Latin Brides for Marriage

Saturday, April 1, 2017

Bachtiar Nasir Membawakan Alquran serta Baju Saat Menjenguk Sekjen FUI

Bachtiar Nasir Membawakan Alquran serta Baju Saat Menjenguk Sekjen FUI

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Bachtiar Nasir menjenguk Sekjen FUI Muhammad Al-Khaththath di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Bachtiar membawakan Alquran dan pakaian untuk Al-Khaththath. 
Bachtiar Nasir Membawakan Alquran serta Baju Saat Menjenguk Sekjen FUI
Bachtiar Nasir Membawakan Alquran serta Baju Saat Menjenguk Sekjen FUI
"Karena enggak ada apa-apa sama sekali di dalam, minta pakaian--karena belum sempat ganti--kemudian jam, karena enggak tahu mau tahajud enggak ada jam," ujar Bachtiar kepada wartawan di Mako Brimob, Depok, pada hari Sabtu,1 April 2017. Selain itu, Al-Khaththath juga minta dibawakan laptop. Hanya saja, laptopnya sudah disita polisi. "Karena di dalam nggak ada-apa jadi jenuh, enggak ada yang bisa dibaca," kata Bachtiar. 

Bachtiar tiba di Mako Brimob sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah bertemu dengan Al-Khaththath, Bachtiar kembali keluar Mako Brimob sekitar pukul 17.00 WIB.Dia lalu mengeluarkan satu koper pakaian berikut beberapa setel baju yang dibungkus plastik. Ia juga mengeluarkan sebuah Alquran berwarna hitam dari mobilnya. 

"Mana tadi Quran hitam," ucapnya sambil memberikannya ke petugas jaga. Bachtiar mengatakan kondisi Al-Khaththath sehat dan penuh semangat. Soal kasus dugaan makar yang dituduhkan kepada rekannya itu, Bachtiar enggan berkomentar. "Yang tahu bukan saya, pihak lawyer yang tahu," tuturnya. Mengenai aksi 313, Bachtiar mengaku tidak ikut hadir karena tengah mengerjakan tugas lain. 

"313 nggak ikut, saya karena sudah ada kerjaan lain, tugas lain dan saya, Habib Rizieq juga nggak ikut karena ada acara," ujar dia. Setelah diperiksa selama 1x24 jam, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath dan 4 tersangka lainnya ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Mereka ditahan untuk 20 hari pertama. 

"Tersangka yang lima orang itu sudah ditahan untuk 20 hari ke depan di Mako Brimob," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono pada hari Sabtu,1 April 2017. Sebelum ditahan, kelima tersangka dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Kondisi kelimanya dipastikan sehat. 

"Ya itu kan prosedur, kalau mau ditahan harus dilakukan pemeriksaan kesehatan, kita ada tim dokter untuk memeriksa kesehatan para tersangka," tuturnya. Selain Al-Khaththath, empat orang lainnya adalah Zainudin Arsyad, Irwansrah, Veddrik Nugraha alias Diko, dan Mar'ad Fachri Said alias Andre. 


"Mereka dikenakan Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP tentang permufakatan makar," imbuh Argo. Argo menerangkan penyidik telah memiliki bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan tersangka terhadap kelimanya. Adapun alasan penahanan adalah subjektivitas penyidik, di antaranya dikhawatirkan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

Post Comment