Latin Brides for Marriage

Klik To Full Movie

Nonton Film Kesayangan Anda di www.nontondong.com

BERITA TERKINI

MENGULAS TENTANG BERITA TERBARU DAN TERHANGAT

BERITA OLAHRAGA

MENGULAS TENTANG DUNIA OLAHRAGA DAN KESEHATAN

BERITA OTOMOTIF

MENGULAS TENTANG BERITA OTOMOTIF TERBARU

INFO TRAVEL DAN KULINER

MENYAJIKAN BERBAGAI INFO MENARIK TRAVEL DAN ANEKA KULINER

Friday, March 31, 2017

Tanggapan Ahok 'Pasangan Lain Juga Ngasih kok' Terkait KPU Menerima Honor di dalam Acaranya

Tanggapan Ahok 'Pasangan Lain Juga Ngasih kok' Terkait KPU Menerima Honor di dalam Acaranya

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI mengaku telah diberikan honor sebesar Rp 3 juta pada saat menghadiri dalam acara sebagai pembicara, uang yang diselenggarakan oleh timses dari pasangan cagub-cawagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. 
Tanggapan Ahok 'Pasangan Lain Juga Ngasih kok' Terkait KPU Menerima Honor di dalam Acaranya
Tanggapan Ahok 'Pasangan Lain Juga Ngasih kok' Terkait KPU Menerima Honor di dalam Acaranya
Ahok mengatakan bila dirinya diundang sebagai pembicara dalam sebuah acara, dia juga akan menerima honor. "KPK yang juga telah mengundang kami untuk menjadi pembicara kita bicara saja kita dapat honor. Boleh terima dipotong pajak. KPK kalau ngundang juga bayar Rp 3  sampai Rp 5 juta," kata Ahok saat ditemui di kawasan Pluit, Jakarta Utara, pada hari Jumat,31 Maret 2017.

 "Ya saya ambil saja, tandatangan," imbuhnya. Ahok juga menyebut, timses paslon lain juga pasti akan memberikan honor bagi KPU DKI bila mereka mengundang sebagai pembicara. Honor tersebut adalah sebagai uang trsport. "Itu katanya pasangan lain kalau ngundang (KPU DKI) juga dikasih honor untuk transport. Pasangan lain juga sama," sebut Ahok. 


Sebelumnya, KPU-Bawaslu DKI bercerita soal kehadiran mereka dalam acara yang diselenggarakan tim cagub-cawagub DKI Ahok-Djarot pada 9 Maret lalu. Mereka mengaku menerima honor setelah menjadi narasumber dalam pertemuan tersebut. "Memang kami menerima honor, kemudian kami langsung serahkan kepada driver. 

Kebetulan dia (driver) ada perlu, kemudian katanya juga untuk perbaikan," ujar Ketua KPU DKI Sumarno dalam sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada hari Kamis,30 Maet 2017 kemarin. Sumarno menjawab pertanyaan itu saat ditanya oleh anggota DKPP, Endang Wihdatiningtas, 

Perihal pertemuannya dengan tim Ahok-Djarot. Anggota DKPP lainnya, Saut Hamonangan Sirait, juga bertanya kepada Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti. "Apakah saat pertemuan itu menerima honor?" tanya Saut. Mimah pun mengiyakan. Dia menyebut diberi honor Rp 2-3 juta. Saut kembali bertanya. "Sudah lapor ke KPK?" kata Saut. "Sudah dipotong pajak, Pak," tutur Mimah.

Massa 313 Menemui Wiranto Meminta Membebaskan Sekjen FUI Sore Ini Terkait Penangkapannya Atas Dugaan Makar

Massa 313 Menemui Wiranto Meminta Membebaskan Sekjen FUI Sore Ini Terkait Penangkapannya Atas Dugaan Makar

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Wiranto selaku Menko Polhukam menerima perwakilan dari massa aksi 313 yang berdemo pada hari ini. Mereka meminta kepada Wiranto, supaya membebaskan Al-Khatath selaku Sekjen FUI yang tengah ditangkap atas dugaan makar untuk segera dibebaskan. "Supaya sebelum pukul 6 (Al-Khathath) dapat dengan segera dibebaskan." kata Ketum Parmusi yaitu Usamah Hisyam yang mewakili seluruh peserta aksi 313.
Massa 313 Menemui Wiranto Meminta Membebaskan Sekjen FUI Sore Ini Terkait Penangkapannya Atas Dugaan Makar
Massa 313 Menemui Wiranto Meminta Membebaskan Sekjen FUI Sore Ini Terkait Penangkapannya Atas Dugaan Makar
"Tadi Pak Wiranto mengatakan kalau lewat jam 6 itu sudah melanggar hukum. Kami tidak bisa untuk secara langsung membubarkan massa. Kami akan bermusyawarah dahulu karena sudah banyak ormas juga yang terlibat dalam aksi ini. Semoga dapat mengabarkannya sebelum pukul 6 nanti dan Al-Khatath juga dapat dibebaskan," sambungnya.

Hal tersebut disampaikannya di dalam jumpa pers bersama dengan Wiranto di dalam Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada hari Jumat,31 Maret 2017. Dirinya juga menegaskan kembali bahwa dalam aksi 313 tidak ada berniat sama sekali untuk melakukan makar. "Saya bilang tidak mungkin untuk makar karena saya adalah komando 313. Agenda kami yang ingin disampaikan tunggal hanya untuk mencopot Ahok," katanya. 

Usamah Hisyam pun juga menegaskan kalau massa aksi 313 menolak atas kriminalisasi ulama. Sebetulnya, dia hanya meminta supaya Ahok dapat diberhentikan pada hari ini. Akan tetapi hal tersebut tidak dimungkinkan. "Pak Wiranto mengatakan perlu terdapat proses hukum dan pertimbangan-pertimbangan lainnya untuk menjadi kami cukup legowo saja," kata Usamah Hisyam.

