Latin Brides for Marriage

Klik To Full Movie

Nonton Film Kesayangan Anda di www.nontondong.com

BERITA TERKINI

MENGULAS TENTANG BERITA TERBARU DAN TERHANGAT

BERITA OLAHRAGA

MENGULAS TENTANG DUNIA OLAHRAGA DAN KESEHATAN

BERITA OTOMOTIF

MENGULAS TENTANG BERITA OTOMOTIF TERBARU

INFO TRAVEL DAN KULINER

MENYAJIKAN BERBAGAI INFO MENARIK TRAVEL DAN ANEKA KULINER

Wednesday, July 18, 2018

Lucky Hakim: Saya Masuk Nasdem Bukan Karena Dibajak


Hasil gambar untuk lucky hakimJakarta, Beredar gambar tangkapan layar percakapan Aktor Lucky Hakim di grup Whatsapp internal Partai Amanat Nasional (PAN) mengenai curhatan yang mengatasnamakan dirinya sebelum pindah ke Partai NasDem.

Dalam grup tersebut Lucky mengaku telah menerima uang kontan Rp 5 miliar dari partai besutan Surya Paloh tersebut. Namun keberadaan screen shot tersebut langsung dibantah oleh Lucky. Menurutnya, semua pihak bisa memanipulatif screen shot semacam itu.

Saya rasa semua orang bisa membuat screenshot. Dan saya menyatakan itu tidak benar, kata Lucky hakim melalui pesan singkat, Rabu, 18 Juli 2018.

Dia menegaskan, kepindahannya ke Partai Nasdem bukan karena diiming-iming uang miliaran. Melainkan, karena ada masalah internal yang ia alami bersama PAN.

Saya keluar dari PAN karena memang sudah ada sederetan panjang permasalahan di internal dan saya masuk Nasdem bukan karena bajak-membajak, ujar dia.

Lucky mengaku heran dengan sikap PAN yang selalu berusaha mengganggunya yang telah menjadi bakal calon legislatif (Bacaleg) Nasdem.

Meski begitu, dia belum bisa memutuskan apakah akan mengajukan laporan ke pihak berwajib terkait tudingan penerimaan dana tersebut.

Sebenarnya saya udah move on dari PAN. Dan saya malah heran kenapa saya masih aja dikelitikin terus-menerus. Apakah PAN belum ikhlas melepas kepergian saya?, tutup dia.

Terima Bantuan Logistik

Diketahui, artis sekaligus politikus Lucky Hakim mengungkapkan alasan pindah dari PAN ke Partai NasDem.

Dia mengaku alasan utamanya pindah ke Nasdem karena ada upaya menggesernya dari kursi anggota DPR. Pengakuan tersebut disampaikan Lucky ke grup whatsapp pengurus DPP PAN.

Di percakapan itu, Lucky mengakui menerima uang Rp 5 miliar dan bantuan logistik untuk maju menjadi calon legislatif dari NasDem. Tapi dia membantah alasan utama pindah karena tergiur uang.

Bertemu Prabowo, Puan Maharani: Bahas Pilpres hingga Asian Games


លទ្ធផល​រូបភាព​សម្រាប់ Puan MaharaniJakarta, Ketua DPP nonaktif PDIP bidang Politik dan Keamanan Puan Maharani mengungkap isi pertemuannya dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pada Selasa 17 Juli 2018. Dia menyebut, mereka membahas beberapa hal seperti Asian Games 2018 hingga Pileg dan Pilpres 2019.

Jadi banyak dari urusan makanan, naik kuda, Asian Games, bangsa, bagaimana ke depan ini, Pileg, Pilpres, kemudian gimana supaya Indonesia ini tetap punya nama kehormatan dihargai dunia internasional, kata Puan usai menghadiri Torch Relay atau kirab obor Asian Games 2018 di Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (18/7/2018).

Khusus soal Pilpres, keduanya menyoroti nama-nama calon wakil presiden yang cocok untuk mendampingi Joko Widodo atau Prabowo. Namun, Puan tidak menjelaskan lebih detail nama-nama figur cawapres yang dimaksud.

