Latin Brides for Marriage

Monday, September 19, 2016

Donor Darah Dapat Turunkan Risiko Terkena Macam-macam Penyakit ini

Donor Darah Dapat Turunkan Risiko Terkena Macam-macam Penyakit ini
Donor Darah Dapat Turunkan Risiko Terkena Macam-macam Penyakit ini
Berita Terpanas dan Terpercaya by PAGIASIA - Terdapat beberapa macam alasan yang bisa membuat seseorang tidak mau atau malas untuk mendonorkan darah. Tapi taukah anda kalau menjadi pendonor dapat memberikan banyak manfaat bagi diri kita sendiri maupun kepada orang yang membutuhkannya kelak.

Diambil dari berbagai macam sumber, ada sejumlah studi dan pandangan ahli mengungkapkan ada 4 kondisi penyakit yang bisa dihindari seorang pendonor darah, berikut adalah macam-macam penyakit yaitu :

1. Kanker 
Saat sedang donor darah, kadar zat besi di dalam tubuh pasti akan mengalami penurunan. tapi jika berlebihan itu akan meningkatkan kerusakan yang dikaitkan dengan peningkatan dan risiko kanker dan penuaan. Dalam studi penelitian yang dikeluarkan dalam Journal of National Cancer Institute, tertulis bagi mereka yang mendonor darah secara rutin, darah mereka akan memiliki kadar besi yang sangat stabil dan akan mengalami penurunan risiko kanker.

2. Penyakit Jantung
Situs Agent Berita Bola Resmi - Menurut studi yang dikeluarkan dalam Journal of the American Medical Association (JAMA), para peneliti mendapati bahw di dalam responden berusia 43-61 tahun yang donor darah secara rutin mengalami penurunan akan risiko terjangkit penyakit jantung dan stroke. Hal ini terbukti dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah atau jarang mendonor darah. 

Dalam studi American Journal of Epidemiology menyatakan bahwa orang-orang yang mendonor darah secara rutin memiliki penuruna  risiko penyakit jantung sampai 88 persen dalam setahun. Alasan yang diberikan oleh para ahli adalah zat besi dalam tubuh bisa lebih terkendali jika zat besi terlalu banyak akan membuat pembuluh darah jadi menyempit sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit atau serangan jantung.


3. Obesitas
Studi peneliti dari The University of California menafsirkan pada setiap satu liter darah yang keluar , maka tubuh akan membutuhkan 650 kalori untuk proses perbaikan volume darah dan sel darah merah. Hal ini dilihat sebagai salah satu cara alternatif untuk orang yang ingin menguruskan diri agar terhindar dari obesitas. Manfaat yang didapat dalam jangka panjang tentu dapat menghindari risiko penyakit lainnya.

4. Hemochromatosis
Hemochromatosis merupakan penyakit genetik yang mengakibatkan tubuh menyerap begitu banyak zat besi yang berasal dari makanan. Kelebihan zat besi ini tersimpan dalam organ tubuh tertentu yang utama adalah hati, jantung, pankreas yang akan terus menerus menumpuk yang memicu komplikasi mematikan. 

Agen Judi online Indonesia - Berhubungan dengan hal tersebut, seorang pria asal Amerika Serikat yang terkena hemochromatosis itu dilaporkan tidak pernah mengetahui akan kondisinya sampai berumur 83 tahun. dr Kohtaro Ooka dari Yale School of Medicine yang menangani kasus ini mengatakan pria ini tidak pernah mengalami komplikasi mungkin karena kebiasaannya rutin mendonor darah.

Umumnya para dokter memang melakukan terapi pengeluaran darah bagi pasien yang terkena hemochromatosis karena kalau dibiarkan penumpukan zat besi dalam tubuh akan terus menumpuk dan muncul gejalanya di usia 40-50 tahun.

Post Comment