Berhubungan dengan isu yang menyebutkan bahwa pihak Polda Metro Jaya telah menangkap Sekjen Forum Umat Islam (FUI) yaitu Muhammad Al-Khaththath serta empat orang yang lainnya terkait dengan dugaan pemufakatan makar. Kelima orang tersebut sekarang ini sudah berstatus sebagai seorang tersangka. "Jika sudah ditangkap ya berarti statusnya mereka sudah jadi tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Argo Yuwono kepada para wartawan pada hari Jumat,31 Maret 2017.

Ia juga menambahkan kalau penetapan tersangka terhadap kelima orang tersebut sudah melalui prosedur yang berlaku. "Ya, kalau sudah menjadi penetapan tersangka semua sudah (melalui) prosedur yang berlaku," katanya. Selain Al-Khaththath, polisi juga menangkap keempat orang lainnya yaitu Zainudin Arsyad, Irwansrah, Veddrik Nugraha alias Dikho, dan Mar'ad Fachri Said alias Andre. Sekarang ini mereka masih dalam pemeriksaan secara intensif di gedung Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. 

Argo juga melanjutkan bahwa kelimanya telah  ditangkap karena diduga telah melakukan pemufakatan untuk melakukan makar. Mereka semua sudah berencana akan menggulingkan pemerintahan yang sah dan akan menduduki gedung DPR/MPR RI. "Beberapa kali terdapat pertemuan, pada intinya mereka berencara untuk melengserkan pemerintah yang telah sah dan akan menduduki DPR/MPR," jelas Argo. 

Mengenai masalah apa yang akan dibahas dalam pertemuan dan juga di mana dan kapan pertemuan tersebut akan berlangsung. Argo masih belum memerincinya. "Kemarin Al-Khaththath kan di rilis, di situ kan terdapat tuntutannya," tuturnya. Lebih lanjutnya pada saat ditanya apakah Al-Khaththath cs yang akan menunggangi dalam aksi 313, Argo masih belum dapat memastikannya. "Ya nanti akan  kita dalami apakah terdapat kaitannya dalam aksi 313 ini atau tidak," kata Argo. 

Thursday, March 30, 2017

Sandiaga Uno Lebih Memilih Untuk Menutup Mulut Terkait soal Aksi 313

Sandiaga Uno Lebih Memilih Untuk Menutup Mulut Terkait soal Aksi 313

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Sandiaga Uno selaku Calon Wakil Gubernur enggan untuk mengomentari adanya demonstrasi yang bertujuan untuk memenangkan pemimpin muslim pada hari Jumat,31 Maret 2017 besok atau dikenal dengan sebutan aksi 313. Aksi yang akan dipelopori oleh Sekretaris Jenderal FUI yaitu Muhammad Al Khaththath nantinya akan melibatkan ribuan orang yang akan datang dari berbagai daerah. 
Sandiaga Uno Lebih Memilih Untuk Menutup Mulut Terkait soal Aksi 313
Sandiaga Uno Lebih Memilih Untuk Menutup Mulut Terkait soal Aksi 313
"Saya tidak ingin masuk ke dalam ranah yang tidak sama sekali menjadi isu utama dari dalam kampenye kami. Yaitu lapangan kerja, pendidikan dan juga biaya Hidup," kata Sandi saat berada di kawasan Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, pada hari Kamis,30 Maret 2017. Pasangan Sandiaga, yaitu Anies Baswedan yang adalah satu-satunya sebagai calon gubernur yang beragama Islam. 

Dalam aksi 313 ini bertujuan akan menyuarakan dukungan mereka terhadap pemimpin yang juga beragama Islam dan hal tersebut akan menguntungkan pihak pasangan nomor urut tiga. Sandi mengimbau kepada warga maupun relawan dari pasangan nomor urut tiga yang akan mengikuti aksi 313 itu untuk mendoakan persatuan warga DKI Jakarta supaya rukun, damai dan juga tentram.


"Pada Tanggal 19 April hanya tinggal 20 hari lagi, mari kita semua menggunakan sisa hari ini dengan diisi dengan kebaikan saja. Supaya pada tanggal 19 April mendatang kita akan menjemput sebuah kepemimpinan yang baru di Jakarta yaitu dibawah Anies-Sandi," kata Sandi. Berdasarkan pada riset dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang di pimpin oleh Denny JA pada tanggal 27 Februari - 3 Maret 2017. Mayoritas para pengguna media sosial lebih memilih pasangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta 2017. 

Salah satu alasan memilih Anies-Sandi berkaitan dengan dugaan kasus penodaan agama yang dituduhkan kepada Ahok. Sebanyak 56 persen pengguna media sosial menyakini bahwa pernyataan Ahok menodakan agama. Survei LSI Denny JA ini dengan wawancara tatap muka terhadap 440 responden di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan yakni multistage random sampling dengan margin of error lebih kurang 4,8 persen.

Inilah Tanggapan Aziz 'Kami Tidak Pernah Bicara Padanya' Terkait Disebut-sebut Telah Menekan Miryam Mengenai e-KTP

Inilah Tanggapan Aziz 'Kami Tidak Pernah Bicara Padanya' Terkait Disebut-sebut Telah Menekan Miryam Mengenai e-KTP

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Penyidik KPK Novel Baswedan menyebut Anggota DPR fraksi Hanura, Miryam S Haryani, mengaku ditekan rekan-rekannya di Senayan terkait kasus e-KTP, salah satunya oleh Azis Syamsuddin. Aziz pun mengingatkan Miryam agar hati-hati berbicara tanpa bukti kuat atau bisa kena tindak pidana.
Inilah Tanggapan Aziz 'Kami Tidak Pernah Bicara Padanya' Terkait Disebut-sebut Telah Menekan Miryam Mengenai e-KTP
Inilah Tanggapan Aziz 'Kami Tidak Pernah Bicara Padanya' Terkait Disebut-sebut Telah Menekan Miryam Mengenai e-KTP


"Apabila Miryam tidak bisa membuktikan bahwa keterangan di muka pengadilan itu bagian dari fakta hukum, bahwa itu dapat merupakan kena tindak pidana tersendiri. Tindak pidana tersendiri itu harus diusut oleh hakim," ujar Aziz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada hari Kamis,30 Maret 2017.

