Friday, April 26, 2019
Home Blog

Jejak Pemilu Serentak 2019, Keputusan Efisiensi Berujung Tragedi

Jejak Pemilu Serentak 2019, Keputusan Efisiensi Berujung Tragedi
Jejak Pemilu Serentak 2019, Keputusan Efisiensi Berujung Tragedi

Jejak Pemilu Serentak 2019, Keputusan Efisiensi Berujung Tragedi

Jakarta – pelaksanaan pemilu secara serentak itu sudah di putuskan Mahkamah konstitusi pada Januari 2014 atas permohonan dari koalisi masyarakat sipil. Pada saat itu sudah di putuskan pelaksanan pemilu Legislatif (Pileg) dan pemilu Presiden (Pilpres) digelar serentak mulai 2019.

Pada tahun 2014, pemilu Legislatif (pileg) dan pemilu presiden (Pilpers) dilaksanakan secara terpisah. Pelaksanaan pemilu secara terpisah itu dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Dasar (UUD).

Pelaksanaan pilpres yang kala itu dilakukan setelah pileg dinyatakan tidak sesuai dengan semangat UUD 1945 dan makna pemilihan umun yang di maksud adalah pasal 22E ayat (1), (2) dan pasal 1 ayat (2) UUD 1945.

Atas dasar itu, Perwakilin Koalisi Masyarakat Sipil, Effendi Gazali menyatakan permohonan uji materi Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemilu serentak terhadap Undang-Undang Nomor 42 tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (UU Pilpres).

Mahkamah Konstitusi (MK) kemudian mengabulkan permohonan itu dan menyatakan penyelenggaraan Pileg dan Pilpres secara serentak mulai di berlakukan pada 2019, bukan pada 2014. Sebab saat itu keputusan Pemilu Serentak dibuat saat menjelang Pemilu 2014, sehingga tidak memungkinkan untuk dilaksanakan secara bersama.

Menurut Mahkamah, apabila putusan MK langsung diterapkan setelah putusan diucapkan, tahapan Pemilu 2014 yang saat itu telah dan sedang berjalan akan terganggu atau terhambat dan akan kehilangan dasar hukum.

Keuntungan Pemilu Serentak

Berdasarkan keputusan tersebut, ada keuntungan-keuntungan yang didapat dengan menyelenggarakan pemilu secara serentak. Anggota Komisi III DPR Trimedya Panjaitan mengungkap salah satu keuntungannya, yakni untuk mengefisiensikan sejumlah hal, baik dari sisi anggaran maupun waktu.

Spiritnya kan mereka berpikir bahwa untuk efisiensi, maka pileg dan pilpres disatukan, ujar Trimedya di Gedung MK, Jakarta, Kamis 23 Januari 2014.

Selain efisiensi, ada keuntungan lain dari pemilu serentak seperti yang diungkapkan Pakar Psikologi Politik Universitas Indonesia, Hamdi Muluk. Dengan sistem penyelenggaran pemilu 2014 lalu, presiden selalu ‘tersandera’ dengan koalisi yang dibangun dalam dukungan saat pencalonannya.

Karena itu, lanjut Trimedya, dengan pemilu serentak maka sisi presidensial akan diperkuat. Sehingga (penyanderaan) presiden terhadap koalisi tak lagi terjadi.

Sistem presidensial itu harus diperkuat. Dan selama ini presiden selalu ‘tersandera’ koalisi, ujarnya.

Sejalan dengan pernyataan Trimedya, Pengamat politik Ray Rangkuti juga melihat banyak keuntungan pelaksanaan pemilu serentak. Keuntungan yang utama adalah efesiensi dana pelaksanaan pemilu, menjaga psikologi pemilih, hingga meminimalisasi kemungkinan konflik sosial akibat ketegangan politik berkepanjangan.

(Ini implikasi langsung dari pelaksanaan pemilu serentak), kata Ray, 23 Januari 2014 .

Selain itu, kata Ray, ada implikasi lain yang tak kalah pentingnya yakni adanya perubahan kultur demokrasi yang terbangun. Setidaknya, kultur koalisi parpol yang selama ini didasarkan terhadap alasan prgamatis dan temporal. Dengan pemilu serentak, perlahan koalisi akan menuju ke arah koalisi parmanen.

Korban Jiwa

Setelah keputusan yang dibuat tahun 2014 lalu, pelaksanaan Pemilu 2019 akhirnya dilakukan secara serentak dengan memilih 5 pemimpin sekaligus yakni Presiden dan Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

Pada eksekusinya, Pemilu Serentak 2019 memang mencapai beberapa keuntungan yang diprediksi sebelumnya. Namun ditemukan sejumlah tragedi yang bertentangan dari sisi kemanusiaan.

