Latin Brides for Marriage

Monday, October 17, 2016

Seorang Pensiunan PNS Menderita Tuna Netra Tewas Terbakar di Ruang Tamu Rumahnya

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Dedi Harianto yang berumur 62tahun itu merupakan seorang penderita tuna netra telah tewas di ruang tamu dalam rumahnya dengan keadaan hangus terbakar. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Perumahan Sinar Waluyo, Jalan Sinar Pelangi 488 RT 6 RW 1, Kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Semarang akibat kejadian tersebut, warga sekitar menjadi sangat panik.

Seorang Pensiunan PNS Menderita Tuna Netra Tewas Terbakar di Ruang Tamu Rumahnya
Seorang Pensiunan PNS Menderita Tuna Netra Tewas Terbakar di Ruang Tamu Rumahnya
Rini adalah salah satu saksi yang mengatakan kebetulan pada saat kejadian tersebut ketika dia melewati di depan rumah korban kemudian melihat api dari dalam ruang tamu di dalam rumah tersebut terlihat seperti sedang membakar sampah. Lalu dia bertanya kepada para warga sekitar terkait kobaran api yang berasal dari dalam ruangan tersebut.

"Apinya itu terlihat seperti tungku atau seperti bakar sampah tetapi di dalam rumah. Kemudian saya bertanya kepada ibu-ibu yang sedang menyapu apakah rumah tersebut ada tinggali atau rumah kosong, ternyata ada," kata Rini.

Para warga langsung beramai-ramai datang kerumah tersebut dan berusaha untuk mendobrak pintu dari luar untuk memadamkan api tersebut dengan menggunakan alat seadanya. Pemadam kebakaran juga sudah dihubungi dan datang empat mobil pemadam kebakaran.

"Pada saat menjelang Maghrib saya lewat sana, ikut membantu memadamkanapinya dengan diguyur air seadanya. Lalu datang empat pemadam, tetapi api telah berhasil dipadamkan oleh warga sekitar," kata Rohmat selaku ketua RW setempat.

Rohmat memang sempat mencari penghuni rumah tersebut dan langsung terkejut saat diberitahu oleh warga serta melihat sendiri jenazah korban yang berada di antara dipan yang sudah hangus di ruang tamu rumah tersebut.


"Yang terbakar hanya yang ada di ruang tamunya saja. Saat saya diberitahu warga ternyata pak Dedi dalam keadaan sudah terbakar," ujarnya.

Kemudian Tim Inafis Polrestabes Kota Semarang langsung datang ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Jenazah tersebut kemudian dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk melakukan visum sesudah mendapat persetujuan dari kerabat korban yang juga datang ke lokasi kebakaran.

Kompol Subagyo selaku Kapolsek Tembalang, mengatakan bahwa korban yang adalah pensiunan PNS tersebut tinggal di dalam rumah tersebut sendirian. Korban tersebut menjadi tuna netra akibat menderita diabetes karena itulah beliau harus berhenti dari pekerjaannya sebagai PNS.

"Dia menderita diabetes selama bertahun-tahun dan tidak bisa melihat," kata Subagyo.

Terkait penyebab dari kebakaran tersebut, lanjut Subagyo, untuk sementara diduga api berasal dari obat nyamuk bakar yang ditemukan berada di sekitar korban. Berdasarkan keterangan dari para warga, korban memang sering sekali membakar obat nyamuk itu sendirian di dalam rumah tersebut.

"Kondisi di dalam ruangan sangat banyak kertas yang menumpuk dan juga  sisa makanan. Menurut info dari saksi pertama terdapat kemungkinan kalau obat nyamuk tersebut terjatuh atau salah menaruhnya," ujarnya.

Baca Juga : Benarkah Ruang Tahanan Jessica begitu Mewah Seperti yang Ditunjukkan oleh Jaksa 

Post Comment