Aziz mengaku tak begitu akrab dengan Miryam karena beda komisi di DPR. Dia pun meminta majelis hakim untuk memperhatikan kesaksian Miryam karena sudah menjadi fakta hukum. "Kita tidak pernah satu komisi sama Ibu Miryam, kita juga kaget Ibu Miryam menyatakan hal seperti itu. Saya juga bercerita sama Pak Masinton, 'emang kita pernah ngobrol?' Saya bilang saya ndak pernah ketemu sama Ibu Miryam dan tidak pernah bicara," tuturnya.

"Tapi beliau mengatakan itu dalam persidangan. Tentu itu merupakan fakta hukum, harus diperhatikan hakim," imbuhnya.Saat diperiksa di KPK, anggota DPR Miryam S Haryani pernah bicara soal ketakutan dirinya terhadap tekanan yang dialami dari koleganya di DPR. Miryam juga menyebut nama-nama yang menekan dirinya terkait kasus dugaan korupsi e-KTP.


"Yang bersangkutan bercerita, dia heran sebelum pemanggilan, dia sudah tahu dari rekannya di DPR. Dia pun diminta untuk tidak mengakui tentang hal-hal terkait penerimaan uang itu. Bahkan dia ditekan akan dijebloskan, tapi saya kurang paham itu dijebloskan ke mana. Dan perlu saya tekankan, dia ditekan oleh rekan di DPR RI, bukan oleh penyidik," ujar Novel saat dikonfrontasi dengan Miryam dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, pada hari Kamis,30 Maret 2017.

Jaksa pada KPK Irene Putri bertanya soal nama-nama pihak yang diduga menekan Miryam terkait kasus korupsi e-KTP. "Tadi Pak Novel cerita ada orang yang memberi ancaman dan tekanan kepada saksi Miryam, salah satunya tadi Anda bilang Bambang Soesatyo, siapa lagi yang dicertakan saksi?" tanya jaksa. Menurut Novel, Miryam memang menyebut nama-nama anggota DPR yang menekan Miryam. 

Penyidik bahkan menggunakan mesin pencari (Google) untuk memastikan anggota DPR yang dimaksud Miryam dalam pemeriksaan di KPK. "Pada saat itu seingat saya yang disebut saksi, Aziz Syamsuddin, Desmon Mahesa, Masinton Pasaribu, Sarifudin Suding. Satu lagi saya lupa dia sebut nama partainya kemudian minta penyidik buka di internet untuk memastikan di komisi 3 dari partai itu siapa saja," papar Novel. 

Wednesday, March 29, 2017

Ibu Iriana Joko Widodo Berperan Menjadi Seorang Anak TK yang Tengah Ngambek Saat Berdialog di Depan Para Guru TK dan Paud

Iriana Selaku Ibu Negara Berperan Menjadi Seorang Anak TK yang Tengah Ngambek Saat Berdialog di Depan Para Guru TK dan Paud

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Istri Presiden RI Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kepelatihan guru TK dan PAUD di Pekanbaru. Dalam kesempatan itu, Ibu Negara ini memerankan dirinya sebagai anak TK yang dirayu oleh gurunya. Adegan 'sinetron' ala ibu negara ini mengundang gelak tawa di GOR Voli di Kampus Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru yang dihadiri 1.700 guru TK dan PAUD se Riau, pada hari Rabu,29 Maret 2017.
Ibu Iriana Joko Widodo Berperan Menjadi Seorang Anak TK yang Tengah Ngambek Saat Berdialog di Depan Para Guru TK dan Paud
Ibu Iriana Joko Widodo Berperan Menjadi Seorang Anak TK yang Tengah Ngambek Saat Berdialog di Depan Para Guru TK dan Paud
Iriana Joko Widodo hadir ke GOR tersebut dengan mengenakan baju putih lengan panjang terusan celana warna hitam sembari mengenakan selendang khas Melayu Riau warna merah. Dalam kesempatan itu, Iriana hanya mengajak dialog para guru TK dan PAUD. Guru pertama yang diminta dialog, adalah guru yang usianya 50 tahun.

Salah satu guru pun maju ke depan. Kesempatan itu guru TK asal Kecamatan Rumbai, Pekanbaru Lince Raira. Sang guru ini pun terharu mendapat kesempatan berdialog dengan Iriana. Iriana saat itu mempertanyakan bagaimana bila ada anak TK atau PAUD yang tak mau masuk kelas. Iriana pun menyampaikan kepada guru tersebut jika dirinya akan memerankan sebagai anak TK.

"Saya akan jadi anak TK-nya. Saya mau tahu bagaimana cara ibu merayu anak-anak," kata Iriana. Spontan para guru TK dan PAUD yang ada di ruangan bersorak. Iriana pun memerankan dirinya bagai anak kecil. Guru TK itu membujuk agar mau masuk ke dalam kelas. "Ayo sayang, masuk yuk. Kenapa nggak mau masuk," kata Guru itu sembari merangkul Iriana. "Kesempatan nih, bisa meluk ibu negara," kata guru TK itu yang membuat suasana semakin riuh. 