Kalau lihat di TV, media, pastinya teman-teman media lebih tahu dari saya. Kalau yang dilihat itu-itu saja kan namanya saat ini, ujar Puan Maharani.

Kami bicara di tempat kami PDI Perjuangan, nama Kak Prabowo bisa merujuk (jadi cawapres Jokowi) juga ya, sambung Puan.

Mengenai apakah PDIP meminta Prabowo menjadi cawapres Jokowi, Puan enggan menjawab. "Ini kan satu hal yang berbeda. Urusan capres Presiden Jokowi atau capres Prabowo beda, dan saya ada di tengah-tengahnya," jelas dia.

Puan menambahkan, pertemuannya dengan Prabowo berlangsung hangat. Dia menyebut, Prabowo seperti keluarga sendiri. "Saya kenal Prabowo lama, kenal baik, sudah seperti kakak saya, seperti keluarga saya," kata dia.

Masalah Ringan hingga Berat

Sebelumnya, Prabowo menjelaskan pertemuannya dengan Puan Maharani membahas hal ringan sampai setengah berat. Di antaranya soal solidaritas anak muda bangsa.

Kita bicara persaudaraan, kita bicara hubungan baik. Kita sepakat apapun kita adalah anak-anak bangsa, bertanggungjawab atas NKRI yang utuh solid, kalau ada perbedaan kita sikapi dengan baik, kalau hal-hal yang kita tidak setuju kita kritisi, jelas Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus ini menuturkan, pertemuan tersebut penting untuk saling mengingatkan bila sesama anak bangsa punya kesalahan. Ini juga untuk mengingatkan sifat bangsa Indonesia supaya tidak sungkan menegur sahabat jika melakukan kesalahan.

Sudah lama kita rencana bertemu. Jadi prinsipnya kita ingin menjalin persahabatan kekeluargaan, semua anak bangsa ingin yang terbaik, tapi di antara saudara kan juga harus saling menegur, mengingatkan, ujarnya.

Kadang-kadang bangsa kita ini inginnya baik terus. Jadi kadang-kadang sungkan untuk menegur keluarga, saudara, sahabat yang mungkin salah jalan. Itu alamiah, itu sifat budaya kita. Saya pun kadang-kadang juga harus diingatkan sama sahabat, tambah Prabowo.

Monday, July 16, 2018

Jajaki Koalisi, Prabowo akan Kunjungi kediaman SBY Besok


Hasil gambar untuk Presiden RI ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ketum GerindaJakarta,  Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan bertemu Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Keduanya berencana membahas rencana koalisi dalam Pilpres 2019 mendatang.

Pertemuan akan berlangsung di kediaman SBY di Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Pertemuan dijadwalkan berlangsung pada Rabu 18 Juli 2018 sore.

Di Kuningan tetap (lokasi pertemuan). Rencana sore dan sekarang saya belum konfirmasi jam berapa. Tapi sore rencananya, di atas jam 15.00, kata Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, Selasa (17/7/2018).

Dalam pertemuan ini, SBY rencananya bakal didampingi pengurus DPP Partai Demokrat. Kemungkinan akan ada pembicaraan empat mata antara kedua pimpinan parpol ini.

Kalau membicarakan hal-hal spesifik bisa saja duduk di pojok berdua tapi pasti hasilnya akan disampaikan saat jumpa pers, jelasnya.

Ferdinand belum bisa memastikan apakah pertemuan ini akan menghasilkan kesepakatan koalisi dan keputusan Demokrat bergabung dengan Gerindra mendukung Prabowo sebagai calon presiden.

Berniat Bangun Koalisi

Kesekapatan akan dicapai setelah terjadi pembicaraan kedua belah pihak. Namun memang kedua ketua umum parpol ini sama-sama berniat untuk membangun koalisi.

Pembicaraan kedua ketua umum belum terlaksana tapi niatnya baik untuk koalisi. Tentu alasannya bagaimana kedua partai bakal berkoalisi terutama dalam capres dan cawapres nanti. Sekarang kita baru berharap pertemuan besok berlangsung dengan baik, jelasnya.

