Latin Brides for Marriage

Klik To Full Movie

Nonton Film Kesayangan Anda di www.nontondong.com

BERITA TERKINI

MENGULAS TENTANG BERITA TERBARU DAN TERHANGAT

BERITA OLAHRAGA

MENGULAS TENTANG DUNIA OLAHRAGA DAN KESEHATAN

BERITA OTOMOTIF

MENGULAS TENTANG BERITA OTOMOTIF TERBARU

INFO TRAVEL DAN KULINER

MENYAJIKAN BERBAGAI INFO MENARIK TRAVEL DAN ANEKA KULINER

Sunday, September 23, 2018

Amien Rais: Jangan Sampai TNI-Polri Terlibat Pileg dan Pilpres

Gambar terkaitJakarta, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menegaskan kepada koalisinya untuk tidak menggunakan kekuatan asing dalam memenangkan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada Pilpres 2019. Amien bakal menyentil Prabowo jika melakukan kecurangan.

Saya ikut Pak Prabowo dan Pak Sandi. Jika Pak Prabowo menerabas, saya ingatkan. Jadi please, please, please, kita tidak pernah menggunakan kekuatan asing dari barat, timur, selatan. Itu skandal, itu aib. Tidak boleh kita kerjakan, ujar Amien Rais saat pidato dalam acara ramah tamah fraksi Gerindra di Smesco, Jakarta Pusat, Minggu (23/9/2018).

Kemudian, Amien menekankan untuk menghindari praktik politik uang. Baginya, politik uang menghina rakyat dan bangsa. Jika terjadi, nasib bangsa lima tahun ke depan hanya ditentukan oleh uang ratusan ribu rupiah. "Mari kita pelototi bersama, kalau ada yang main politik uang diserahkan ke pihak berwenang," ucap Amien.

Ketiga, tokoh reformasi ini mengingatkan kepada pada TNI-Polri untuk mencermati Pasal 30 UUD Negara Republik Indonesia. Dia minta aparat netral dari politik praktis.

Kita punya sistem keamanan rakyat semesta. Dimana tulang punggungnya adalah TNI. TNI adalah bagian of national defence, Polri backbone of national security. Rakyat adalah pendukungnya. Jadi kami ingatkan dengan sungguh-sungguh, jangan sampai sedetikpun TNI Polri jangan terlibat dalam urusan pileg dan pilpres. Ini amat berbahaya, tegas Amien.

Kemudian, dia ingin Pemilu nanti berlangsung dengan Luber dan Jurdil. Dia mengimbau koalisi Adil dan Makmur mengawasi sistem IT KPU pada Pilpres nanti supaya tidak dicurangi.

Kita share biar tidak ada otak-atik IT yang kemudian bisa mengganggu kesehatan pemilu kita itu. Jadi istilah Mas Fadli, Mas Dahnil, forensik IT, ucap Amien Rais.

Wanti-Wanti KPK

Terakhir, Mantan ketua MPR ini mengimbau kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak jadi alat politik. Sebab KPK merupakan alat penegak hukum dan tidak boleh menjadi lembaga yang melakukan obstruction of justice atau menghalangi keadilan.

Kalau dari pemerintah itu dilindungi dan namanya bisa hilang tapi kalau lawan politik dikejar sampai tidak masuk akal. Jadi please, please, please, teman teman KPK dunia berputar. Kita akan buat perhitungan jika tidak melaksanakan apa yang seharusnya dilakukan. Saya kira itu wanti-wanti saya, tandas Amien.

Wali Kota Seoul Mengaku Terkesan dengan Gaya Presiden Jokowi

Presiden Jokowi menyaksikan kebersihan Sungai Cheonggyecheon saat jalan pagi di Seoul, Korsel, Selasa (11/9) pagi. (Foto: Setkab)Jakarta, Wali Kota Seoul Park Won-soon terkesan dengan gaya Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat mengunjungi kotanya pada 9 September lalu. Dalam kunjungan itu Jokowi melakukan serangkaian kegiatan, mulai dari blusukan ke kawasan perbelanjaan Dongdaemun hingga bertemu grup K-Pop Super Junior.

Saya sempat menemani Presiden Jokowi jalan-jalan di tepi Sungai Cheonggeyecheon. Beliau pakai kaos dan celana jins, kata Park Won-soon di Balai Kota Seoul, Korea Selatan seperti dikutip Antara, Sabtu (22/9/2018).