Pelaksanaan Pemilu 2019 dinilai terlalu berat hingga menyebabkan sejumlah pihak sakit hingga meninggal setelah bertugas. Terhitung hingga 25 April 2019, pihak yang gugur meliputi 144 Petugas KPPS, 33 Pengawas Pemilu dan 16 Polisi.

Banyaknya surat suara yang harus dicoblos memakan banyak waktu dalam proses penghitungan sehingga membuat petugas kelelahan. Apalagi jumlah partai politik dan jumlah calon legislatif mencapai puluhan hingga ratusan.

Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini menyarankan agar penyelenggaraan pilpres dan pileg kembali dipisah. Sebab, pemilu serentak dinilai memberikan banyak beban kepada penyelenggara pemilu.

Ternyata betul, meski KPU telah melakukan sejumlah langkah untuk mendistribusi beban kerja, tetap saja penyelenggaraan, pemungutan suara, dan penghitungan jadi beban yang amat berat bagi petugas dilakukan, ungkap Titi Minggu 21 April 2019.

Selain itu, Titi juga mengingatkan pentingnya penggunaan rekapitulasi suara secara online. Menurutnya, rekapitulasi secara online bisa meringankan beban menulis para petugas teknis di tempat pemungutan suara (TPS).

Dari penelusuran di lapangan, ternyata kelelahan itu tidak hanya dipicu oleh beban penyelenggaraan pemungutan suara yang sudah berat. Tapi ada juga kontribusi problematika logistik yang mereka hadapi, ucapnya.

Kasus lainnya yang ditemukan adalah keterlambatan dan kekurangan logistik. Sehingga, menguras energi para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Misalnya beberapa logstik datang terlambat lalu kemudian kurang, itu kan menambah energi dan beban untuk para petugas KPPS. Jadi ini uang harus dievaluasi dan dikoreksi ke depan, tambah Titi.

Pemilu 2019 Harus dievaluasi

Ahli hukum tata negara Mahfud Md berharap Presiden Indonesia yang terpilih nanti segera merevisi Undang-Undang pemilu. Menurutnya, banyak sekali hal yang perlu di evaluasi dari pemilu 2019.

Siapa pun presidennya, apakah itu pak Prabowo atau Pak Jokowi, itu pada bulan Oktober membuat Prolegnas (program Legislasi Nasional). Saya minta, tahun pertama kami akan minta agar segera mengevaluasi dan merevisi UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu, karena banyak hal yang harus ditinjau, ujar Mahfud di gedung KPU, Rabu 24 April 2019.

Melihat kejadian banyaknya petugas KPPS meninggal dunia karena kelelahan, Mahfud menyebutkan UU pemilu saat ini masih banyak yang harus di koreksi.

Harus ditinjau lagi yang dimaksud pemilu serentak itu apa sih? Apakah harus harinya sama? Atau petugas lapangan harus sama, sehingga tidak bisa berbagi beban? Atau bagaimana? Itu kita evaluasi lagi. Ataukah harinya bisa dipisah, atau panitia di tingkat lokal, panitianya bisa dipisah, tetapi dengan kontrol yang ketat, jelasnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga meminta presiden terpilih segera mengatur sistem pemilu yang lebih sehat.

Sistem pemilu itu apakah mau proporsional terbuka atau tertutup, gitu. Karena ini menjadi masalah, menjadi yang sekarang ini, di mana sistem mencoblos nama dan partai itu jual-beli suara di internal partai banyak terjadi. Itu dilakukan di antara mereka sendiri saling jual-beli begitu, dan itu tidak sehat bagi demokrasi kita, ujarnya.

Sementara itu, terkait peraturan pemilu presidential threshold sebesar 20 persen, Mahfud menilai syarat 20 persen perlu dikaji ulang. Ia menilai angka itu terlalu tinggi.

Perlu dipikirkan UU pemilihan berikutnya tentang presidential threshold. Saya setuju threshold harus ada tapi apa harus 20 persen? Nah, itu perlu ditinjau melihat pengalaman sekarang, polarisasinya begitu tajam dan panas, katanya.

 

Menikah Lagi, Ini Adalah Fakta Kekayaan Muzdalifah

Menikah Lagi, Ini Adalah Fakta Kekayaan Muzdalifah
Menikah Lagi, Ini Adalah Fakta Kekayaan Muzdalifah

Menikah Lagi, Ini Adalah Fakta Kekayaan Muzdalifah

Jakarta – Muzdalifah tinggal menghitung menit untuk di persunting kekasih berondongnya, Fadel Islami. Keduanya di jadwalkan menggelar prosesi akad nikah pada pukul 08.00 di Tangerang, Banten, Jumat (26/04/2019).

