Latin Brides for Marriage

Klik To Full Movie

Nonton Film Kesayangan Anda di www.nontondong.com

BERITA TERKINI

MENGULAS TENTANG BERITA TERBARU DAN TERHANGAT

BERITA OLAHRAGA

MENGULAS TENTANG DUNIA OLAHRAGA DAN KESEHATAN

BERITA OTOMOTIF

MENGULAS TENTANG BERITA OTOMOTIF TERBARU

INFO TRAVEL DAN KULINER

MENYAJIKAN BERBAGAI INFO MENARIK TRAVEL DAN ANEKA KULINER

Sunday, November 25, 2018

JK: Meski Dahnil Anzar ke Nomor 2, Pemuda Muhammadiyah Tidak Harus Ikut

Intan Umbari Prihatin/Merdeka.comJakarta, Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah Tahun 2018 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dalam sambutannya, JK berharap ditahun politik ini Pemuda Muhammadiyah bisa bebas untuk menentukan pilihan.

Walaupun Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, kata JK, berpihak kepada pasangan calon Presiden 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, bukan berarti semua harus seragam.

Jadi walau Saudara Dahnil ini dipihak nomor dua, tidak berarti Pemuda Muhammadiyah harus semua ikut kebijakan politik itu, kata JK di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (26/11/2018).

Wapres mengatakan, walaupun di depannya Dahnil dan Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir duduk berdampingan, bisa saja dalam berpolitik kadang bisa berbeda. Hal itulah menurut JK yang dimaksud dengan demokrasi yang baik. Bukan dengan hitungan angka.

Demokrasi adalah bagaimana mencapai kemajuan. Bagaimana paling bisa memajukan bangsa ini. Itulah yang jadi hak politik masyarakat dan hak asasi kita untuk yang terbaik guna kemajuan bangsa ini, ungkap JK.

Walaupun berbeda pilihan saat di bilik suara nanti, JK berharap di tahun politik suasana kondusif dapat terus dijaga. Dengan niat, kata dia, untuk memajukan bangsa.

Kita mempunyai hak seperti itu, itu generasi mudah tentu harus menggunakan hak Anda. Karena hak itu adalah hak anda untuk cara satu-satunya bagaimana memajukan bangsa ini dengan menggunakan hak-hak politik seperti itu, papar JK.


Mencari Ketua Umum

Pemuda Muhammadiyah akan menggelar Muktamar XVII di Yogyakarta pada 26-28 November 2018. Salah satunya, mencari Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, yang kini jabatan tersebut masih diduduki oleh Dahnil Anzar Simanjuntak.

Salah satu calon Ketum, Sunanto atau disapa Cak Nanto, meminta semua peserta menjaga iklim ini tetap kondusif. Dia menuturkan, harus menjauhi isu-isu negatif dan saling serang, jelang Muktamar pemuda Muhammadiyah, hingga berlangsung dan selesai.

Saya secara pribadi mengajak agar suasana yang sejuk, suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan dijaga bersama selama muktamar, ucap Cak Nanto dalam keterangannya, Minggu (25/11/2018).

Dia menuturkan, jangan sampai Muktamar yang diselenggarakan di tanah kelahiran Muhammadiyah, diterpa isu yang akan menimbulkan perpecahan. Bukan hanya dikalangan internal. Namun Muhammadiyah pada umumnya.

Jangan gunakan politik segala cara dengan menyebarkan hoaks karena dapat memecah-belah persaudaraan antar kader Pemuda Muhammadiyah, ungkap Cak Nanto.




Saturday, November 24, 2018

Pengamat: Sebutan Genderuwo dari Jokowi Terlalu Halus untuk Kutuk Politikus

Jokowi saat blusukan masih menggunakan jaket motor (Liputan6.com/Hanz Jimenez)Jakarta, Calon presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut banyak politikus sontoloyo dan genderuwo untuk menggambarkan tidak sehatnya cara yang digunakan mereka dalam berpolitik. Pengamat Politik Boni Hargens juga menilai cara berpolitik yang buruk dapat berpengaruh terhadap persatuan dan kesatuan Indonesia.

