Latin Brides for Marriage

Monday, October 10, 2016

Warga Depok Melapor ke Polisi terkait Tabung Gas 3 Kg yang Diduga sudah Dioplos Air

Warga Depok Melapor ke Polisi terkait Tabung Gas 3 Kg yang Diduga sudah Dioplos Air

Warga mengeluh terkait masalah gas elpiji yang di dalam tabung ini yang dibeli oleh kedua warung pengecer tersebut hanya mampu menyala selama 25 menit saja. Warga Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok menduga dalam tabung gas 3 kilogram tersebut telah dioplos dengan air. Padah tabung tesebut masih terasa berat.

Warga Depok Melapor ke Polisi terkait Tabung Gas 3 Kg yang Diduga sudah Dioplos Air
Warga Depok Melapor ke Polisi terkait Tabung Gas 3 Kg yang Diduga sudah Dioplos Air
Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Kemudian Beberapa warga pun mengkomplain dan dikembalikan kembali gas tersebut kepada di penjual A dan J pemilik warung tersebut. Satuan Krimsus Polresta Depok menangani atas dugaan terjadinya pengoplosan gas dengan air setelah mendengar keluhan serta pengaduan yang duberikan oleh masyarakat.

"Para penyidik tersebut malam hari ini, tengah meminta keterangan kepada Adan J selaku pemilik warung yang menjual tabung gas tersebut yang diduga sudah dicampur dengan air. Ada laporan dari warga yang mengeluh, oleh karena itulah polisi proakatif menanggapi keresahan yang dialami oleh warga Tugu tersebut," kata Vier Daousi selaku Kabag Humas Polresta Depok AKP pada hari Senin, 10 Oktober 2016 kemarin.

Riyana adalah salah satu seorang warga yang telah membeli gas tersebut,merupakan warga RT 3, RW 6 yang mengatakan bahwa dia membeli gas di warung A didekat rumahnya, dia membeli 2 tabung.


"Saya membeli dua tabung gas kemarin. Sewaktu saya pakai hari ini, kok cuma nyala sebentar saja. Ini tabung gas berisi air dan udah saya kembalikan kepada pemilik warung tersebut." Kata Riyana. Penyidik Sat Krimsus bersama dengan Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (Hiswanamigas) Kota Depok akan melakukan pemeriksaan terhadap isi tabung gas tersebut pada hari Selasa,11 Oktober 2016.

Keesokkan harinya penyidik bersama dengan Hiswanamigas akan melakukan pemeriksaan dari dalam tabung gas tersebutapakah benar berisi air atau terdapat sesuatu lainnya yang terjadi dengan gas di dalam tabung," kata Vier Daous.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan kepada A dan J, mereka menerima tabung gas tersebut dari seorang pemasok yang menawarkan beberapa tabung gas dengan menggunakan sepeda motor pada hari Sabtu 8 Oktober 2016. Tabung gas tersebut di beli seharga 17ribu pertabung.


Warga yang membelinya karena ada kabar akan terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di kawasan Tugu. Termasuk kedua pengecer yang berinisial A dan J tersebut yang menerimanya lalu dijual kembali dengan harga 20 ribu per tabung. Di dalam kasus ini, Sat Krimsus Polresta Depok akhirnya menyita dan membawa 10 tabung gas tersebut sisa penjualan sebagai barang bukti untuk pemeriksaan.

Post Comment