Bagi Muzdalifah, ini merupakan pernikahan keempatnya. Sebelumnya, sudah menikah tiga kali dengan Haji Nurman, Nassar dan Khairil Anwar.

Muzdalifah dan Fadel Islami terpaut perbedaan usia 15 tahun. Saat melamar Muzdalifah pada 27 Maret 2019, Fadel Islami mengatakan kalau dirinya yakin meminang janda lima anak itu sebagai istri.

Muzdalifah itu baik, pokoknya cocok lah, ucap kata Fadel Islami di temui usai lamaran, beberapa waktu lalu.

Janda Kaya

Kabar pernikahan Muzdalifah dengan Fadel Islami pun kembali membuat masyarakat mengingat lagi tentang statusnya sebagai janda kaya. Kabar yang sudah beredar, Muzdalifah memiliki kekayaan hingga puluhan miliar rupiah.

Hal itu terbukti dari rumahnya yang megah bak istana. Muzdalifah diketahui memiliki rumah megah dan luas di kawasan Tangerang, Banten. Rumah berwarna cokelat dengan ornamen bernuansa emas itu, menambah kesan mewah nan elegan dari hunian yang dimiliki oleh Muzdalifah.

Warisan Suami

Kekayaan Muzdalifah dikabarkan berasal dari warisan suami pertamanya, Haji Nurman. Tidak hanya mewarisi harta, Muzdalifah juga mendapatkan perusahaan milik mendiang sang suami yang bergerak di bidang jual beli besi bekas.

Yang menarik, Muzdalifah mampu mengelola harta dan bisnis yang ditinggalkan mendiang suaminya itu.

Review Novel Janshen Penerbit Oleh Risa Saraswati

0
Review Novel Janshen Penerbit Oleh Risa Saraswati
Review Novel Janshen Penerbit Oleh Risa Saraswati

Review Novel Janshen Penerbit Oleh Risa Saraswati

Risa Saraswati adalah seorang penulis yang beberapa novelnya tentang teman-temannya, sebut saja Peter Cs yang hanya bisa di lihat oleh orang-orang yang memiliki kemampuan khusus. Cukup banyak novel yang di buat oleh Risa Saraswati dan ada 2 novel (Danur dan Maddah) yang telah di buatkan film. Novel Danur adalah novel pertama dari kelima novel yang lainnya. Menceritakan tentang Peter dan teman-temannya. Yaitu Hans, Hendrick, William dan Jhanshen.

September tahun 2017 lalu, Risa Saraswati mengeluarkan buku yang berjudul Janshen  kali ini akau akan me-review tentang novel ini.

Jadi Jantje Heinrich Janshen merupakan nama lengkapnya, panggilannya adalah Janshen yang sekaligus nama belakangnya keluarganya. Dalam novel ini, Risa menceritakan bagaimana kehidupan Janshen mulai dari dia kecil sampai berusia 6 tahun (akhir hidupnya).

Sunggu sangat pilu sekali kisah dari Janshen ini, di ceritakan ia  terlahir dari keluarga belanda yang sangat baik dengan kaum inlander – pribumi. Janshen juga memiliki 3 kakak perempuan yang sangat baik hati mengurus si kecil Janshen. Semasa hidupnya keluarga Janshen sangat bahagia. Sampai suatu ketika sang kakak pertama dan ketiga jatuh sakit keras an sempat di rawat di Indonesia tetapi lama kelamaan pengobatannya harus di larikan ke Belanda negeri asalnya.

Janshen dan kakak keduanya yang bernama Anna herus tinggal di Indonesia untuk sementara waktu bersama asisten keluarganya Janshen sampai sang papa menjemput mereka untuk bersama-sama kembali ke negeri Belanda.

Meski di awal perpisahannya sangat sulit di lalui bagi sang kakak, Anna bersama adik kecilnya Janshen. Bagaimana tidak sang kakak di bebani mengurus adik kecilnya dan usaha milik keluarga Janshen. Keadaan mulai berubah, setelah sang kakak Anna berusaha untuk tegar dan menjalani kehidupan seperti semestinya. Kehidupannya berjalan baik bik saja, awalnya.

Sampai suatu ketika isu mengenai Jepang mulai masuk ke Indonesia. Masyarakat Belanda yang kala itu sedikit sekali yang menetap di Indonesia. Janshen dan Anna untuk sementara waktu tinggal bersama temen sang papa untuk berlindung di rumahnya.

Saat itu jepang sudah mulai masuk ke Indonesia, banyak sekali oang Belanda yang di tawan oleh Jepang. Saat percobaan pelarian diri dari tangan Jepang, sang kakak Anna tertangkap oleh Jepang dari si kecil Janshen akhirnya meninggal di tanga Jepang saat berusia 6 tahun.