Oleh karena itu, dia menganggap sebutan sontoloyo dan genderuwo dari Jokowi untuk mengutuk para politikus terlalu halus.

Makanya yang saya bilang, sontoloyo dan genderuwo terlalu halus lah untuk mengutuk keadaan yang buruk ini, kata Boni di Gado-gado Boplo, Jakarta Selatan, Sabtu (24/11/2018).

Menurut dia, banyak politikus pecundang yang sudah mengambil bahkan merampok hak-hak rakyat Indonesia. Namun, mereka memasang tampang tak berdosa.

Mereka tiba-tiba jadi orang yang agamis tapi semua perampok, kita tahu semua perampok pembajak negara, mafia di mana-mana, ujar Boni soal pernyataan Jokowi terkait sontoloyo dan genderuwo.

Kotori Demokrasi

Selain itu, dia menyindir pihak-pihak yang dengan sengaja memainkan isu agama pada Pilpres dan Pemilu 2019. Dia menganggap, cara-cara tersebut sudah mengotori nilai-nilai demokrasi Indonesia.

Tiba-tiba hanya mau menang pemilu pakai simbol seolah semua orang saleh, dan mulai menuduh kiri kanan, ini Jokowi anti-Islam ini itu, ya politik ini jadi tidak sehat, ucap Boni.

Ya siapapun posisi lawan mereka pasti digitukan, kalaupun lawan mereka bukan Jokowi, mau kambing pasti akan digitukan, artinya yang salah itu sistem berpikirnya, cara berpikir dari politisi ini, sambung Boni.


Friday, November 23, 2018

Pabrik Tempe Kampung Sanan, Tempat Langganan Politikus Tebar Janji Kampanye

Pusat Kerajinan Tempe Malang, Santapan Gurih Politisi Menebar Janji KampanyeSentra Industri Tempe di kampung Sanan, Malang Jawa Timur menjadi sebagai salah satu pusat oleh-oleh khas Malang, Jawa Timur. Sejumlah makanan hasil olahan tempe, seperti keripik keripik tempe menjadi incara para pelancong yang singgah di Malang.

Namun, tak hanya menarik wisatawan, Aroma manis dan gurihnya Tempe Kampung Sanan  juga dirasakan oleh para politikus untuk berkampanye.

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno misalnya, dia menjadikan Sentra Industri Tempe Sanan Malang sebagai salah satu titik kampanye pada Jumat, 23 November 2018. Hampir 2 jam pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto ini berkeliling dan berdialog dengan perajin tempe.

Bagi warga dan perajin tempe di Kampung Sanan, kedatangan salah satu kandidat dalam pemilihan presiden 2019 ini bukanlah hal yang mengejutkan. Sebab, kampung ini sudah berkali-kali jadi tempat kampanye politisi yang maju dalam suksesi kepemimpinan.

Kampung Tempe Sanan ini sudah biasa jadi jujugan politisi kalau mau ada pemilihan, kata Umi, salah seorang perajin tempe Sanan usai kunjungan Sandiaga Uno.

Tak terhitung tokoh nasional yang berkunjung maupun berkampanye di Sentra Industri Tempe Sanan Malang. Terutama menjelang momen politik lima tahunan. Baik itu saat menjelang pemilihan presiden maupun untuk pemilihan Gubernur Jawa Timur sendiri.

Pada pilpres 2009 silam, Calon Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga mampir di sini. Jusuf Kalla pada saat pilpres 2014 pun singgah di sentra usaha kecil dan menengah ini. Tak terhitung ketua umum partai politik yang juga berkampanye di sini.

Dua kubu yang bersaing dalam Pilgub Jawa Timur 2018 kemarin pun silih berganti datang. Emil Dardak calon Wakil Gubernur Jawa Timur menjejakkan kaki untuk kampanye di Kampung Sanan. Duet pasangan Syaifullah Yusuf - Puti Guntur Soekarno Putri pun datang setelahnya.

