Latin Brides for Marriage

Tuesday, January 3, 2017

Sumarno Mengangkat Kembali Pejabat DKI yang Sebelumnya Pernah Distafkan oleh Ahok

Sumarno Mengangkat Kembali Pejabat DKI yang Sebelumnya Pernah Distafkan oleh Ahok

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Baru beberapa waktu terakhir ini Ahok yang saat ini menghadapai cobaan untuk menuntaskan tuduhan yang ditujukan padanya terkait Penistaan Agama. Sumarsono selaku Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta pada hari ini telah melantik dan mengukuhkan sebanyak 5.038 jabatan yang berada di lingkungan pemerintah provinsi. 
Sumarno Mengangkat Kembali Pejabat DKI yang Sebelumnya Pernah Distafkan oleh Ahok
Sumarno Mengangkat Kembali Pejabat DKI yang Sebelumnya Pernah Distafkan oleh Ahok

Dari beberapa pejabat yang pada hari ini telah dikukuhkan olehnya, sejumlah di antaranya mereka adalah orang yang sebelumnya pernah dijadikan staf oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok yang kini sedang nonaktif karena sedang maju dalam kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI. 

Sumarsono mengatakan bahwa terdapat satu sampai dua orang pejabat eselon 4 yang sebelumnya pernah distafkan oleh Ahok dan pada hari ini sedang dipromosikan. Sayangnya, dia tidak menyebutkan siapa nama pejabat yang telah dipromosikan olehnya tersebut. Bagi pria yang akrab disapa Soni tersebut, seorang pejabat, walaupun pernah distafkan, tentunya mereka memiliki nilai rata-rata yang bagus. 


Sehingga terbukalah kemungkinan bagi si pejabat tersebut untuk dapat naik kembali. "Jika sudah pernah distafkan, artinya dia memiliki nilai rata-rata yang baik. Bisa juga dinaikkan kembali. Terdapat satu sampai dua eselon 4, kemudian terjadi kesalahan sedikit dan akhirnya distafkan," kata Soni saat berada di Silang Monas, Jakarta Pusat, pada hari Selasa,3 Januari 2017. 

Bagi Soni, pejabat yang sudah pernah distafkan tersebut ternyata dinilai memang mempunyai kemampuan sehingga kemudian dapat untuk diangkat kembali lagi. "Kemudian orangnya yang pintar kita butuhkan akan tetapi secara umum kita harus memaksimumkan yang sudah pernah menjabat sebelumnya," kata Soni. 


"PNS tersebut terdapat talent school, jadi kita nggak dilihat dari pinternya saja, attitude, integritas, sikap perilaku juga perlu untuk dinilai. Pintar cuma salah satu dari sekian banyak 10 aspek yang dapat dinilai dari seorang PNS," kata Soni. Menurut Soni, pada hari ini terdapat setidaknya sebanyak 94 pejabat eselon II, 398 pejabat eselon 3 dan 4.049 pejabat eselon 4 yang telah dikukuhkan. 

Dia juga menghilangkan sebanyak 952 jabatan atau sekitar 15,87 persen dari posisi yang ada saat ini. Dengan kata lain dengan menghilangkan sebanyak 952 jabatan, satuan kerja di perangkat daerah di Pemprov DKI pun akan menjadi lebih ramping. Soni juga berharap, dengan perampingan yang dilakukannya ini, kinerja SKPD nantinya akan lebih gesit lagi . 

Post Comment