Nasibnya sunggu pilu, Risa Sarsawati sungguh hebat dalam menceritakan kisahnya dalam novel sehingga para pembaca akan merasakan kepiluan cerita si kecil Janshen.

Kelebihan novel ini:

  1. Bahasanya sangat mudah di pahami
  2. Cover yang menarik dan menggambarkan sosok Janshen
  3. Tidak terlalu membingungkan mengenai alur cerita
  4. Setting cerita sangat baik

Kekurangan novel ini:

  1. Kurangnya ilustrasi gambar dalam novel ini

Novel yang menarik menurutku untuk di baca oleh penggemar Risa Sarsawati. Novel ini tidak banyak unsur horornya, hanya kisah hidup seseorang yang pernah menjadi manusia.

Demikianlah review novel kali ini, jika kalian sudah ataupun belum membaca novel ini silahkan anda bisa berkomentar pada kolom komentar yang ada di bawah.

Bamsoet Setuju UU Pemilu Direvisi, Pileg dan Pilpres Digelar Terpisah

Bamsoet Setuju UU Pemilu Direvisi, Pileg dan Pilpres Digelar Terpisah
Bamsoet Setuju UU Pemilu Direvisi, Pileg dan Pilpres Digelar Terpisah

Bamsoet Setuju UU Pemilu Direvisi, Pileg dan Pilpres Digelar Terpisah

Jakarta – Ketua DPR Bambang Soesatyo setuju dengan dilakukannya revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) untuk penyempurnaan peraturan terkaitnya pelaksanaan pemilu.

Dia mencontohkan poin yang perlu di revisikan adalah mengembalikan peraturan pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) tidak dilakukan secara bersamaan.

Saya setuju kembali seperti dulu. Pileg seperti DPR RI, DPD RI, DPRD dan Pilpres terpisah dengan waktu masa kampanye maksimal tiga bulan, kata Bambang di Jakarta, Kamis (25/04/2019).

Pria yang karib disapa Bamsoet ini mengatakan, ada beberapa kelemahan dalam pelaksanaan pemilu serentak, misalnya terlalu rumit dan mempersulit pemilih dalam menentukan pilihannya.

Selain itu, menurut politisi Partai Golkar tersebut, pemilu serentak menyebabkan beban kerja penyelenggara pemilu seperti Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) semakin besar.

Beban kerja yang besar itu, menurut dia, menyebabkan banyak anggota KPPS yang meninggal dunia dan dirawat di rumah sakit setelah pemungutan suara.

Pemilu serentak rumit dan mempersulit pemilih terutama yang ada di desa-desa, ujar Bamsoet.

Sementara itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya para petugas KPPS yang telah berjuang menyelenggarakan Pemilu 2019.

Ini duka nasional. Kita semua ikut berduka cita dengan wafatnya para pejuang demokrasi yang telah bekerja sangat keras menyelenggarakan pemilu,  ucap Sohibul dalam keterangannya, Kamis (25/04/2019).

Dia mengajak seluruh pemangku kepentingan, untuk sama-sama melakukan evaluasi total terkait penyelenggaraan pemilu serentak dengan sistem proporsional dengan terbuka seperti saat ini. Menurutnya, pemilu serentak Pileg dan Pilpres dengan sistem seperti sekarang, ternyata membebani penyelenggara di tingkat bawah.

Sementara sistem proporsional terbuka mengakibatkan pasar bebas yang menguras sumberdaya partai. Kita bisa evaluasi dengan kembali ke sistem proporsional tertutup, jelas Sohibul.

Isu Video Syur, Keluarga Jessica Iskandar Curiga Richard Kyle Dijebak

Isu Video Syur, Keluarga Jessica Iskandar Curiga Richard Kyle Dijebak
Isu Video Syur, Keluarga Jessica Iskandar Curiga Richard Kyle Dijebak

Isu Video Syur, Keluarga Jessica Iskandar Curiga Richard Kyle Dijebak

Jakarta – Richard Kyle saat ini sedang di terjang isu yang tidak sedap. Penyebab isu itu adalah video syur mirip dirinya beredar di media social.

Kemunculannya di video itu tentu saja berpotensi berimbas pada hubungan Richard Kyle dengan Jessica Iskandar. Mengingat, hubungan keduanya telah di respons baik oleh keluarga Jessica Iskandar.

Untungnya, kakak Jessica Iskandar, Erick Iskandar, tidak terburu-buru mempercayai gosipyang menyeret Richard Kyle itu. Kalua pun benar adanya, ia menyerahkan kepada Jessica Iskandar untuk menykapi hubungannya kelak nanti.