Mereka itu selalu awalnya saja datang ke sini. Kalau sudah selesai (pemilihan) ya sudah, ujar Umi.

Ia berharap para politisi yang datang ke Sentra Industri Tempe Sanan Malang tak sekedar menabur janji kampanye. Tapi benar-benar serius menampung aspirasi para pelaku usaha, membawa perubahan lebih baik untuk masyarakat dan perajin tempe.

Jangan hanya jadi sekedar jujugan kampanye, tapi juga bisa membuktikan ada perubahan yang lebih baik, ucap Umi.

Hal senada dikatakan Muhammad Isman, Bendahara Koperasi Kedelai Sanan Malang. Ia belum menentukan pilihan politiknya, meski baru menerima kunjungan Sandiaga Uno di kantor koperasi.

Siapa saja bisa datang ke sini. Harapan saya, siapapun nanti yang jadi bisa benar-benar membawa perubahan, ujar Isman.

Geliat Industri Tempe

Sentra Industri Tempe Sanan Malang memang jadi salah satu denyut perekonomian di Kota Malang. Berdasarkan data Paguyuban Tempe Sanan, ada 400 perajin tempe. Kampung ini tiap hari mampu menghabiskan 30 ton kedelai.

Serta membutuhkan 1.500 tabung elpiji 3 kilogram untuk memproduksi tempe. Termasuk diolah menjadi keripik tempe. Nilai perputaran uang setiap harinya bisa mencapai Rp 1 miliar - Rp 2 miliar.

Perajin juga memanfaatkan limbah yang dihasilkan dari produksi tempe. Salah satunya, dijadikan pakan untuk 600 - 800 ekor sapi potong milik warga. Sehingga di kampung ini semua bisa termanfaatkan dengan baik.

Ketua Paguyuban Keripik Tempe Sanan, M Arif Sofyan Hadi mengatakan, produk industri keripik tempe Malang sudah dikenal luas di tingkat nasional. Di balik itu semua, persoalan pelaku usaha di sini setiap tahun selalu sama.

Bahan baku kedelai dari impor, sehingga omzet pun tak stabil karena menyesuaikan kurs dollar, ujar Arif.

Ketergantungan bahan baku dari impor itu seharusnya bisa ditekan. Asal pemerintah serius memenuhi ketersediaan dari pasar dalam negeri. Misalnya dengan meningkatkan kualitas bibit kedelai unggul dari dalam negeri.

Industri tempe di kampung ini cukup menggiurkan, menjadi tumpuan ekonomi bagi warganya. Karena itu, keberadaan salah satu sentra usaha kecil dan menengah di Kota Malang ini pun selalu dilirik politisi tiap momen politik lima tahunan.

Wednesday, November 21, 2018

Gerindra Bantah Persulit PKS Isi Kursi Cawagub DKI

Gambar terkaitJakarta, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik meminta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk segera mengajukan nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta. Apalagi fit dan propert test atau uji kelayakan dan uji kepatutan segera diselenggarakan.

Segera ajukan nama-namanya, tingggal masukin aja ke badan (tim penguji) biar badan itu kerja, kata Taufik di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).

Dia menjelaskan di partai pimpinan Prabowo Subianto juga memiliki mekanisme yang sama bila menunjuk salah satu calonnya, yakni dengan uji kelayakan dan uji kepatutan. Sehingga kata Taufik, proses tersebut bukanlah untuk mempersulit cawagub dari PKS.

Saya kira Gerindra enggak mempersulit juga. Apa yang mempersulit? Kalau mempersulit, Gerindra diam aja, ucap dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Syariah Wilayah PKS DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menyatakan pihaknya telah memiliki dua nama untuk diusulkan sebagai cawagub DKI, yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Akan tetapi, dia belum dapat memastikan surat kedua calon tersebut diajukan di uji kelayakan dan uji kepatutan. "Buat apa banyak-banyak, dua aja cukup, toh yang dipilih cuma satu. Sampai hari ini enggak ada (tambahan kandidat wagub)," jelas Suhaimi.

