Latin Brides for Marriage

Saturday, May 20, 2017

Setya Novanto : Pembentukan Panitia Khusus Hak Angket KPK Harus Segera Di Bentuk

Setya Novanto : Pembentukan Panitia Khusus Hak Angket KPK Harus Segera Di Bentuk

Setya Novanto : Pembentukan Panitia Khusus Hak Angket KPK Harus Segera Di Bentuk
Setya Novanto : Pembentukan Panitia Khusus Hak Angket KPK Harus Segera Di Bentuk

 

Berita Politik Terbaru - Ketua DPRD Setya Novanto menyampaikan pendapatnya dalam pidato pembukaan masa sidang dewab V untuk tahun 2016 - 2017, dalam pidatonya tersebut Novanto mengatakan untiuk fokus terhadap pembentukan panitia hak angket KPK yang saat ini telah di sepakati pada sidang paripurna sebelumnya  untum melakukan tindak lanjut.

"Saya ingin menegaskan pada sidang paripurna yang sebelumnya berhasil di gelar, sesaat sebelum pidato penutupan masa persidangan IV pada tanggal 28 APril 2017, DPRD sudah sepakat untuk membentuk panitia kuhsus hak angket tentang KPK"kata Novianto sebelum penutupan pidato dalam sidang paripurna di gedung DPR, di kompleks parlemen, Senayan, jakarta pada hari kamis tanggal 18-Mei-2017.

Seperti apa yang sudah kita ketahui, dalam keputusan sidang persoalan Hak Angkaet akan di berikan ke KPK tengah menuai kontroversi karena, sidang yang saat itu yang tengah di pimpin oleh Fahri Hamzah, lenguung mnengetok palu, dan mengabaikan sejumlah penolakan dari sejumlah anggota DPR lainnya, dalam kasus tersebut semua faksi mengatakan bahwa sidang tersebut tidak boleh di sahkan karena akan berdampak buruk paa lembaga kuhsusnya untuk KPK.

Berita Politik Terkini - Meski demikian, Novanto tetap ingin apa yang sudah du putuskan oleh Fahri Hamzah pada waktu itu ingin tetap berjalan, dan mengusut pembentukan tim hak angket KPK di percepat.

"Pada kesempatan yang baik ini, saya pimpinan DPRD ingin segera mendorong agar proses lanjutan hak angket KPK segera di tindaklanjuti"Kata Novianto

Sejauh ini sedikItnya ada Lima Fraksi yang tidak akan mengirimkan wakil ke DPR seperti PKS,PAN,PPP,PKB, dan juga partai Demokrat, hal tersebut sebagai tanda penolakan mereka terhadap keputusan DPR tentang pengesahan hak angket, namun ada dua pertai seperti Gerindra dan juga Golkar yang sebelumnya menolak kini menjadi berbalik arah.

Post Comment