Latin Brides for Marriage

Sunday, October 23, 2016

Terjadi Ledakan di PHD Pondok Melati, Ini Penyebabnya !

Terjadi Ledakan di PHD Pondok Melati, Ini Penyebabnya !

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Toko Pizza Hut Delivery (PHD) yang berada dikawasan Pondok Melati, Bekasi sekarang ini rata dengan tanah akibat ledakan yang terjadi diduga berasal dari tabung gasdi dalam dapur. Ledakan tersebut terjadi pada pukul 06.20 WIB pagi hari tadi.
Terjadi Ledakan di PHD Pondok Melati, Ini Penyebabnya !
Terjadi Ledakan di PHD Pondok Melati, Ini Penyebabnya !
Berdasarkan keterangan yang diberikan dari salah satu pegawai yang bekerja di PHD Pondok Melati yang bernama Arom mengatakan terdapat 4 karyawan yang terakhir kali meninggalkan gerai. Keempat orang yang disebutkan tadi termasuk dirinya. Mereka keluar gerai tersebut pada pukul 02.00 subuh WIB.

"Terakhir kali saat kami keluar dari gerat sekitar pukul 02.00 WIB. Hanya tinggal kita berempat saja, kita semua pun pulang bersamaan," kata Arom saat di lokasi, pada hari Minggu, 23 oktober 2016.

Arom juga mengatakan kalau seluruh petugas yang bekerja disana usai beroperasi kerja pada pukul 23.00 WIB. Hal tersebut sudah dilakukan secara rutin setiap harinya. Sebelum pegawai meninggalkan tempat tersebut pada saat jam 02.00 WIB, Arom mengatakan bahwa sudah tidak terdapat aktivitas masak - memasak didalam gerai.

"Kami mulai bekerja dari jam 10.00 pagi WIB sampai jam 23.00 pagi WIB dan kami sudah dari jam 11 malam sampai jam 02.00 subuh, sudah tidak ada aktivitas memasak, gas sudah dimatikan semuanya," kata Arom.

Arom yang memberikan keterangan dengan sangat yakin mengatakan bahwa tidak ada orang yang menetap di dalam gerai PHD  tersebut pada saat ia dan 3 orang pegawai lainnya berbegas meninggalkan gerai tersebut. Pada hari Sabtu,22 Oktober, ia mendapatkan shift malam bersama dengan ketiga pegawai lainnya.

"Yang terakhir berada di sini ada 4 orang dan yang memegang kunci gerai saya. Kalau kejadiannya kan tadi pagi, sebelum kami membukanya sudah hancur dulu pintunya, yang memegang kunci biasanya ada 3 orang. Kita bekerja di sini dengan 3 shift (waktu). Kebetulan saya mendapatkan shift malam," katanya menjelaskan.

Arom pun sempat menjelaskan juga terkait kondisi tabung gas yang ada didalam gerai sebelum mereka akan meninggalkan gerai. Menurutnya, dari total 4 tabung dengan kapasitas 50 Kilogram, ada 2 tabung yang sudah kosong. Menurut keterangan Arom menambahkan, bahwa kondisi tabung tersebut memang masih terpasang, akan tetapi ia memastikan bahwa kondisi tabung gas tersebut sudah tertutup. 

"Kondisnya gas tersebut 2 sudah kosong dan 2 lagi masih full. Totalnya terdapat 4 tabung di dalam gerai dengan berat gas tersebut masing-masing beratnya adalah 50 kg. Kondisi gas tersebut masih terpasang tetapi sudah tertutup rapat. Sedangkan yang lainnya masih aktif. Namun sudah ditutup kalau sudah tidak ada gasnya," ucap Arom.

Arom pun menjelaskan juga kalau dirinya sudah datang unruk melapor ke Polsek Pondok Gede dan untuk membuat berita acara penyidikan (BAP). Dan sekarang ini, dari pihak kepolisian pun telah mengambil ahli kunci toko PHD tersebut. Ia juga mengatakan kalau dia akan kembali lagi ke lokasi kejadian ledakan tersebut karena disuruh datang oleh salah satu anggota kepolisian.

Baca Juga : Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan Meneruskan Program KJS dan Pasukan Oranye

Arom juga menjelaskan kalau di dalam gerai tersebut terdapat 4 buah CCTV yang terpasang didalam. Hanya saja, tidak ada CCTV yang terpasang mengarah kearah tabung gas tersebut berada. "Terdapat 4 (CCTV) yang terpasang. Cuma gak ada CCTY yang dipasang ke arah gas. CCTV hanya terpasang kearah tempat memasak pizza dan juga di tempat pembayaran/ kasir," katanya

Post Comment