Guru tersebut kembali menunjukkan perannya merayu murid yang lagi merajuk"Sayang yuk masuk, nanti ibu beli sepatu baru mau," kata guru. Istri Presiden RI yang berperan jadi murid TK ini tetap menunjukkan wajah kesalnya. Dia geleng-gelengkan kepalanya tanda tak mau masuk dalam kelas. Peran ibu negara ini pun terus mengundang gelak tawa. Ia menimpali bujukan sang guru. 

"Nggak mau masuk. Ini saya pakai sepatu baru," kata Iriana dengan raut wajah cemberut bak anak kecil. "Masuk ya sayang, ibu punya permen. Ibu punya cerita baru, cerinya bagus sekali. Nanti ibu ceritakan dalam ruangan ya," bujuk sang guru. Bujuk rayu ini akhirnya meluluhkan hati 'anak TK' itu. Adegan yang diperankan istri presiden dengan guru TK ini menghibur di acara pelatihan guru TK dan PAUD. 

Di hadapan Iriana Joko Widodo, guru tersebut mengatakan sudah 37 tahun mengabdi sebagai guru TK. "Jadi guru TK dan PAUD itu harus banyak sabar. Karena anak-anak itu suka merajuk dan menangis. Intinya semuanya harus banyak sabar menghadapi anak-anak," kata Iriana sembari membagi-bagikan hadiah untuk sejumlah guru. Usai menghadiri acara dan akan meninggalkan ruangan, para guru pun berlomba untuk meminta selfie. Paspampres sempat sibuk dibuat para guru yang terus meminta foto bersama. 

Panwascam dari Tanjung Priok Dimaki oleh Warga Ketika Hendak Mencopot Spanduk yang Mengandung kata Provokatif

Panwascam dari Tanjung Priok Dimaki oleh Warga Ketika Hendak Mencopot Spanduk yang Mengandung kata Provokatif

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Tanjung Priok mendapatkan protes dari warga ketika menurunkan alat peraga kampanye (APK) dan spanduk provokatif yang terpasang di ruang publik. Protes tersebut disampaikan oleh simpatisan tersebut dengan menggunakan kata makian. Ketua Panwascam Tanjung Priok Muhammad Mualam mengatakan peristiwa ini terjadi pada hari Minggu,26 Maret 2017. 
Panwascam dari Tanjung Priok Dimaki oleh Warga Ketika Hendak Mencopot Spanduk yang Mengandung kata Provokatif
Panwascam dari Tanjung Priok Dimaki oleh Warga Ketika Hendak Mencopot Spanduk yang Mengandung kata Provokatif
Ketika itu petugas tengah beroperasi di daerah Warakas, Tanjung Priok, Jakut. "Kejadian simpatisan paslon 2 mencaci maki dengan kata-kata tak pantas dilakukan di Jalan Warakas 5 Gang 1. Simpatisan tersebut mencari Satpol PP yang melakukan penertiban dan berjumpa di lokasi TKP (tempat kejadian perkara) itu," kata Mualam saat dihubungi, pada hari Rabu,29 Maret 2017. Yusuf Alghifari selaku Komisioner Panwascam Tanjung Priok Divisi Hukum dan Penindakan mengaku ada di lokasi ketika simpatisan tersebut protes. 

Ia mengatakan simpatisan tersebut mengejar petugas menggunakan sepeda motor. Kemudian mereka memberhentikan Satpol PP yang sedang beroperasi bersama petugas Panwascam lainnya. "Begitu kita kembali muter, ada orang pakai kemeja kotak-kotak setop Satpol PP. Lalu dia ngomong kasar. Lalu saya sebagai Panwascam, saya hampiri. Saya tanya kenapa. Lalu dia ngomong, 'Lu jangan asal cabut spanduk ya. Jangan intimidasi warga!'," ujar Yusuf dikonfirmasi terpisah. 

Mendapati kata-kata tak pantas yang terlontar dari simpatisan tersebut, Yusuf pun mengambil foto dan video. Dia juga mengatakan akan memproses hukum peristiwa yang terjadi itu. "Terus dia tanya, saya siapa. Saya jawab, saya Panwascam. Lalu dia ngomong kasar lagi. Lalu saya katakan ke dia, 'Heh, lu gua proses ya. Lu menghina aparat. Satpol PP, Panwascam adalah aparat. Lu menghina ya!'." katanya. 
Tapi dia tetap marah. Setelah dia maki, kita sempat foto dan video dia. Lalu kita pulang," tuturnya. Yusuf mengatakan pada penertiban tersebut memang ada APK yang dicopot dari sebuah rumah yang tertulis Rumah Komunitas Djarot. Namun, sebelum pencopotan, petugas sempat mengkonfirmasi kepada pemilik rumah untuk memastikan apakah termasuk posko yang terdaftar di KPU. Saat itu, petugas mencopot APK dari paslon Ahok-Djarot sebanyak 5 buah. 

Sebanyak 3 APK dibawa petugas dan 2 lainnya dikembalikan kepada warga. Selain itu, ada 10 APK dari paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Ada 7 buah APK dibawa petugas dan 3 lainnya dikembalikan ke warga. Yusuf mengatakan, saat ini proses hukum diserahkan kepada Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang ada di Panwas Kota Jakut.

"Proses hukum penghinaan, saya minta untuk dilanjut. Diproses di Gakkumdu Kota. Kemarin katanya sudah diproses di Gakkumdu. Apakah akan dipanggil dia (simpatisan, red)," ucapnya. Peristiwa tersebut, lanjutnya, berdampak pada tertundanya kegiatan penertiban APK dan spanduk. KPU dan Bawaslu sendiri mengatakan pada masa kampanye putaran kedua Pilgub DKI ini dilarang memasang APK. 