Jadi kita tunggu besok dan peetemuan ini dirancang untuk persamaan tujuan. Apakah koalisi terwujud, tergantung pembicaraan besok, lanjutnya.

Pertemuan SBY dengan Prabowo besok merupakan tindak lanjut pertemuan Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan pada Kamis (5 Juli 2018) lalu. Pada pertemuan yang berlangsung di rumah Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Syarief Hasan diutus SBY bertemu Prabowo untuk membahas Pilpres 2019.



Sunday, July 15, 2018

Masuk Bursa Cawapres Jokowi, TGB: Banyak Tokoh yang Lebih Senior


TGBJakarta, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku nama Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (TGB), masuk dalam daftar bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya maju Pilpres 2018.

TGB mengatakan, hal itu hak prerogatif dari Jokowi.

Ya wallahualam. Itu kan prerogatif beliau ya. Tapi banyak tokoh yang lebih senior, yang lebih mumpuni dari saya, kata TGB di Kampus ABN Nasdem, Jakarta, Senin (16/7/2018).

Dia menegaskan, siap atau tidak siap menjadi cawapres Jokowi, itu bisa dijawab jika sudah ada kejelasan.

Jawaban itu kan kalau sudah ada sesuatu yang jelas, tapi yang jelas banyak tokoh bangsa yang lebih hebat-hebat. Bersama saya ada Pak Mahfud, banyak. Ada Pak Airlangga juga, ungkap TGB.

Namun, dia menuturkan, semuanya patut disyukuri. Apalagi itu, masuk sebagai kandidat cawapres Jokowi merupakan hal yang baik.

Semua yang baik disyukuri saja, semua yang baik disyukuri, kata TGB.

Bahkan, TGB sempat menemui Jokowi di acara Akademi Bela Negara (ABN) Nasdem. Enggak ada pembicaraan khusus (dengan Jokowi) biasa. Ya beliau sudah agak lama enggak ketemu, jadi menyampaikan mungkin mau ke NTB. Ya kunker pasti, ucap TGB.



Saturday, July 14, 2018

Ketua PBNU Masuk Bursa Cawapres Jokowi, Ini Respons PPP


រូបភាពពាក់ព័ន្ធJakarta, Nama Said Aqil Siraj masuk dalam bursa survei calon wakil presiden 2019. Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) tersebut juga masuk nominasi cawapres yang akan mendampingi Jokowi.

Menanggapi itu, Wasekjen DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan pihaknya tak fokus pada nama nama yang muncul di publik sebagai cawapres Jokowi termasuk Said Aqil. Tugas PPP hanya menyarankan kriteria yang cocok dan menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi.

PPP itu dari awal tidak mau terjebak pada nama, kami hanya menyampaikan kriteria kepada pak Jokowi, soal nama itu silakan saja beliau yang tentukan, tentu saja dengan sejumlah konsekuensi konsekuensi, katanya saat dihubungi, Minggu (14/7/2018).

Nantinya, kata dia, Jokowi bakal menyampaikan sendiri kepada partai pendukungnya. PPP sendiri tidak protes atau memberi saran jika Jokowi telah menentukan pendampingnya.

Enggaklah (memberi saran ke Jokowi), kan sudah komit dari awal, bahwa itu sudah disampaikan pak Jokowi, kriteria pak Jokowi yang memilih kan nyamannya dengan siapa, ujar dia.

Partai pimpinan Romahurmuziy ini juga tak mempersoalkan bila mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut memilih cawapres dengan latar belakang tokoh agama, militer, profesional maupun partai politik. Pilihan yang Jokowi pilih baginya sudah final dan PPP siap dukung.

Kalau PPP begitu (siap dukung),saya kira dengan komitmen yang sama cawapres diserahkan kepada pak Jokowi itu tergantung pak Jokowinya, tandas Baidowi.

Survei SMRC

Dalam survei cawapres Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) nama Said Aqil masuk posisi teratas bersama Mahfud MD dan Sri Mulyani. Survei itu memiliki responden elite, pembuat opini atau opinion leader dan media massa pemilih nasional.

Penilaian survei berdasarkan penilaian kapabilitas, integritas, empati, akseptabilitas, kontinuitas.

