Latin Brides for Marriage

Monday, August 29, 2016

Ganjil-Genap Diberlakukan, Kadishub Minta Personelnya Atur Lalin Jalur Alternatif

Ganjil-Genap Diberlakukan, Kadishub Minta Personelnya Atur Lalin Jalur Alternatif
Ganjil-Genap Diberlakukan, Kadishub Minta Personelnya Atur Lalin Jalur Alternatif
Andri Yansyah selaku Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Kadishubtrans) DKI Jakarta telah memberikan tugas kepada seluruh personil yang akan bertugas untuk menjaga lalu lintas dalam sistem kendaraan berplat ganjil-genap.

Seluruh personil Dishub difokuskan untuk mengatur arus lalu lintas pada jalur-jalur alternatif yang memungkinkan menjadi pilihan para pengendara agar bisa menghindari kawasan yang diberlakukan ganjil-genap. 

"Kami tidak melakukan penilangan pada para pelanggar di kawasan pemberlakuannya ganjil-genap, kami hanya mengarahkan para pengendara kepada titik penilangan. kami lebih fokus terhadap kawasan-kawasan alternatif lainnya yang terhubung dalam kawasan ganjil-genap."kata Andri kepada seluruh personilnya usai rapat gabungan bersama personel Polda Metro Jaya di Monas.

Andri memprediksi akan terjadi peningkatan arus lalu lintas pada jalur alternatif-alternatif lain. Kawasan yang diberlakukannya ganjil-genap adalah sebagai berikut, alan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Sudirman, Sisingamangaraja, dan sebagian Jalan Gatot Soebroto (simpang Kuningan sampai Gerbang Pemuda) yang diberlakukan pada hari Senin - Jumat pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB.

"Dan untuk para personil Sudin diingatkan untuk menjaga titik kemacetan, Jangan segan-segan untuk melakukan penindakan untuk angkutan yang ngetem. Sudah tidak ada lagi kata toleransi untuk para anggota yang tidak melakukan apapun. terutama untuk kawasan Tanah Abang, Roxy, kawasan Kota Tua, Diharuskan steril dari parkir liar dan kendaraan umum yang sering ngetem." ujar Andri

Dia mengingatkan kembali untuk penindakan kepada pelanggar lalu lintas yang berhenti atau parkir sembarangan harus dilakukan secara humanis. Beliau juga menegaskan tujuan adanya pemberlakuan ganjil-genap ini untuk mendorong warga agar menggunakan angkutan umum. "Adanya program ini untuk mengubah mindset warga yang biasanya menggunakan kendaraan pribadi beralih ke kendaraan umum."lanjut Andri.

Dengan diberlakukan nya sistem ganjil-genap di beberapa wilayah di Jakarta, dampak dari sistem ini terlihat dari banyaknya pengendara mobil pribadi menggunakan kendaraan Transjakarta. "Biasanya saya bersama suami saya naik mobil, tapi untuk sekarang belum berani untuk cari aman dulu karena kami belum tahu akan diberikan sanksi seperti apa kan."kata Endah (35) penumpang transjabodetabek dari Bekasi-Grogol.

Endah yang bekerja di daerah HR Rasuna Said, mengatakan jarang naik kendaraan TransJ karena dia dan suami harus mengantarkan anaknya ke sekolah terlebih dahulu. Namun saat mengetahui diberlakukannya ganjil-genap, Endah dan suami memilih untuk tidak membawa mobil saat bekerja. "Makanya saya harus ngecek keadaan dijalan bagaimana biar bisa mengatur untuk membawa mobilnya gimana dan bagaimana mengantar anak-anak, agak repot sih tapi ya mau gimana lagi." katanya.


Post Comment