat nongkrong jadi anak-anak muda yang datang pasti akan membeli minuman beralkohol dan berduduk santai, kita tidak tahu pastiya apa menejemen Sevel sudah siap untuk menghadapi persaingan tersebut atau tidak"kata ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)

Berita Terkini - Sebagai informasi yang di dapat larangan penjualan minuman beralkohol di supermarket dan minimarket pada sudah di mulai pada tahun 2015, kebijakan ini di atur dalam perdagangan pada tahun 2015 No.06/M-DAG/PER/1. tentang pengendalian sekaligus pengawasan terhadap perdagangan terhadap minuman beralkohol.

Hariyadi juga mengatakan bahwa, menejemen Sevel tidak memiliki strategi perdangan yang mempuni dalam menyaingi pasar modern, dan hasilnya mudah di salip oleh kompetitor.

"Karena jika di luhat memang ritel dan juga konsep tersebut tidak kuat, di tambah lagi mereka merupakan pemain baru,coba lihat kembali ritel yang ada pada Alfamart dan juga Indomaret, dan coba di lihat di beberapa titik saja seperti Circle K kuatnya di bali kliennya adalah turis, inilah yang menyebabkan sevel tidak dapat berthan lebih lama"

Post Comment