Mahfud MD di posisi pertama (7,2), Sri Mulyani di posisi kedua (7), Said Aqil menempati posisi ketiga dengan skor 6,3, lalu Airlangga Hartarto di posisi keempat (6,1) dan Zainul Majdi (6,1).

Said Aqil pun mengatakan sampai saat ini belum ada partai politik yang berusaha meminang dirinya jadi cawapres.

(Belum. Belum ada), kata Said Aqil ditemui usai acara Halal Bihalal PP Muslimat NU di Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (8/7).

Dia juga menampik jika PBNU telah memberikan dukungan terhadap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai Cawapres Jokowi. Dia menyebut hal itu untuk mendoakan saja.

Sebenarnya bukan dukung. Bukan. Cak Imin datang. Kita merestui dan mendoakan saja bahasanya. Mendoakan berhasil, ucap dia.



Demokrat Tawarkan AHY Jadi Cawapres dengan Paket 3 in 1


Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berjoget di atas panggungJakarta,  Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan, partainya menawarkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden dengan paket 3 in 1. Untuk itu, Demokrat membuka opsi mendukung Joko Widodo, Prabowo Subianto atau membuat poros alternatif di Pilpres 2019.

Jadi three in one ini lah yang kami tawarkan berkoalisi untuk partai koalisi yang ada. Jadi kami melihat potensi Partai Demokrat sudah jadi game changer di peta koalisi, kata Imelda di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (14/7/2018).

Imelda mengklaim AHY menjadi salah satu figur yang bisa menarik suara pemilih muda di Pilpres 2019. Suara pemilih muda cukup potensial, karena jumlahnya mencapai 40 persen dari seluruh total pemilih.

Ada 40 persen pemilih pemula, tentu ini salah satu yang menjadi basis pemikiran kami mencalonkan Mas Agus Harimurti Yudhoyono, dan itu juga menjadi salah satu yang kami tawarkan untuk cawapres, terangnya.

Alasan lainnya, Demokrat memiliki Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tak lain adalah ayah AHY. Rekam jejak SBY menjadi Presiden RI dua periode plus pengalaman di dunia politik, bisa menjadi daya tawar.

Elektabilitas Tinggi

Selain itu, lanjut Imelda, dari beberapa hasil survei, AHY layak menjadi cawapres karena memiliki elektabilitas tinggi.

Kami punya anak muda Mas AHY yang punya market sendiri (pemilih), yang kalau dari survei-survei cukup tinggi, ungkapnya.

Demi bisa mengusung AHY, Partai Demokrat terus melakukan komunikasi politik dengan kubu Jokowi dan Prabowo. Serta, membuka peluang poros baru dengan mengajak partai lain untuk bergabung.

Tiga opsi itu sudah ditentukan dalam sidang Majelis Tinggi, sebuah kontrak politik dalam menentukan capres atau cawapres. Dan di situ ideologi tentu Pancasila basisnya, kedua kesejahteraan rakyat, calon presiden itu pro rakyat dan juga peduli rakyat miskin dan kecil. kemudian ketiga hukum dan keadilan tak tebang pilih, tandas Imelda.

Thursday, July 12, 2018

PKB Optimistis Duet Jokowi-Cak Imin Terwujud


Gambar terkaitJakarta,  Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendeklarasikan duet JOIN (Jokowi-Cak Imin) sebagai pasangan capres cawapres yang akan diusung pada Pilpres 2019. Bahkan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin telah lama mendeklarasikan diri sebagai cawapres Jokowi.

Mendekati jadwal pendaftaran capres-cawapres yang akan dibuka KPU pada 4 Agustus 2018, PKB tetap optimis paket JOIN bakal terwujud. PKB juga mengklaim Cak Imin menjadi cawapres prioritas dari lima nama yang telah dikantongi Jokowi.

Optimistis (JOIN terwujud), tegas Wakil Sekjen PKB Daniel Johan, Jumat (13/7/2018).

PKB sampai saat ini belum secara resmi memutuskan arah koalisi. Namun Daniel mengatakan paket JOIN adalah bentuk pernyataan dukungan PKB kepada kubu koalisi Jokowi. Sementara keputusan resmi melalui forum rakernas bisa menyusul.