Ketua Panwaslu Kota Jakut, Ahmad Halim mengatakan akan memproses peristiwa ini. Saat ini petugas tengah mengkaji tentang jenis pelanggaran apa yang dilakukan oleh simpatisan tersebut. "Yang pasti ini akan kami proses. Ini termasuk pelanggaran apa. Ini kan harus kita kaji dulu. Yang pasti ini ada penghinaan untuk lembaga kami," ujar Halim. 

Tuesday, March 28, 2017

FPI Beserta Habib Rizieq Shihab Tidak Ikut Serta Hadir di dalam Aksi 313

FPI Beserta Habib Rizieq Shihab Tidak Ikut Serta Hadir di dalam Aksi 313

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Front Pembela Islam (FPI) mengkonfirmasi tak bergabung dalam Aksi 313, yang dimotori Forum Umat Islam (FUI). Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak Presiden Joko Widodo mencopot Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari jabatannya sebagai gubernur DKI Jakarta, karena berstatus terdakwa penoda agama. 
FPI Beserta Habib Rizieq Shihab Tidak Ikut Serta Hadir di dalam Aksi 313
FPI Beserta Habib Rizieq Shihab Tidak Ikut Serta Hadir di dalam Aksi 313
"Secara organisasi kami tidak ikut dalam aksi tersebut, tapi kami tidak melarang setiap warga negara siapa pun untuk ikut dalam aksi tersebut," kata Slamet Maarif selaku Juru Bicara FPI pada hari Selasa,28 Maret 2017.

Slamet juga memastikan, Imam Besar FPI Rizieq Syihab tak akan bergabung dalam Aksi 313, baik saat Salat Jumat di Masjid Istiqlal maupun ketika orasi di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Aksi itu sendiri digagas oleh Forum Umat Islam. Walaupun, komunikasi sudah terjalin dengan Sekretaris Jenderal FUI, Muhammad Al Khaththath. "Bagaimana (Habib Rizieq) mau ikut, kalau secara organisasi kami nggak ikut," ujar Slamet.

Menurut Slamet, meski tak bergabung turun ke jalan, FPI senantiasa mendukung jalannya Aksi 313, pada hari Jumat,31 maret 2017 mendatang. Ia berharap aksi mendesak Presiden Jokowi mengambil keputusan atas status Ahok itu berjalan damai tanpa ekses. Rizieq sendiri masih terjerat kasus hukum penghinaan simbol negara dan telah ditetapkan tersangka oleh Polda Jabar pada Januari lalu.
Slamet bisa menjamin tak akan ada atribut FPI yang digunakan peserta aksi, termasuk panji-panji FPI yang berkibar di tengah massa. Pasalnya, berdasarkan komunikasi yang sudah dijalin dengan Al Khaththath, pada Aksi 313 nanti hanya atribut FUI yang berkibar. "Yang saya dengar dari FUI aturan aksi non-atribut, hanya bendera FUI saja. Dan saya bisa jamin tidak ada atribut FPI dalam aksi tersebut," tutupnya. Beda halnya dengan Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi).

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Pusat Parmusi, Usamah Hisyam menjelaskan, alasan pihaknya bergabung dalam Aksi 313 ini lantaran tuntutannya selaras dengan kesepakatan internal organisasi, yakni meminta Ahok dicopot dari kursi DKI 1. Terpisah, Polda Metro Jaya menyatakan pihaknya tengah mendeteksi jumlah massa yang akan dikerahkan dalam Aksi 313. 

Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Merdisyam menuturkan jumlah itu terdeteksi dengan bantuan media sosial. "Ya sudah (terdeteksi). Dengan adanya media sosial, kan apa apa media sosial itu kan ya," ujar Merdisyah saat dikonfirmasi, Selasa (28/3). Walaupun demikian, Merdisyah belum menyebut jumlah detil berapa orang yang akan datang dalam aksi tersebut. Menurutnya, hal itu sedang dikomunikasikan lebih lanjut. "Lagi kami datakan jumlah massanya ya," ucapnya.

Dalam Era Jokowi Sepanjang 258 Km Jalan Baru di ke-5 Wilayah Perbatasan Telah Dibangun

Dalam Era Jokowi Sepanjang 258 Km Jalan Baru di ke-5 Wilayah Perbatasan Telah Dibangun

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Pemerintah sekarang ini sedang gencar-gencarnya dalam membangun jalan di kawasan perbatasan. Dalam kebijakan ini adalah salah satu dari wujud program yang dilaksanakan Nawa Cita, yaitu dengan membangun Indonesia mulai dari pinggiran. Mengacu pada program Nawa Cita. 
Dalam Era Jokowi Sepanjang 258 Km Jalan Baru di ke-5 Wilayah Perbatasan Telah Dibangun
Dalam Era Jokowi Sepanjang 258 Km Jalan Baru di ke-5 Wilayah Perbatasan Telah Dibangun
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga menargetkan akan membangun sekitar 258 km jalan baru di wilayah perbatasan Indonesia. Jalan-jalan di perbatasan yang dibangun ini akan mendukung akses ke wilayah perbatasan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang sudah dibangun.

Rinciannya, menurut data Kementerian PUPR, di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dibangun 104,10 km jalan baru sehingga total akan ada sekitar 25,10 km jalan lagi yang belum tembus dari total panjang jalan perbatasan di NTT sepanjang 176,20 km. Kemudian, di perbatasan Kalimantan, pemerintah akan membangun di 3 lokasi. 

Yang Pertama, di wilayah Provinsi Kalimantan Barat, dari jumlah keseluruhan panjang jalan sepanjang 849,8 km, pada tahun 2017 ditargetkan akan terbangun kembali sepanjang 81,2 km jalan baru sampai dengan jumlah yang akan tembus sampai dengan akhir tahun 2017 diharapkan bisa menjadi sepanjang 742,4 km dan sisa jalan yang belum tembus adalah sepanjang 107,3 km.