Bentuk Badan Bersama

Sebelumnya, rapat tertutup Gerindra dan PKS, Senin (6/11/2018), menghasilkan kemajuan untuk menjawab teka-teki siapa yang akan mengisi posisi Wakil Gubernur DKI. sejak ditinggal Sandiaga Uno berlaga di Pilpres 2019, kursi itu sudah berbulan-bulan kosong.

Kedua partai sepakat membentuk Badan Bersama untuk menjaring calon-calon yang akan diusulkan ke DPRD Jakarta. Ketua DPD Gerindra DKI, M Taufik, menjelaskan masing-masing partai akan menunjuk perwakilan menjadi anggota. Paling sedikit, satu perwakilan terdapat dua orang.

Intinya anggotanya ada dari Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Terserah utusannya Gerindra mau nunjuk ahli monggo, PKS mau nunjuk ahli monggo, tapi badan diakui bersama, ujar dia, Senin, 5 November 2018.

Badan ini akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap calon yang diusulkan ke DPRD Jakarta. Dari sanalah akan ditentukan keputusan akhir siapa yang layak mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Monday, November 19, 2018

Sandiaga: Harga Sembako Naik Bukan Isu Gorengan, Tapi Fakta Lapangan

Sandiaga Uno memunculkan istilah baru ketika blusukan ke Pasar Pagi Arengka.Jakarta, Calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan, harga sembako naik adalah fakta di lapangan, bukan isu yang dimanfaatkan di tahun politik.

Yang cerita soal sembako itu bukan kami, tapi kan dari ibu-ibu yang ngomong seperti itu. Memang sembako mahal jadi gak semua di pasar sembako itu stabil, kata Sandiaga di kediaman Prabowo Subianto Jl Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/11/2018) malam.

Sandiaga mengantongi data harga sembako yang stabil maupun tidak. Dia menjelaskan, ada perbedaan harga bahan pokok di pasar. Contohnya di Pasar Induk Kramat Jati harganya bisa terpaut 10-15 persen dibandingkan pasar Rawamangun.

Jadi pengalaman ini yang diceritakan ibu-ibu ini, harus kita tanggapi bukan kita lempar dengan statistik. Ini adalah kisah, kisah yang harus kita cermati sebagai aspirasi dan kita harus hadir sebagai calon pemimpin dengan solusi bukan dengan mengeluh. Karena ini memang tahun politik dan ini adalah siklusnya politisi ramai, ujar Sandiaga.

Dirinya bersama Prabowo Subianto sudah mempunyai solusi untuk mengatasi harga harga bahan pokok maupun sembako yang naik. Yakni mengamankan pasokan dan tingkatkan sumber produksi. Kemudian memastikan rantai distribusi yang sederhana, terbuka dan adil.

Jokowi Sedih

Sandi juga menyoroti masalah harga kentang yang anjlok di wilayah Wonosobo dan harganya rendah di level petani. Penyebabnya adalah pestisida yang mahal dan dibanjiri oleh produk impor.

Jadi keluhan inilah yang timbul dan ini bukan goreng- gorengan, ini betul betul live dan sekarang udah gak bisa lagi bicara mengenai isu yang dikemas, ujar Sandi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengaku sedih setiap hal menjadi bahan 'gorengan' di tahun politik. Salah satunya adalah soal harga sembako.

Sedih juga kita kalau sudah masuk ke tahun politik apa pun digoreng. Harga sembako digoreng. Saya pribadi saja, Presiden Jokowi itu PKI. Coba dilihat di medsos. PKI itu dibubarkan tahun 65-66, saya lahir tahun 61. Umur saya berarti baru 4 tahun. Nggak ada PKI balita, ujar Jokowi di Universitas Muhammadiyah Lamongan, Jawa Timur, Senin 19/11/2018.

