Latin Brides for Marriage

Wednesday, September 7, 2016

Lagi-lagi Galaxy Note 7 Dilaporkan Meledak

Lagi-lagi Galaxy Note 7 Dilaporkan Meledak
Lagi-lagi Galaxy Note 7 Dilaporkan Meledak

Berita Terkini dan Terpercaya by PAGIASIA - Kembali terjadi lagi laporan terkait meledaknya Smartphone Samsung Galaxy Note 7. Dan kali ini pengguna dari Australia yang terkena dampaknya.

Kejadian menyedihkan ini diungkapkan dalam situs Reddit oleh pengguna yang menggunakan nickname 'Crushader'. Pada saat terjadinya ledakan, korban mengatakan ia sedang berada di sebuah hotel pada saat perjalanan bisnisnya.

"Ponsel Note 7 saya  ini tiba-tiba meledak pagi hari ini saat saya tertidur dan ponsel saya sedang di-charge." keluh korban, saat curhat di Reddit. "Ponsel tersebut telah terbakar sepenuhnya, saya pun jadi tidak bisa membuka SIM tray tersebut untuk mengambil SIM dan SD Card. dan jika anda ingin tahu saya memakai charger dan juga kabel original."lanjutnya.

Nasib mengerikan yang dialami korban tidak hanya sampai situ saja. Percikan api yang berasal dari ledakan Note 7 nya itu juga menyambar sprei dan juga karpet dalam kamar hotel secara otomatis hal tersebut mengakibatkan korban harus membayar kerugian sebesar 1.800 dolar australia atau sekitar Rp 14 jutaan.

Beruntungnya, pihak Samsung yang akan bertanggung jawab seluruhnya dengan menjanjkan akan membayar biaya tagihan hotel tersebut. termasuk akan mengganti ponsel Galaxy Note 7 miliknya yang telah terbakar. Namun untuk sekarang ini korban dipinjamkan ponsel seri Gaalaxy J1.

"Samsung mengatakan kepada saya kalau ini adalah kasus pertama di Australia. Dan mereka juga sudah berjanji untuk menanggung semua tagihan hotel akibat kejadian tersebut."jelas Crushader.
Sebelumnya,Samsung sudah mengeluarkan pengumuman untuk menarik kembali atau recall untuk Galaxy Note 7 yang sudah ada dipasarkan secara global. Keputusan yang tidak populis ini terpaksa dilaksanakan pasca laporan terjadinya ledakan yang terjadi pada Note 7.

Pihak Samsung menyatakan akan melakukan pengecekan dan pengujian ulang terhadap batrei tanam pada Note 7 yang diduga menjadi biang keladi dalam masalah teknis yang telah terjadi.

"Saat 1 September lalu telah terjadi 35 kasus yang dilaporkan secara global, jadi kami harus memfokuskan dalam penyelidikan ini dengan semua para supplier untuk dapat mengidenfitkasikan berbagai macam kwjadian yang mungkin akan terjadi akibat beterai itu." kata Samsung secara resmi.

Di indonesia sendiri, Note 7 masih belum diresmikan launching ke pelanggan. Namun pre-order phablet flagship tersebut sudah terlanjur dibuka pada akhirnya harus dibatalkan. Dan sebagai permintaan maaf, pelanggan yang telah melakukan pre order akan diberikan kompensasi uang jutaan rupiah baik voucher atau cash back.

Post Comment