Dia juga mengemukakan, saat jalan-jalan di tepian sungai itu Presiden Jokowi mengungkapkan keinginannya menjadikan Sungai Ciliwung bisa seindah Sungai Cheonggeyecheon.

Dulu Cheonggeyecheon juga sangat kotor dan tidak jernih seperti sekarang, tapi wali kota sebelum saya membuatnya jadi bersih seperti sekarang dan orang-orang jadi senang berjalan-jalan di sini, kata Park Won-soon.

Sebenarnya di kota-kota yang cepat berkembang di seluruh dunia masalahnya juga sama seperti ini, termasuk di Korea Utara, kemarin Presiden Kim Jong-un juga menyatakan hal yang sama, imbuh dia.

Sementara seorang warga Seoul mengaku terkesan dengan penampilan Jokowi pada pembukaan Asian Games 2018 pada 18 Agustus lalu.

Presiden Jokowi keren sekali saat naik motor di pembukaan Asian Games. Saya terkesan melihat dia melakukan itu, kata Sunny Eunsun.

Menjadi Sorotan

Kunjungan Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Jokowi ke Korea Selatan memang menjadi sorotan. Meski singkat, pada 9 hingga 11 September 2018, kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu ke negeri K-Pop itu begitu mencuri perhatian.

Lawatan ke Seoul ini merupakan kunjungan balasan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in ke Indonesia pada 2017 lalu.

Selepas menghadiri Forum Bisnis dan Investasi Indonesia-Korea 2018, Presiden Joko Widodo atau Jokowi beserta Ibu Negara Iriana bertolak menuju Istana Changdeok, Seoul, Senin 10 September 2018.

Jokowi dan rombongan langsung disambut Presiden Korea Selatan Moon Jae-in beserta Ibu Negara Korea Selatan Kim Jung-sook. Tampak juga anak-anak Indonesia dan Korea menyambut kedatangan kedua kepala negara dengan mengibarkan bendera Indonesia dan Korea Selatan.

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom menjelaskan, Jokowi merupakan kepala negara pertama yang disambut di Istana Changdeok.

Ini pertama kali, Presiden Korea Selatan menyambut tamunya di Istana Changdeok. Hal ini juga menunjukkan bahwa kami sangat menghormati Presiden Jokowi, ucap Kim Chang-beom dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, 10 September 2018.

Upacara kenegaraan penyambutan kepala negara biasanya dilakukan di Istana Kepresidenan Blue House.

Friday, September 21, 2018

Presiden PKS Minta Prabowo Segera Buat Surat Persetujuan Wagub DKI Jakarta

Gambar terkaitJakarta, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri menemui capres Prabowo Subianto. Keduanya membahas timses sekaligus menanyakan posisi Wagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.

Tentu Wagub juga dibicarakan. Antara Pak Salim dan Pak Prabowo. Pada intinya adalah komitmen Pak Prabowo ketika meminta kami mendukung sebagai capres, di mana di situ disampaikan bahwa salah satu yang diberikan kepada PKS adalah posisi wagub, kata Sohibul Iman di kediaman Prabowo Jl Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 20 September 2018

Kandidat posisi Wagub DKI Jakarta dari PKS adalah Akhmad Syaikhu dan Agung Yulianto. PKS meminta Gerindra secepatnya mengajukan surat pencalonan dua nama tersebut. Sohibul berharap dalam waktu dekat atau pekan depan surat pengajuan sudah diteken Prabowo.

Tadi sudah disampaikan ditanyakan kembali ke Prabowo tetep komitmen dan kita sudah meminta Pak Prabowo untuk segera membuat surat ajuan tentang pencalonan dua nama dari PKS karena dua nama ini harus dicalonkan dari PKS maupun dari Gerindra, tuturnya.

PKS menyerahkan kepada Gerindra bila kadernya M Taufik  juga disodorkan untuk Wagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.

Saya katakan itu urusan internal mereka. Yang kami pegang kan tentu adalah sesama pimpinan partai kan, yang menentukan kan pimpinan partai. Jadi silakan saja Pak Taufik sampaikan kepada Pak Prabowo, ujar Sohibul.

Lobi

Sohibul menanggapi wajar bila di DPRD DKI Jakarta ada lobi lobi politik untuk memuluskan langkah Taufik. Dia percaya Gerindra menjaga komitmen bahwa jatah kursi Wagub DKI ini milik PKS. Sohibul juga siap menerima bila pada ujungnya kursi Wagub ini kosong.