Oh iya saya tidak tau, kalua menyangkut hubungan Jessica bisa tanya langsung ke Jessica nya Cuma kalua saya intinya saya akan tanya saja kenapa kalua memang sampai betul, ya itu kenapa, ucap kata Erick Iskandar di temui di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (24/04/2019).

Menunggu Klarifikasi

Erick Iskandar menyebutkan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi mengapa hal demikian bisa menimpa Richard Kyle. Salah satunya adalah kemungkinan bahwa Richard Kyle  di jebak.

Apa dia di jebak juga bisa, kan kita tidak tau. Hal-hal kayak gitu sih yang harus kita tanyain karena kan kayak gini kan vidionya bentuknya kayak apa saja saya tidak tau, ungkap Erick Iskandar.

Menyerahkan kepada Jessica Iskandar

Di luar dari kemungkinan-kemungkinan itu, sekali lagi, ia menyerahan penuh masalah ini kepada Jessica Iskandar. Pastinya Erick berharap bahwa gossip itu tidak benar adanya.

Apa memang dia sengaja melakukan itu atau dia memang ada orang yang vidioin atau apa itu, saya tidak tau. Iya, saya sih pokoknya itu sudah biar mereka (Jessica Iskandar dan Richard Kyle) yang menangani, tutupnya.

Sinopsis Dari Novel Danur Merupakan Karya Risa Saraswati

0
Sinopsis Dari Novel Danur Merupakan Karya Risa Saraswati
Sinopsis Dari Novel Danur Merupakan Karya Risa Saraswati

Sinopsis Dari Novel Danur Merupakan Karya Risa Saraswati

Novel danur ini ditulis penerbit yang bernama Risa Saraswati. Ia adalah seorang musisi yang mempunyai indra ke-6 atau yang juga di sebut sebagai anak indigo. Novel berjudul “Danur” ini menceritakan tentang kisah nyata yang di alami oleh Risa Saraswati. Maka dari itu, ia menulis berbagai rangkaian tulisan tangan tentang kisah yang sudah di alaminya dan kini telah menjadi sebuah novel yang terkenal sekali di kalangan masyarakat Indonesia.

Sinopsis dari buku ini adalah:

Buku ini menceritakan tentang persahabatan Risa dan kelima sahabatnya yang berbeda dimensi lain. Awal pertemanan mereka saat Risa yang saat itu masih kelas 5 SD, dia baru saja pindah dari desa ke kota Bandung. Risa tinggal bersama nenek dan sepupunya di sebuah rumah peninggalan Belanda. Di rumah inilah Risa memulai persahabatannya dengan 5 anak hantu Belanda yang bernama Peter, Hans, Hendrick, Wiliam dan Janshen. Risa mempunyai kelebihan bisa melihat mahkluk ghaib. Kelima sahabatnya laki-laki semua sedangkan ia perempuan seorang diri.

Kelebihan Risa yang dapat melihat mereka adalah anugrah dan sekaligus kutukan untuknya. Kelebihan ini membawanya ke dalam persahabatan unik dengan anak-anak belanda yang kini ia jalani hari-harinya bersama kelima sahabatnya.

Risa mulai sadar dan mendapati bahwa sahabatnya yang setia[p hari di ajaknya mengobrol itu hanyalah seonggok tulang  belulang tanpa kepala yang bisa menapak di tanah dan mereka berbeda dimensi. Tetapi, Risa tidak mempersalahkan soal itu. Walaupun Risa dan kelima hantu Belanda itu berbeda dimensi, mereka tetap sahabat.

Mereka berlima hadir dengan membawa warna warni pelangi tidak hanya hitam ataupun putih. Mereka membawa kebahagian dan kecerian dalam hidupnya. Risa berusaha menjadi pendengar yang baik untuk kwlima sahabat hantunya. Kebanyakan dari mereka bercerita tentang kesedihan yang dibuat oleh penjajah jepang.

Terkadang mereka menunjukan ekspresi kemarahan, sedih, menangis tanpa air mata bahkan terkadang menunjukan wujud yang sangat mengerikan. Tetapi, Risa tidak sama sekali takut, Risa berfikiran positif dan mengambil hikmah dari kejadian yang dialaminya oleh kelima sahabat hantunya itu.

Sudah beberapa tahun Risa dan kelima sahabatnya menjalin persahabatan. Dan saat itulah persahabatan Risa sedang di uji. Risa yang waktu itu masih kecil membuat janji terhadap Peter, Risa telah berjanji akan mengakhiri hidupnya.

Agar bisa hidup selamanya bersama kelima sahabat hantunya, Risa yang berusaha menepati janjinya dengan melakukan aksi  percobaan bunuh diri sebanyak 3 kali mulai dari mesayatt tangannya dengan benda tajam dan meminum obat-obatan warung dalam dosis yang cukup banyak. Tetapi usaha yang dilakukan risa sealu saja gagal.

