Latin Brides for Marriage

Tuesday, January 3, 2017

Dhana Widyatmika Selaku Eks Pegawai Pajak Divonis Penjara Selama 13 Tahun

Dhana Widyatmika Selaku Eks Pegawai Pajak Divonis Penjara Selama 13 Tahun

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Mahkamah Agung (MA) mengurangi hukuman terpidana korupsi yang dilakukan oleh Dhana Widyatmika, dari hukuman 13 tahun penjara menjadi 10 tahun penjara. Vonis yang diberikan selama 10 tahun penjara tersebut menganulir hukuman selama 13 tahun penjara yang telah dijatuhkan langsung oleh hakim agung Artidjo Alkostar dkk.
Dhana Widyatmika Selaku Eks Pegawai Pajak Divonis Penjara Selama 13 Tahun
Dhana Widyatmika Selaku Eks Pegawai Pajak Divonis Penjara Selama 13 Tahun
Kasus Dhana ini terbongkar atas kejelian dari Kejaksaan Agung (Kejagung) langsung dalam mengusut kasus tersebut. Pegawai Ditjen Pajak tersebut telah bekerjasama dengan Herly Isdiharsono dengan 'main mata' pada saat menangani pengurusan pajak yang dilakukannya di PT Mutiara Virgo. 

Sudah seharusnya, PT Mutiara Virgo untuk membayar pajak Rp 120 miliar, akan tetapi setelah hasil dari lobi-lobi jahat yang telah disepakati oleh PT Mutiara Virgo akhirnya hanya cukup membayar sebesar Rp 30 miliar. Pada 9 November 2012, Dhana telah dijatuhi hukuman selama 7 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Vonis tersebut akhirnya diperberat pada tingkat banding yang akhirnya menjadi 10 tahun penjara pada awal tahun 2013.


Majelis tinggi meyakini bahwa Dhana telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan cara menerima pemberian uang tersebut terkait posisinya yang pada saat itu sebagai pegawai Ditjen Pajak, dengan melakukan pemerasan, dan melakukan tindak pidana pencucian uang korupsi. Uang dari hasil kejahatannya tersebut dicuci dengan sedemikian rupa sehingga semuanya seolah-olah merupakan penghasilan yang sangat wajar.

Nah, pada tingkat kasasi, Dhana bertemu langsung dengan Artidjo, MS Lumme dan juga M Askin. Hukuman Dhana pun akhirnya diperberat menjadi selama 13 tahun penjara atau setahun di atas tuntutan dari jaksa. Atas vonis tersebut, Dhana pun mengajukan kasasi. Pada penghujung 2016, MA akhirnya mengabulkan permohonan kasasi yang diajukannya tersebut.


"Dengan mengabulkan permohonan yang diteriman dari PK Dhana Widyatmika," dengan demikian yang lansir oleh panitera MA dalam websitenya, pada hari Rabu,3 Januari 2017. Perkara Nomor 14 PK/Pid.Sus/2016 itupun akhirnya diadili langsung oleh ketua majelis PK yaitu hakim agung HM Syarifuddin. Selama ini HM Syarifuddin merupakan Wakil Ketua MA dalam bidang Yudisial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, vonis PK itu membatalkan putusan kasasi dan mengembalikan kepada putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Majelis PK meyakini Pasal 2 UU Tipikor tidak terbukti. Vonis PK itu diketok pada 15 Desember 2016. 

Post Comment