Dalam politik pasti ada lobi-lobi, tapi kita percaya bahwa politik ini dibangun dengan komitmen, saling percaya, karena itu saya juga ingin percaya kepada temen temen Gerindra, termasuk di dalamnya saudara Taufik, ya mari kita jaga komitmen ini, karena ini fatsun politik. Kalo kemudian komitmen, fatsun politik tidak dijaga, terus berdasarkan apa kita berpolitik membangun negeri ini. Kalau hal hal seperti ini tidak ditaati, tutur Sohibul.

Wednesday, September 19, 2018

Lantik Taufik Hidayat, Prabowo Ingin Gerindra Berjaya di Jabar

Gerindra Jawa BaratBandung, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra Prabowo Subianto melantik Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat sebagai Ketua DPD Gerindra Jawa Barat menggantikan Mulyadi.

Prabowo mengatakan, pergantian Ketua DPD Gerindra Jabar dilakukan sebagai bagian strategi memenangkan secara maksimal suara dalam Pileg.

Pak Mulyadi kita tarik ke pusat masuk ke dewan pembina dan konsentrasi di daerah pemilihan Bogor. Jadi beliau harus merebut kursi di situ DPR RI, kata Prabowo usai pelantikan Kantor di DPD Gerindra Jabar, Kota Bandung, Rabu (19/9/2018).

Ia juga berucap terima kasih kepada Mulyadi yang dinilai sudah bekerja keras dalam menjaga Partai Gerindra, termasuk dalam upayanya memenangkan calon dari Gerindra dalam Pilgub Jabar beberapa waktu lalu.

Prabowo juga yakin bahwa Taufik Hidayat yang baru pensiun dari keanggotaannya sebagai TNI bisa langsung bekerja tanpa adaptasi.

Saudara Taufik Hidayat adalah orang Cikampek. (Perolehan suara Gerindra di Jabar dalam Pilpres dan Pileg) insyaallah maksimal, ujarnya.

Dari pantauan, acara pelantikan dilaksanakan secara tertutup di Kantor DPD Gerindra Jabar.

Cerita di Balik Penunjukan Taufik

Sementara itu, Taufik Hidayat mengatakan, Prabowo Subianto sudah lama mengincar dirinya untuk mengisi posisi Ketua DPD Gerindra Jabar. Mereka berdua memiliki kedekatan ketika sama-sama aktif menjadi anggota TNI.

Sampai saat ini, Taufik Hidayat mengaku tidak tahu alasan mengapa dirinya dipilih oleh Prabowo menggantikan Mulyadi sebagai Ketua DPD Jabar.

Saya tidak tau. Tapi beliau ingin saya jadi (Ketua DPD Gerindra) dari lama. Dari mulai Mulyadi sebelum jadi ketua DPD, saya sudah ditawari. Tapi, saat itu saya bilang saya masih perwira aktif, ujarnya.

Lebih jauh ia menuturkan, penunjukan Prabowo itu tidak terlepas dari latar belakang yang dimilikinya. Kariernya di TNI banyak dihabiskan di Jawa Barat, sehingga Taufik tidak memerlukan waktu adaptasi untuk membaca situasi di Jabar.

Saya orang Jawa Barat asli, lahir di Cirebon, besar di Cikampek. Karier TNI saya juga banyak di Jabar, dosen juga di Sesko. Tanah di Jawa Barat mana yang belum saya datangi? Sudah semua, ungkapnya.

Taufik juga memuji kepribadian Prabowo, baik ketika masih sebagai anggota TNI maupun saat ia pensiun. Itu pula yang membuat ia menerima tugas dari Prabowo setelah pensiun.

Jabatan politis ini dinilai sebagai bentuk pengabdian negara dalam bentuk lain. Untuk itu, dia mengaku siap tempur dalam menjalankan tugas sebagai kader.

Saya pikir tidak ada komandan sebaik dia. Dulu waktu sama-sama masih di TNI, beliau mengajak saya dan beberapa anggota lain menginap di hotel, di tengah perjalanan, dia melihat ibu-ibu kasihan. Uang buat hotel dikasih ke ibu-ibu. Ini beneran lo, kenangnya.

Namun, disinggung mengenai pesan dan target yang dicanangkan Gerindra dalam Pilpres dan Pileg, Taufik memilih merahasiakannya. Menurutnya, strategi adalah sesuatu yang tidak bisa diungkapkan sembarangan.