JOIN itu kan sudah resmi. Itu (rakernas) nanti menyusul, ujarnya. Rakernas rencananya akan dilaksanakan awal Agustus mendatang.

Jokowi Kantongi  5 Cawapres

Daniel meyakini, nama Cak Imin ada di antara lima cawapres yang dikerucutkan untuk mendampingi Jokowi. Bahkan lebih jauh mengklaim Cak Imin merupakan cawapres prioritas.

Yang saya dengar Cak Imin menjadi cawapres prioritas. Dan saat ini Cak Imin intensif bertemu Pak Jokowi, membahas berbagai hal tentang kenegaraan, visi Indonesia ke depan, termasuk cawapres, jelasnya.

Daniel menambahkan, Jokowi akan mengumunkan cawapres setelah bertemu dengan pimpinan parpol koalisi. Nanti setelah Pak Jokowi rapat dengan seluruh koalisi,  Ucapnya.



Demokrat: Pertemuan SBY-Airlangga Sempat Bahas Skenario Cawapres Jokowi

Gambar terkaitJakarta,  Sekretaris Jenderal (sekjen) Partai Demokrat Hinca Panjaitan membeberkan pembicaraan antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Selasa lalu. Menurutnya, dua petinggi partai itu sempat membicarakan skenario jika Airlangga tak dipilih Jokowi sebagai cawapres.

Diskusi-diskusi tentang itu (skenario tak jadi cawapres Jokowi) sangat terbuka kemarin untuk melihat perkembangan yang ada, kata Hinca di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Dia menuturkan, dalam pertemuan itu keduanya saling bertukar informasi. Namun, sampai saat ini ia menilai Golkar maupun Airlangga masih memiliki semangat untuk menjadi bagian dari koalisi Jokowi.

Dan saya kira Golkar masih bersemangat bahwa dia bagian dari itu (koalisi Jokowi). Begitu juga partai-partai lain yang berkoalisi di situ. Sehingga kami bertukar informasi, ungkap Hinca.

Anggota Komisi III DPR ini juga membenarkan Airlangga sempat mengajak Demokrat untuk bergabung dengan koalisi Jokowi. Namun, kata dia, dari pertemuan itu belum ada suatu keputusan. Mereka hanya menjadwalkan pertemuan lagi jelang pendaftaran capres-cawapres pada 4 Agustus mendatang.

Tapi kan dengan Pak Prabowo juga berkomunikasi, begitu juga kemungkinan (poros) ketiga. Di ujung kami bersepakat akan ada pertemuan lagi jelang tanggal 4 Agustus. Salah satu yang dibahas, kapan sih pasangan itu akan diumumkan, ucap Hinca.

Tetap Dukung Jokowi

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan partainya konsisten mendukung Presiden Jokowi maju di Pilpres 2019. Hal itu ia katakan untuk menepis spekulasi setelah Airlangga bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa 10 Juli 2018.

Spekulasi silaturahmi antarpimpinan partai itu suatu hal yang biasa karena kita kan antarpimpinan partai suasana cair. Kemudian, posisi Partai Golkar itu sudah final. Sudah diputus dalam rapimnas dan munas dan bahkan Partai Golkar yang paling awal mendukung Pak Jokowi, kata Airlangga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 11 Juli 2018.

Tuesday, July 10, 2018

13 Cagub Pemenang Pilkada Hasil Rekapitulasi KPU


Ilustrasi pilkada serentak (Liputan6.com/Yoshiro)Jakarta, komisi pemilihan umum (KPU) sudah merilis rekapitulasi hasil perhitungan suara pilkada tahun 2018. dari hasil rekapitulasi ini, sudah diketahui siapa saja pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang memenangkan pilkada di 13 provinsi di Indonesia.

Berikut ini adalah calon gubernur dan wakil gubernur yang unggul dalam pilkada tahun 2018, sesuai dengan hitungan resmi KPU.

Bali

Wayan Koster  - Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati memperoleh atau 57.68% suara.

