Latin Brides for Marriage

Wednesday, November 9, 2016

Pedagang di Pasar Tomang Barat dan Pasar Senen Kecewa yang datang Bukan Ahok Tapi Agus Yudhoyono

Pedagang di Pasar Tomang Barat dan Pasar Senen Kecewa yang datang Bukan Ahok Tapi Agus Yudhoyono


Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Memasuki dalam pekan kedua masa berlangsung kampanye Pilkada 2017 di DKI Jakarta, calon gubernur Agus Harimurti Yudhoyono mulai rutin turun langsung bertemua warga. Pada pekan pertama, nomor urut satu ini lebih banyak menghabiskan waktu dengan agenda internal.
Pedagang di Pasar Tomang Barat dan Pasar Senen Kecewa yang datang Bukan Ahok Tapi Agus Yudhoyono
Pedagang di Pasar Tomang Barat dan Pasar Senen Kecewa yang datang Bukan Ahok Tapi Agus Yudhoyono

Awal dalam pekan yang kedua kampanye ini, terdapat dua lokasi yang diutamakan yang didatangi oleh Cagub Agus, yaitu Pasar Kopro atau Pasar Tomang Barat dikawasan Jakarta Barat serta Pasar Senen dikawasan Jakarta Pusat. Sebelum melakukan blusukan kedalam Pasar Kopro pada Senin,7 November lalu, Agus berdialog bersama dengan warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi tujuan yaitu pasar di Jalan Tanjung Duren Selatan. Dalam dialognya tersebut, Agus hanya memfokuskan diri membahas ruang terbuka hijau di daerah tersebut yang dianggapnya masih sangat minim.

Setelah sekitar satu jam Agus berdialog depan, Agus langsung turun berjalan kaki menuju kedalam pasar serta berinteraksi dengan para warga yang rumahnya dia lewati. Seperti biasanya yang dia lakukan sebelumnya, ketika bertemu dengan warga, Agus yang menjabat tangan warga sembari bertanya kabar.
 

Ketika dalam perjalanan menuju pasar tersebut, Agus melewati daerah pemukiman yang rata-rata adalah etnis Tionghoa. Berbeda dengan warga yang tinggal di daerah lainnya, raut muka yang datarlah yang diperlihatkan oleh sebagian besar dari warga di daerah ini. Tidak ada ekspresi penasaran yang mereka tunjukkan. Apalagi sampai berebutan untuk menyalami tangan putra bungsu dari Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Baca Juga : Pertandingan Antara Brazil dengan Argentina Berlangsung Sangat Sengit

Memang ada di antara warga yang mau bersalaman dengan Agus. Namun saat ditanya, warga merupakan pasangan suami istri ini mengatakan, mau bersalaman bukan berarti mendukung. Mereka mengaku sejak awal telah menetapkan pilihan pada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, calon petahana yang punya nomor urut dua.

"Saya hanya bersalaman cuma ingin tahu dia saja, tapi pilihan saya tetap saja nomor dua," kata salah satu dari mereka. Kejadian sama pun terulang kembali pada saat tim pemenangan Agus blusukan di Pasar Kopro, tujuan yang diutamakan Agus pada saat berkampanye hanya menyapa warga. Sambutan dari pedagang disana cukup meriah waktu itu. Akan tetapi sayangnya sudah banyak kios telah tutup karena Agus datang pada sore hari.

Kejadian yang unik terjadi pada saat Agus yang sedang menghampiri kesebuah toko beras. Sang penjual yang pada saat itu ingin dihampiri oleh  Agus, justru berjalan pergi meninggalkan dan tidak mau menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Agus. Dia sempat dipanggil oleh Agus karena Agus hanya berniat menanyakan mengenai harga beras yang dijual tersebut, tetapi panggilan tersebut malah dibalas oleh penjual dengan lambaikan tangan yang memberi tanda kalau pedagang tersebut tidak mau.

Pria tersebut tidak ingin bertemu dengan Agus serta rombongannya karena dia merupakan pendukung Cagub Ahok. Dari bahasa tubuh si penjual beras tersebut menegaskan kalau dirinya merupakan pendukung senjata petahana yaitu dengan menunjukan dua jarinya tersebut. "Kalau yang datang nomor dua, saya baru mau bicara," ujar si penjual ketika ditanya oleh wartawan.

Baru kali ini Agus datang di wilayah yang tak semua warganya menyatakan dukungan atau setidaknya bersimpati padanya. Memang banyak stiker agus dan pasangannya, Sylviana Murni ditempel di dinding rumah, namun ternyata bukan jaminan. Atau mungkin ada kesalahan strategi dalam membaca peta dukungan dalam Pilkada?

Pada hari berikutnya, tepat Selasa,8 November, Agus mendatangi Pasar Senen di Jakarta Pusat untuk melakukan kampanye. Di daerah pemukiman yang padat penduduk di belakang Terminal Senen tersebut, Agus dengan mudahnya diterima oleh warga.Akan tetapi pada saat ia keluar pemukiman tersebut bersama dengan rombongan, ada seorang pengemudi ojek online yang bertanya kewarga sekitar siapa yang datang. Saat dia tahu bahwa yang datang ke kawasan tersebut adalah Agus Yudhoyono dia langsung membuang muka, sepertinya kecewa saat melihat langsung. 


Baca Juga :  Kuasa Hukum Ahok Mengatakan Kita Hormati Sikap Tegas Beliau yang Mengatakan Tidak Akan Melindungi Ahok

Ketika ditanya oleh dukungan pada Pilkada, ia hanya menjawab, "Tetap Nomor dua lah," kata pria tersebut. Pria yang mengatakan tinggal didaerah Tanah Abang tersebut mengaku akan tetap mendukung Ahok walaupun isu keagaman serta tudingan terkait penistaan agama sedang melanda Cagub Ahok. "Saya tidak masalah kalau kafir juga, karena saya juga merasakan dampak sosial yang dilakukannya," kata pria tersebut.

Sedangkan seorang pedangan yang berada di Pasar Inpres, Senen, mengatakan kalau mereka merasa kecewa karena yang datang bukanlah Ahok. Menurutnya, Ahok memiliki jasa yang sangat besar bagi para pedagang yang ada di Pasar Impres karena berkat beliau yang mempertahankan lokasi dimana tempat mereka berjualan.

Pria tersebut mengatakan beberapa waktu yang lalu lahan tempat yang dipakai Pasar Impres dibangun nyaris diambil alih oleh pihak swasta. Akan tetapi berkat campur tangan dari pihak Ahok sewaktu masih aktif sebagai Gubernur Jakarta, lahan tersebut akhirnya tetap jadi milik Pemprov DKI. "Bangunan Pasar ini bisa bertahan berkat bantuan dari Pak Ahok, Jika bukan karena campur tangannya dia lahan ini akan diambil alih ke tangan pihak swasta," katanya.

Peristiwa yang dialami oleh Cagub Agus dalam dua hari belakangan tidak bisa dikatakan salah memilih lokasi untuk berkampanye. Dari sejumlah kunjungan yang dilakukannya, Agus tetap mendapatkan dukungan serta diserukan warga. Mungkin sudah seharusnya, setiap tim pemenangan harus lebih teliti dalam memilih lokasi untuk berkampanye Cagub Agus selanjutnya.

Post Comment