Latin Brides for Marriage

Saturday, October 1, 2016

Terkait Info 400 WN China yang Diturun di Pelabuhan Sunda Kelapa, Polisi Cek Melalui CCTV

Terkait Info 400 WN China yang Diturun di Pelabuhan Sunda Kelapa, Polisi Cek Melalui CCTV 

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Berdasarkan Informasi 400 WN China yang Diturun di Pelabuhan Sunda Kelapa, saat ini pihak kepolisian sedang mengeceknya melalui CCTV yang ada di Dermaga 09 Pelabuhan Sunda Kelapa untuk mencari kebenaran akan informasi tersebut.

"Hasil dari pengecekan CCTV yang ada digudang milik Pak Frangki ternyata nihil. Tidak ditemukan kegiatan yang dimaksudkan itu," kata Hanny Hidayat selaku Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP pada hari Sabtu, 1 September 2016. 

Terkait Info 400 WN China yang Diturun di Pelabuhan Sunda Kelapa, Polisi Cek Melalui CCTV
Terkait Info 400 WN China yang Diturun di Pelabuhan Sunda Kelapa, Polisi Cek Melalui CCTV 
Polisi sendiri yang mengecek aktivitas yang ada di lokasi tersebut dari rekaman CCTV di gudang dimaksudkan itu sejak pukul 18.00 WIB. Informasi tersebut meluas secara viral melalui sebuah akun Facebook yang bernama Yanuari Budi Jatmiko, sekitar pukul 03.45 WIB, Sabtu, 1 Oktober 2016 dini hari tadi.

"Lewat pukul 18.00 WIB jalan menuju kegudang cuma ada di pintu utama yang dibuka. Seandainya ada yang keluar-masuk sudah pasti akan termonitor dari situ, sedangkan dilihat dari CCTV yang ada dilokasi tidak terdapat aktifitas tersebut," jelas Hanny.

Akan tetapi dari hasil pengecekan CCTV dan keterangan dari para saksi yang berada di lokasi tersebut, selain sejumlah pekerja bongkar muat yang ada berada di lokasi, hanya ada aktifitas kapal barang yang berlabuh untuk bongkar muat di Dermaga 09 Pelabuhan Sunda Kelapa tersebut. Polisi juga sudah mengulang isi CCTV tersebut sejak Senin,26 September 2016 untuk memastikan kebenaran akan informasi yang dimaksudkan itu.

"Contohnya kapal KM Indah Surya adalah kapal dengan muatan semen, kapal itu tiba pada hari Selasa 27 September 2016, lalu pada hari yang sama juga terdapat kapal KM Optinus yang bermuatan semen juga," lanjut Hanny.

Baca Juga : Leicester City ‘Si Rubah’ Mencari Konsistensi


Kemudian Aktivitas pada hari Senin,26 September juga sama hanya ada kapal KLM Rizkirani B yang membawa muatan sembako. Pada hari yang sama, Selasa (27/9), polisi juga cuma menemukan aktivitas kapal KM Sandika yang membawa semen dan bongkar cangkang sawit di Dermaga 09 tersebut.

"Dan pada hari Jumat,30 September 2016, di malam hari sebelum adanya info yang dimaksud, itu hanya ada kapal KLM Syarif Pusaka yang membongkar muatan semen," lanjut Hann


Selain itu, polisi juga meminta keterangan dari para perwira siaga KSOP Saka dan 2 orang petugas KPLP Saka, dan lagi tidak ditemukan adanya kegiatan penurunan WN China di sekitar lokasi tersebut.

"Hasil koordinasi kami dengan pihak KSOP dan KPLP Saka, selama pelaksanaan tugas 1x24 jam, tidak ada satupun yang melihat adanya rombongan orang asing yang diturunkan di dermaga tersebut, ataupun keluar-masuk dari pintu pos di Pelabuhan Sunda Kelapa yang menggunakan bus ataupun angkutan yang lainnya," jelas Hanny.


Sementara itu, Dedi sebagai Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris mengatakan, dalam gudang tersebut ada 11 CCTV. Sedangkan sudah 8 CCTV telah dicek oleh polisi.

"Kami telah mengecek 8 CCTV yang ada di gudang yang mengarah ke arah pelabuhan, sisa 3 lagi yang mengarah ke arah pintu utama yang belum kami periksa. Kami memeriksa aktivitas di depan gudang dari sore sampai dini hari tadi,dan hasilnya nihil tidak ada ratusan WN China yang turun di sana," ujar Dedi."Karena pengecekan CCTV tersebut memakan waktu selama berjam-jam, Senin nanti kami akan melanjutkan kembali pengecekannya," lanjut Dedi.

Baca Juga : Inilah 5 Tips Paling Penting Sebelum Menaiki Wahana Adrenalin


Dengan adanya informasi tersebut, sebagian staf yang ada di gudang juga sudah dimintai keterangan oleh polisi. Polres Pelabuhan Tanjung Pirok dan Polsek Sunda Kelapa sendiri yang telah melakukan pemeriksaan ke lokasi tersebut sejak pukul 04.00 WIB dini hari tadi.

"Tadi kami juga sudah meminta keterangan dari pihak gudang, dari ada penjaga gudang, mandor gudang, operator fork lift gudang sampai sopir. Dari keterangan yang mereka berikan, kami tidak menemukan aktifitas WN China dimaksudkan oleh akun FB itu," pungkas Dedi.

Post Comment