Yang Kedua, di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, dari total 243,6 km, akan dibangun jalan baru sepanjang 40 km tahun ini dengan akumulasi hingga akhir tahun jalan yang akan tembus adalah 167,1 km dan jalan yang belum tembus 76,5 km. Ketiga, di Provinsi Kalimantan Utara, dari total 826,7 km jalan perbatasan, untuk penanganan tahun 2017 akan dilakukan pembangunan 24,8 km jalan baru. 

Baca Juga : FPI Beserta Habib Rizieq Shihab Tidak Ikut Serta Hadir di dalam Aksi 313

Sehingga jalan tembus hingga akhir tahun 2017 menjadi 672,7 km dan yang belum tembus adalah 153,9 km. "Dengan demikian total jalan yang sudah dibangun perbatasan di Kalimantan yang akan dibangun sudah mencapai 146 km tahun ini, sehingga jalan yang sudah terbangun atau tembus menjadi 1.638,6 km dari total jalan paralel perbatasan di Kalimantan sepanjang 1.920,1 km," sebut data Kemennterian PUPR, pada hari Selasa,28 Maret 2017.

Sementara itu di perbatasan wilayah Papua,dari jumlah keseluruhan panjang jalan 1.098 km yang akan dibangun, hingga akhir tahun ini ditargetkan bakal tembus 892,3 km dengan jumlah pembangunan jalan baru tahun ini sekitar 8 km. Sehingga masih ada sekitar 205,9 km jalan lagi yang belum tembus di perbatasan Papua. Adapun seluruh jalan di perbatasan yang telah dibangun saat ini belum seluruhnya dilapisi oleh aspal. 

Namun masih ada yang masih sebatas pengerasan tanah, dan berupa urukan pilihan. Pembangunan jalan perbatasan sendiri merupakan penjabaran dari amanat Nawa Cita dan arah kebijakan RPJMN 2015-2019, yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam rangka negara kesatuan Republik Indonesia.

Monday, March 27, 2017

Berikut adalah Rencana Besar Jokowi dalam Hal Membangun Infrastruktur dan juga Industri Untuk RI


Berikut adalah Rencana Besar Jokowi dalam Hal Membangun Infrastruktur dan juga Industri Untuk RI

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) Menjelaskan ketiga tahapan besar yang akan dilakukan untuk terus mendongkrak ekonomi Indonesia. Ketiga tahapan tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, pengembangan industri pengolahan, dan pengembangan industri jasa.
Berikut adalah Rencana Besar Jokowi dalam Hal Membangun Infrastruktur dan juga Industri Untuk RI
Berikut adalah Rencana Besar Jokowi dalam Hal Membangun Infrastruktur dan juga Industri Untuk RI
Dalam tahap pertama, Jokowi menyebutkan bahwa dalam pembangunan infrastruktur diharuskan menjadi fokus utama dalam pembangunan sekarang ini. Dengan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan jadi bisa menurunkan semua biaya logistik dan dengan semakin mudah dalam keterjangkauannya.

"Karena ini yang akan memperkuat competitiveness kita, biaya logistik lebih murah. Yang berkaitan dengan listrik, jalan tol juga sama kita bekerja tiga shift, yang berkaitan dengan airport, jalur kereta api, pelabuhan juga sama. Karena tanpa itu jangan harap kita bisa bersaing," jelas Jokowi dalam acara Rakernas BPP Hipmi di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari Senin,27 Maret 2017.


Yang kedua adalah dengan industri pengolahan. Untuk kedepannya diharapkan tidak ada lagi ekspor barang mentah. Sumber Daya Alam (SDA) yang telah dihasilkan di dalam bumi pertiwi harus dapat diolah terlebih dahulu supaya barang mentah tersebut jadi mempunyai nilai tambahan.

"Jangan kita sekali-sekali pada 10 tahun kedua masih ada yang berjualan bahan mentah, raw material. Semuanya harus barang minimal setengah jadi," tutur Jokowi. Ketiga, pengembangan industri jasa. Industri jasa di Indonesia dinilai memiliki potensi yang luar biasa. Misalnya sektor pariwisata, media, dan juga kuliner.

"Kemudian di 20 tahun ketiga, kita harus bisa masuk besar-besaran ke industri jasa. Kekuatan kita sebetulnya kekuatan alam. Sekarang kita baru proses bangun 10 destinasi wisata baru. Masuk di sana, masuk di sarana pendukung," jelas Jokowi. "Dan ini adalah anak-anak muda yang bisa, sudah enggak bisa lagi bisnis yang seumur saya masuk, sulit. Anak muda yang harus masuk ini," ujar Jokowi. 

Inilah Kisah Perjalanan Hidup WN Inggris yang Telantar dan Menggelandang di Kawasan Jaksel

Inilah Kisah Perjalanan Hidup WN Inggris yang Telantar dan Menggelandang di Kawasan Jaksel

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - WN Inggris Kenneth William Carl berumur 59 tahun atau yang akrab disapa Ken telantar di Jakarta Selatan dan berhasil diselamatkan oleh petugas Dinsos. Beginilah kisah perjalanan dari Ken tersebut. Ken sebelumnya bekerja sebagai konsultasi keuangan. Dia berhenti bekerja karena masa pensiun serta kehabisan uang karena harus biayai istrinya berobat. 
Inilah Kisah Perjalanan Hidup WN Inggris yang Telantar dan Menggelandang di Kawasan Jaksel
Inilah Kisah Perjalanan Hidup WN Inggris yang Telantar dan Menggelandang di Kawasan Jaksel
"Ada peraturan di kantor, umur 55 tahun, Anda harus punya spesifikasi kerja yang baru. Itu susah untuk dapat pekerjaan," ujar Ken di Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Kedoya, Jakarta Baray, pada hari Senin,28 Maret 2017. Ken masih bisa memperpanjang kontraknya. Namun, saat istrinya di Solo terkena kangker tiga tahun lalu, perusahaan tidak menanggung biaya pengobatan.