(Namanya strategi ya rahasia. Intinya kerja harus maksimal saja),  ujarnya.

Wagub NTB: Saya Sudah Mundur dari Demokrat


Wagub NTBJakarta, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barar (NTB) Sitti Rohmi Djalilah mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengundurkan sebagai kader Partai Demokrat.

Pengunduran diri itu, kata Sitti, dilakukan setelah adiknya, yakni Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB), mundur dari partai Demokrat beberapa waktu lalu.

saya sudah mundur dari Demokrat. Tidak lama setelah TGB mundur, ungkap Sitti Rohmi usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/9/2018).

Sitti mengaku bahwa pengunduran dirinya sebagai kader juga sudah diterima oleh pengurus Partai Demokrat. Kini ia menjadi politisi nonpartai.

"Nonpartai," kata Sitti.

Seperti diketahui, Zulkieflimansah dan Sitti Rohmi Djalilah merupakan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih. Keduanya diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat saat Pilkada 2018 lalu.

Tetap Kompak

Meski tak lagi menjadi kader Demokrat, Sitti memastikan bahwa pihaknya tetap akan kompak dengan pasangannya, Zulkieflimansah, dalam menjalankan roda pemerintahan di NTB.

Baik, sangat baik. Karena sebelum menjadi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur, saya sudah kenal baik. Insyaallah kok, enggak ada yang enggak kompak, ucap dia.



Monday, September 17, 2018

Jokowi: Dalam Kemajemukan Kita Tetap Rukun dan Bersatu

jokowiJakarta, Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka Musyawarah Nasional Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Dalam sambutannya, Jokowi kembali mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang besar. Oleh sebab itu, dia menekankan pentingnya untuk menjaga kemajemukan dan kerukunan antarmasyarakat di Tanah Air.

Di tengah kemajemukan, kita tetap bersatu, tetap rukun. Saya ingatkan kepada semuanya, negara kita adalah negara yang besar, kata Jokowi.

Presiden menambahkan, Indonesia juga dianugerahi keberagaman suku, adat, dan budaya oleh Tuhan yang Maha Esa. Sehingga, masyarakat dan para pemimpin negeri wajib menjaga dan terus merawat keberagaman yang ada.

Oleh sebab itu, saya ingin mengajak kita semuanya marilah kita menjaga persatuan karena aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, kerukunan dan persaudaraan, ucap Jokowi.

Pembukaan Musyawarah Nasional Permabudhi ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden Jokowi. Sejumlah pejabat juga turut hadir dalam acara ini, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri.

Doakan Jokowi

Sementara, Ketua Permabudhi Arief Harsono mengucapkan terima kasihnya kepada Jokowi yang telah membuka munas pertama Permabudhi.

Permabudhi ini sangat istimewa karena dibuka oleh Presiden Jokowi dan diselenggarakan di Istana Negara. Permabudhi merupakan wadah baru umat Buddha Indonesia yang didirikan 3 April 2008, kata Arief.

Selain itu, Arief juga mengapresiasi kinerja pemerintahan selama empat tahun terakhir yang telah memacu pembangunan di seluruh daerah.

Pembangunan jalan, jembatan, irigasi, pelabuhan, dan bandar udara, jalur kereta api, hingga tol laut telah menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan, terang Arief.

Ia pun mendoakan Jokowi dapat kembali memimpin pemerintahan di periode selanjutnya. Sehingga, kata Arief, pembangunan infrastruktur bisa terus berjalan.

Untuk kesinambungan di negeri tercinta ini, kami berdoa dan berharap semoga Bapak Joko Widodo kembali mendapat amanat rakyat demi kesinambungan pembangunan 5 tahun ke depan, tandas Arief.

Menristekdikti: Kalau Mau Berpolitik, Silakan Keluar dari Kampus

Gambar terkaitJakarta, Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, kampus tidak boleh menjadi arena politik. Bila ingin mengundang capres dan cawapres, maka wajib mengundang semua bukan salah satunya.

Saya harapkan kampus dapat menjaga marwah pendidikan, kalau ada yang mau berpolitik silakan keluar dari kampus, ujarnya saat menghadiri kuliah umum di Universitas Kristen Satya Wacana, Sidorejo, Salatiga, Jawa Tengah.

Untuk itu, dia tengah mempersiapkan peraturan yang mengatur universitas, agar fokus dalam pengembangan akademik. Para civitas akademika juga harus menjaga dan mengawal ideologi bangsa.

