Latin Brides for Marriage

Tuesday, September 6, 2016

PNS Tajir Pemilik 17 Mobil Tiga Kali Mencoba Bunuh Diri di Rutan KPK karena merasa depresi

PNS Tajir Pemilik 17 Mobil Tiga Kali Mencoba Bunuh Diri di Rutan KPK karena merasa depresi
PNS Tajir Pemilik 17 Mobil Tiga Kali Mencoba Bunuh Diri di Rutan KPK karena merasa depresi
Berita Terkini dan Terpercaya by PAGIASIA - Rohadi yang sebagai PNS Pengadilan Negeri Jakarta mengaku depresi saat ditahan KPK, sudah terbukti setidaknya sudah 3 kali dia mencoba untuk bunuh diri.

Alamsyah Hanafiah sebagai Kuasa Hukum Rohadi ini mengatakan bahwa kliennya ini hanya makan dua sendok sehari karena saking stress nya menghadapi kasus hukumnya terkait dengan kondisi Rohadi ini, KPK menjelaskan bahwa dia telah diperiksa oleh dokter di KPK.

"Rohadi sudah menemui dokter."ujar Yuyuk Andriati selaku Plh Kabiro Humas KPK pada Selasa 6 sept 2016. Sehabis menemui dokter, Rohadi pun di beri rujukan untuk ke psikiater. Rujukan ini pun sudah disampaikan KPK kepada kuasa hukum Rohadi.

"Ia di sarankan ke psikiater dan rujukannya pun sduah diberikan kepada penasihat hukumnya."lanjut Yuyuk. Sebelum ini Alamsyah mengatakan sejak ditahan oleh KPK, Rohadi tidak pernah sekalipun menghabiskan makanannya karena sangat kaget.

"Selain dia ingin bunuh diri, Ia juga merasa sangat depresi, enggak mau makan, sehari cuma makan dua sendok." ujar Alamsyah sebelumnya.


Rohadi ditahan oleh KPK pada saat Ia menerima uang dari pengacara Berthanatalia. Menurut rencana mereka uang tersebut akan diberikan kepada majelis hakim yang sedang menangani kasus Saipul Jamil. 

Karena adanya perjanjian terlarang diantara Rohadi dengan Bertha dkk sebagai tim kuasa hukum Saipul Jamil yaitu agar dapat mengatur vonis yang akan diberikan kepada artis dangdut tersebut.

"Dia benar-benar sudah putus asa dan tidak diperbolehkan untuk bertemu keluarganya setiap hari. Khawatir akan anak dan juga istrinya terlibat dan dijadikan tersangka."ujar Alamsyah yang menceritakan kesedihan kliennya.

kekhawatiran Rohadi bukan tidak ada alasan, karena ia di kenakan pasal pencucian uang. Karena pasal itu, maka siapapun yang menerima uang dari Rohadi bisa saja dijadikan tersangka nantinya. 

"Siapa yang tidak ketakutan ditahan oleh KPK. Kalau diperbolehkan klien saya meminta untuk pindah ke rutan lain, seperti rutan yang di Salemba." lanjut Alamsyah yang menyampaikan keluahan klien nya itu.

Saat ini Rohadi sedang dijatuhkan 3 sangkaan yaitu menerima uang suap, menerima gratifikasi dan melakukan tindak pencucian uang. Untuk tuduhan menerima uang pada kasus Saipul Jamil telah memasuki sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Saat pertama dia bertemu denga saya dia menangis, dia mengatakan bisa tenang sudah bertemu saya, Saya sudah lama kenal dia sejak tahun 90-an di PN Jakut. Waktu itu dia masih menjadi pengantar surat panggilan sidang perdata."cerita Alamsyah.

Rohadi sudah menjadi pegawai di PN jakut sejak awal tahun 90-an. Lalu perlahan-lahan kekayaannya pun berkembang pesat sampai sekarang dia sudah memiliki rumah sakit, 17 mobil, proyek real estate, kapal sampai water park.

Post Comment