Latin Brides for Marriage

Friday, October 28, 2016

Polisi Memeriksa Anggota DPR Indra Simatupang yang Melakukan Penipuan Sebesar Rp 96 Miliar

Polisi Memeriksa Anggota DPR Indra Simatupang yang Melakukan Penipuan Sebesar Rp 96 Miliar

Berita Terlengkap Dan Terpercaya By PAGIASIA - Polisi masih meneruskan penyelidikan terkait dugaan kasus penipuan investasi minyak sawit sebesar Rp 96 miliar yang dilakukan oleh Indra P Simatupang selaku anggota Komisi IX DPR RI . Polisi sekarang ini juga sedang mengumpulkan korban-korban lainnya yang telah menjadi korbannya kasus penipuan tersebut.
Polisi Memeriksa Anggota DPR Indra Simatupang yang Melakukan Penipuan Sebesar Rp 96 Miliar
Polisi Memeriksa Anggota DPR Indra Simatupang yang Melakukan Penipuan Sebesar Rp 96 Miliar
"Kepada korban yang sudah melaporkan ke Polda Metro, yang baru kami terima hanya dua orang, namun sekarang ini kami pun masih memeriksa korban-korban penipuan yang lainnya yang telah melaporkan kasusnya ke Polres Jakarta Selatan dan ke Subdit Kamneg," kata Hendy F Kurniawan sambil menjelaskan Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP pada hari Jumat,28 Oktober 2016.

Hendy mengatakan laporan yang diterima dari korban di Subdit Kamneg kerugiannya yang perkirakan sudah mencapai Rp 60 miliar. "Sementara laporan yang diterima dari korban yang melapor di Polres Jakarta Selatan kerugian yang dialaminya mencapai Rp 20 miliar. Kasus yang dilaporkan pun sama juga," kata Hendy.


Hendy pun akhirnya melanjutkan kembali atas pelaporan pada setiap korban ke Subdit Kamneg dan Polres Jaksel untuk tetap akan diselidiki kembali. "Untuk proses berikutnya, nanti akan kami koordinasikan kembali dengan Subdit Kamneg serta Polres Jaksel," ujarnya.

Eko Hadi Santoso selaku Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP mengungkapkan bahwa memang benar terjadinya kasus yang dilakukan oleh Indra yang ditangani pihaknya. Indra juga sudah ditetapkan sebagai tersangka di Polres Jaksel.

"Iya, semua buktinya sudah kami kumpulkan dan sudah masuk ke tangan Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan kasus ini pun masih ditelusuri oleh JPU. Belum terdapat kewajiban untuk penahanan" ujar Eko ketika ditanya apakah Indra pernah ditahan atau tidak dalam kasus penipuan tersebut.


Sekitar sore tadi, terdapat seorang pengusaha yang datang untuk melapor ke penyidik Unit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ia mengaku kalau dia sudah ditipu dan mengalami kerugian sampai Rp 6 miliar karena  sudah tertipu oleh investasi fiktif yang dilakukan oleh Indra.

"Kalau saja saya juga bergabung untuk berinvestasi dengannya dari bulan September 2015. Kerugian yang saya alami sebesar Rp 6 miliar," kata salah satu pengusaha yang tidak mau untuk dikatakan namanya itu. Lalu polisi memintanya untuk melanjutkan membuat laporan atas kasus penipuan ini. 

Post Comment