Jawa Barat

Ridwan Kamil – Uu  Ruzhanul Ulum memperoleh 7.226.254 atau 32.88% suara.

Jawa Tengah

Ganjar Pranowo – Taj Yasin memperoleh 10.362.694 atau 58.78% suara.

Jawa Timur

Khofifah Indar Parawansa Emil Elestianto Dardak memperoleh 10.465.218 atau 53.55% suara.

Kalimantan Barat

Sutarmidji – Ria Norsan memperoleh 1.334.512 atau 51.55% suara.

Kalimantan Timur

Isran Noor – Hadi Mulyadi memperoleh 417.711 atau 31.33% suara.

Lampung

Arinal Djunaidi – Chusnunia memperoleh 1.548.506 atau 37.78% suara.

Maluku

Murad Ismail – Barnabas Orno memperoleh 328.982 atau 40.83% suara.

Maluk Utara

Ahmad Hidayat Mus – Rival Umar memperoleh 176.993 atau 31.91% suara.

Nusa Tenggara Barat

Zulkieflimansyah – Sitti Rohmi Djalilah memperoleh 811.945 atau 31.80% suara.

Sulawesi Tenggara

Ali Mazi  - Lukman Abunawas memperoleh 495.880 atau 43.68% suara.

Sumatera Selatan

Herman Deru – Mawardi Yahya memperoleh 1.394.438 atau 35.96% suara.

Sumatera Utara

Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah memperoleh 3.291.137 atau 57.58% suara.

Sementara untuk 4 provinsi yakni NTT, Papua, Riau, dan Sulawesi Selatan belum ada hasil; rekapitulasi.


Monday, July 9, 2018

Sudrajat Ucapkan Selamat kepada Ridwan Kamil-Uu


Paslon Pilgub Jabar Sudrajat di GarutJakarta,  Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat mengucapkan selamat kepada Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum yang menjadi pemenang Pilkada Jawa Barat 2018.

Untuk saudara Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum, saya dan Ahmad Syaikhu menyampaikan selamat terpilihnya Saudara menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur, kata Sudrajat saat menggelar jumpa pers di Bandung, Senin (9/7/2018).

Seperti dilansir Antara, dia mengaku bangga karena dalam kontestasi Pilgub Jawa Barat 2018, pasangan Asyik (Sudrajat-Ahmad Syaikhu) berhasil menempati posisi kedua dengan raihan suara terbanyak.

Alhamdulilah kita mencapai urutan nomor dua. Kita terima keadaan ini sebagai hasil prestasi dengan tawadu dan ketakwaan, kata Sudrajat.

Walaupun menempati posisi kedua di Pilgub Jawa Barat 2018, Sudrajat tetap bangga atas hasil yang diraih hasil itu dan dianggap sebagai suatu prestasi yang membanggakan.

Ini adalah suatu hal yang betul-betul prestasi untuk kita untuk bisa mengukur standar Jawa Barat. Mereka mengenal pasangan Asyik, program Asyik. Insyaallah konstituen bisa bersama terus, kata Sudrajat.

RK-UU Menang

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menetapkan dan mensahkan pasangan calon M. Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum atau Rindu sebagai pemenang pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018.

Pengesahan tersebut dibacakan oleh Kabag Hukum, Teknis, Hubungan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Barat Teppy Darmawan, dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Provinsi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018, di Aula Setya Permana, Kantor KPU Jawa Barat di Jalan Garut Nomor 11 Kota Bandung, Minggu (8 Juli 2018).

Rekapitulasi penghitungan suara menunjukkan bahwa pasangan Rindu unggul dengan perolehan suara sah sebanyak 7.226.254 (32,88 persen), disusul Sudrajat-Ahmad Syaikhu dengan raihan suara sah sebanyak 6.317.465 suara (28,74 persen).

Kemudian pada posisi ketiga ditempati oleh Pasangan Calon Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dengan raihan suara sah sebanyak 5.663.198 (25,77 persen), dan terakhir ditempati oleh Pasangan TB Hasanuddin- Anton Charliyan dengan raihan suara 2.773.078 (12,62 persen).

Adapun total suara sah dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Tahun 2018 ialah sebanyak 21.979.995.