"Saya ingin obati istri. Saya butuh uang banyak untuk obati istri. Karena perusahaan tidak mau bayar. Saya habiskan uang saya. Saya tidak punya apa-apa lagi," ujar Ken. Istrinya meninggal satu setengah tahun yang lalu, setelah menghabiskan biaya pengobatan sebesar Rp 2,5 miliar. Tak lama kemudian, Ken di-PHK dari tempat kerjanya. 

Ken tidak memiliki uang lagi. Dia pun tidak mampu membayar kontrakan rumah di perumahan elit Town House Fatmawati. Ken akhirnya terlantar satu tahun terakhir. Dia terlantar di sekitar Cipete dan memilih beristirahat di musala. Selama terlantar, Ken hidup dari belas kasihan orang lain. Dia merasa berterima kasih kepada masyarakat yang memberi dia uang dan makanan. 
"Saya suka dengan orang Indonesia. Mereka baik hati. Memberi makan saya gratis. Ada pula yeng memberikan uang. Dia membantu tanpa alasan," kata Ken. Untuk sementara, Ken ditampung di PSBI Kedoya. Pihak PSBI Kedoya sedang malakukan komunikasi dengan pihak Kedutaan Inggris di Indonesia.

"Hari ini akan coba komunikasi. Kita berharap dia segera dipulangkan," ujar Kepala PSBI Kedoya, Masyudi kepada detikcom. Sebelumnya Ken diselamatkan oleh Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan di musala Jalan BDN 1 Cilandak Barat, Jakarta Selatan pada hari Sabtu,25 Maret 2017. Dia dilaporkan warga karena kerap tidur di musala. 

Sunday, March 26, 2017

Ahok Akan Segera Mendata Setiap Warga yang Telah Tertipu Umrah Palsu

Ahok Akan Segera Mendata Setiap Warga yang Telah Tertipu Umrah Palsu

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menghadiri acara ramah tamah ulang tahun yang ke-68 Ketua Dewan Pakar Golkar yaitu Agung Laksono. Pada saat memberikan sambutan, Ahok juga menyampaikan sejumlah program yang telah dan akan dia operasikan untuk warga Jakarta.
Ahok Akan Segera Mendata Setiap Warga yang Telah Tertipu Umrah Palsu
Ahok Akan Segera Mendata Setiap Warga yang Telah Tertipu Umrah Palsu
"Kami akan membantu banyak kursi roda untuk para penyandang disabilitas. Termasuk juga merenovasi tempat wudhu dan kamar mandi yang ada di dalam masjid dan musalla. Kita juga akan memulai untuk mendaftar orang-orang yang telah ketipu umrah," kata Ahok di kediaman Agung Laksono di Jalan Cipinang Cempedak II, Jakarta Timur, pada hari Minggu,26 Maret 2017.

Sesudah dirinya memaparkan berbagai program tersebut, Ahok juga sempat menghentikan sejenak suara sambutan kepadanya. Lantaran, karena pada saat itu Ahok mendengar adanya suara adzan zuhur yang berkumandang. "Ini kan lagi adzan, kita stop dulu sebentar ya," kata Ahok.

Sesudah dia melanjutkan pidatonya, Ahok juga memaparkan apa-apa saja yang sudah dia dan cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat lakukan untuk semua warga Jakarta. Ahok pun memaparkan programnya di bidang kesehatan, pendidikan, perumahan sampai dengan wirausaha untuk seluruh warga jakarta. 



Selain itu, Ahok juga menjelaskan mengenai Kartu Jakarta Lansia (KJL) yang segera akan diluncurkannya. Ahok pun meminta kepada para warga yang tengah hadir untuk menjadi pemerhati. Dia minta untuk dilaporkan jikalau terdapat warga yang menemukan lansia miskin dan keluarganya lansia tersebut tidak mampu untuk merawat.

"Kita berharap Bapak Ibu disini bisa menjadi pemerhati untuk kami. Ada PKK, Dasa Wisma. Jadi kalau nanti ketemu lansia miskin yang nggak diurus dengan baik oleh keluarganya tinggal lapor saja kepada kami. Akan kami buatkan tunjangan, KJL. Besarannya antara Rp 600 ribu sampai dengan Rp 1 juta," jelas Ahok.


Selain itu, Ahok juga menjelaskan alasannya membentuk pasukan merah dibanding melanjutkan kampung deret yang dibuatnya bersama Gubernur DKI saat itu, Joko Widodo. Menurut Ahok, program kampung deret mengalami kesulitan pada tahap lelang.


"Banyak rumah di Jakarta yang mau ambruk. Perbaikinya bagimana, dulu sama Pak Jokowi kita ada rumah deret, tapi lelangnya susah. Makanya kami keluarkan pasukan merah. Rumah yang jelek itu akan diperbaiki, bahannya dari kami," tutup Ahok.

Setya Novanto Membanggakan Ahok yang Pernah Bersalaman Langsung dengan Raja Salman

Setya Novanto Membanggakan Ahok yang Pernah Bersalaman Langsung dengan Raja Salman

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Setya Novanto mengampanyekan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di sela-sela acara ulang tahun Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono, di kawasan Jakarta Timur, pada hari Minggu,26 Maret 2017. Ketua Umum Golkar itu membanggakan sosok Ahok yang pernah bersalaman dengan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz.
Setya Novanto Membanggakan Ahok yang Pernah Bersalaman Langsung dengan Raja Salman
Setya Novanto Membanggakan Ahok yang Pernah Bersalaman Langsung dengan Raja Salman
Setya menyatakan hal itu saat memberi sambutan di depan para tamu undangan dan anggota majelis taklim dan anak yatim piatu yang diundang Agung. Ia mengingatkan, di kertas suara nanti saat pemungutan suara nanti, tak akan ada nama Ahok. "Kalau nanti nusuk namanya bukan Ahok tapi Basuki Tjahaja," katanya. 