Sunday, November 18, 2018

Kala Hasto Puji Hasil Kerja Bupati Bojonegoro

HastoSekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang berangkat bersama DPP PDIP dalam agenda safari kebangsaan, menyempatkan diri hadir dalam Festival Pusaka Nusantara 2018. Acara itu diadakan di Pendapa Malowopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Dia yang juga menjabat sebagai Sekjen Senapati Nusantara itu, menutup acara tersebut.

Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan Indonesia memiliki kekayaan dan keberagaman budaya yang tidak ternilai. Salah satunya keris sebagai mahakarya yang luar biasa. Bahkan, UNESCO pun sudah mengakui keris sebagai warisan budaya dunia yang memiliki nilai fisolofis tinggi.

UNESCO sudah mengakui keris sebagai mahakarya luar biasa. Nenek moyang kita punya kemampuan, berbagai logam dicampur membentuk pola yang ada nilai filasafat dalam kehidupan. Mahakarya kebudayaan nusantara harus dihargai, kata Hasto di lokasi, Minggu (18/11/2018).

Dia pun mengingatkan, Proklamator RI Bung Karno selalu menyatakan Indonesia berkepribadian dalam kebudayaan. Dalam perspektif sejarah kekayaan kebudayaan agar betul-betul bangga dengan budaya, martabat dan jati diti bangsa.

Hal yang mengembangkan jati diri terus dapat dilakukan, ungkap Hasto.

Tak lupa, dia juga mengucapkan terimakasih kepada Bojonegoro karena memberikan dukungan yang paling besar dan paling meriah. Bahkan ada kayangan api abadi yang tak kunjung padam di kawasan hutan lindung di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem.

Sehingga Bojonegoro menjadi daerah yang paling maju di Jatim, bahkan di seluruh Nusantara, tutur Hasto.

Keliling Kantor Bupati

Usai menutup acara, Hasto dan Bupati Bojonegoro Anna Muawwanah, bersama rombongan, sempat berkeliling ke kantor Bupati. Hasto pun sempat menengok ruangan kerja Anna.

Di sana, Bupati Anna sempat memamerkan bendera Nadhatul Ulama yang bersanding dengan bendera Bojonegoro.

Tak hanya itu, Hasto bersama rombongannya diajak ke lantai paling atas dari Gedung Bupati tersebut. Di sana ada hamparan luas rumput sintetis. Di atas sana bisa terlihat Kota Bojonegoro.

Bupati Anna memamerkan hasil kerja kerasnya selama menangani Bojonegoro. Apa yang sudah dibangun dan dikerjakannya. Hal ini pun menuai pujian dari Hasto.

Saturday, November 17, 2018

PDIP Ragukan Klaim Pembuat Poster Jokowi Raja Sebagai Relawan

Petugas mencopot APK yang melanggar aturan pemasangan. Di antaranya, poster Jokowi bermahkota alias Jokowi raja. (Liputan6.com/Panwas Banyumas/Muhamad Ridlo)Jakarta, Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira meragukan klaim pemasang poster Jokowi Raja, Kaukus Anak Muda Indonesia (KAMI) yang mengaku sebagai relawan pendukung pasangan calon presiden Jokowi-Ma’ruf Amin.

Menurut Andreas, pengakuan tersebut sangat aneh. Jika memang oknum itu adalah relawan Jokowi, seharusnya mereka tidak menggunakan simbol salah satu partai pendukung.

Pada poster itu ada tanda gambar Banteng Moncong putih (lambang PDIP). Kalau relawan biasanya tidak menggunakan lambang partai. Mereka pendukung Jokowi tapi nonpartisan, ujar Andreas saat dihubungi Merdeka.com, Minggu (18/11/2018).

Andreas kembali menegaskan PDI Perjuangan tidak terlibat sama sekali dalam pemasangan poster itu. Dia justru berkeyakinan poster itu,  akan merusak citra Jokowi sebagai pemimpin negara ataupun untuk memenangkan Pilpres 2019.

Karena kalau PDI Perjuangan tidak mungkin merusak citra Jokowi, menjadi 'Jokowi Raja', ungkap dia.

