Latin Brides for Marriage

Tuesday, March 28, 2017

Dalam Era Jokowi Sepanjang 258 Km Jalan Baru di ke-5 Wilayah Perbatasan Telah Dibangun

Dalam Era Jokowi Sepanjang 258 Km Jalan Baru di ke-5 Wilayah Perbatasan Telah Dibangun

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Pemerintah sekarang ini sedang gencar-gencarnya dalam membangun jalan di kawasan perbatasan. Dalam kebijakan ini adalah salah satu dari wujud program yang dilaksanakan Nawa Cita, yaitu dengan membangun Indonesia mulai dari pinggiran. Mengacu pada program Nawa Cita. 
Dalam Era Jokowi Sepanjang 258 Km Jalan Baru di ke-5 Wilayah Perbatasan Telah Dibangun
Dalam Era Jokowi Sepanjang 258 Km Jalan Baru di ke-5 Wilayah Perbatasan Telah Dibangun
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga menargetkan akan membangun sekitar 258 km jalan baru di wilayah perbatasan Indonesia. Jalan-jalan di perbatasan yang dibangun ini akan mendukung akses ke wilayah perbatasan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang sudah dibangun.

Rinciannya, menurut data Kementerian PUPR, di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dibangun 104,10 km jalan baru sehingga total akan ada sekitar 25,10 km jalan lagi yang belum tembus dari total panjang jalan perbatasan di NTT sepanjang 176,20 km. Kemudian, di perbatasan Kalimantan, pemerintah akan membangun di 3 lokasi. 

Yang Pertama, di wilayah Provinsi Kalimantan Barat, dari jumlah keseluruhan panjang jalan sepanjang 849,8 km, pada tahun 2017 ditargetkan akan terbangun kembali sepanjang 81,2 km jalan baru sampai dengan jumlah yang akan tembus sampai dengan akhir tahun 2017 diharapkan bisa menjadi sepanjang 742,4 km dan sisa jalan yang belum tembus adalah sepanjang 107,3 km.

Yang Kedua, di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, dari total 243,6 km, akan dibangun jalan baru sepanjang 40 km tahun ini dengan akumulasi hingga akhir tahun jalan yang akan tembus adalah 167,1 km dan jalan yang belum tembus 76,5 km. Ketiga, di Provinsi Kalimantan Utara, dari total 826,7 km jalan perbatasan, untuk penanganan tahun 2017 akan dilakukan pembangunan 24,8 km jalan baru. 

Baca Juga : FPI Beserta Habib Rizieq Shihab Tidak Ikut Serta Hadir di dalam Aksi 313

Sehingga jalan tembus hingga akhir tahun 2017 menjadi 672,7 km dan yang belum tembus adalah 153,9 km. "Dengan demikian total jalan yang sudah dibangun perbatasan di Kalimantan yang akan dibangun sudah mencapai 146 km tahun ini, sehingga jalan yang sudah terbangun atau tembus menjadi 1.638,6 km dari total jalan paralel perbatasan di Kalimantan sepanjang 1.920,1 km," sebut data Kemennterian PUPR, pada hari Selasa,28 Maret 2017.

Sementara itu di perbatasan wilayah Papua,dari jumlah keseluruhan panjang jalan 1.098 km yang akan dibangun, hingga akhir tahun ini ditargetkan bakal tembus 892,3 km dengan jumlah pembangunan jalan baru tahun ini sekitar 8 km. Sehingga masih ada sekitar 205,9 km jalan lagi yang belum tembus di perbatasan Papua. Adapun seluruh jalan di perbatasan yang telah dibangun saat ini belum seluruhnya dilapisi oleh aspal. 

Namun masih ada yang masih sebatas pengerasan tanah, dan berupa urukan pilihan. Pembangunan jalan perbatasan sendiri merupakan penjabaran dari amanat Nawa Cita dan arah kebijakan RPJMN 2015-2019, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam rangka negara kesatuan Republik Indonesia.

Post Comment