Latin Brides for Marriage

Monday, November 7, 2016

Polisi Menahan Manajer PT PEL yang Merupakan Melakukan Pungli sebesar Rp 120 Juta Per Bulan

Polisi Menahan Manajer PT PEL yang Merupakan Melakukan Pungli sebesar Rp 120 Juta Per Bulan

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Polisi telah menahan seorang Manajer Operasional dari PT Pelindo Energi Logistik (PT PEL) yang berinisial F yang diduga telah menerima uang hasil pungli sebesar Rp 120 juta setiap bulannya. Penahanan yang dilakukan terhadap F adalah pengembangan atas kasus OTT yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya.
Polisi Menahan Manajer PT PEL yang Merupakan Melakukan Pungli sebesar Rp 120 Juta Per Bulan
"Saudara F tersebut merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dari PT Akara yang adalah salah satu pendirinya. Dari kedudukan yang dia jalani sekarang ini, sudah mengalir uang setiap bulannya yang merupakan dana hasil pungli sebesar Rp 20 juta per bulannya dalam periode tahun 2014-2015. Pada Tahun 2015-2016 sekarang ini sudah menjadi Rp 120 juta per bulannya," kata Agung Setya selaku Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes pada saat di kantor Bareskrim Mabes Polri di Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta pada hari Senin,7 November 2016 .

Polisi juga telah menyita uang sebesar Rp 250 juta yang diduga adalah uang hasil kejahatan yang dilakukan oleh F. Total keseluruhannya sudah ada 3 orang yang telah ditahan mengenai kasus ini."Sampai hari ini kita sudah menahan 3 orang tersangka. Dan hari ini semua tim  telah melakukan penggeledahan di kawasan Bali terkait langkah-langkah apa saja terkait saudara F ini yang berkantor di sana," ucapnya. 

Baca Juga : Gaya Unik Ibrahimovic Ketika Sedang Merayakan Kemenangannya

Mengenai peran F pada saat pungli di kawasan Tanjung Perak, Agung mengatakan bahwa pihaknya sekarang ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. "Saya harus sampaikan langkah-langkah yang mereka melakukan pada saat pungli ini sangatlah sulit untuk diketahui." katanya 

"Mereka semua bergerak dengan menggunakan topeng PT A tadi agar berhasil mendapatkan uang hasil kejahatannya tersebut untuk dibagikan lagi kepada orang-orang tertentu," ujar Agung. Tim Saber Pungli Bareskrim sebelumnya sudah menetapkan tersangka pungutan liar yaitu Rahmat Satria selaku Direktur Operasional dan juga Pengembangan Bisnis di PT Pelabuhan Indonesia III.

Rahmat yang telah ditangkap pada saat dimulainya operasi tim sapu bersih (saber) pungli yang juga diduga telah menerima aliran duit yang berasal dari para pengusaha usai polisi menindaklanjuti atas keterangan yang diberikan oleh Agusto Hutapea, yang merupakan juga menjadi tersangka atas kasus pungli tersebut. 

Baca Juga : Ahmad Dhani Dilaporkan oleh Presiden Jokowi Kasus Penghinaan dan Pelecehan

Boy Rafli Amar selaku Kadiv Humas Polri Irjen pada hari Rabu,2 November mengatakan bahwa ditangkapnya RS ini berawal pada saat operasi tangkap tangan yang dilakukan terhadap AH selaku Direktur PT Akara Multi Karya. AH ditangkap pada saat dia sedang meminta pungutan uang kepada seorang importir.

Post Comment