Risa pun menyesal karena telah melanggar janjinya yang dia buat bersama Peter. Akibatnya, Peter marah besar dan mengajak 4 sahabat Risa pergi meninggalkan Risa dan merekapun tidak pernah muncul lagi di hidup Risa selama belasan tahun.

Selama di  tinggal kelima sahabat hantunya, Risa mencoba menyibukkan dirinya dengan kehidupan nyatanya. Tapi tidak jarang Risa bertemu sahabat-sahabat hantu lainnya seperti Samantha, Ardiah, Teddy, Edwin, Jane, Sarah, Elizabeth dan Kasih. Ridak sedikit dari mereka meminta bantuan kepada Risa untuk menemukan keluarga ataupun kekasih yang mereka cari. Sesungguhnya Risa sangat rindu dengan keliama sahabat hantunya waktu kecil.

Hingga Risa dewasa kelima sahabatnya itu tidak pernah menampakan batang hidungnya lagi. Sampai saat itu tiba, ketika Risa sedang rekaman lagu untuk albumnya. Kelima sahabatnya Risa muncul dan memberikan Risa dukungan. Kini kemanapun Risa bernyanyi dan pergi selalu di temani kelima sahabatnya meski kini Risa bukan anak kecil seusia mereka namun kebersamaan, canda dan tawa mereka tidak perna pudar.

 

Teror Bom Bikin Sri Lanka Harus Pinjam Duit ke IMF?

Teror Bom Bikin Sri Lanka Harus Pinjam Duit ke IMF?
Teror Bom Bikin Sri Lanka Harus Pinjam Duit ke IMF?

Teror Bom Bikin Sri Lanka Harus Pinjam Duit ke IMF?

Colombo – Sri Lanka di prediksi butuh batuan dari IMF setelah tragedy bom yang terjadi di hari Paskah pada Minggu, 21 April 2019. Pasalnya, sector turisme Sri Lanka terancam kolaps karena kejadian ini.

Dikutip dari Reuters, Rabu (24/04/2019), sektor turisme adalah sumber dana asing ketiga di Sri Lanka setelah remitansi dan ekspor garmen. Turisme menyumbang USD 4,4 miliar ke ekonomi Dri Lanka.

Serangan bom dapat memberi dampak berat ke turisme dan pasar keuangan negara tersebut yang notabene ekonominya sedang melambat. Analis pun membuka kemungkinan Sri Lanka butuh pinjaman dari IMF jika Investasi asing juga menurun.

Jika pertumbuhan tambah melambat dan asumsi deficit anggaran perlu asesmen ulang, maka mereka perlu duduk dan menegosiasi sesuatu yang lebih layak., ujar Alex Holmes, ekonom Asia di capital Economics.

Sementara, pihak IMF menyebut ekonomi masih berhasil di kelola setelah tragedy itu. IMF pun menekankan pentingnya Sri Lanka menjaga sector Turisme.

Kebijakan tegas dan tindakan keamanan oleh pihak berwajib akan sangat penting, terutama untuk turisme yang memberikan 5 % GDP, untuk membangun performa yang lebih kuat dalam beberapa tahun terakhir, ucap kepala misi IMF Manuela Goretti dalam pernyataannya.

Sementara pemimpin IMF Christine Lagarde juga baru saja memberikan duka cita terhadap korban Sri Lanka.

Kami teramat sedih karena serangan mengerikan di Sri Lanka memberikan duka cita terdalam kami kepada pihak berwajib dan mereka yang kehilangan orang-orang tercinta. IMF bergabung bersama masyarakat internasional dalam mengecam tindakan-tindakan terorisme yang keji ini, ujar lagarde lewat akun twitternya.

Jumlah Tersangka Teror Bom Sri Lanka Melonjak Jadi 40 Orang

Juru Bicara Kepolisian Sri Lanka, Ruwan Gunasekera mengatakan jumlah tersangka yang ditahan melonjak dari 24 menjadi 40 orang. Sebagian besar dari mereka adalah warga negara Sri Lanka.

Meski demikian, Gunasekara mengatakan polisi masih menyelidiki keterlibatan pihak asing dalam serangan bom bunuh diri tersebut.

Ke-16 pelaku ditangkap pada Selasa dini hari, dalam sebuah operasi pencarian dalang pengeboman, mengutip Sydney Morning Herald pada Selasa, 23 April 2019. Otoritas berfokus pada militan yang memiliki hubungan dengan kelompok teroris internasional.

Hingga saat ini masih belum terdapat kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Minggu, 21 April 2019 tersebut. Adapun otoritas Sri Lanka telah menuding NTJ (National Thowheed Jamath) sebagai pihak yang berada di belakang teror.