Kemenristekdikti sebentar lagi akan mengeluarkan peraturan yang menyatakan bahwa kampus tidak boleh sebagai arena berpolitik. Kampus hanya berfokus pada pengembangan akademik dan untuk menjaga serta mengawal ideologi bangsa yaitu NKRI, Pancasila sebagai ideologi negara, dan UUD 1945, serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang tetap harus dijaga, papar Nasir.

Hal itu juga dalam rangka menghadapi kemajuan di era globalisasi, karena perkembangan teknologi yang semakin canggih. Terutama memasuki era revolusi industri 4.0 yang menekankan pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya. Era itu dikenal dengan fenomena disruptive innovation semakin memacu dan meningkatkan persaingan secara positif bagi perguruan tinggi.

Belajar Online

Nasir mengingatkan, tingginya kompetensi era revolusi industri 4.0, dan dukungan bimbingan teknisnya dalam menyiapkan pembelajaran, telah dilakukan dengan cara daring dalam bentuk hybrid atau blended learning.

Yakni melalui SPADA-IdREN dengan fleksibilitas dan otonomi kewenangan kepada unit didalamnya, untuk mendorong kreativitas dan inovasi, serta memberi kesempatan untuk beroperasinya universitas unggul dunia di Indonesia.

Bidang pembelajaran dan kemahasiswaan dilakukan perubahan dilakukan dengan reorientasi kurikulum untuk membangun kompetensi era revolusi industri 4.0, kata dia.

Menghadapi tantangan era tersebut, pengajaran di perguruan tinggi pun dituntut untuk berubah, termasuk dalam menghasilkan dosen berkualitas bagi generasi masa depan.

Melalui pembelajaran berkelanjutan yang diperoleh melalui proses PSH (Pembelajaran Sepanjang Hayat), tidak hanya dengan pengakuan terhadap perolehan gelar (degree), tapi lebih bersifat sebagai cara memasuki sebuah program pendidikan (entry requirement) ke jenjang yang lebih tinggi, pungkas Nasir.

Sunday, September 16, 2018

Relawan GoJo Ajak Publik Sambut Pemilu dengan Gembira

Ketua GoJo Rizal Mallarangeng (Merdeka.com/Hari Ariyanti)Jakarta, Koordinator Nasional Relawan GoJo (Golkar Jokowi), Rizal Mallarangeng mengajak para relawan GoJo menyambut Pilpres 2019 dengan riang gembira. Ia menganggap, pemilu sebagai festival yang harus dirayakan dengan bergembira.

Hal itu disampaikan Rizal dalam acara pengukuhan relawan GoJo tiga kecamatan di Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Minggu (16/9/2018).

Demokrasi itu festival. Kita harus senang, harus gembira, jelasnya.

Dalam acara yang didahului senam pagi bersama ibu-ibu itu, Rizal juga menjanjikan akan menghadirkan capres petahana Jokowi pada acara selanjutnya.

Ia mengatakan, relawan GoJo yang dikukuhkan hari ini berasal dari tiga kecamatan di wilayah Jakarta Barat yaitu Kalideres, Tambora, dan Cengkareng. Selain itu ada juga perwakilan dari setiap kelurahan.

Para relawan ini selanjutnya bertugas melakukan sosialisasi Pemilu dan Pilpres 2019, sekaligus memberikan pembinaan kepada masyarakat bagaimana menyambut demokrasi secara sehat.

Ini menyenangkan, seperti sebuah festival. Kan pesan Pak Jokowi itu demokrasi bukan perang. Demokrasi sebuah perayaan. Ini sehat, mendidik, membuat orang bergembira, jelasnya.

Melalui kegiatan olahraga ini, GoJo ingin melakukan pendekatan soft politics kepada warga. Dengan demikian tujuan pendidikan politik bisa tercapai.

Jangan hard politics, harus soft politics. Pendidikan olahraga bentuk yang bagus. Inilah bentuk kematangan dalam demokrasi, tambah Plt Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta ini.

Terbuka

Ketua GoJo Jakarta Barat, Tuparjo mengatakan acara ini dikhususkan untuk masyarakat kalangan bawah. Para warga yang telah tergabung dalam relawan GoJo ini telah berkomitmen mendukung Jokowi dua periode.

Kendati demikian, acara senam ini juga bisa diikuti siapa saja walaupun bukan pendukung Jokowi.