Setya juga berharap warga tak mudah percaya jika ada yang menjelek-jelakkan Ahok. Menurutnya, apa yang kerap dituduhkan pada calon petahana itu tidak benar. Ia mengatakan, Ahok justru memperjuangkan Islam. Selain itu, Ahok juga satu-satunya calon gubernur Jakarta yang bersalaman dengan Raja Salman dalam lawatannya ke Indonesia beberapa waktu lalu.

Bersalaman dengan Raja Salman menurut Setya adalah wujud bahwa Ahok diridhoi Allah. "Yang salaman dengan Raja Salman ‎satu-satunya calon adalah Ahok, berarti Islamnya itu betul-betul akan diridhoi oleh Allah SWT. Karena Raja Salman adalah raja dua kerajaan Islam, penjaga dua masjid suci," kata Setya.


Ahok memang mendampingi Presiden Joko Widodo menyambut Raja Salman yang baru saja mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma saat berkunjung ke Jakarta. Saat itu, foto salaman Ahok dengan Raja Salman cepat tersebar di dunia maya dan jadi bahan perbincangan. Ahok mendampingi Jokowi dalam kapasitasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Ahok juga memuji sosok Agung yang tengah berulang tahun. Menurut Setya, Agung punya banyak pengalaman di berbagai organisasi, baik di Golkar, maupun di level legislatif sebagai Ketua DPR dan eksekutif sebagai menteri. Setya pun sempat menyinggung keberadaannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar tak lepas dari peran Agung. 

Agung yang sempat menjadi Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol disebut paling berperan besar. "Kalau tidak ada Munas Ancol saya tidak jadi Ketum Golkar dan alhamdulillah sekarang sudah sama-sama. Pak Agung paling rajin ke daerah-daerah sama saya," katanya. Selain Ahok dan Setya, di acara ulang tahun yang ke-68 ini, Agung juga turut mengundang sejumlah petinggi partai pendukung Ahokseperti Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Djan Faridz. 

Kepada Ahok, Agung sempat mengalungkan kain kuning kepada Ahok. Agung juga menyatakan dirinya telah lama mendukung Ahok-Djarot dan memuji kinerjanya di ibu kota. Dia pun meminta agar para undangan tidak salah pilih di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. "Jangan kasih sembarangan pilihan. Pilih yang bisa memajukan rakyat Jakarta itu tujuan kita," kata Agung.

Saturday, March 25, 2017

Ketua MK Mengatakan Yang Pasti Motifnya Uang Terkait Masalah Pencurian Berkas Pilkada

Ketua MK Mengatakan  Yang Pasti Motifnya Uang Terkait Masalah Pencurian Berkas Pilkada

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Arief Hidayat selaku Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menduga ada iming-iming uang di balik kasus pencurian berkas sengketa Pilkada Dogiyai. Arief sudah memecat 4 pegawai MK yang terlibat dugaan pencurian berkas tersebut. 
Ketua MK Mengatakan  Yang Pasti Motifnya Uang Terkait Masalah Pencurian Berkas Pilkada
Ketua MK Mengatakan  Yang Pasti Motifnya Uang Terkait Masalah Pencurian Berkas Pilkada
"Sudah dipastikan kalau motif tersebut merupakan motif uang. Nah motif yang di luar itu apa nanti kita gali," kata Arief Hidayat selaku Ketua MK dalam perbincangan dengan wartawan, pada hari Sabtu,25 Maret 2017. Arief mengatakan bahwa kasus pencurian pada berkas sengketa Dogiyai tersebut menjadi pelajaran yang berharga bagi MK. 

Pihaknya tidak akan pernah memberikan toleransi pengampunan terhadap oknum yang berbuat nakal sebagai pegawai MK tersebut. "Ya, sudah pasti harus kita pecat (oknum nakal) itu. Akan tetapi, ini bisa menjadikan satu pelajaran sangat berharga bagi kita dan menganggap ini semua penting untuk terus membersihkan MK, sebersih-bersihnya. Maka kita bisa menggunakan kualitas pandang yang tinggi dari seharusnya," jelasnya.

Arief juga menuturkan untuk dapat membuat sistem permohonan perkara menjadi lebih transparant, akuntabel dan juga berteknologi lebih lagi. Supaya setiap kali permohonan untuk yang masuk akan secara langsung diupload ke dalam website MK.


"Agar mereka menjadi tahu akan peraturan yang ada, nah inilah dengan segera kita mengharapkan yang pasti jika dalam pilkada yang berikutnya masih menjadi kewenangan MK itu senidri maka sudah pasti sudah dilakukan itu. Dan kita juga rencanakan PUU seperti itu. Jadi tidak bisa sembunyikan lagi, nah kalau orang mencuri sekarang untuk apa? orang sudah di upload dan sudah menjadi milik publik," paparnya.

Selain itu pada sistem tata kelola adminsitrasi yang berbasis IT, Arief juga mengatakan akan membangun sistem pengawasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat ketat. Supaya akan menjadikan satu pegawai dengan nilai kualitas dan juga berintegrasi dengan baik.

"Pembinaan-pembinaan kepada pegawai akan kita lakukan terus menerus, dan juga pengawas pada internal dari posisi atasan kepada bawahan yang ada juga akan kita fungsikan dengan optimal. Supaya pegawai tersebut dapat kita monitor secara langsung,"tutupnya.