Usut Sampai Tuntas

Di partainya, kata Andreas, tidak ada kader yang terafiliasi dengan KAMI. Karena itu, anggota Komisi I DPR ini menganggap dengan adanya pengakuan dari KAMI akan menjadi celah bagi pengurus PDI Perjungan menelisik lebih lanjut siapa dalang dari munculnya poster 'Jokowi Raja'.

KAMI itu siapa? Kenapa memuat tanda gambar PDI Perjuangan? Tidak ada organ partai yg berinisial KAMI. Kenapa menggunakan tanda gambar PDI Perjuangan. Pengakuan ini malah jalan masuk yang bagus untuk ditelusuri siapa mereka, ucap dia.

Friday, November 16, 2018

Sekjen: Tidak Mungkin PSI Menistakan Agama

Dua mantan jurnalis Muhammad Rizky dan Yurgen Alifia maju menjadi calon anggota legislatif melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Istimewa)Jakarta, Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni membantah Ketum Grace Natalie telah melakukan penistaan agama. Hal itu terkait pelaporan Eggi Sudjana terhadap Grace tentang sikap politik menolak Perda Syariah dan Perda Injil.

Tidak mungkin PSI melakukan penistaan agama karena aktivis PSI banyak yang berlatar santri NU, Muhammadiyah, dan aktivis gereja, kata Antoni ketika dikonfirmasi, Sabtu (17/11/2018).

Antoni menjelaskan, maksud penolakan terhadap Perda Syariah dan Perda Injil adalah agar Indonesia menjalankan hukum berdasarkan meritokrasi.

Yang justru kami lakukan adalah bagaimana negara kita menjadi negara maju berdasarkan meritokrasi dimana orang pemimpin bangsa ini karena kualifikasi bukan berlatar belakang primordial, jelasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa PSI sebagai partai berlandaskan toleransi menolak peraturan yang tidak mendiskriminasi sebagian kelompok. "Partai ingin menjaga Pancasila dengan sendi kebhinekaan tunggal ika di dalamnya dan dalam aspek lain. Justru kami ingin permurnian agama di mana agama menjadi basis moral bagi bangsa ini justru agama tidak menjadi kepentingan legal formal politik praktis tapi menjadi lebih subtantif menjadi guidance moral sebagai sebuah bangsa," jelasnya.

Antoni sendiri mempersilahkan Eggi Sudjana membuat laporan polisi. Namun, Antoni berkata hal itu adalah penistaan terhadap akal sehat.

Bagi saya pelaporan itu tidak masuk akal dan penistaan terhadap akal sehat, ucapnya.

Dilaporkan ke Polisi

Diberitakan, Sekretaris Jenderal Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Zulkhair melaporkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat. Grace dilaporkan terkait dugaan tindak pidana penistaan agama.

Eggi Sudjana selaku kuasa hukum Zulkhair menilai, pernyataan Grace lebih parah dibandingkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat terjerat penistaan agama. Sedangkan, dugaan tindak pidana penistaan agama dari pernyataan Grace terdapat pada tiga poin yakni menyatakan bahwa peraturan daerah (perda) menimbulkan ketidakadilan, diskriminasi, serta intoleransi.

Menurut hemat saya, secara ilmu hukum ini lebih parah dari Ahok, kata Eggi.

Thursday, November 15, 2018

Takut Disadap, Megawati Kerap Pinjam HP Pembantunya

Megawati Lepas Bantuan PDIP untuk Korban Gempa PaluJakarta, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, menceritakan kisahnya yang sering meminjam handphone (HP) milik pembantu rumah tangganya. Itu dilakukan karena Presiden ke-5 Indonesia itu takut disadap.

Megawati sengaja meminjam handphone milik pembantunya karena ia berpikiran tidak mungkin ponsel pembantunya disadap.

Mana HP punya mu, saya mau telepon. Tidak mungkin juga kan handphone pembantu disadap, ujar Megawati saat menceritakan kisahnya saat pembekalan caleg PDIP di DPP PDIP, Jakarta, Kamis 15 November 2018.