Hari ini kita memang sepakat hari ini adalah kebersamaan. Ini adalah acara kita. Supaya yang tidak dukung Jokowi hari ini hadir dan bisa merasa ini kebersamaan. Jadi tidak ada lagi kotak-kotak. Jadi kami kumpulkan semua elemen masyarakat dari kepemudaan, mahasiswa, tutupnya.

Friday, September 14, 2018

PKB Lega Rancangan UU Madrasah Jadi RUU Inisiatif DPR

Pimpinan Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad SyamsurijalJakarta, Pimpinan Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengaku senang Rancangan Undang-Undang Madrasah dan Pendidikan Keagamaan akhirnya disahkan menjadi RUU Inisiatif DPR RI pada rapat Baleg, Kamis (13/9/2018).

Ini patut disyukuri, perjuangan Fraksi PKB  menginiasi hadirnya rancangan undang-undang yang memiliki keberpihakan pada madrasah dan pesantren akhirnya berhasil diperjuangkan, ungkap Cucun.

Proses panjang harus dihadapi bagaimana memperjuangan Rancangan UU yang berpihak pada pesantren dan madrasah diparlemen. Menurutnya, perjuangan belum tuntas, masih ada proses lain yang harus dihadapi.

Kita akan berjuang terus, hari ini status RUU itu meningkat menjadi RUU Inisiatif DPR, ini tentu kabar baik, dan akan terus kami perjuangkan agar ada percepatan pengesahan RUU ini menjadi UU dalam rapat Paripurna, tandasnya.

Persoalan ketidakadilan di dunia pendidikan memang diakuinya masih terjadi, khususnya bagi pesantren dan madrasah. Padahal nyatanya, pesantren dan madrasah telah hadir jauh sebelum negara merdeka, memberi kontribusi bagi pendidikan dan pembangunan akhlak bangsa Indonesia.

Itulah kenapa, FPKB menginiasi ini sudah lama, kita gencar agar ada keadilan, kesetaraan prioritas pengembangan antara pendidikan umum dan pendidikan berbasis madrasah dan pesantren, katanya.

Dukungan Ulama

Cucun berharap ulama terus memberikan dukungan atas perjuangan partai yang menjadi refresentasi kaum nahdlatul ulama yang mayoritas memiliki lembaga pendidikan madrasah dan pesantren di penjuru nusantara.

Doakan kami, para santrinya yang tengah mengabdi di PKB yang mengemban tugas di DPR melahirkan kebijakan yang membawa keberkahan kemaslahatan dan kesejahteraan bagi warga Indonesia, ungkapnya.

Polri Siapkan 272 Ribu Personel Amankan Pemilu 2019

Polri dan TNI melaksanakan rakor dalam rangka mengamankan Pemilu 2019.Jakarta, Polri menyiapkan 272.880 personel untuk mengamankan seluruh tahapan Pemilu 2019. Jumlah itu belum termasuk kekuatan pendukung dari TNI dan lembaga lain.

Jumlah anggota Polri yang dilibatkan di dalam pelaksanaan pengamanan pemilu dari mulai tahap kampanye sampai tahap pelantikan ada 272.880 personel, ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).

Dedi belum mengetahui jumlah pasti personel TNI yang diperbantukan untuk pengamanan Pemilu 2019. Namun, TNI akan mengirimkan dua pertiga dari jumlah personel Polri.

Bukan hanya personel, TNI juga mendukung logistik pengamanan Pemilu 2019. Hal itu tentu akan memudahkan tugas polri dalam operasi pengamanan pemilu dengan nama sandi Operasi Mantap Brata tersebut.

Jadi pada perinsipnya, TNI juga akan mem-back up baik dari personel, sarana prasarana, juga akan di-back up seluruh kegiatan pengamanan ini, ucap Dedi.

Hingga Tingkat Wilayah

Jenderal bintang satu itu menyatakan, pihaknya sudah siap mengamankan tahapan Pemilu 2019 sejak pendaftaran capres-cawapres dan caleg. Pengamanan dilakukan dari tingkat Mabes Polri hingga ke tingkat satuan wilayah atau polres.

Di kampanye itu juga akan ada potensi kerawanan. Di situ kepolisian juga mengantisipasi dengan baik. Dari mulai tingkat Mabes sampai dengan tingkat Polres seluruh anggota sudah siap untuk melaksanakan pengamanan pemilu, kata Dedi.