Hal itu senada dengan peringatan oleh intelijen asing kepada kepolisian Sri Lanka, 10 hari sebelum serangan terjadi. Dala sebuah laporan, NTJ disebut berencana melakukan serangan bunuh diri dengan menargetkan gereja dan komisi tinggi India di Kolombo.

NTJ adalah kelompok muslim radikal di Sri Lanka yang masuk dalam radar aparat tahun lalu, ketika mereka dihubungkan dengan peristiwa vandalisme terhadap beberapa patung Buddha.

Tetapkan Keadaan Darurat

Adapun saat ini, pemerintah Sri Lanka telah menetapkan kondisi darurat guna menjaga keamanan selama petugas berwenang melakukan penyelidikan atas teror bom di ibu kota Kolombo.

Presiden Maithripala Sirisena membuat deklarasi yang memberikan pasukan keamanan kekuatan khusus, termasuk hak untuk mencari dan menangkap individu.

Di lain pihak, militer Sri Lanka diberi wewenang lebih luas untuk menahan dan menangkap tersangka teror bom. Kebjakan ini sebelumnya pernah diterapkan selama perang saudara, namun ditarik kembali pasca-perdamaian satu dekade lalu.

Namun, ditegaskan oleh juru bicara kepresidenan setempat, bahwa kebijakan itu terbatas pada urusan terorisme, dan tidak akan melanggar kebebasan berekespresi.

Nyaris Jadi Korban Bom Sri Lanka, Ini Kata Shanty

Nyaris Jadi Korban Bom Sri Lanka, Ini Kata Shanty
Nyaris Jadi Korban Bom Sri Lanka, Ini Kata Shanty

Nyaris Jadi Korban Bom Sri Lanka, Ini Kata Shanty

Jakarta – Teror bom terjadi di Sri Lanka. Ledakan yang menewaskan ratusan orang itu nyaris mengancam nyawa Shanty Paredes. Pasalnya, saat ledakan bom terjadi, penyanyi 40 tahun itu sedang berada di Sri Lanka.

Melalui sebuah video singkat di Instagram, Shanty mengaku sedang berlibur di Sri Lanka. Ia pun mengutuk teror bom di delapan tempat berbeda yang telah menewaskan lebih dari 290 orang itu.

Saya turut berduka sekali atas pengeboman langsung yang terjadi di Sri Lanka, mana saya ada di sini lagi, tapi untung kita jauh letaknya dari pengeboman. Tapi, tetap saja di Paskah ini kok orang tega-teganya tempat seindah ini, orang lagi ibadah terus di bom, kata Shanty di video Instagram-nya, @shatyparedes.

Tidak sampai di situ, Shanty pun melanjutkan kegelisahan perasaannya di keterangan video. Dia menjelaskan bahwa ia hampir menjadi korban bom jika saja mereka masih tinggal di Colombo.

Kemarin baru kita ada di Kolombo! Kami sangat beruntung bahwa kami sekarang jauh dari pemboman, tetapi kemarin kami masih di Kolombo dan melewati Shangrilla yang dibom. Tuhan melindungi keluarga kami, tulis Shanty.

Menghardik

Pelantun “Hanya Memuji” itu menghardik mereka yang saling bunuh. Padahal, di agama manapun tak ada perintah seperti itu.

Ingat saja, kami berbagi planet ini dengan semua ras manusia dan agama. Tidak perlu membenci dan membunuh! Untuk apa? Sama sekali tidak ada gunanya dan tidak berperasaan! Tidak ada benci! Hanya cinta! Perdamaian!, tulis penyanyi bernama lengkap Annissa Nurul Shanty Kusuma Wardhani Heryadie itu.

Bantu Perdamaian

Seluruh hati dan doa saya ditujukan kepada korban pemboman Sri Lanka! Selamat Paskah saudara-saudaraku yang selamat. Damai di bumi ini. Saya yakin, apapun agamamu, pasti bisa membantu perdamaian dan cinta!, tutupnya.

Sebelumnya, Shanty pun mengunggah beberapa foto saat ia liburan di Sri Lanka. Salah satunya, ketika Shanty menghabiskan waktu di Yala National Park. (Novianti Setuningsih/JawaPos.com)

Dude Harlino Dan Alyssa Soebandono Mengaku Setiap Hari Bertengkar

Dude Harlino Dan Alyssa Soebandono Mengaku Setiap Hari Bertengkar
Dude Harlino Dan Alyssa Soebandono Mengaku Setiap Hari Bertengkar

Dude Harlino Dan Alyssa Soebandono Mengaku Setiap Hari Bertengkar

Jakarta – rumah tangga Dude Harlino dengan Alyssa Soebandono terlihat harmonis. Terlebih mereka telah di karuniai 2 orang anak laki-laki, Muhammad Dirgantara Ariendra Harlino dan Malik Narendra Harlino.