Megawati mengaku sempat kaget karena pembantunya memiliki handphone lima buah. Bahkan Megawati berseloroh lebih kaya si pembantu karena memiliki banyak handphone.

Saya ditertawakan pembantu saya, pembantu saya sampai punya lima. Saya waktu itu bilang kayaan kamu dari saya, katanya.

Megawati pun bertanya kepada pembantunya tersebut, kenapa memiliki hape yang bayak. Si pembantu menjawab, hape banyak karena hanya ingin mencari gratisan telepon lewat provider kartu telepon.

Dia menjawab ini buat gratis di jam segini, yang satu lagi buat gratisan paket, pungkas Megawati.

Pembekalan Caleg

Hal itu dia ceritakan saat memberikan wejangan kepada para caleg PDIP. Tujuan kegiatan ini dilakukan agar partai dapat melahirkan kader yang berkualitas.

Ini menunjukkan sebagai partai ideologi memiliki kekuatan dari sisi manajemen partai, tetapi juga kualitas kader partai yang handal, ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Nantinya, para caleg ini juga akan dipersiapkan memenangkan Joko Widodo atau Jokowi dalam Pilpres 2019.

Merekalah yang akan bertugas di lapangan nantinya, jadi pasukan terdepan bersama dengan struktur partai dan para kepala daerah untuk memenangkan PDI Perjuangan dan Pak Jokowi sebagai satu tarikan napas perjuangan, pungkas Hasto.


Wednesday, November 14, 2018

4 Kritik Keluarga Soeharto pada Pemerintahan Jokowi

Bina UMKM, Tommy Soeharto Buka Goro di CibuburJakarta, Jelang Pilpres 2019, keluarga Presiden Kedua Indonesia Soeharto kerap melancarkan kritik kepada pemerintahan Presiden Jokowi. Mereka yang kerap bersuara adalah Titiek Soeharto dan Tommy Soeharto.

Berikut ini kritik-kritik tajam Titiek dan Tommy Soeharto yang kini menjadi politikus Partai Berkarya kepada pemerintahan Jokowi:

1. Pengangguran

Titiek Soeharto bersuara lantang terkait masih banyaknya pengangguran dan penyelundupan narkoba. Pemerintah dinilai belum mampu menangani kedua masalah tersebut. Ia menyebut, masih ada 7 juta orang menganggur dan membutuhkan pekerjaan.

Di samping itu, kondisi ekonomi juga dinilai mencekik dan Indonesia malah dibanjiri tenaga kerja asing. Sungguh menyedihkan pemerintah tidak berkomentar, katanya.

2. Impor Pangan

Tak hanya masalah pengangguran dan penyelundupan narkoba, Titiek juga mengkritik pemerintahan Jokowi terkait dengan masalah sumber daya alam Indonesia. Padahal, tanah Indonesia sangat subur.

Tanah yang subur adalah karunia Tuhan. Namun, mengapa Indonesia tidak mampu mengolahnya. Sehingga apa-apa masih impor, katanya.

3. Utang

Tommy Soeharto juga mengkritik pemerintahan Jokowi. Ia prihatin dengan kondisi utang yang membengkak.

Kita sangat prihatin sekali 20 tahun kita telah melakukan reformasi bukan kemajuan tapi keprihatinan. Kita punya utang sampai Rp 5 ribu triliun menurut laporan BI. Utang wajar tapi kita harus tahu kapan utang bisa dilunasi, ujar Tommy.

4. Investasi Asing

Tommy juga mengkritik kebijakan pemerintah yang saat ini banyak memberikan kelonggaran terhadap investasi asing. Tak hanya itu, kebijakan impor yang dijalankan pemerintahan Jokowi tak luput dari kritikan putra bungsu Soeharto ini.

Sekarang investasi asing bukan hanya membawa modal. Tapi juga membawa orangnya. Ini memprihatinkan sementara pengangguran di Indonesia semakin meningkat yang tidak mendapatkan penyaluran yang baik, katanya.