Latin Brides for Marriage

Thursday, October 13, 2016

Salah Satu Pengikut Dimas Kanjeng yaitu Asep Tutuy Ketua Konferensi Asep-Asep

Salah Satu Pengikut Dimas Kanjeng yaitu Asep Tutuy Ketua Konferensi Asep-Asep

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Berdasarkan laporan yang sudah dikumpulkan pihak Polrestabes Bandung, Jawa Barat, bahwa Asep Tutuy Turyana merupakan salah satu dari ketiga warga di daerah tersebut yang menjadi pengikutnya Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi.

Salah Satu Pengikut Dimas Kanjeng yaitu Asep Tutuy Ketua Konferensi Asep-Asep
Asep Tutuy adalah warga yang tinggal di Jalan Pacuan Kuda I, RT 01R W06, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung tersebut, namanya tertulis dalam daftar pengikut yang masih menetap di Padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo, Jawa Timur. 

Asep Tutuy adalah salah satu anggota di Paguyuban Asep Dunia. Pada saat Konferensi Asep Asep (KAA) pada tahun lalu berada di Bandung, dia dinobatkan menjadi ketua pelaksananya.

"Beberapa hari yang lalu terdapat polisi yang datang kemari dengan tujuan untuk meminta data-data mengenai Pak Asep. Polisi itu bilang kalau Pak Asep menjadi pengikutnya Dimas Kanjeng, sewaktu masih di Probolinggo. Saya terkejut mendengernya," ujar Fian Sopyan selaku Ketua RT 01 pada hari Rabu, 12 Oktober 2016 lalu kepada wartawan saat didalam rumahnya.

Baca Juga : Kata Kroos Kenapa Zidane yang Harus di Komentari ?

Pria yang merupakan Ketua di Paguyuban Asep-Asep tersebut, menetap di salah satu kontrakan sejak tahun 2010 silam. Akan tetapi, pada tahun 2013 ia beserta isterinya pindah ke Jalan Cicalengka, Antapani, Bandung.

"Sejak tahun 2013 lalu Pak Asep telah pindah ke Antapani . Namun cuma orangnya saja, secara administrasi dia dan keluarganya juga masih tercatat selaku warga di sini (Pacuan Kuda)," jelasnya.

Menurut Fian Sopyan, Asep kurang bergaul dengan warga yang ada disekitar sini. Sosok Asep sendiri dinilai sangat tertutup. Ia juga mengatakan kalau dia cuma beberapa kali saja bertemu dengan Asep yang diketahui bahwa dia bekerja sebagai guru agama 

"Pak Asep itu orangnya sedikit tertutup, kurang sosialisasi dengan warga disini. Saya hanya beberapa kali saja ketemu dengan Asep, itu pun kami enggak ngobrol terlalu banyak," ujarnya.

Ia juga mengatakan kalau dia terakhir bertemu dengan Asep itu pada tahun 2013 yang lalu. Akan tetapi, tiga hari yang lalu pernah bertemu dengan istrinya Asep. Tetapi tidak biasanya istrinya sendirian tanpa didampingi Asep waktu itu.

Baca Juga : 

"Mereka tidak mempunyai anak, jadi mereka biasanya kalau pergi kemana-mana hanya berdua saja. Saat itu saya melihatnya hanya sendirian saja, kemudian saya bertanya kepada istrinya Pak Asep kemana? Dia hanya menjawab ada," ujar dia.

Pada saat ditanya oleh wartawan Reny Marthaliana selaku Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol membenarkan akan informasi mengenai Asep Tutuy yang menjadi pengikut Dimas Kanjeng tersebut. 

Post Comment