Tetapi siapa sangka ternyata Dude Harlino dan Alyssa Soebandono suka bertengkar. Bahkan hamper setiap hari pertengkaran sering terjadi dalam rumah tangga mereka.

Tapi semua itu hanya terjadi dalam sinetron terbaru mereka istri-istri akhir zaman, yang akan tayang special di bulan Ramadan. Meski bukan yang pertama kali beradu acting dengan dude Harlino, namun baru kali ini mereka memdapatkan peran seperi itu.

Awal menerima scenario ini, terus terang kaget sekali dengan ceritanya karena berbeda. Kami berdua belum pernah memainkannya, sedikit banyak cerita di scenario, menjadi fakta di masyarakat dalam pernikahan, ucap kata Dude Harlino. Ditemui dengan Alyssa Soebandono, saat jumpa pers Ramadan Penuh Cinta di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/04/2019).

Masalah Ekonomi

Lanjut Dude Harlino, konflik yang terjadi dalam sinetron itu tidak jauh dari masalah ekonomi. Di ceritakan, Alyssa Soebandono menjadi  wanita karier, sementara Dude hanya seorang guru ngaji.

Diawali konflik besar, saya sebagai suami punya harga diri dalam memimpin rumah tangga. Istri saya punya pekerjaan bagus dan pemasukan lebih besar dari saya, sehingga saya tersindir dengan hal tersebut sebagai kepala keluarga, ucapnya.

Lupa Kodrat

Karena hal itu percekcokan kerap terjadi dalam rumah tangga mereka. Karena harta, Icha, sapaan Alyssa Soebandono, melupakan kodratnya sebagai seorang istri.

Bermain dalam sinetron istri-istri akhir Zaman, membuat Icha memetic banyak pelajaran. Ya seperti marah-marah dengan konflik yang ada dan lain sebagainya. Se,ua gara-gara ekonomi, ucap kata Alyssa Soebandono.

Ini pembelajaran juga karena setiap rumah tangga tidak ada yang sepurna, pasti ada lika-likunya. Cerita dalam sinetron ini membuat saya sebagai istri tertampar juga. Ada hal kecil sebagai istri lali melakukan kegiatan dikehidupan nyata. Banyak istri yang mementingkan duniawi. Jadi banyak pelajarannya, ucap papar Alyssa Soebandono.

Prisia Nasution Sarankan Para Wanita Belajar Ilmu Bela Diri

Prisia Nasution Sarankan Para Wanita Belajar Ilmu Bela Diri

Jakarta – Prisia Nasution sangat khawatir sekali dengan banyaknya kekerasan dan pelecehan seksual terhadap wanita. Terlebih lagi tak sedikit yang sampai meregang nyawa.

Oleh karena itu, Prisia Nasution menyarankan kepada setiap wanita untuk belajar ilmu bela diri untuk melindungi diri sendiri dalam situasi bahaya. Menurut Prisia Nasution, wanita tidak boleh diam aja dan harus selalu melawan bila mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari orang lain.

Ketahanan diri itu lah yang sangat penting sekali, bukan Cuma perempuan saja, tetapi untuk semuanya. Karena tujuannya agar kita siap untuk menghadapi apapun bahaya yang terjadi. Apalagi perempuan gitu, kata Prisia Nasution di temui di kawasan kuningan, Jakarta barat, senin (21/04/2019).

Kita kan kadang-kadang juga tidak tahu kekuatan laki-laki, kadang bisa lebig besar kah atau apa. Tetapi yang paling penting kita punya skill sedikit, itu sudah bisa membantu, ucapnya.

Menurut Prisia, banyak gerakan sadar bela diri yang dapat dilakukan oleh wanita. Tetapi semuanya itu harus dipelajari, di ingat dan di terapkan suat saat.

Melarikan Diri

Gerakan ini kalua orang menyerang gimana caranya kita bisa melarikan diri lah gitu. Kita bukan untuk menyerang balik, mencederai sedikit tidak apa-apa, asal kita ada waktu untuk melarikan diri lah itu intinya gitu, ucap jelasnya.

Terus Berlatih

Bila terus di latih, kata Prisia Nasution, secara otomatis reflek tubuh akan merespons dengan sangat baik. Ketika itu di ulang terus dan sudah bisa menjadi bagian dari memori tubuh kita. Jadi ketika kita di hafalkan itu sudah pasti reflek otomatis dan harus sering di ingat saja sebenarnya, dan sering-sering juga di ulang, kata Prisia Nasutions.

Most popular

Recent posts