Latin Brides for Marriage

Monday, November 21, 2016

Kapolri Mengatakan Terdapat Agenda Makar, Politikus Demokrat: Langsung Saja Bertindak Sesuai Hukum

Kapolri Mengatakan Terdapat  Agenda Makar, Politikus Demokrat: Langsung Saja Bertindak Sesuai Hukum

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Tito Karnavian selaku Kapolri Jenderal mengatakan kalau terdapat demonstrasi susulan yang rencananya akan menutup jalan terdapat dalam agenda makar. Anggota Komisi III Partai Demokrat yaitu Didik Mukriyanto mengatakan bahwa sebaiknya polisi bisa langsung mengambil tindakan.
Kapolri Mengatakan Terdapat  Agenda Makar, Politikus Demokrat: Langsung Saja Bertindak Sesuai Hukum
Kapolri Mengatakan Terdapat  Agenda Makar, Politikus Demokrat: Langsung Saja Bertindak Sesuai Hukum
"Jika sudah menjalankan tugas serta kewenangannya maka polri merasakan terdapat beberapa pihak yang sangat menganggu keamanan negara. Menurut saya hal tersebut tidak perlu untuk berwacana lagi, langsung saja pihak polri untuk mengambil tindakan. Karena kewenangannya yang tertulis dalam UU," ujar Didik saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada hari Senin,21 November 2016.

Didik selalu mengingatkan bahwa tugas daripada polisi adalah untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Dia juga mengatakan kalau dalam konteks untuk menyampaikan aspirasi, polisi harus tetap melindungi keamanan semua masyarakat karena itu merupakan bagian daripada tugasnya.
"Tentu saja pihak kapolri di dalam konteksnya untuk dapat menghadirkan rasa aman dan juga harus bersikap profesional dalam hal menyikapi apapun yang terjadi. Kalau ini dihubungkan dalam kegiatan masyarakat untuk dapat menyampaikan aspirasi, tentunya hanya diberikan ruang saja yang cukup, dan diberikan pengamanan serta kenyamanan kepada siapapun masyarakatnya itu merupakan tanggung jawab dari seorang Polri," tegasnya.

Mengenai terdapat pihak yang memanfaatkan demo susulan untuk tindakan makar, Didik mengingatkan polisi untuk segera bertindak. Dia menyebut polisi jangan hanya berwacana dan melempar isu yang akan menimbulkan kegaduhan di masyarakat. 


"Karena itulah saya menghimbau kepada Pak Kapolri, kita semua akan tetap mendukung sepenuhnya apa yang sudah menjadi tugas dan juga kewenangannya selama dalam menlaksanakan tugas kewenangannya yang juga telah berdasarkan pada asas hukum dan UU yang sudah ditetapkan," kata pria tersebut yang menjabat sebagai seorang Sekretaris Fraksi Partai Demokrat.

"Jadi saya meminta kepada Polri yang sebagai anggota kepolisian untuk dapat memberikan rasa keamanan terhadap masyarakat supaya masyarakat dapat merasa aman, nyaman di dalam menjalankan tugasnya, lalu menduga, menyebarkan semua informasi dan dapat melihat adanya upaya yang dapat merugikan bangsa ini mengenai tindakan makar tersebut lakukanlah tindakan langsung jangan hanya berwacana. Karena hal itu malah akan menimbulkan sebuah kegaduhan dan kekhawatiran publik, jadi jangan berlaku seperti pengamat, dan polri perlu untuk melakukan tugasnya saja," tutup dia.

Sebelum ini pihak Kapolri Jenderal yaitu Tito Karnavian mengatakan bahwa pada pihaknya telah mendapatkan informasi kalau terdapat upaya dan juga rapat-rapat tertutup yang dilakukan oleh pihak tertentu. Tito mengatakan jika sampaiada demo lagi maka aksi itu diduga punya agenda makar.

"Jika masih terdapat terjadinya demo, dan bahkan sampai menutup jalan. Saya yakin masyarakat semua cerdas, dan saya mendapatkan informasi kalau ini bukan lagi termasuk dalam pada proses hukum lagi," kata Tito pada saat konferensi pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, pada hari Senin,21 November 2016.

Post Comment